Media Data Flood sudah bukan istilah asing dalam DDoS. DDoS itu sendiri merupakan singkatan dari Distributed Denial of Service. Serangan ini sangatlah berbahaya untuk bisnis digital. Maka dari itu, ketahui secara lebih mendalam berbagai jenis serangannya. Hal ini tidak lain untuk membantu pengguna dalam melindungi bisnis. Bisnis pun bisa lebih aman dari berbagai ancaman.
Pengertian Media Data Flood
Untuk mengenal jenis serangan DDoS, tentu perlu memahami pengertiannya. Hal ini tak terkecuali Media Data Flood sekalipun. Pada dasarnya, istilah ini adalah ancaman DDoS yang berasal dari lalu lintas data multimedia. Mengenai pengertiannya, istilah ini ialah serangan yang melibatkan multimedia. Mulai dari audio, video dan lain sebagainya. Server korban biasanya akan dipenuhi paket media palsu yang berasal dari alamat IP acak.
Lalu perangkat jaringan dan server akan tiba-tiba diserang DDoS dengan sumber daya komputasi signifikan. Karena hal itu, jaringan jadi macet. Pengguna pun tidak bisa mengakses jaringan dengan lancar seperti biasanya.
Intinya, Media Data Flood adalah salah satu variasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang menargetkan ketersediaan sistem dengan cara membanjiri jaringan atau server menggunakan volume data multimedia dalam jumlah besar. Data multimedia seperti video, audio, atau streaming memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan kompleks dibandingkan permintaan data biasa.
Ketika dimanfaatkan dalam serangan, hal ini dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas yang ekstrem, menghabiskan bandwidth, serta membebani sumber daya server hingga layanan menjadi terganggu atau tidak tersedia. Serangan ini biasanya memanfaatkan berbagai protokol komunikasi, termasuk UDP maupun TCP, dengan mengirimkan paket data multimedia berukuran besar secara berulang-ulang.
Akibatnya, server dan perangkat jaringan yang menjadi target kesulitan untuk memproses serta menanggapi lalu lintas tersebut secara efektif. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa penurunan performa sistem, tetapi juga potensi terhentinya layanan akibat overload.
Bagaimana Serangan ini Bekerja?
Penyerang mengirimkan gelombang besar paket multimedia kepada target. Paket ini bisa berisi data video, audio, atau file media lainnya yang berukuran besar. Server yang menerima paket ini harus mengalokasikan sumber daya besar untuk menerima, memproses, dan menanggapi paket tersebut. Lalu lintas yang berlebihan ini menyebabkan kemacetan pada jaringan dan kelebihan beban pada server, sehingga mengganggu layanan dan menolak akses bagi pengguna asli.
Baca juga: DNS Flood, Serangan DDoS yang Menargetkan Server DNS
Dampak Serangan Media Data Flood

Setelah tahu pengertiannya, kini saatnya memahami bahaya dari ancaman tersebut. Bahaya ini jelas merugikan pengguna. Adapun beberapa diantaranya yakni sebagai berikut.
Mengganggu Situs Web
Salah satu bahaya apabila terserang DDoS ini yaitu bisa mengganggu situs web. Hal ini karena server akan penuh dengan lalu lintas. Kondisi ini bisa memicu waktu henti. Bukan hanya itu saja, hal tersebut juga berpotensi menyebabkan kerugian finansial. Bahaya ini sendiri terjadi karena ancaman tersebut memanfaatkan botnet sehingga memenuhi infrastruktur hingga menargetkan kerentanan.
Koneksi Internet Jadi Lemot
Ketika perangkat terkena serangan ini, koneksi internetnya seringkali jadi lemot. Hal tersebut menyulitkan pengguna untuk mengakses website, media sosial maupun sekedar browsing. Alasannya karena serangan tersebut menyebabkan server penuh dengan traffic palsu.
Bandwidth Penuh
Masih ada banyak bahaya lainnya yang akan dirasakan oleh pengguna apabila terkena serangan Media Data Flood. Adapun bahaya tersebut yaitu bandwidth jadi penuh. Pengguna patut curiga apabila ada aktivitas tidak wajar pada website. Hal tersebut biasanya terjadi karena traffic upload serta download yang tiba-tiba melonjak tinggi. Masalah ini juga bisa jadi indikasi ada traffic palsu yang membanjiri website.
Banyak Spam Email
Sudah semestinya curiga apabila mendapatkan pesan email yang terlalu banyak. Bisa jadi spam email tersebut termasuk indikasi terkena jenis serangan DDoS ini. Hal ini karena salah satu bahaya serangannya ialah mengirimkan spam email dengan jumlah yang banyak dalam sekali waktu.
Kotak masuk pun jadi penuh dengan pesan tidak penting. Pengguna tentu kesulitan untuk mengelolanya. Ada kalanya email jadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena spam tersebut.
Baca juga: Multiple VERB Single Request, Serangan Tanpa Terdeteksi
Cara Mengatasi Media Data Flood
Apabila mengalami masalah ini, tentu perlu segera mengatasinya sebaik mungkin. Hal ini tidak lain supaya perangkat tetap bisa fungsional seperti biasanya. Mengenai bagaimana cara mengatasinya, bisa cek uraian di bawah ini.
Kembangkan Rencana Respon DDoS
Salah satu cara untuk menghentikan serangannya ialah dengan mengembangkan rencana respon DDoS. Hal ini bisa dilakukan dengan mengetahui siapa yang perlu dihubungi ketika serangan tersebut terjadi. Selain itu, pengguna juga perlu memahami langkah yang harus diambil oleh tiap anggota tim TI maupun keamanan untuk menanganinya.
Lebih lanjut, pengguna juga perlu mengomunikasikan masalah ini kepada pelanggan, vendor maupun pemangku kepentingan pihak ketiga. Berkat jalinan kerjasama tersebut, serangannya bisa teratasi dengan baik. Serangan ini pun tak akan berlangsung lama jika langsung mendapatkan penanganan.
Meningkatkan Infrastruktur Keamanan
Cara lainnya yang juga bisa dilakukan untuk mengatasi serangan ini ialah dengan meningkatkan infrastruktur keamanan. Investasi ini sangatlah penting untuk menjaga keamanan. Adapun salah satu bentuk investasi di bidang infrastruktur keamanan tersebut ialah dengan menggunakan software mitigasi bot.
Bisnis apapun itu, khususnya digital, memang perlu memilikinya. Jaminan keamanan yang baik bisa membantu pengguna untuk mengatasi berbagai jenis serangannya, tak terkecuali Media Data Flood.
Mirisnya serangan DDoS cukup sulit dideteksi. Begitupun saat ingin menghentikannya, juga tidak mudah. Meski begitu, tak ada salahnya mencoba cara ini untuk meminimalisir potensi kerusakannya.
Setelah mengikuti cara ini, imbangi pula dengan tips untuk pencegahannya. Hal ini tidak lain supaya masalah tersebut tak terulang kembali di kemudian hari.
Cara Mencegah Media Data Flood
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi, cara menghentikan serangan ini juga perlu diimbangi dengan pencegahannya. Untuk mencegah jenis serangan DDoS ini terbilang beragam dan mudah. Maka dari itu, pastikan ketahui dan menerapkan cara mencegahnya sebagaimana uraian berikut.
Memantau Traffic Situs
Salah satu cara mencegah serangan ini ialah dengan rutin memantau traffic website. Ketika melakukan pemantauan, perlu curiga apabila ada aktivitas yang tak seperti biasanya. Curigai pula apabila ada lonjakan traffic yang terlalu besar dan tak biasa. Saat ada aktivitas mencurigakan tersebut, bisa langsung mengambil tindakan sehingga serangannya dapat dihalau.
Menggunakan Hosting yang Aman
Cara pencegahan Media Data Flood berikutnya ialah dengan menggunakan hosting yang aman. Maka dari itu, pilihlah penyedia hosting terpercaya dan terbaik. Penyedia hosting tersebut pastinya mampu menawarkan perlindungan DDoS yang terintegrasi.
Rutin Memperbaharui Sistem
Pastikan rutin memperbarui sistem untuk mencegah terjadinya serangan ini. Pembaruan juga perlu dilakukan secara tepat waktu untuk mengatasi kerentanan di dalam sistem. Cara ini juga bisa menutup celah untuk tempat peretas.
Bahaya bisa diminimalisir sejak awal. Mengenai bagaimana cara memperbarui sistem, cukup membuka situs yang berjalan di WordPress. Lalu buka halaman pembaruan. Pastikan semua sudah diperbaharui. Tak hanya itu, pengguna juga perlu menghilangkan plugin yang telah aus.
Meningkatkan Kapasitas Bandwidth
Rupanya serangan ini juga bisa dicegah dengan baik apabila pengguna meningkatkan kapasitas bandwidth. Karena hal itu, apabila ada lonjakan traffic yang berlangsung secara tiba-tiba dan terlalu tajam, website tidak akan down. Website tetap bisa bertahan untuk menampungnya.
Jika pengguna rutin mengelola website tersebut, maka bisa langsung tahu tanda-tanda jenis serangan DDoS ini. Oleh karena itu, pengguna bisa langsung menghentikannya. Website maupun informasi penting yang ada di dalamnya tidak akan terkena serangannya.
Baca juga: Apa Itu Synonymous IP Attack? Serangan DDoS Tersembunyi
Melindungi Perimeter Jaringan
Pengguna jangan sampai lupa untuk melindungi perimeter jaringan sebagai bentuk pencegahan serangan Media Data Flood. Dalam hal ini, pengguna bisa lebih agresif untuk menghentikan koneksi yang kurang stabil. Bisa juga membuang paket palsu atau cacat.
Pengguna juga bisa membatasi kecepatan router untuk mencegah serangannya. Imbangi juga dengan menetapkan ambang batas yang lebih rendah. Jangan lupa pula untuk membangun sistem deteksi botnet agar serangannya bisa terdeteksi sedini mungkin.
Penutup
Setelah menyimak uraian di atas, tentu bisa mengenal lebih dekat apa itu Media Data Flood. Bukan hanya pengertiannya saja, melainkan juga cara menghentikan hingga bentuk pencegahannya. Perangkat maupun server pun bisa aman dari serangan DDoS ini. IDCloudHost menghadirkan layanan Anti-DDoS Server dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap serangan berbasis trafik termasuk media data flood dan non-spoofed UDP flood.