Mungkin banyak diantara kita yang bertanya-tanya, apa itu ARP? Ibarat tukang pos, ARP bertugas untuk mencari alamat MAC pada IP Address suatu perangkat untuk proses pengiriman data. Tanpa ARP, perangkat tidak akan pernah tahu kemana mereka harus mengirimkan data secara langsung. Pada artikel ini kita akan mengenal lebih lanjut tentang Address Resolution Protocol dan cara kerjanya dalam jaringan
Daftar Isi
Apa Itu Address Resolution Protocol (ARP)?
Address Resolution Protocol atau yang umum dikenal sebagai ARP adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mencari dan mendapatkan MAC Address perangkat di suatu jaringan berdasarkan pada alamat IP. Pertama kali dikembangkan pada tahun 1982, protokol ini berguna untuk mengatasi masalah yang sering muncul dalam bentuk konflik alamat IP pada jaringan komputer pada masa itu. Dalam lapisan jaringan bermodel OSI layer, bekerja antara layer 2 dan 3.
Digunakan ketika pengguna ingin berkomunikasi di jaringan area lokal atau ethernet. Jaringan ini membutuhkan alamat MAC pengirim dan penerima sebelum transfer antar data dilakukan. Tanpa MAC address, maka pengguna tidak akan bisa melakukan komunikasi, mengirim, menerima, maupun bertukar paket data dengan perangkat lain. Artinya, ini merupakan salah satu protokol yang sangat penting dalam jaringan.
Baca juga : Mengenal AI Claude dan Contohnya Penggunaannya di Dunia Bisnis
Kelebihan dan Kekurangan ARP

ARP memberikan sejumlah kelebihan seperti mempermudah pengguna dalam mengetahui alamat MAC apabila alamat IP diketahui. Melalui cache perangkat bisa mengurangi kebutuhan broadcast dengan menyimpan data alamat MAC, sehingga bisa meminimalkan latensi dan penggunaan bandwidth. Kemudian, protokol ini juga mendukung lingkungan yang dinamis. Dimana, apabila terdapat perangkat yang berganti alamat IP atau jaringan diperbarui, maka otomatis akan memperbarui cache tanpa memerlukan konfigurasi secara manual.
Sayangnya, ARP memiliki kelemahan terutama dalam aspek keamanan, seperti resiko serangan ARP Spoofing dan ARP Denial of Service. ARP Spoofing adalah serangan yang memungkinkan pelaku jahat untuk menyerang jaringan ethernet. Serangan ini bisa menyebabkan data frame sniffing pada LAN yang diaktifkan. Kemudian, ada pula Address Resolution Protocol Denial of Service yaitu sebuah serangan dimana penyerangnya akan menghentikan lalu lintas jaringan LAN.
Baca juga : Mengenal HAProxy Load Balancer Open Source Kinerja Makimal
Cara Kerja Address Resolution Protocol
Address Resolution Protocol bekerja melalui beberapa tahapan. Berikut adalah cara kerjanya dalam jaringan komputer
Pemeriksaan Cache ARP
Ketika Perangkat Satu ingin mengirim paket ke Perangkat Dua, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa cache ARP lokal. Cache ARP adalah tabel yang menyimpan daftar alamat IP dan alamat MAC secara berpasangan yang sudah ditemukan sebelumnya. Jika entri untuk IP tujuan suda ada dan masih valid, maka Perangkat Satu bisa langsung mengirim data tanpa perlu memintanya lagi.
Tetapi, jika entri tidak ditemukan atau sudah kedaluwarsa, maka Perangkat Satu harus melakukan resolusi alamat baru. Proses ini bertujuan untuk menghindari broadcast berulang sehingga bisa menghemat bandwidth dan mempercepat komunikasi. Cache ARP biasanya memiliki masa tertentu yang menandakan kapan entri perlu diperbarui atau dihapus.
Menyiapkan ARP Request
Jika alamat MAC yang dicari tidak ada dalam cache ARP, maka Perangkat Satu akan mengirim pesan ARP Request.Pesan ini berisi alamat IP pengirim, alamat IP tujuan, dan alamat MAC pengirim. Namun, alamat MAC tujuan dibiarkan kosong. Adapun untuk operasi kode dari ARP Request ini adalah “1” yang berarti permintaan. Kemudian, pesan akan dikemas dalam bentuk frame Ethernet dengan MAC tujuan broadcast agar seluruh perangkat di LAN menerimanya.
Broadcast ARP Request Semua Perangkat
Pesan ARP Request akan di broadcast ke semua perangkat di LAN yang sama. Setelah proses ini, semua perangkat tersebut akan menerima pesan ini. Masing-masing perangkat akan memeriksa apakah IP yang diminta sama dengan IP mereka. Jika tidak cocok, maka perangkat akan diam dan tidak menanggapinya. Hanya perangkat yang memiliki IP yang dimaksud yang akan memproses permintaan lebih lanjut.
Perangkat Tujuan Merespon
Perangkat Dua yang memiliki alamat MAC yang diminta akan membalas dengan ARP Reply. ARP Reply berupa paket uncast langsung ke Perangkat Satu. Pesan balasan mencakup alamat MAC yang diminta dan alamat IP Perangkat Dua. ARP Reply memiliki opcode “2” yang berarti respons. Karena bersifat unicast, maka hanya Perangkat Satu saja yang menerima balasan ini, bukan seluruh jaringan.
Penyimpanan di Cache ARP
Setelah menerima ARP Reply, Perangkat Satu memperbarui daftar cache ARP-nya dengan entri baru. Selain itu, Perangkat Dua juga bisa menyimpan informasi alamat MAC dan IP pengirim dalam cache-nya untuk mempercepat proses komunikasi. Cache ini memungkinkan Perangkat Satu untuk mengirim paket selanjutnya ke Perangkat Dua tanpa proses broadcast ulang. Namun, secara otomatis paket cache Address Resolution Protocol akan kadaluarsa dan dibersihkan jika tidak digunakan dalam periode tertentu.
Pengiriman Data
Dengan alamat MAC tujuan yang sudah diketahui, maka Perangkat Satu sudah bisa melakukan pengiriman data kepada Perangkat Dua. Seluruh komunikasi berikutnya dalam jangka waktu tertentu berlaku akan menggunakan alamat MAC ini secara langsung. Setelah masa hidup ARP entri habis, proses ARP akan diulang jika komunikasi ingin dilanjutkan.
Baca juga : Mengapa Perusahaan HArus Beralih ke Layanan Private Cloud?
Penutup
Address Resolution Protocol adalah protokol penting dalam jaringan untuk menemukan alamat MAC hanya dengan menggunakan alamat IP. Proses ini sangat sederhana namun efektif dalam mempermudah proses pencarian alamat MAC dan memperlancar proses pengiriman data. Namun, untuk memastikan kelancaran dan keamanan komunikasi data, dibutuhkan infrastruktur jaringan yang handal dan terpercaya. IDCloudHost menawarkan layanan Cloud VPS yang dapat diandalkan, coba sekarang!