Mengenal Apa Itu Access Point? Fungsi dan Jenisnya

Technology

Mengenal access point sebenarnya sudah cukup populer. Pasti tanpa sadar hampir semua orang pernah menemukan Access Point. Hanya saja, tidak sedikit yang tidak mengetahui istilah ini. Istilah yang kerap ditemukan di berbagai tempat seperti perkantoran, rumah tinggal, sekolah, hingga gedung-gedung bertingkat yang memanfaatkan jaringan nirkabel atau wireless. Secara umum, perangkat ini berfungsi sebagai penghubung penting dalam sistem koneksi internet.

Jumlah perangkat ini biasanya disesuaikan dengan luas area yang akan dijangkau. Misalnya, untuk hunian dengan area yang tidak terlalu besar, satu access point saja sudah cukup. Sementara itu, area publik yang lebih luas membutuhkan beberapa access point agar jaringan internet tetap stabil dan dapat diakses dengan optimal.

Mengenal Access Point 

Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian orang. Berbagai kegiatan seperti bekerja dan sekolah bahkan sudah melibatkan internet. Keberadaan internet memang sangat dibutuhkan. Dengan internet, browsing jadi lebih mudah dan ini akan sangat bermanfaat untuk Anda.

Dengan begitu, teknologi Wifi menjadi yang paling banyak digunakan. Teknologi ini memberikan kesempatan penggunanya untuk berselancar internet dengan maksimal. Umumnya Wifi bersifat unlimited sehingga akan sangat memuaskan. Selain itu, jaringan wifi juga umumnya lebih kuat daripada jaringan internet biasa saja.

Seiring berkembangnya zaman, wifi juga semakin berkembang. Kini sebuah teknologi access point tercipta karena keberadaan Wifi ini. Dengan kata lain, access point akan sangat membantu para pengguna wifi. Jadi, semakin banyak yang saat ini menggunakan perangkat ini dengan maksimal.

Pengertian Access Point

access point

Access point adalah perangkat penting dalam sistem jaringan nirkabel yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat seperti smartphone, laptop, atau tablet ke jaringan lokal atau internet melalui teknologi wireless, seperti Wi-Fi atau Bluetooth. Teknologi ini telah merevolusi cara manusia terhubung dengan internet dan mempermudah akses ke berbagai sumber daya jaringan tanpa perlu menggunakan kabel.

Dalam pengaplikasiannya, perangkat ini biasanya digunakan di lingkungan yang membutuhkan konektivitas luas seperti kantor, sekolah, rumah besar, atau gedung bertingkat. Perangkat ini bekerja dengan cara menghubungkan dirinya ke router, switch, atau hub menggunakan kabel Ethernet, lalu memancarkan sinyal Wi-Fi ke area tertentu.

Ketika perangkat nirkabel mencari jaringan, perangkat ini akan menangkap dan merespons sinyal tersebut, memungkinkan koneksi yang aman dan stabil jika password yang dimasukkan sesuai. Jumlah yang dibutuhkan tergantung pada luas area dan jumlah pengguna. Semakin besar dan padat lingkungannya, semakin banyak pula access point yang diperlukan agar jangkauan sinyal tetap optimal.

Perangkat ini  juga dikenal dengan istilah Wireless Local Area Network (WLAN), dan memiliki komponen utama seperti antena dan transceiver yang bertugas menerima serta memancarkan sinyal dari dan ke perangkat klien. Berbeda dengan router yang dapat mengatur lalu lintas data, perangkat ini hanya berfungsi sebagai penghubung.

Untuk mendukung berbagai kebutuhan, perangkat ini hadir dalam beberapa mode, seperti repeater, bridge, client, wireless router, dan AP client router. Keberadaan perangkat ini sangat krusial untuk memastikan sinyal Wi-Fi dapat menjangkau setiap sudut ruangan, bahkan yang terhalang tembok atau sekat, sehingga pengalaman internet tetap lancar dan efisien di berbagai kondisi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Virtex dan Cara Mengatasinya

Fungsi Access Point

access point

Jadi, access point memiliki berbagai fungsi yang sangat dibutuhkan. Fungsi-fungsi inilah yang membuat banyak orang semakin membutuhkannya. Berikut ini berbagai fungsi perangkat ini yang sebenarnya untuk Anda:

Menghubungkan Jaringan Kabel ke Perangkat Nirkabel

Fungsi utama dari access point adalah untuk menghubungkan internet ke perangkat. Untuk bisa terhubung, maka perangkat ini mungkin akan sangat dibutuhkan. Perangkat nirkabel seperti smartphone, tablet, atau yang lainnya harus terhubung ke kabel. Tujuannya untuk bisa mengakses sumber daya jaringan internet dengan lebih maksimal lagi.

Berperan Sebagai DHCP

Mengenal access point perangkat ini berfungsi sebagai DHCP. Untuk yang belum tahu, DHCP memiliki kepanjangan Dynamic Host Configuration Protocol. Access point sendiri memiliki kemampuan untuk memberikan IP address secara otomatis. Nantinya perangkat ini akan memberikannya kepada sebuah perangkat yang akan terhubung.

Meningkatkan Jangkauan dan Kapasitas

Fungsi access point yang tidak kalah penting adalah untuk meningkatkan jangkauan dan kapasitas jaringan. Tidak peduli seberapa canggih sebuah perangkat Wifi, pasti tetap ada batasan jangkauannya. Setiap Wifi pasti memiliki kapasitas yang berbeda. Jadi, seringkali jangkauan dan kapasitas jaringan Wifi melemah ketika ruangan semakin besar.

Jadi, perangkat ini memiliki fungsi yang tepat di sini. Penggunaannya bertujuan untuk memperluas cakupan jaringan nirkabel dengan menambahkannya ke jaringan. Dengan begitu, jaringan internet akan mencakup area yang jauh lebih luas. Selain itu, access point juga bisa meningkatkan kapasitas jaringan ketika banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan.

Menyediakan Otentikasi dan Enkripsi

Access point juga berfungsi sebagai penyedia otentikasi dan juga enkripsi. Umumnya penggunaannya bertujuan agar perangkat sah saja yang bisa terhubung. Ini tentu sangat bermanfaat untuk menjaga keamanan jaringan Wifi. Perangkat yang dianggap tidak sah tidak akan bisa terhubung ke dalam jaringan.

Meningkatkan Kualitas Sinyal

Access point ini merupakan perangkat untuk meningkatkan kualitas sinyal. Artinya, kecepatan sinyal bisa lebih baik. Maka Anda akan mendapatkan kecepatan dan kualitas sinyal nirkabel. Ini sangat penting terutama jika jaringan Wifi yang padat.

Baca juga: Mengenal Trojan Horse? Ancaman Tersembunyi File Berbahaya

Jenis-Jenis Access Point

Tahap selanjutnya dalam mengenal perangkat ini adalah memahami jenis-jenisnya. Jadi, access point ini terdiri dari beberapa jenis atau tipe. Setiap jenis memiliki karakternya sendiri. Bahkan pemanfaatannya juga berbeda setiap jenisnya.

Access Point Mode

Jenis pertama adalah access point mode. Ini merupakan sebuah perangkat yang biasanya digunakan untuk menyambungkan jaringan nirkabel dan juga kabel. Contoh dari acces point mode adalah router atau switch. Sistem kerja access point ini adalah untuk terhubung ke kabel Ethernet dan umumnya ditemui di tempat yang menyediakan jaringan berkabel.

Repeater Mode

Jenis access point selanjutnya adalah repeater mode yang berfungsi untuk meningkatkan jangkauan sinyal nirkabel dengan SISID. Jadi, ini akan menjaga tingkat keamanan yang serupa. Umumnya repeater mode ini digunakan untuk memperkuat sinyal di lokasi yang memiliki ketersediaan jaringan nirkabel. Sehingga, sinyal bisa mencapai area yang sebelumnya sulit dijangkau.

Client Mode

Mengenal access point client mode biasanya bisa ditemukan di perangkat elektronik yang memiliki port Ethernet. Contoh perangkatnya seperti laptop, PC dan jenis lainnya.

Bridge Mode

Access point bridge mode ini bekerja dengan membentuk jaringan mandiri dengan satu sambungan internet untuk dua kelompok. Perangkat juga berfungsi untuk mengambil sinyal nirkabel dan mengirimkannya dengan SSID sama serta kata sandi serupa. Jenis access point ini umumnya ditemukan di area seperti perumahan, perkantoran, kafe dan lainnya. Area yang menyediakan layanan tanpa kata sandi akan menggunakan perangkat jenis ini.

Wireless Router Mode

Access point wireless router mode adalah jenis selanjutnya. Jenis satu ini memiliki kemampuan untuk membagikan koneksi internet kepada beberapa klien sekaligus. Pada jenis ini, hanya akan ada satu por Wide Area Network (WAN) yang mendukung berbagai koneksi. Jadi, jenis ini tidak kalah penting daripada yang lainnya.

Dengan begitu, banyak yang memang membutuhkan perangkat ini . Keberadaannya sangat penting untuk memperkuat sinyal. Melalui perangkat ini , jangkauan sinyal jadi lebih kuat. Inilah yang dibutuhkan di area yang besar agar jaringan menjadi lebih stabil.

Cara Kerja Access Point

Access point mulai bekerja ketika ada perangkat, seperti smartphone atau laptop, yang berusaha terhubung ke jaringan Wi-Fi. Umumnya, perangkat akan menampilkan permintaan untuk memasukkan kata sandi. Setelah pengguna mengetikkan sandi, access point akan memverifikasi apakah sandi tersebut sesuai dengan yang telah dikonfigurasi. Jika sandi cocok, perangkat akan diberikan akses ke jaringan dan diberikan alamat IP agar dapat mulai berkomunikasi secara online.

perangkat ini bertugas menjembatani sinyal radio frekuensi dari perangkat nirkabel dengan jalur data elektrik yang mengalir melalui kabel Ethernet. Fungsi ini memungkinkan perangkat wireless untuk terhubung ke jaringan kabel secara efisien. Tak hanya itu, access point juga menangani berbagai tugas lain seperti kontrol akses, enkripsi data, manajemen jaringan, dan toleransi terhadap kesalahan dalam transmisi data.

Ketika sebuah perangkat klien mencoba mengakses jaringan, perangkat ini akan memutuskan apakah perangkat tersebut diizinkan untuk masuk atau tidak melalui sistem kontrol akses yang dimilikinya. Pada proses ini, fitur keamanan dari perangkat ini akan aktif, melakukan enkripsi terhadap sandi dan mencocokkannya dengan data yang tersimpan.

Jika proses otentikasi berhasil, perangkat ini kemudian akan bertindak sebagai DHCP server yang memberikan alamat IP kepada perangkat tersebut, sehingga memungkinkan koneksi internet dan komunikasi dengan perangkat lain dalam jaringan. Dengan berbagai peran tersebut, perangkat ini bukan hanya menjadi penghubung sinyal, tapi juga pengelola lalu lintas data dan keamanan jaringan nirkabel secara menyeluruh.

Baca juga: Mengenal Fungsi Repeater dalam Jaringan Komputer

Penutup

Mengenal access point merupakan hal yang sangat penting. Pemanfaatannya ada di berbagai bidang karena akan memberikan kenyamanan. Perangkat ini akan memastikan jaringan terjaga dan menjangkau lebih banyak area. Dengan memahami pengertian, fungsi dan jenis hingga cara kerjanya access point. Anda dapat membangun jaringan nirkabel yang lebih efisien, stabil, dan sesuai kebutuhan.

Salah satu layanan IDCloudHost yang mendukung optimalisasi jaringan berbasis access point adalah Cloud VPS eXtreme dengan performa 6 kali lebih cepat, fleksibilitas, dan koneksi stabil tanpa batasan bandwidth, ideal untuk digunakan sebagai server pengelola jaringan wireless, sistem monitoring, hingga gateway untuk berbagai kebutuhan digital berbasis jaringan!