8 Bahasa Pemrograman Web Terbaik dan Cocok untuk Pemula

Informasi / 0 | | 0

Jika ingin berkecimpung di dunia IT, khususnya programming, Anda sebaiknya memilih satu bidang yang ingin dijadikan spesialisasi. Salah satu bidang yang banyak dibutuhkan industri dan bisa Anda coba adalah pemrograman web. Untuk bisa menguasainya, Anda tentunya harus mempelajari bahasa pemrograman web terlebih dahulu. 

Ada banyak bahasa pemrograman web yang tersedia saat ini. Umumnya, bahasa pemrograman tersebut dibagi untuk 2 kebutuhan, yakni front-end dan back-end development. Banyaknya bahasa pemrograman ini mungkin membuat Anda yang pemula bingung harus mempelajari apa saja. Simak penjelasannya berikut ini, ya. 

Baca Juga: Profesi Web Developer : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya

8 Bahasa Pemrograman Web yang Wajib Dipelajari 

Pemrograman web adalah bidang yang sejak dulu sangat menjanjikan untuk dipelajari. Terutama saat ini dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kebutuhan industri akan web developer juga semakin meningkat. Apakah Anda ingin menjadi salah satunya? Berikut beberapa bahasa pemrograman yang wajib Anda pelajari. 

  1. JavaScript

bahasa pemrograman web javascript

JavaScript adalah bahasa skrip yang ringan dan fleksibel. Bahasa pemrograman ini adalah salah satu yang memiliki paling banyak pengguna di seluruh dunia. JavaScript biasanya digunakan untuk meningkatkan dan menambahkan fungsi pada halaman website. Anda dapat menambahkan tombol sederhana, memodifikasi tampilan scrolling, hingga membuat animasi yang kompleks dengan bahasa pemrograman ini. 

Dengan JavaScript yang terinstal di komputer Anda, Anda dapat membuat perubahan pada bagian mana pun dari situs web dan membuat halaman yang sama sekali baru dari awal. Sebagian besar pengguna internet sudah mengaktifkan JavaScript, yang berarti JavaScript memiliki dukungan browser yang sangat baik, menjadikannya salah satu bahasa pemrograman web terbaik. 

Saat ini, JavaScript sudah digunakan oleh 97% website di seluruh dunia. Ini berarti hampir semua perusahaan besar dan organisasi penting menggunakan bahasa pemrograman satu ini untuk mengembangkan website dan aplikasi mereka. Hal ini menjadikan JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang wajib Anda kuasai untuk menjadi web developer yang handal. 

  1. HTML/CSS

html dan css

HTML dan CSS sebenarnya bukan bahasa pemrograman, namun keduanya adalah tulang punggung dalam pengembangan web. Karena itu, setiap web developer wajib mempelajarinya. HTML menyediakan struktur web, sementara CSS membantu Anda mendesain tampilannya agar lebih menarik secara visual. Bagi Anda yang berminat menjadi seorang front-end developer, menguasai CSS akan sangat membantu Anda. 

HTML dan CSS adalah bahasa yang sederhana dan mudah dipelajari. Jika konsisten mempelajari konsep dan mempraktekkannya, Anda bisa menguasai keduanya dalam hitungan minggu saja. Sebab diantara semua bahasa pemrograman, HTML adalah yang paling sederhana. Bahkan, banyak developer yang memulai dari belajar HTML terlebih dahulu, lho. Sebagian besar website dibangun di atas HTML, karena itu markup language satu ini adalah dasar yang harus Anda pahami. 

  1. Phyton

bahasa pemrograman web phyton

Phyton adalah bahasa pemrograman web yang sangat populer dan fleksibel. Bahasa pemrograman yang serbaguna ini dapat Anda manfaatkan untuk berbagai industri dan kebutuhan. 

Apalagi saat ini banyak perusahaan teknologi terkemuka mencari orang-orang yang memahami Phyton. Dari pengembangan web hingga big data, semuanya bisa Anda lakukan dengan Phyton. Menariknya lagi, bahasa pemrograman ini cukup mudah dipelajari oleh pemula. 

Karena sintaks pada Phyton tidak terlalu rumit, Anda bisa dengan mudah menulis kode yang bersih dan bebas bug. Phyton adalah bahasa pemrograman open source yang sudah ada sejak tahun 1991. Namun, bahasa pemrograman ini jadi semakin populer beberapa tahun belakangan karena dapat dipakai untuk berbagai sistem. Saat ini, banyak perusahaan menggunakan phyton untuk machine learning, AI, big data, dan robotika. 

Baca Juga: Mengenal Fungsi Bahasa Pemrograman Populer Phyton

  1. Java

bahasa pemrograman java

Java adalah bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam pengembangan website dan aplikasi berbasis web. Tidak hanya itu, Java juga digunakan untuk membangun berbagai aplikasi lainnya. Bahkan, sistem operasi Android juga dibangun dengan basis Java. Java merupakan bahasa pemrograman yang handal, aman, dan fleksibel untuk pengembangan web. 

Java pertama kali rilis pada tahun 1996, dan masih terus berkembang hingga saat ini. Bahasa pemrograman satu ini memiliki berbagai fitur handal untuk meningkatkan fungsionalitas aplikasi secara keseluruhan. Selain itu, Java juga merupakan bahasa pemrograman yang paling umum digunakan dari sisi server, lho. Dengan menguasai bahasa pemrograman yang satu ini, Anda akan lebih mudah bekerja untuk perusahaan-perusahaan teknologi. 

  1. PHP

bahasa pemrograman web php

Banyak digunakan oleh web developer, PHP adalah salah satu bahasa skrip sisi server yang paling populer digunakan. Jika Anda ingin membangun website dinamis dengan WordPress, memulai karir Anda sebagai web developer atau menambah keahlian Anda di bidang ini, PHP adalah bahasa pemrograman yang tepat untuk memulai.

Bahasa ini didasarkan pada C dan menggabungkan banyak konsep dari JavaScript, yang membuatnya sangat mudah untuk dipelajari jika Anda memiliki pengalaman coding sebelumnya. Selain itu, karena bahasa ini gratis dan berjalan di banyak platform. Mulai dari Windows, Linux, dan Mac OS. PHP merupakan bahasa pemrograman dengan fleksibilitas maksimum dan sangat cocok untuk membangun website yang handal.

  1. Go

bahasa pemrograman web golang

Go adalah bahasa pemrograman open-source yang modern dengan silsilah yang mengesankan. Google menggambarkan Go sebagai penggabungan ide-ide hebat dari bahasa pemrograman seperti C++ dan Haskell dengan fitur-fitur dalam bahasa skrip modern seperti Python, Ruby, dan JavaScript. 

Bahasa pemrograman ini memiliki fitur Goroutines yang memudahkan untuk membuat aplikasi yang dapat menangani jutaan koneksi simultan tanpa menambahkan server atau perangkat keras tambahan. Kinerjanya tidak tertandingi untuk bahasa tingkat sistem, membuatnya ideal untuk membangun layanan dan sistem back-end yang cepat dan mampu mengelola banyak data kompleks.

  1. Ruby

bahasa pemrograman ruby

Sebagai bahasa berorientasi objek, Ruby memungkinkan Anda untuk membangun aplikasi yang kompleks dengan mudah. Fokusnya pada kesederhanaan dan produktivitas adalah pilihan yang sangat baik jika Anda ingin mengembangkan prototipe cepat atau tools sederhana untuk mengotomatisasi tugas. 

Jika Anda berencana untuk membuat produk yang lengkap, Ruby juga punya berbagai framework yang dapat mendukung hal itu, seperti Ruby on Rails. Rails adalah framework full-stack gratis dan open-source yang dioptimalkan untuk memudahkan pekerjaan developer. Anda dapat menggunakannya untuk front-end maupun back-end. 

Ruby memungkinkan Anda lebih mudah untuk bekerja pada beberapa proyek sekaligus dan mempercepat kemajuan Anda karena dibutuhkan lebih sedikit waktu untuk menghasilkan fitur atau fungsi baru dengan bahasa pemrograman ini. Dapat dikatakan bahwa Ruby on Rails mendorong programmer untuk membuat komponen yang dapat digunakan kembali secara default.

Baca Juga: Apa Itu Ruby? Framework, Kelebihan dan Kekurangannya

8. SQL

Jika Anda ingin melakukan proyek web yang melibatkan data science atau bekerja dengan dataset besar, SQL adalah pilihan yang tepat. Hal ini karena database query yang satu ini  sangat baik dan memiliki kapasitas untuk analisis data. 

Mendapatkan pemahaman yang kuat tentang SQL bisa memakan waktu berbulan-bulan, tapi akan memiliki dampak yang signifikan dalam peluang karir. Versi SQL yang lebih canggih seperti MySQL dan PostgreSQL juga banyak digunakan dalam data science, sehingga menguasainya bisa membantu Anda untuk jadi developer handal. 

Baca Juga: Mengenal PostgreSQL : Pengertian, dan Kegunaan Terlengkap

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang bahasa pemrograman web yang dapat Anda pelajari jika ingin meniti karir sebagai web developer. Sebagai awalan, Anda tidak perlu mempelajari semuanya sekaligus, lho. Pilihlah satu bahasa pemrograman terlebih dahulu untuk memulai. Setelah itu, pelajari dengan konsisten hingga Anda mahir menggunakannya. 

 

Related Post :

popup image