Mengenal Sekilas Jenis-Jenis Flowchart Pada Pemrograman Website Dan Aplikasi

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Diberikan istilah flowchart, bagi mereka yang awam, hal semacam ini terdengar sangat aneh. Namun demikian, berbeda dengan mereka yang telah berkutat dalam dunia pemrograman, istilah tersebut menjadi hal umum yang wajib diketahui. Secara umum, keberadaan flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini memiliki peranan yang sangat penting dalam memberikan pemahaman atas bagaimana sebuah sistem tersebut bisa dikerjakan sesuai prosedur.

Flowchart pada pemrograman website dan aplikasi atau yang lebih umum dikenal dengan istilah diagram air ini nantinya akan direpresentasikan dalam berbagai simbol. Seiring dengan perkembangan zaman, flowchart tidak serta merta selalu berkaitan dengan dunia teknologi informasi dan komunikasi, karena dalam beberapa situasi, flowchart dimanfaatkan dalam berbagai bidang guna mempermudah pemahaman atas sebuah sistem.

Hingga detik ini, flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini juga kerap digunakan oleh para anak SMK jurusan teknologi informasi ataupun para mahasiswa perguruan tinggi ketika sedang membuat suatu makalah. Dengan kata lain, nantinya akan ada berbagai jenis flowchart yang akan digunakan baik itu DFD atau Data Flow Diagram sekaligus juga ERD atau yang dikenal dengan Entity Relationship Diagram. Yuk simak artikel berikut ini.

 

Mengenal Apa Itu Flowchart?

Secara mudahnya, flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini merujuk pada diagram yang nantinya akan merepresentasikan berbagai instruksi atau alogaritma secara berurutan dan sistematis. Keberadaan flowchart ini nantinya akan dijadikan sebagai bukti dokumentasi atas gambaran logis sebuah sistem yang ke depannya akan dibuat oleh pihak programmer.

Dalam pembuatan flowchart pada pemrograman website dan aplikasi, nantinya akan digunakan berbagai symbol yang memiliki makna tersendiri. sering kali, symbol tersebut akan mewakili sebuah proses tersendiri untuk kemudian digabungkan pada masing-masing symbol dengan menarik garis penghubung. Melalui keberadaan flowchart, nantinya setiap urutan akan bisa digambarkan dengan begitu jelas.

Baca Juga : Cerita Seru Magang Posisi UX Researcher – Nizariansyah Agung

 

Struktur dasar algoritma dalam Flowchart

 

Salah satu yang terpenting yang wajib anda pelajari setelah memahami definisi flowchart ialah struktur dasar pada flowchart. yuk simak penjelasan berikut ini :

 

  1. Struktur Runtunan (Sequence Proses)

    Sebuah runtunan terdiri dari satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan berurutan sesuai aturan penulisannya. Urutan instruksi menentukan keadaan akhir algoritma, jika urutannya diubah maka hasil akhirnya mungkin akan berubah. Urutan instruksi menunjukkan cara berfikir penyusun algoritma dalammenyelesaikan masalah

  2. Struktur Pemilihan/Percabangan (Selection Proses)

    Pada struktur ini, jika kondisi terpenuhi maka salah satu aksi akan dilaksanakan dan aksi yang ke dua diabaikan. Kondisi adalah persyaratan yang dapat dinilai benar atau salah sehingga akan memunculkan ‘aksi’ yang berbeda dengan ‘kondisi’ yang berbeda.

  3. Struktur Pengulangan (Iteration Proses)

    Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang. Instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu. Jika syarat (kondisi) masih terpenuhi maka pernyataan (aksi) akan terus dilakukan secara berulang.

 

Berbagai jenis flowchart yang pernah ada

Seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, tanpa mengabaikan flowchart pada pemrogaman website dan aplikasi, disebutkan bahwa ada banyak sekali jenis flowchart yang telah berkembang. Mengenai jenis flowchart itu sendiri, berikut beberapa hal yang memang harus diketahui oleh para programmer.

 

  1. Flowchart dokumen

    Terkait dengan flowchart pada pemrogaman website dan aplikasi, disebutkan bahwa salah satu jenis flowchart yaitu flowchart dokumen yang merupakan control atas aliran berbagai dokumen. Melalui flowchart ini, seseorang akan memahami terkait dengan arus data sekaligus juga laporan dan juga formulir tembusan.

  2. Flowchart data

    Sedangkan flowchart pada pemrograman website dan aplikasi yang dikenal dengan sebutan flowchart data, maka akan terjadi control sistem pada berbagai data yang ada. Dengan memanfaatkan flowchart data, nantinya Anda akan mendapatkan informasi atas gambaran umum dari sebuah sistem yang pastinya tidak lagi harus melihat gambaran visual yang begitu mendetail.

  3. Flowchart sistem

    Dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi, dikatakan bahwa flowchart sistem ini akan menunjukkan adanya control atas sistem secara fisik. Jenis flowchart ini nantinya akan menunjukkan suatu hal yang dikerjakan oleh sistem. Flowchart ini memanfaatkan berbagai symbol yang saling terkoneksi untuk menggambarkan apapun yang terjadi di berbagai titik pada sistem data.

  4. Flowchart program

    Untuk flowchart pada pemrograman website dan aplikasi yang disebut dengan flowchart program, maka flowchart ini nantinya akan menunjukkan sebuah kontrol pada suatu program yang terdapat dalam sistem. Dengan kata lain flowchart program ini nantinya akan dimanfaatkan untuk menggambarkan kinerja internal atas sebuah sistem yang telah terkomuterisasi.
     
    Disebutkan setidaknya dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini ada empat symbol. Keempat symbol tersebut diantaranya adalah awal, keputusan, proses dan juga akhir. Keberadaan flowchart ini akan sangat membantu dalam mendeteksi error yang muncul pada kode komputer.

  5. Flowchart proses

    Selain itu, ada juga flowchart proses yang menjadi bagian dari flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini nantinya akan menggambarkan atas sebuah hubungan yang begitu penting antara komponen utama yang ada dalam sebuah plant industri. Sering kali, jenis diagram ini digunakan oleh para instruktur kimia dalam menciptakan sebuah proses baru.

 

Mengenal Berbagai Symbol Flowchart

 

Jika sebelumnya disebutkan bahwa flowchart pada pemrograman webste dan aplikasi ini diwujudkan dalam sebuah gambar dan menyangkut berbagai symbol, maka penting sekali Anda mengetahui ragam symbol yang ada. Berikut ini beberapa jenis symbol yang digunakan pada sebuah flowchart.

 

  1. Symbol titik terminal

    Ini nantinya digunakan untuk menggambarkan sebuah permulaan ataupun juga akhir pada suatu proses tertentu. Jenis symbol tersebut dilambangkan dengan sebuah persegi panjang yang kedua ujungnya dibuat melengkung.

  2. Symbol arus

    Dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini akan digunakan untuk menghubungkan sebuah symbol satu dengan lainnya atau dikenal dengan sebutan connecting line. Symbol ini digambarkan dengan dua anak panah yang ujungnya berlawanan arah.

  3. Symbol proses

    Digambarkan dalam bentuk persegi panjang. symbol ini nantinya akan menunjukkan suatu kegiatan yang memang dilakukan oleh komputer. Untuk sebuah flowchart industri, symbol ini menandakan kegiatan inspeksi.

  4. Symbol keputusan atau decision symbol

    Yang dibuat dalam bentuk belah ketupat. Keberadaan symbol ini nantinya digunakan untuk memilih keputusan dan kerap kali ditemukan pada flowchart program. Simbol keluar masuk dalam flowchart pada pemrogaman website dan aplikasi dibuat dalam bentuk jajar genjang. Symbol ini menggambarkan adanya proses keluar masuk tanpa harus tergantung pada jenis peralatannya.

  5. Symbol proses

    Terdefinisi akan digunakan untuk menunjukkan suatu pelaksanaan dalam prosedur tertentu. Dalam hal ini, prosedur yang ada masih bersifat general dan akan dibuat lebih detail pada tempat lainnya. On-page juga menjadi symbol yang digambarkan dalam bentuk lingkaran.

 

Dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini, symbol on-page akan menghubungkan antara satu symbol dengan symbol lainnya yang letaknya cukup jauh dan sangat tidak mungkin untuk dihubungkan dengan suatu garis.

Off-page juga menjadi symbol lain dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi yang akan menghubungkan symbol satu dengan lainnya pada halaman yang berbeda. Disebutkan bahwa symbol ini bisa digambarkan dalam bentuk huruf ataupun juga angka.

Selain beberap symbol tersebut di atas, dalam flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini juga terdapat beberapa symbol lain yang diantaranya adalah symbol persiapan, manual input symbol, symbol kegiatan hingga symbol display.

Contoh Flowchart dan Penyelesaiannya

 

Dalam membuat sebuah flowchart, terlebih dahulu anda harus mengetahui akar masalahnya. Sehingga anda dapat dengan mudah membuatnya kedalam flowchart. Didalam flowchart nanti hasilnya berupa penyelesaian dari masalah anda.

 

 

Misalnya contoh berikut ini, jika anda ingin menentukan nilai x dan y yang ada dalam y = 2x+6. Nah, nantinya nilai x ini akan mengalami proses dan kondisi. Jika kondisinya memenuhi maka akan dicetak sebagai outptan, dan jika kondisinya tidak memenuhi syarat maka akan dilakukan perulangan dengan nilai berikut hingga menghasilkan outputan beberapa angka yang dicetak adalm nilai x dan y.

Baca Juga : Mengenal Teknologi Load Balancing Cluster

Kesimpulan dan Penutup

Semua jenis symbol tersebut memiliki berbagai fungsi tersendiri yang dalam hal ini seorang programmer harus mengenal baik akan semua symbol tersebut. Terkait dengan flowchart pada pemrograman website dan aplikasi disebutkan bahwa semua gambar tersebut nantinya akan membantu dalam menyederhanakan sebuah rangkaian proses yang sangat panjang dan pastinya akan semakin mudah untuk dipahamai.

Selain itu, penggunaan flowchart ini juga akan mempermudah para programmer untuk melakukan pemeriksaan pada sebuah sistem yang sangat rumit tanpa menghabiskan waktu yang panjang.

Untuk membuat flowchart pada pemrograman website dan aplikasi ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai program yang nantinya bisa diinstal pada komputer. Dengan memahami setiap symbol sekaligus juga cara kerja sistem yang akan dibuat, nantinya flowchart yang dibuat akan sangat mudah dipahami oleh orang lain.

Related Post :