Apa Itu Portofolio, Kenali Pengertian, Fungsi dan Cara Membuatnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Mungkin portofolio sudah tidak asing karena sangat umum digunakan dalam membantu mengembangkan karir maupun dalam investasi dan bisnis. Secara singkat, portfolio sendiri adalah rangkuman seluruh informasi dari seseorang atau suatu badan bisnis yang nantinya akan digunakan untuk suatu tujuan.

Bisa dikatakan kalau portfolio menjadi suatu bukti tertulis mengenai kemampuan dan pengalaman suatu individu dalam mencari pekerjaan atau suatu bisnis untuk membuktikan keuangannya untuk mendapatkan investment. Biasanya portfolio ini disebut portfolio investment.

Karena ada banyaknya jenis dan tujuan penggunaan portofolio, maka pastikan Anda merancang portfolio Anda dengan benar karena ini akan sangat membantu Anda nantinya. Ingin tahu lebih banyak mengenai portfolio, simak penjelasn singkatnya dibawah ini.

 

Pengertian Apa Itu Portofolio

Portofolio atau yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan portfolio adalah term yang terdiri dari dua kata yakni port yang merupakan kependekan dari report (laporan) dan folio yang berarti lengkap atau penuh. Dari sini bisa diartikan kalau portofolio adalah kumpulan dokumen dan tulisan.

Kumpulan informasi ini harus disusun dengan rapi dan menarik yang berisi catatan aktivitas dan riwayat dari seseorang atau lembaga bisnis. Saat ini portofolio juga mengalami banyak kemajuan dengan format yang lebih praktis dan singkat seperti web portofolio.

 

Baca Juga  :     Tips dan Cara Membuat CV yang Menarik

 

Fungsi dan Manfaat Mempunyai Portofolio

Apa Itu Portofolio, Kenali Pengertian, Fungsi dan Cara Membuatnya
 

Tujuan utama dari sebuah portofolio adalah untuk dapat memberikan bukti nyata kepada calon pemberi kerja tentang pencapaian, keterampilan, dan kemampuan Anda. Selain itu portofolio juga dapat menunjukkan ruang lingkup dan kualitas pengalaman dan pelatihan Anda.

Di sebagian besar bidang kreatif, termasuk menulis, desain web, desain grafis, periklanan, fotografi, dan videografi, portofolio diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan. Jika Anda diharapkan menghasilkan karya kreatif dalam pekerjaan baru, atasan Anda akan ingin meninjau dan menilai kinerja proyek Anda sebelumnya.

Bahkan bisa dibilang, di bidang di mana pun, portofolio akan selalu diperlukan dan masih merupakan cara untuk menonjol serta memamerkan kemampuan Anda. Anda mungkin ingin memasukkan presentasi dan gambar atau sampel dari proyek yang telah Anda selesaikan.

Hanya saja jika Anda ingin membuat portofolio, pastikan Anda tidak membagikan informasi hak milik tanpa izin, agar karya Anda tidak mudah dicatut sembarangan. Namun jika Anda tidak yakin apakah Anda membutuhkan portofolio, renungkan bidang Anda dan pertimbangkan karya nyata yang telah Anda hasilkan sepanjang rentang karier Anda.

Apa pun yang Anda buat yang mencerminkan kemampuan kerja Anda dengan baik harus menjadi bagian dari portofolio Anda. Jika Anda masih tidak yakin, bicarakan dengan kolega di bidang Anda tentang apakah mereka menggunakan portofolio atau tidak.

 

Baca Juga  :    10 Tips Wawancara Kerja Agar Mudah Diterima

 

Mengenal Portfolio Investment/Investment Portfolio dan Cara Kerjanya

Bagi para pebisnis, mungkin tidak asing dengan jenis portofolio ini terutama jika Anda ingin mencari peluang bisnis yang lebih luas lagi. Membangun dan mengelola portofolio adalah salah satu tugas dasar investasi dimana tujuan portofolio investasi selalu membangun kekayaan Anda dari waktu ke waktu.

Bantuan portofolio investasi dapat membantu Anda menumbuhkan kekayaan untuk mencapai tujuan masa depan seperti dana pensiun yang solid. Premis dasarnya adalah Anda membeli investasi, yang nilainya meningkat, dan sebagai hasilnya, Anda mendapatkan uang. Berikut cara kerjanya :

  • Alokasikan aset

    Cara Anda memilih untuk berinvestasi dalam aset untuk portofolio Anda, atau jenis aset yang Anda beli, disebut sebagai alokasi aset. Aset sendiri bisa diklasifikasikan ke dalam tiga kelas yaitu ekuitas (saham), pendapatan tetap (obligasi), dan kas dan setara kas (tabungan dan rekening pasar uang). Dalam setiap kategori utama, Anda memiliki sejumlah pilihan.

  • Diversifikasi

    Untuk menghindari kerugian yang terlalu besar dalam satu perusahaan atau industri, Anda juga dapat memilih untuk mendiversifikasi portofolio Anda dengan membeli di antara sejumlah investasi di banyak kelas aset.

 

Baca Juga  :     Jawaban yang Tepat untuk Kekuatan dan Kelemahan Saat Wawancara Kerja

 

Cara Membuat Portofolio Umum

Apa Itu Portofolio, Kenali Pengertian, Fungsi dan Cara Membuatnya
 

 

Apapun format portofolio Anda baik itu dalam bentuk cetak atau online, cara Anda membuat portofolio tetap sama. Penting untuk diingat bahwa portofolio terbaik terus berkembang dan Anda mungkin tidak melakukannya dengan benar pada kali pertama. Cara pikir yang kritis dan pengeditan yang baik akan membantu mencapai hasil yang Anda cari.

Anda bisa melihat panduan cara membuat portfolio singkat dibawah ini :

  • Menonjolkan kemampuan terbaik

    Gunakan pandangan kritis saat memutuskan apa yang akan dimasukkan dalam portofolio Anda. Di sini, kualitas daripada kuantitas adalah kuncinya, jadi hanya menonjolkan suatu nilai terbaik dari kemampuan Anda. Ingat, Anda ingin menarik klien, investor atau HRD dengan portofolio Anda, maka pastikan untuk terus memperbarui kemampuan terbaik Anda.

  • Tunjukkan apa saja kemampuan Anda

    Pastikan Anda memasukkan daftar presentasi Anda sehingga seluruh kemampuan Anda ditampilkan. Ini mungkin termasuk menggunakan proyek pribadi atau pekerjaan eksperimental yang dapat membantu Anda menjaring jenis klien yang selalu Anda impikan. Jika semua pekerjaan dalam portofolio Anda tampak terlalu mirip, klien mungkin merasa bahwa kreativitas Anda terbatas dan Anda terikat pada satu jenis proyek atau estetika saja.

  • Gunakan gambar berkualitas resolusi tinggi

    Visual adalah faktor utama dalam menarik perhatian manusia. Karenanya gunakan foto dengan resolusi tinggi terbaik untuk dapat menampilkan semua pekerjaan Anda dalam format gambar agar lebih menarik lagi. Jangan lupa untuk membuat portofolio gambar Anda lebih menarik lagi dengan efek, cahaya dan filter jika memang diperlukan.

  • Kumpulkan testimoni dan pernyataan dari klien sebelumnya

    Karya kreatif bisa sangat pribadi, dan seringkali sulit untuk memisahkan diri dan menjadi objektif. Itulah mengapa Anda harus meminta pendapat baik dari mentor, mantan kolega, dan klien terpercaya semuanya dapat memberikan wawasan bagus tentang bagaimana portofolio Anda secara garis besar. Pernyataan dan testimoni dari klien sebelumnya juga akan membantu Anda dalam menempatkan kredibilitas Anda lebih baik lagi.

Baca Juga  :    Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup yang Baik dan Benar Beserta Contoh

 

Kesimpulan dan Penutup

Penggunaan portofolio sagat umum dalam hal memnangun karir, melamar pekerjaan, manajemen hingga juga mencari investasi bisnis. Ini dikarenakan portofolio itu sendiri adalah kumpulan produk kerja seseorang yang menunjukkan keahlian dan pencapaiannya dalam bidang atau area tertentu.

Adapun portofolio dapat mencakup proyek, esai tertulis, proyek seni visual, fotografi atau kreasi yang dibuat secara elektronik. Beberapa portofolio juga mencakup penilaian diri, penilaian dari guru atau orang lain, penghargaan untuk berbagai proyek, referensi, sertifikat pengakuan prestasi atau informasi lain yang menampilkan prestasi.

 

 

 

 

 

Related Post :