Mengenal NFT dan Marketplace untuk Jual Belinya

Technology / 0 | | 0

Saat ini, NFT (Non-fungible token) adalah aset digital yang sedang ramai dibicarakan karena fenomena Ghozali, seorang pegiat NFT yang mendapat banyak keuntungan lewat penjualan foto-fotonya. Keuntungan yang ia miliki mencapai milyaran rupiah. Hal ini tentunya menarik minat orang untuk mempelajari NFT dan marketplace untuk jual belinya lebih lanjut. Namun, tidak jarang ada yang salah memahami NFT, dan menjual sesuatu dengan tidak tepat pada marketplace-nya.

Secara garis besar, NFT adalah akronim dari Non-Fungible Token, aset digital yang terverifikasi pada teknologi Blockchain. Aset-aset tersebut termasuk karya seni, musik, aset-aset gim, contohnya avatar. Karena NFT adalah sesuatu yang unik, umumnya NFT menjadi barang koleksi bagi banyak orang.

NFT juga dapat Anda jual pada marketplace tertentu. Apakah Anda tertarik untuk mempelajari NFT atau berkiprah sebagai seniman dalam jagat NFT? Artikel ini akan membahas NFT secara menyeluruh, meliputi penjelasan NFT dan marketplacenya untuk menjual karya seni Anda. Simak hingga akhir, ya!

Baca Juga: Mengenal Koin Crypto dan Cryptocurrency

Apa Itu NFT dan Marketplace untuk Jual Belinya?

Seperti yang telah tertulis sebelumnya, NFT adalah akronim dari Non-Fungible Token. Pada artikel kali ini akan kami berikan penjelasan NFT dan marketplacenya. Ketika sesuatu bisa Anda tukar, contohnya seperti dollar, artinya ada padanan dari dolar tersebut, dan dapat tergantikan dengan dolar lain. 

Sementara itu, token yang tidak bisa terganti atau tertukar adalah bentuk aset digital unik, yang tidak bisa Anda tukar dengan NFT lain. Apabila Anda membeli sebuah NFT, maka NFT itu hanya ada satu, tidak ada lagi yang lainnya. NFT dapat Anda pindahkan dari satu pemilik ke pemilik lain, dengan teknologi Blockchain

Teknologi tersebut membuat jejak digital dari penjual ke pembeli, yang memverifikasikan transaksi, serta menentukan hak kepemilikan kepada pembeli. Apabila Anda bandingkan dengan dunia fisiknya, NFT seperti aset karya seni, yang mana Anda menerima sertifikat kepemilikan untuk membuktikan keasliannya. 

Teknologi NFT menggantikan kebutuhan akan sertifikat kepemilikan tersebut. Dengan memiliki NFT, berarti sama halnya dengan Anda membeli aset fisik yang unik, karena itulah sertifikat kepemilikan menjadi hal yang penting. 

Pada tahun 2021, NFT menjadi salah satu investasi paling populer, walaupun NFT sendiri telah ada sejak 2014. Meledaknya mata uang kripto mendorong ramainya investasi pada aset digital bagi investor.

Sementara itu, marketplace NFT adalah tempat untuk pegiat NFT melakukan transaksi. Marketplace mewadahi penjualan, terutama sejak NFT menjadi sangat populer, nyaris semua orang bisa membuat, membeli, menjual. Hanya dalam beberapa tahun terakhir, NFT telah beralih dari sesuatu yang tidak banyak publik ketahui, menjadi sesuatu yang trending. Hal ini mendorong pertumbuhan marketplace NFT.

Bagaimana Cara Kerja NFT?

NFT dapat dipasarkan dan didistribusikan melalui marketplace online. Selain itu, Investor juga dapat melihat inventory of assets sebelum memilih NFT yang akan mereka beli. Apabila Anda ingin membelinya, Anda perlu mempunyai mata uang kripto untuk bertransaksi, dan membuat akun pada marketplace, yang terkoneksi dengan dompet kripto.

Salah satu mata uang yang paling umum orang gunakan adalah token ERC-20 Ethereum. Tokennya adalah yang blockchain gunakan untuk membuat kontrak pintar pada Blockchain Ethereum. NFT juga dapat Anda beli dengan mata uang Polygon, Solana, dan Polkadot.

NFT telah membuka jalan baru bagi para seniman, perusahaan, serta selebriti dalam monetisasi aset mereka. Kini, seniman mampu menciptakan perpustakaan aset digital, bagi investor dan kolektor baru yang berdatangan. Selebriti membuat aset dengan mengkapitalisasi identitas brand mereka. Beberapa NFT bisa terjual dengan harga yang sangat mahal, bahkan hingga milyaran seperti milik Ghozali.

Perbedaan NFT dan Cryptocurrency

NFT tidak sama dengan cryptocurrency. Namun, NFT menggunakan mata uang kripto dalam melakukan transaksi. Teknologi Blockchain yang NFT manfaatkan juga sama, tapi pengaturan asetnya berbeda. Koin dari cryptocurrency dapat Anda jual, atau Anda tukar sesuai dengan nilai yang pantas.

Namun, tidak demikian dengan NFT. Ini karena setiap aset kriptografi memiliki kode identifikasi yang unik. Serta terdapat metadata yang membedakannya antar saru NFT, dengan NFT lain. Dengan kata lain, Anda bisa menukar Bitcoin dengan Bitcoin lain, karena keduanya setara. Tetapi, NFT tidak dapat Anda tukar dengan yang setara.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Blockhain, Sistem dan Cara Kerjanya

Rekomendasi Marketplace NFT

Setelah sebelumnya kami tulis mengenai penjelasan NFT dan marketplacenya, kali ini adalah rekomendasi marketplace bagi Anda menjual ataupun membeli NFT. Pertama, perlu Anda ingat bahwa Anda perlu menentukan aset digital seperti apa yang ingin Anda jual atau beli. Kemudian, tipe token apa yang marketplace dukung. Setiap marketplace menyediakan pilihan token yang berbeda.

  • OpenSea

OpenSea adalah pioneer dari tempat penjualan NFT. Platform ini menyediakan berbagai aset digital pada platformnya, dan Anda bisa mendaftar secara gratis. OpenSea juga menawarkan proses penggunaan yang mudah agar kreator dan seniman tidak perlu bingung menggunakannya. Ada lebih dari 150 token pembayaran, dan bagi Anda yang baru mulai menggeluti jagat NFT, OpenSea adalah permulaan yang baik.

  • Axie Marketplace

Marketplace ini merupakan salah satu toko online untuk video gim Axie Infinity. Axies adalah makhluk kistis yang dapat Anda beli, dan dapat Anda latih, untuk selanjutnya Anda adu dengan milik pemain lain untuk mendapatkan hadiah. Saat ini, pemain sudah bisa membeli Axies baru, bahkan juga seluruh lahan maupun item lainnya dalam bentuk NFT dan mereka gunakan dalam gim. Token Axie Infinity. Atau juga bernama Axie Shards, ada pada Blockchain Ethereum. Namun, Anda juga bisa membelinya pada marketplace lain.  

  • Larva Labs

Larva Labs menjadi terkenal karena proyek NFT CryptoPunk. Awalnya, semua aset dapat orang-orang dapatkan secara cuma-cuma pada tahun 2017, namun beberapa CryptoPunks telah terjual jutaan dollar sejak saat itu. Larva Labs memiliki proyek seni digital lainnya yang sedang berlangsung, seperti Autohlyphs. Keseluruhan NFT CryptoPunks telah terjual, namun apabila Anda ingin, Anda bisa membelinya lagi di marketplace lain.

Baca Juga: Mengenal Bitcoin : Pengertian, Sejarah, Cara Kerja dan Manfaatnya

Kesimpulan dan Penutup

Dalam artikel ini, telah kami sampaikan mengenai penjelasan NFT dan marketplacenya. Secara garis besar, NFT adalah Non-Fungible Token, yaitu aset digital unik yang tidak bisa Anda tukar dengan NFT lain. Apabila Anda sudah mengerti penjelasan NFT dan marketplacenya, Anda bisa mulai membuat karya yang ingin Anda jual, atau mungkin berinvestasi dengan NFT-NFT karya seniman ternama.

Namun, perlu Anda ingat untuk selalu membaca peraturan dan ketentuan dari setiap marketplace. Dalam jagat NFT, sulit untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat apabila Anda pendatang baru. Perlu ketekunan dan konsistensi agar tujuan yang Anda inginkan dapat tercapai.

Related Post :