logo Tutorial Menggunakan Telnet pada Windows dan Linux - IDCloudHost

Tutorial Menggunakan Telnet pada Windows dan Linux

Tutorial Menggunakan Telnet pada Windows dan Linux

Istilah Telnet mengacu pada protokol terminal- terminal virtual online jaringan yang berasal dari singkatan dari gabungan jaringan teletype, jaringan terminal atau jaringan telekomunikasi yang membuatnya lebih terkenal sebagai Telnet. Semua ketiga jaringan ini tergantung pada sumber mana yang digunakan, dibangun sebagai bentuk remote control untuk mengelola komputer mainframe dari terminal yang jauh.

Pada zamannya komputer dengan mainframe yang besar dan lama, Telnet telah memungkinkan, contohnya, mahasiswa riset dan profesor penanggung jawab untuk masuk ke mainframe universitas mereka atau yang sama dari terminal mana pun selama di gedung yang sama. Ini menjadikan login jarak jauh mampu menghemat waktu peneliti yang terus berlanjut setiap semester.

Sementara Telnet pada saat dan zaman itu bisa dikatakan sebagai teknologi yang telah maju jauh pada waktunya, tidak hanya sebagai penemuan modern dan revolusioner pada tahun 1969, Telnet juga telah membantu membuka jalan serta menginspirasi bagi kemunculan World Wide Web (www) di tahun 1989, dua dekade setelah terebosan yang buat oleh Telnet.

 

Mengapa Apa itu Telnet?

Telnet adalah protokol aplikasi yang digunakan di internet atau jaringan area lokal untuk menyediakan fasilitas komunikasi berorientasi teks interaktif dua arah menggunakan koneksi terminal virtual. Data pengguna diselingi juga dengan in-band berisi informasi kontrol Telnet dalam koneksi data berorientasi 8-bit Protokol Kontrol Transmisi (TCP).

Protokol ini telah mulai dikembangkan pada tahun 1969 dimulai dengan RFC 15 yang kemudian diperluas pada RFC 855 dan distandarisasi sebagai Internet Engineering Task Force (IETF) Standar Internet STD 8 sebagai salah satu standar internet pertama, yang dinamakan sebagai “jaringan teletype”. Secara historis, Telnet menyediakan akses antarmuka baris perintah pada host jarak jauh. Namun karena adanya masalah keamanan, penggunanya mulai berkurang.

 

Cara kerja Telnet

Telnet bekerja sebagai jenis protokol client-server yang dapat digunakan untuk membuka baris perintah pada komputer jarak jauh, biasanya server. Pengguna dapat menggunakan alat ini untuk melakukan ping port dan mencari tahu apakah ada jaringan yang terbuka. Cara kerja ini disebut emulator koneksi terminal virtual atau contoh abstrak dari koneksi ke komputer, menggunakan protokol standar untuk bertindak seperti terminal fisik yang terhubung ke mesin. FTP juga dapat digunakan bersama dengan Telnet untuk pengguna yang bekerja mengirim file data- data.

Pengguna akan terhubung dari jarak jauh ke mesin dengan menggunakan Telnet yang disebut Telnetting ke dalam sistem. Mereka diminta memasukkan kombinasi nama pengguna dan kata sandi untuk mengakses komputer jarak jauh yang memungkinkan jalanya perintah seolah- olah masuk ke komputer secara langsung. Terlepas dari lokasi fisik pengguna, alamat IP mereka akan seusia dengan komputer yang masuk dan bukan komputer yang digunakan untuk terhubung secara fisik.

Baca Juga :  Panduan Windows Definisi, Fungsi dan Sejarahnya

 

Menggunakan Telnet pada Windows

 

Pada dasarnya cara menggunakan Telnet pada pengguna Windows 10 tidaklah terlalu rumit dan susah, Anda hanya perlu mengikuti dua cara di bawah, yaitu mengunduh dan menginstal teknologinya terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan dengan cara menggunakannya.

 

Cara menginstal Telnet pada Windows :

  1. Klik kanan pada simbol Windows yang berada pada bagian pojok kiri desktop Anda atau cari melalui Control Panel dan lalu klik.
  2. Pada Category yang ada di Control Panel, temukan dan klik Programs.
  3. Kemudian klik Turn Windows features on or off
  4. Sebuah Dialog Box akan muncul untuk Anda dapat memilih extra features yang ingin di install, lalu centang pada kotak Telnet Client.
  5. Klik OK.
  6. Anda tidak diharuskan untuk melakukan restart perangkat dan komputer atau laptops, Telnet telah siap di pakai.

Baca Juga : Mengenal Apa itu Kali Linux : Sejarah, Kelebihan dan Fiturnya

 

Cara menggunakan Telnet pada Windows :

  • Aktifkan Telnet Client pada tahapan instalasi diatas dan buka Command Prompt.
  • Masukan perintah: telnet [IP/host] [port] untuk dapat menggunakan Prompt.
  • Untuk lebih lancarnya, Anda juga harus mendukung aplikasi pendukung lain seperti Xshell, unduh dan install.
  • Buka aplikasi Xshell.
  • Klik File > New.
  • Sebuah tampilan form akan muncul, isi menyesuaikan keperluan Anda.
  • Protocol kemudian diisi dengan TELNET, Port diisi dengan angka 23.
  • Klik OK untuk melanjutkan.
  • Klik Connect dan input username dari Host dan password. Host adalah perangkat yang akan diakses secara jarak jauh atau remote.
  • Anda telah terhubung masuk sebagai user.

 

Menggunakan Telnet pada Linux

 

Tidak jauh berbeda dengan cara menggunakan Telnet pada Windows, disini pengguna juga harus menerapkan dua cara, yaitu mengunduh dan menginstal Telnet yang kemudian baru diikuti dengan cara dan langkah- langkah menggunakan Telnet pada Linux.

 

Cara menginstal Telnet pada Linux :

  1. Install paket Telnet
  2. Setelah Anda menginstal paket, buka file /etc/xinetd/d/telnet
  3. Kemudian perbarui file ini
  4. Pastika untuk membuat disable = no
  5. Simpan dan keluar dari file

Baca Juga : Tutorial Cara Mempercepat Booting Windows 10 Di Laptop/Komputer [LENGKAP]

 

Cara menggunakan Telnet pada Linux :

  • Mulai layanan Telnet dengan perintah service xinetd start
  • Nyalakan server Telnet menggunakan perintah chkconfig untuk memulasi secara otomatis pada setiap reboot.
  • Izinkan Telnet ke firewall Linux.
  • Selanjutnya tambahkan baris -A INPUT -p tcp -m state –state NEW –port 23 -j ACCEPT
  • Mulai ulang layanan iptables
  • Untuk membuat pengguna normal bisa mengakses Telnet, oleh karena itu secara default root tidak diperbolehkan untuk mengaksesnya.
  • Verifikasi server Telnet Anda telah berfungsi atau belum.

Baca Juga :  Penyedia Layanan Dedicated Server dan Colocation Server Terbaik Indonesia

 

Kesimpulan dan penutup

Dikarenakan Telnet dulunya dikembangkan sebelum adanya adaptasi utama internet, Telnet sendiri tidak menggunakan segala bentuk enkripsi yang menjadi membuatnya ketinggalan zaman dalam hal keamanan modern. Sebagian besar jaringan telah tumpang tindih oleh protokol Secure Shell (SSH) setidaknya pada internet publik atau umum dimana Telnet masih digunakan dan beberapa dari metodenya untuk mengamankan komunikasi yang ada saat ini.

Telnet menyediakan penggunanya dengan sistem- sistem komunikasi berorientasi teks interaktif dua arah dengan memanfaatkan terminal virtual lebih dari ukuran 8 byte. Data- data pengguna kemudian diselingi dengan in-band bersamaan informasi- informasi kontrol Telnet melalui jaringan protokol kontrol transmisi (TCP). Hingga seringkali Telnet ini lebih banyak digunakan pada terminal untuk menjalankan fungsi remote atau jarak jauh.

Pengguna terhubung ke server dengan menggunakan protokol Telnet yang berarti memasukan Telnet ke Prompt perintah dengan mengikuti sintaks tertentu yang kemudian pengguna tersebut bisa mengeksekusi perintah pada server dengan menggunakan perintah Telnet spesifik ke prompt Telnet. Meski pun ini adalah teknologi yang sudah lama, Telnet masih digunakan hingga saat ini untuk menguji atau memecahkan masalah server web atau mail jarak jauh serta untuk akses remote ke MUD dan jaringan internal terpercaya.

Solusi Sempurna untuk Bisnis Anda

Dalam Waktu 3 Menit, Anda akan mendapatkan semua
layanan dengan cepat. Tidak ada kewajiban untuk upgrade,
downgrade atau cancel setiap waktu

Buat Private Cloud
Subscribe here to get update
popup image