Apa itu Digital Marketing : Jenis-jenis, Manfaat, Konsep dan Strateginya

Business, Marketing / 0 | | 0

Digital marketing atau sering disingkat dengan DM, merupakan kegiatan pemasaran maupun promosi pada brand juga produk memakai media internet atau digital. Tujuan dari pada digital marketing yaitu supaya bisa menarik perhatian konsumen juga calon konsumen dengan tepat dan cepat.

Misalkan, saat ini penggunaan internet di kalangan masyarakat begitu luas, hampir seluruh masyarakat mengerti tentang internet, jadi tidak heran jika banyak perusahaan mengambil jalan memasarkan produk dengan cara online. Pemanfaatan ini juga bagus untuk perkembangan brand maupun produk serta penjualan mereka. Kini produsen dapat menjual produk mereka tanpa batasan geografis.

Meskipun terdengar praktis dan menjanjikan, namun untuk menjalankan digital marketing ini tentunya memerlukan sebuah strategi. Jika Anda sebagai produsen atau brand, maka Anda harus mencari tahu lebih dahulu mengenai target penjualan digital Anda. selain itu digital marketing menuntut disiplin dan dedikasi yang tidak sedikit juga. Mari simak dan pahami lebih lanjut apa itu digital marketing, jenis, manfaat serta strateginya.

 

Jenis-Jenis Digital Marketing

Digital marketing yang bisa dipilih oleh sebuah perusahaan ternyata banyak jenisnya, dengan demikian mereka bisa memilih mana yang pantas digunakan dalam memasarkan produk secara luas. Berikut beberapa jenis pemasaran online yang bisa dipilih :

 

  • Website

    Hampir semua perusahaan memanfaatkan website sebagai media Digital Marketing yang di gunakan, sebab dengan website lebih membantu calon konsumen dan konsumen mengerti produk Anda. Apalagi website biayanya terbilang hemat serta media bisnis ini termasuk mudah digunakan.

  • Search Engine Marketing

    Menggunakan Search Engine Marketing difungsikan supaya pencarian website perusahaan semakin mudah di mesin pencarian. Search Engine sendiri terbagi atas Search Engine Optimization atau SEO juga Search Engine Marketing atau SEM. SEO biasanya dilaksanakan sendiri dengan waktu lama serta murah, namun SEM berbayar serta lebih cepat.

  • Social Media Marketing

    Mengedarkan sebuah platform pada media sosial misalkan facebook, Twitter, maupun Instagram bisa dilakukan dengan biaya yang cukup minim juga gratis. Hal semacam ini bisa menambah brand di perusahaan tersebut.

  • Online Advertising

    Memanfaatkan media promosi lewat internet dengan cara berbayar, hal ini bisa memperoleh konsumen dengan cepat serta lebih memuaskan, tetapi bisa dibilang lebih mahal dibanding jenis yang lain.

  • Email Marketing

    Anda bisa memberitahukan informasi paling baru berkaitan dengan promosi yang berlangsung atau produk juga jasa yang paling baru. Dengan demikian calon konsumen atau konsumen Anda mengerti produk baru Anda dan kemungkinan besar mereka akan tertarik.

  • Video marketing

    Menggunakan cara ini, Anda bisa secara langsung memberikan penjelasan berkaitan dengan bisnis yang Anda jalankan, menjelaskan tentang produk yang Anda produksi, cara memakainya, manfaatnya, bahkan Anda bisa juga menampilkan testimoni dari pelanggan sebelumnya.

 

Setelah mengenal jenis dari pada Digital Marketing di atas, Anda harus bisa memilih mana jenis pemasaran online yang tepat untuk produk perusahaan yang Anda kelola. Sebab, semakin tepat Anda memilih ada manfaat Digital Marketing yang Anda rasakan.

Baca Juga :    Mengenal Apa Perbedaan Sales & Marketing dalam Bisnis / Perusahaan

 

Manfaat Digital Marketing

Apa itu Digital Marketing : Jenis-jenis, Manfaat, Konsep dan Strateginya
 

Penerapan Digital Marketing oleh pebisnis bisa memberikan manfaat yang bagus untuk penggunanya, terutama untuk memperkenalkan produk ke dunia luar. Manfaat dari Digital Marketing yaitu :

 

  1. Jangkauan secara global

    Situs web memberikan kemungkinan perusahaan bisa menemukan pasar yang baru juga bisa berdagang dengan luas atau global menggunakan investasi yang kecil.

  2. Biaya yang dibutuhkan lebih rendah

    Menggunakan Digital Marketing dengan baik dan benar, dengan menggunakan rencana yang matang dan terarah mampu menjangkau konsumen dengan tepat. Maka, biaya yang dikeluarkan jauh lebih renda dibandingkan menggunakan pemasaran dengan metode tradisional.

  3. Hasilnya bisa dilacak juga diukur

    Melakukan pengukuran pada Digital Marketing bisa dilakukan menggunakan analisis web juga alat metric online yang lain. Hal ini memudahkan Anda menemukan seberapa besar keberhasilan kampanye yang dilakukan, bahkan Anda bisa mendapat informasi terperinci berhubungan dengan testimonial pelanggan.

  4. Personalisasi

    Di sini Anda perlu menautkan basis data ke situs web, jadi kapan pun orang berkunjung, maka Anda bisa menyapa dan menawarkan produk.

  5. Bisnis anda bisa terkenal

    Menggunakan digital marketing memberi kemungkinan besar bisnis Anda banyak dikenal masyarakat luas. Terutama jika Anda menggunakan video, gambar, dan artikel.

  6. Tingkat konversi bisa ditingkatkan

    Menggunakan situs web lebih memudahkan sebab tinggal klik bisa sampai ke pembelian, tidak seperti pada media yang lain yang mengharuskan pembeli untuk menelepon atau mengirim pesan terlebih dulu.

 

Baca Juga :    10+ Marketing Trends 2020 Paling Update yang Wajib Kamu Ketahui

 

Konsep Digital Marketing

Mengikuti ledakan teknologi juga media sosial saat ini muncul berbagai strategi Digital Marketing yang bisa Anda pelajari, sehingga bisa membantu Anda dalam memasarkan sebuah produk. Konsep strategi Digital Marketing sendiri adalah :

 

  • Konsep Produksi ide, yakni konsumen lebih menyukai produk yang ada dan terjangkau.
  • Konsep produk ide, yakni konsumen lebih suka produk yang berkualitas, fitur bagus, kinerja oke.
  • Konsep penjualan ide, yakni konsumen tidak mungkin membeli produk yang belum diketahui sebelumnya.
  • Konsep pemasaran flosofi, yakni manajemen perusahaan menyatakan seluruh pencapaian, namun tetap bergantng pada kebutuhan dan keinginan.
  • Konsep pemasaran berwawasan sosial prinsip pemasaran menyatakan perusahaan wajib mengambil keputusan dengan pemasaran yang dilakukan dengan tetap mementingkan keinginan konsumen.

 

Baca Juga :   Tips Cara Memilih Platform Email Blast untuk Email Marketing Bisnis

 

Strategi Digital Marketing

Apa itu Digital Marketing : Jenis-jenis, Manfaat, Konsep dan Strateginya
 

Langkah selanjutnya adalah merancang taktik atau strategi Anda dengan teliti, seksama dan bijaksana. Sedangkan strategi yang bisa dijalankan pada Digital Marketing, yaitu :

 

  1. Content marketing

    Konten marketing saat ini lebih terfokus pada banyak brand mengingat sangat pentingnya peran dan cara kerja dari media sosial, search, multimedia, dan mobile. Namun, masih ada perusahaan yang belum paham tentang trend ini serta bagaimana tentang konten marketing yang melandasi sebagian besar Digital Marketing. Konten adalah dasar dari seluruh Digital Marketing dan begitu penting dalam menciptakan brand awareness juga menjamah keramaian.

  2. Mobile marketing

    Meningkatkan pemakaian ponsel pintar juga tablet, membuat pesan pemasaran juga konten platform mobile adalah keharusan. Maka, dari perangkat tersebut akan banyak konsumen membaca konten, menerima berbagai email juga membeli produk. Maka, perusahaan di haruskan melakukan desain ulang di website juga blog supaya responsif perangkat yang bergerak.

  3. Integrated digital marketing

    Media sosial bahkan konten mempunyai peranan yang penting di hasil pencarian. Google+ yang diciptakan oleh Google dimaksudkan untuk menangkap sinyal sosial. Dengan demikian, pada setiap pendekatan yang dijalankan memberi kemungkinan dalam mengikat mereka bersamaan agar tercapai efektivitas maksimum.

  4. Continuous marketing

    Strategi Continuous marketing ini sedang marak di gunakan, tetapi ini tidak berarti Anda dilarang menjalankan pemasaran produk maupun promosi dengan offline. Faktanya semua ditemukan dengan cara online lewat media sosial.

  5. Personalized marketing

    Adanya personalized marketing banyak kita temui pada situs e-commerce, website, juga email dengan menyesuaikan user interface juga iklan demi relevannya kepentingan konsumen. Andaikan pengunjung mengunjungi situs Anda sekali dan hendak mengunjungi lagi, maka situs dengan sendiri tahu siapa pengunjung tersebut. Email yang muncul juga sudah dipersonalisasi dengan produk yang dikunjungi saat berbelanja online. Website mengerti kebiasaan Anda misalkan, menyajikan informasi relevan, membaca data, hingga menerapkan adanya integrasi.

  6. Visual marketing

    Visual marketing awalnya muncul pada Youtube, kemudian visual marketing semakin bermunculan misalkan di instagram, Slideshare, juga Pinterest. Selama ini, visual marketing mampu ada pada tingkat baru. Jadi, Anda harus mampu memanfaatkan adanya trend marketing ini sebagai cara meningkatkan promosi digital marketing.

 

Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Menggunakan Mailchimp untuk Email Marketing

 

Kesimpulan dan penutup

Dengan maju dan lajunya akses internet hari ini, maka meningkat pula kegiatan online setiap harinya. Bahkan menurut Pew Research, penggunaan internet konstan di kalangan orang dewasa meningkat sebesar 5% hanya dalam tiga tahun terakhir. Ini berarti pembelian offline tidak seaktif masa jayanya dulu terlebih lagi di saat karantina pandemi kemarin dan saat ini.

Pemasaran akan selalu tentang menghubungkan dengan audiens Anda di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat. Itu berarti Anda harus bertemu dengan mereka di mana mereka sudah menghabiskan waktu yakni di internet. Oleh karena itu sebaiknya Anda memulai strategi pemasaran digital Anda dengan bijaksana agar tidak melewatkan peluang pembeli yang bisa saja datang mampir ke lapak online Anda.

Related Post :

popup image