Mengenal Sejarah Internet : Fungsi dan perkembangannya di Dunia dan Indonesia

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Internet, siapa yang tidak pernah mendengar istilah tersebut ? hampir semua orang pernah mendengarnya bahkan menggunakannya, dari anak – anak hingga orang dewasa. Apalagi dizaman yang sudah canggih dan banyak menggunakan teknologi saat ini.

Internet sendiri sangat berguna di kehidupan sehari – hari, sekarang hampir segala aspek pekerjaan sudah bergantung terhadap internet ini. Anda bisa mencari informasi di internet, hingga mencari uang di internet. Misalnya, jika anda ingin berbelanja online maupun menjual dengan platform online tanpa harus membuka toko offlinenya.

Anda bisa menggunakan internet ini untuk hal – hal yang positif maupun yang negatif, tapi itu tergantung kemauan anda, positifnya anda bisa mendapatkan informasi tanpa harus mencarinya di perpustakaan, negatifnya anda bisa memisahkan diri dari orang lain karena sibuk dengan smartphone anda.

 

Mengenal Apa Itu Internet ?

 

Internet merupakan singkatan dari Interconnection Networking. Internet berasal dari bahasa latin “inter” yang berarti antara. Secara kata perkata In-ter-net berarti jaringan antara atau penghubung, sehingga kesimpulan dari defenisi internet sendiri adalah jaringan komputer yang saling terhubung keseruluh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum, dan budaya. Secara fisik dianalogikan seperti jaring laba – laba (the Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik – titik (node) yang saling berhubungan.

Node bisa berupa komputer, jaringan local ataupun peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung anatar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terrestrial (kabel, serat optic, microwave, radio link) maupun satelit. Node terdiri dari pusat informasi dan database, peralatan komputer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dpakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di internet.

 

Pengertian Internet Menurut Para Ahli

 

Setelah anda mengetahui pengertian Internet, berikutnya adalah beberapa pengertian internet menurut para ahli. Yuk, simak uraian berikut ini :

 

  1. Menurut Lani Sidarta (1996) 

    “Walaupun secara fisik internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum internet harus dipandang sebagai sumber daya informasi, dapat dibayangkan sebagai sesuatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap”.

  2. Menurut Oetomo (2002) 

    menyebutkan bahwa internet merupakan singkatan atau kependekan dari international network, yang didefinisikan sebagai suatu jaringan komputer yang sangat besar, dimana jaringan komputer tersebut terdiri dari beberapa jaringan – jaringan kecil yang saling terhubung satu sama lain. Lebih lanjut dijelaskan pula, jaringan komputer yang sangat besar ini bisa mencakup jaringna seluruh dunia.

  3. Menurut Supriyanto (2006) 

    “Internet merupakan suatu hubungan antara berbagai jenis komputer dan juga dengan jaringan di dunia yang memiliki sistem operasi dan juga aplikasi yang berbeda maupun, dimana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan perangkat kompunikasi seperti telepon dan satelit yang menggunakan protokol standar dalam melakukan hubungan komunikasi, yaitu protokol TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol),”

  4. Menurut Harjono (2009) 

    “Internet dapat diartikan sebagai kumpulan dari beberapa komputer, yang bahkan dapat mencapai jutaan komputer di seluruh dunia yang dapat saling berhubungan serta saling terkoneksi satu sama lainnya. Agar komputer dapat salin terkoneksi satu sama lain, maka diperlukan media untuk saling menghubungkan antar komputer. Media yang digunakan itu bisa menggunakan kabel/serat optic, satelit atau melalui sambungan telepon (Harjono, 2009).”

  5. Menurut Onno W. Purbo (2005) :

    Internet pada dasarnya merupakan sebuah media yang digunakan untuk mengefesiensikan sebuah proses komunikasi yang disambungkan dengan berbagai aplikasi, seperti Web, VoIP, E-mail.

 

Sejarah Dan Perkembangan Internet Di Dunia

 

Internet pada awalnya dikembangkan oleh Amerika Serikat pada pertengahan abad ke 19, dan semulanya teknologi ini dipergunakan sebatas untuk keperluan militer. Pada saat ini di negara maju, internet hampir menjadi kebutuhan primer.

Layanan yang ditawarkan internet pun semakin lengkap, komunikatif dan memanjakan konsumen dalam arti akses internet. Teknologi ADSL (asymmetric Digital Subscriber Line) yang populer beberapa tahun belakangan ini membuat internet menjadi kebutuhan yang dapat dinikmati akses internet 24 jam. Pada awalnya, pemakaian internet hanya terbatas untuk mengirim E-Mail ( Electronic Mail), WWW (World Wibe Web) mulai populer digunakan sekitar awal abad 90-an, dengan menggunakan berbagai browser seperti nescape, internet explore, dan sebagainya.

Sejarah internet bermula pada tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnya melakukan penelitian jaringan komputer mempergunakan teknologi packet switching.

Jaringan pertama dibangun membutuhkan 4 tempat yaitu : UCLA, UTSB, UTAH dan SRI International. Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone internetworking institusi pendidikan, penelitian, indutri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet).

Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersialkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National science Fondation (NFS) kemudian membiayai pembongkaran backbone ARPANet 2 menjadi backbone Internet komersial dan dikelola oleh Advanced Network Service (ANS).

Andrew S. Tanenbaum (1996) : andil besar dalam perwujudan internet adalah tergabungnya jaringan regional seperti SPAN (Jaringan Fisika Energi Tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eroa dan dipergunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link translantik yang beroprasi pada 64 Kbps – 2Mbps pada tahun 1998.

Baca Juga :  Pengertian dan Perbedaan dari Internet dan Intranet

 

Sejarah Dan Perkembangan Internet Di Indonesia

 

Pada awalnya jaringan internet di indonesia lebih dikenal dengan nama Paguyuban Network. Paguyuban Network ini memiliki arti semangat kekeluargaan atau kerjasama terjadi berikut akrab di antara para anggotanya pengembang teknologi ini.

Orang yang pertama kali sukses menghubungkan internet di Indonesia adalah Joseph Luhukay. Dia adalah seorang pakar komputer dan ekonomi yang berhasil mengembangkan jaringan UINet yang melibatkan 5 Universitas yang saling terhubung, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Terbuka (UT), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Beliau kemudian mencetak prestasi dengan menghubungkan jaringan internet yang ada di Indonesia agar masuk ke ranah global. Ini terjadi pada kisaran tahun 1984-an. Tetapi jaringan ini akhirnya tidak berkembang karena terdapat masalah dalam kurangnya infrastruktur yang memadai.

Terobosan baru datang dari tulisan – tulisan awal dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Dengan hanya “modal” pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo, dan belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama , J. Tjandra Pramudito, Suryono Adisoemarta bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto, Achmad Zaini, Yos yang belajar bersama untuk mempelajari paket radio pada band 40 m yang kemudian didorong ke arah TCP/IP.

Mereka-lah yang mulai mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS), yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengaitkan banyak “server” BBS amatir radio di seluruh dunia, agar email tersebut dapat tetap berjalan dengan lancar. Setelah itu, muncul PT. Indo Internet dan PT. Pos Indonesia yang mengembangkan Wasantara Network.

Kemudian ada juga IndosatNet dan Telkomnet yang bergerak di bidang penyedia jasa ISP (Internet Service Provider). Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, pada tahun 1998 saja, sudah tercatat 138.000 pelanggan ISP dengan 512.000 pengguna internet.

Meski penggunanya tergolong banyak namun tidak menjadikan indikasi bahwa persebaran internet sudah merata di semua kalangan di Indonesia. Hal ini dikarenakan ISP hanya mampu diakses kalangan tertentu yang sudah memiliki komputer dan mampu membayar tagihan telepon.

Untuk membuat internet dapat di akses di semua kalangan tanpa harus memiliki PC, maka mulai tahun 1996 menjamurlah warnet yang menyediakan internet bagi masyarakat yang ingin bermain internet dengan dikenakan tarif per jam. Ini peluang bisnis yang menggiurkan di kala itu karena masih jarang dan mahalnya koneksi internet sehingga membuat masyarakat tertarik untuk mengetahui dan bermain dengannya.

Baca Juga : Mengenal Apa itu Internet Positif Serta Tujuannya

 

Penutup dan Kesimpulan

Berkat kegigihan dari mereka, internet tidak hanya dikhususkan untuk bidang militer saja, sekarang seluruh masyarakat bisa menggunakan internet dengan mudah dimanapun dan kapan pun.

Dengan artikel diatas semoga menambah wawasan anda tentang sejarah, fungsi dan pengembanga internet di Dunia dan Indonesia. sekarang anda sudah mengetahui perjuangan – perjuangan mereka untuk memudahkan kita mengakses internet dengan murah dan mudah.

Demikian pembahasan mengenai “sejarah, fungsi dan perkembangan internet di dunia dan indonesia” kali ini, semoga anda sudah mengerti, apabila ada pertanyaan maupun saran anda bisa komentar dibawah.

Related Post :

popup image