Faulty Application Attack atau serangan aplikasi yang rusak merupakan salah satu jenis masalah siber pada aplikasi tertentu yang pastinya merugikan. Banyak orang mungkin belum mengetahui dengan pasti mengenai serangan siber satu ini. Karena itu, berikut akan kita bahas lebih lanjut tentangnya termasuk berbagai dampak negatifnya yang bisa terjadi. Simak pembahasannya pada artikel berikut.
Mengenal Apa Itu Faulty Application Attack
Faulty Application Attack atau serangan aplikasi yang rusak sebenarnya bukan menjadi istilah baru dalam keamanan siber. Istilah tersebut merujuk pada teknik serangan siber pada aplikasi dengan memanfaatkan kelemahan atau kesalahan dalam aplikasi tersebut. Serangan ini sering dilakukan untuk tujuan jahat seperti mengganggu fungsinya hingga mendapat akses tidak sah.
Serangan ini bisa menargetkan aplikasi tertentu yang tidak dioptimalkan terutama dalam hal keamanannya. Tujuannya yaitu untuk menguras sumber daya sistemnya hingga dapat menyebabkan kegagalan server. Selain itu, target lainnya yaitu data base yang terintegrasi secara lemah serta memiliki potensi kerentanan sehingga bisa menjadi korban serangan siber ini.
Dampak dari Faulty Application Attack

Jika penjahat siber berhasil menyerang aplikasi karena kelemahan dan kerentanannya maka bisa memberikan banyak dampak negatif yang sangat merugikan. Berikut ini adalah beberapa dampaknya tersebut:
Kerugian Secara Finansial
Dampak Faulty Application Attack pertama yaitu bisa menyebabkan kerugian secara finansial karena harus mengeluarkan biaya untuk memulihkan aplikasi atau membayar denda karena berbagai masalah yang disebabkan serangan siber. Selain itu serangan ini pun bisa menyebabkan kerugian finansial karena pendapatan yang berkurang karena adanya gangguan pada aplikasi.
Kerugian finansial juga bisa terjadi jika penyerang berhasil mencuri berbagai informasi terkait masalah keuangan sehingga bisa melakukan tindakan seperti pembobolan rekening bank maupun berbagai saldo digital. Hal tersebut tentu bisa membuat perusahaan aplikasi mengalami kehilangan besar hingga jutaan bahkan milyaran yang pastinya sangat merugikan.
Gangguan Operasional Aplikasi
Faulty Application Attack juga bisa melumpuhkan server hingga membuat aplikasi tidak bisa digunakan dengan normal seperti biasanya. Hal tersebut tentu akan membuat pengguna menjadi kesal dan menurunkan produktivitas mereka. Sebab mereka tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya lewat aplikasi tersebut. Pengguna pun tidak bisa melakukan apapun untuk mengembalikan fungsi aplikasi tersebut.
Kebocoran Data dan Informasi Rahasia
Dalam sebuah aplikasi sering kali terdapat data atau informasi penting yang tidak boleh diketahui oleh sembarang orang. Namun dengan adanya serangan siber ini maka risiko terjadinya kebocoran data dan informasi rahasia menjadi semakin besar. Jika data dan informasi tersebut benar-benar bocor tentunya hanya akan merugikan bagi pihak perusahaan aplikasi itu sendiri.
Pencurian Identitas
Bukan hanya menyebabkan kebocoran data dan informasi rahasia saja, serangan ini juga bisa menyebabkan kebocoran informasi identitas yang pada akhirnya bisa berujung pada pencurian identitas untuk dipakai dalam hal buruk. Contohnya untuk membuat akun palsu, melakukan penipuan, mengajukan pinjaman atas nama korban, dan hal lainnya yang merugikan.
Baca juga: Single Session VERB Attack, Evolusi Baru Serangan HTTP Flood
Kehilangan Data Penting
Faulty Application Attack juga bisa menyebabkan hilangnya data penting dalam aplikasi yang sebenarnya masih sangat dibutuhkan. Misalnya sata pelanggan atau pengguna, informasi bisnis, hingga catatan-catatan tertentu yang penting. Hilangnya data-data penting ini tentu akan memberikan kerugian serta gangguan yang cukup serius pada sistem operasional perusahaan aplikasi tersebut.
Rusaknya Reputasi dan Kepercayaan
Bagi perusahaan, serangan siber pada aplikasi yang bisa menyebabkan kebocoran informasi hingga gangguan fungsi tentu bisa merusak kepercayaan pengguna sekaligus reputasi perusahaan itu sendiri. Lama kelamaan tentu pengguna atau pelanggan bisa menurun yang kemudian menyebabkan penurunan penghasilan hingga membuat perusahaan gulung tikar.
Risiko Hukum
Jika sampai data atau informasi pengguna atau pelanggan aplikasi bocor, tentu akan menyebabkan masalah hukum bagi perusahaan. Sebab privasi data pribadi memang menjadi hal yang sangat penting dan sangat dijaga. Sehingga jika terjadi pelanggaran maka perusahaan harus bertanggung jawab dan berurusan dengan hukum yang pastinya cukup merepotkan.
Baca juga: Recursive GET Attack, Penyalahgunaan GET Serangan DDoS
Bagaimana Faulty Application Attack Bekerja?
- Penyerang mencari dan mengidentifikasi kerentanan pada aplikasi target, misalnya bug pada pengolahan input atau kesalahan logika.
- Serangan diluncurkan dengan mengirimkan permintaan berbahaya yang memanfaatkan celah ini.
- Aplikasi yang memiliki kesalahan tersebut menjadi overload, crash, atau berhenti merespon.
- Server gagal melayani permintaan pengguna sah karena sumber daya habis atau aplikasi crash.
- Dampak yang terjadi adalah gangguan layanan yang bisa berlangsung lama jika tidak segera diperbaiki.
Contoh Serangan Faulty Application Attack
Contoh atau bentuk serangan siber pada aplikasi karena kurangnya keamanan cukup beragam. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:
DDoS
DDoS attack adalah serangan yang bertujuan mengganggu lalu lintas normal dari layanan, server, aplikasi, atau jaringan. Caranya yaitu memanfaatkan kerentanan aplikasi untuk membanjirinya dengan lalu lintas internet. Serangan ini bisa membuat fungsi aplikasi terganggu dan tidak bisa diakses. Penyerang mungkin akan meminta bayaran untuk menghentikan serangan tersebut.
Zero-Day Attack
Zero-Day Attack adalah serangan yang dilakukan dengan mengeksploitasi celah keamanan pada perangkat lunak dan terjadi pada hari pertama setelah celah tersebut ditemukan. Serangan dilakukan dengan membuat atau membeli kode eksploitasi untuk memanfaatkan kelemahan aplikasi dan memungkinkan peretasan untuk melakukan berbagai hal tanpa disadari pemilik aplikasi.
Man-in-the-Middle
Man-in-the-Middle atau MITM adalah Faulty Application Attack dimana penyerang menyusup hingga memanipulasi komunikasi antara dua pihak yang seharusnya aman. Dengan cara tersebut penyerang bisa memata-matai, mencuri informasi, hingga mengubah atau memasukkan data ke dalam komunikasi tersebut tanpa sepengetahuan kedua pihak yang terlibat.
SQL Injection
SQL Injection adalah serangan yang memanfaatkan celah keamanan pada aplikasi dengan menggunakan perintah atau query SQL memakai alat tertentu untuk mengakses database. Hal tersebut bisa membuat peretas masuk tanpa proses otentikasi dan akhirnya bisa melakukan berbagai tindakan sesuka hati sesuai dengan tujuan pribadi peretas yang merugikan pihak pemilik aplikasi.
Cross-Site Scripting
Selanjutnya ada Cross-Site Scripting atau XSS yaitu Faulty Application Attack dimana penyerang memasukkan skrip berbahaya ke dalam sistem aplikasi. Skrip tersebut bisa dipakai untuk mengunduh bahkan menyebarkan malware pada perangkat korban hingga akhirnya bisa menyebabkan pencurian data, manipulasi konten, pembajakan akun, hingga kerusakan reputasi dan masalah finansial.
Cara Mencegah Faulty Application Attack
Mengingat dampaknya yang sangat berbahaya dan merugikan, penting untuk mencegah serangan siber pada aplikasi ini. Caranya sendiri cukup beragam seperti berikut ini:
Melakukan Audit Keamanan Berkala
Langkah pertama yaitu dengan melakukan audit keamanan secara berkala guna memastikan tidak ada celah keamanan atau mengetahui celah tersebut lebih awal sehingga bisa melakukan penanganan sebelum dimanfaatkan oleh penyerang siber.
Menggunakan WAF
Cara mencegah Faulty Application Attack selanjutnya menggunakan WAF yang bertujuan untuk mendeteksi serta memblokir serangan sebelum akhirnya mencapai aplikasi. Alat ini menjadi lapisan perlindungan awal ketika penyerang hendak memulai menyerang aplikasi.
Menerapkan Konfigurasi Keamanan
Menerapkan konfigurasi keamanan aplikasi yang kuat juga menjadi hal penting. Cara ini mampu membantu memastikan keamanan aplikasi dan membuatnya lebih sulit untuk ditembus berbagai macam serangan siber yang berbahaya dan merugikan.
Menggunakan Antivirus Handal
Cara lainnya yaitu dengan menggunakan antivirus handal untuk meningkatkan keamanan. Antivirus bisa mendeteksi virus maupuan malware yang masuk kemudian mengatasinya agar tidak menyebabkan masalah keamanan pada aplikasi sehingga aplikasi terjaga.
Baca juga: Multiple VERB Single Request, Serangan Tanpa Terdeteksi
Penutup
Faulty Application Attack atau serangan aplikasi rusak memang benar-benar menjadi masalah yang sangat mengancam. Serangan siber ini bisa memberikan banyak dampak negatif bagi perusahaan. Karena itu penting untuk meningkatkan keamanan aplikasi. Sebelum terlambat, terapkan langkah-langkah pencegahan serangan siber di atas dan lindungi aplikasi secara maksimal.
Untuk perlindungan lapisan jaringan dan aplikasi yang lebih kuat, pertimbangkan Layanan Anti-DDoS IDCloudHost terintegrasi dengan solusi mitigasi profesional yang menyediakan mitigasi serangan, pemantauan real-time, dan dukungan 24/7 untuk menjaga ketersediaan layanan Anda.