Apa Itu JavaScript? Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Web & Development / 0 | | 1

Anda yang baru belajar pemrograman mungkin sedang mencari-cari bahasa pemrograman apa yang cocok untuk Anda pelajari. JavaScript adalah salah satu pilihan yang bisa Anda pertimbangkan. Bahasa pemrograman website ini adalah salah satu yang paling populer di dunia. 

Jika Anda adalah seorang pemula, Anda pasti pernah belajar HTML sebelumnya. Jika website yang dihasilkan HTML masih statis, JavaScript bisa membuatnya lebih interaktif dan menarik. Bahasa pemrograman ini membuat web lebih dinamis dan semakin kaya fungsi. 

Yuk, berkenalan dengan bahasa pemrograman yang satu ini sebelum mulai mempelajarinya. Terlebih dahulu Anda harus mengetahui pengertian, fungsi, kelebihan dan kekurangannya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, ya. 

Baca Juga: Panduan Lengkap Belajar Javascript Untuk Pemula

Apa Itu JavaScript? 

JavaScript adalah bahasa pemrograman web yang wajib dikuasai jika Anda ingin mendalami web development. Hampir 70% web developer di seluruh dunia menggunakan JavaScript untuk membangun website dan aplikasi mereka, lho. 

Saat ini, hampir semua aplikasi memiliki tampilan yang dinamis dan interaktif. Hal itu membuat web dan software Anda lebih mudah digunakan dan menarik bagi pengguna sehingga mereka lebih betah menggunakannya. Contoh tampilan dinamis pada website dan aplikasi contohnya slideshow foto, animasi, polling, tampilan scroll tanpa reload halaman, dan lain-lain. 

JavaScript adalah bahasa pemrograman front-end yang penggunaannya dapat Anda kombinasikan dengan HTML dan CSS. Jika HTML membuat struktur dasar website, CSS membuat tampilannya, JavaScript menambahkan fungsi yang lebih kaya dari tampilan tersebut. 

Walaupun digunakan untuk front-end, sekarang JavaScript sudah bisa digunakan dari sisi server, lho. Anda harus menggunakan berbagai framework seperti React.js, Node.js, dan lain-lain. 

Sejarah JavaScript

sejarah javascript adalah

JavaScript diciptakan oleh Brendan Eich, seorang karyawan Netscape, pada tahun 1995. Saat itu, internet baru mulai berkembang dan Eich diminta untuk membuat bahasa script berdasarkan Java. Bahasa pemrograman ini awalnya digunakan dalam lingkungan perusahaan Netscape, fungsinya pun masih terbatas. 

Awalnya, JS diberi nama Mocha. Kemudian berubah menjadi Mona, Livescript, hingga akhirnya menggunakan nama JavaScript hingga sekarang. Bahasa pemrograman ini terus berkembang hingga sekarang, dengan library yang besar, pilihan framework beragam, serta komunitas pengguna yang luas.

Fungsi JavaScript

fungsi javascript

Setelah memahami sejarah dan pengertiannya, Anda juga harus mengerti apa saja fungsi JavaScript. Berikut ini adalah beberapa fungsinya yang wajib Anda ketahui. 

  1. Menjalankan Web Server

Saat ini sudah ada berbagai framework JavaScript yang dapat Anda gunakan pada sisi server, salah satunya Node.js. Penggunaan JS pada sisi server memungkinkan Anda untuk mengoperasikan website dan aplikasi yang dibangun berdasarkan bahasa pemrograman satu ini. Node.js terkenal sebagai framework dengan kemampuan multitasking yang handal, sehingga membuat pekerjaan Anda jadi lebih efisien. 

  1. Membuat Game

Pernahkah Anda bermain game online dengan browser? Untuk membuatnya, Anda perlu menggunakan JavaScript. Biasanya, JS dikombinasikan dengan HTML5 untuk membuat game-game browser ini. Ada juga beberapa framework yang khusus untuk membangun game, seperti Panda.js dan Quintus. 

  1. Mengembangkan Aplikasi Mobile

JavaScript juga memiliki peranan penting dalam membangun dan mengembangkan aplikasi mobile. JavaScript sudah bisa dimasukkan dalam Mobile API untuk membuat aplikasi mobile baik di Android maupun iOS. Salah satu framework JavaScript paling terkenal adalah React Native yang dapat membantu Anda membangun aplikasi yang mobile-friendly. 

  1. Membuat Website Interaktif 

Fungsi utama JavaScript adalah untuk membuat tampilan web dan aplikasi yang dinamis. Tampilan dinamis ini dinilai lebih user-friendly, interaktif, dan menarik sehinngga memberikan pengalaman pengguna yang baik bagi para user aplikasi. 

Contoh pengaplikasian JavaScript dalam membuat tampilan dinamis bisa terlihat dari tampilan scroll dan proses lainnya yang tidak membutuhkan reload ulang tiap Anda memuat atau mengklik sesuatu. Selain itu ada juga pengunaan button, navigasi, animasi, dan lain-lain yang membuat website tersebut lebih dinamis. 

Baca Juga: Mengenal dan Memahami Apa Itu Programming Language/Bahasa Pemrograman

Keunggulan JavaScript

keunggulan javascript

JavaScript adalah bahasa pemrograman web paling populer. Kepopuleran ini tentu saja karena JS memiliki banyak keunggulan. Apa saja keunggulan itu? Berikut penjelasannya sebagai referensi Anda. 

  1. Fleksibel

Seiring perkembangannya, JS tak hanya dapat Anda gunakan pada sisi klien saja, tapi juga sisi server. Selain itu, bahasa pemrograman satu ini bisa Anda gunakan untuk membuat aplikasi dan web di beragam platform, baik smartphone hingga PC. Produk yang bisa Anda hasilkan dengan menggunakan JS juga sangat beragam, mulai dari aplikasi mobile, manajemen server, game, dan lain-lain. 

  1. Responsif

Aplikasi atau website yang Anda buat dan kembangkan menggunakan JavaScript biasanya memiliki tampilan dan fungsi yang interaktif serta responsif. Hal ini sangat penting di zaman sekarang dimana perusahaan dan pembuat aplikasi banyak yang mementingkan pengalaman pengguna. 

  1. Banyak Digunakan Perusahaan Besar

Anda yang mendalami bidang programming pasti banyak yang ingin meniti karir sebagai developer. Jika begitu, JavaScript adalah bahasa pemrograman yang wajib Anda kuasai. Salah satu keunggulan JavaScript adalah bahasa pemrograman ini banyak digunakan oleh perusahaan besar. 

Karena kepopulerannya ini, maka mempelajari JS bisa membantu Anda mendapatkan pekerjaan di perusaaan teknologi atau startup. Karena menguasai JavaScript banyak menjadi syarat untuk melamar sebagai developer. 

Pada tahun 2018, JavaScript menempati urutan ke-4 gaji developer tertinggi. Sangat menjanjikan, bukan? Hal ini karena banyak tech company yang memanfaatkan JS untuk penunjang teknologi mereka, sehingga developer yang menguasainya akan sangat berguna bagi perusahaan. 

  1. Mudah Dipelajari

Tingkat kesulitan dalam setiap bahasa pemrograman pasti berbeda-beda. Dibandingkan bahasa lain, JavaScript termasuk mudah dipelajari. Salah satu faktornya adalah karena bahasa pemrograman satu ini memiliki syntax yang sederhana dan jauh lebih singkat dibandingkan bahasa pemrograman lainnya seperti C++. 

Karena itu, tak sulit bagi Anda mengingat dan menerapkan perintah-perintah JavaScript dalam aplikasi atau website Anda. Asalkan konsisten dalam mempelajarinya, tak butuh waktu terlalu lama bagi Anda untuk menguasai bahasa pemrograman ini. 

  1. Library yang Besar

Banyaknya pilihan framework dan besarnya library merupakan keunggulan JavaScript yang akan sangat membantu kinerja developer. Framework bisa membuat mereka mengembangkan aplikasi dengan JavaScript secara lebih terstruktur. Sementara itu, library mampu menyediakan berbagai komponen yang dibutuhkan untuk membantun aplikasi yang dinamis dan responsif. 

  1. Komunitas Pengguna yang Luas

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, JavaScript digunakan oleh hampir 70% web developer di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa pemrograman JS merupakan salah satu yang memiliki pengguna terbanyak. Kepopuleran JavaScript membuatnya memiliki komunitas pengguna yang luas. 

Komunitas pengguna ini sangat bermanfaat bagi Anda untuk saling berbagi resource dan pengetahuan tentang JavaScript. Sehingga, Anda yang baru mempelajarinya bisa lebih mudah memahami. Selain itu, Anda yang sudah menggunakannya bisa saling bertanya jika mengalami kendala dalam menggunakan bahasa pemrograman satu ini. 

Baca Juga: Mengenal Fungsi Bahasa Pemrograman Populer Phyton

Kekurangan JavaScript

kekurangan javascript

Setiap bahasa pemrograman pasti memiliki kekurangan, begitu pula JavaScript. Berikut penjelasan lengkapnya sebagai bahan pertimbangan Anda. 

  1. Tidak Cocok untuk Aplikasi Standalone

Standalone app adalah aplikasi yang berdiri sendiri, dan biasanya dibangun dengan satu bahasa pemrograman saja. Contoh bahasa pemrograman yang cocok untuk standalone app adalah C++ dan Java yang kompleks, memiliki banyak objek dan fungsi. C++ dan Java dapat Anda gunakan untuk membuat aplikasi dengan bahasa itu saja. 

Namun, jika menggunakan JavaScript Anda harus mengkombinasikannya dengan bahasa pemrograman lainnya. Bahasa pemrograman paling umum yang digunakan bersamaan dengan JS adalah HTML dan CSS. 

  1. Objek Terbatas

Kekurangan JavaScript selanjutnya adalah objeknya yang terbatas. Karena ini pula JavaScript jadi cukup sederhana dan tidak memiliki banyak fitur di dalamnya. Kondisi umum JS membuatnya tidak cocok dijalankan secara tunggal untuk aplikasi yang kompleks. 

  1. Keamanan Rendah

Kelemahan lain JavaScript adalah dari segi keamanan. Hal ini karena JavaScript banyak dijalankan dari sisi client, sehingga pengawasan terhadap peretas jadi kurang baik. Kemampuan enkripsi bahasa pemrograman satu ini juga belum terlalu baik. Hal ini membuat kode dan data aplikasi Anda bisa diakses banyak pihak dan rentan dieksploitasi. 

Baca Juga: Rekomendasi Programming Language/Bahasa Pemrograman Terbaik 2022

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang JavaScript mulai dari fungsi, sejarah, hingga kelebihan dan kekurangannya. Apakah Anda tertarik membangun web atau aplikasi dengan bahasa pemrograman yang satu ini? JavaScript termasuk mudah untuk dipelajari, asalkan Anda konsisten dan sabar dalam proses menguasainya. 

Jika sudah membuat aplikasi, Anda tentu butuh layanan hosting agar aplikasi tersebut bisa online dan diakses oleh pengguna. Yuk, coba VPS NVME dari IDCloudHost yang cepat dan handal dengan sistem pembayaran pay-as-you-go yang fleksibel, cocok untuk mendeploy berbagai project terbaru Anda. 

 

Related Post :