Apa Itu Network Detection and Response (NDR)?

Technology

Jaringan menjadi salah satu bagian penting dalam operasional bisnis karena menghubungkan perangkat, aplikasi, server, layanan cloud, hingga pengguna. Semakin luas jaringan yang digunakan perusahaan, semakin banyak pula aktivitas yang perlu dipantau. Kondisi ini membuat tim keamanan perlu mengetahui aktivitas normal sekaligus mengenali pola yang mencurigakan.

Salah satu pendekatan yang membantu kebutuhan tersebut adalah Network Detection and Response (NDR). Teknologi ini memantau lalu lintas jaringan dan menganalisis aktivitas untuk menemukan perilaku yang tidak biasa atau berpotensi menjadi ancaman. NDR juga dapat membantu tim keamanan merespons insiden dengan lebih cepat ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

Baca Juga : Mengenal Strategi Backup 3-2-1, Metode Terbaik Melindungi Data Bisnis dari Kehilangan

Apa Itu Network Detection and Response (NDR)?

Network Detection and Response (NDR) merupakan teknologi keamanan siber yang berfokus pada pemantauan dan analisis aktivitas jaringan. NDR menggunakan analisis perilaku, machine learning, artificial intelligence, dan metode deteksi non-signature untuk menemukan aktivitas yang berbeda dari pola jaringan normal.

Berbeda dari pendekatan yang hanya mencari tanda atau signature ancaman yang sudah dikenal, NDR juga mempelajari perilaku jaringan. Pendekatan ini membantu tim keamanan menemukan aktivitas mencurigakan yang mungkin tidak memiliki signature yang jelas.

Misalnya, sebuah perangkat biasanya hanya mengakses beberapa layanan internal. Kemudian, perangkat tersebut mulai melakukan koneksi ke berbagai alamat yang tidak biasa atau mengirimkan data dalam jumlah besar. NDR dapat mengenali perubahan pola tersebut dan memberikan peringatan kepada tim keamanan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mengapa NDR Penting bagi Keamanan Jaringan?

Perusahaan saat ini tidak hanya menjalankan jaringan di lingkungan lokal. Banyak organisasi juga menggunakan cloud, perangkat IoT, aplikasi SaaS, dan berbagai layanan yang saling terhubung. Kondisi ini membuat lingkungan jaringan semakin kompleks dan meningkatkan jumlah aktivitas yang perlu diperhatikan.

Alat keamanan tradisional seperti firewall dan IDS tetap memiliki peran penting. Namun, pendekatan berbasis signature memiliki keterbatasan ketika menghadapi ancaman baru atau aktivitas berbahaya yang menyerupai perilaku normal. NDR membantu mengisi celah tersebut dengan menganalisis pola aktivitas jaringan.

NDR juga memberikan visibilitas terhadap lalu lintas yang bergerak masuk dan keluar jaringan maupun aktivitas yang terjadi di dalam jaringan. Visibilitas ini membantu tim keamanan memahami sumber aktivitas mencurigakan dan melihat kemungkinan pergerakannya di lingkungan internal.

Bagaimana Cara Kerja NDR?

Secara umum, NDR bekerja dengan mengumpulkan data aktivitas jaringan, mempelajari pola normal, mendeteksi penyimpangan, lalu membantu tim mengambil tindakan. Prosesnya dapat dijelaskan melalui beberapa tahap berikut.

1. Mengumpulkan Data Jaringan

NDR mengumpulkan data dan metadata dari aktivitas jaringan. Sumbernya dapat berasal dari lalu lintas jaringan, perangkat jaringan, firewall, endpoint, maupun sumber lainnya. Data tersebut membantu NDR mendapatkan gambaran mengenai aktivitas yang terjadi di dalam lingkungan jaringan. Fortinet menjelaskan bahwa NDR dapat menggunakan sensor untuk mengumpulkan metadata jaringan secara terus-menerus.

2. Mempelajari Perilaku Normal

Setelah mengumpulkan data, NDR menganalisis aktivitas tersebut untuk membentuk gambaran mengenai perilaku jaringan yang normal. Misalnya, sistem dapat mempelajari perangkat mana yang biasanya berkomunikasi, layanan apa yang sering digunakan, serta pola lalu lintas yang umum terjadi. Pola ini kemudian menjadi acuan ketika NDR mencari aktivitas yang berbeda.

3. Mendeteksi Aktivitas yang Tidak Biasa

NDR terus membandingkan aktivitas jaringan dengan pola normal yang telah dipelajari. Ketika menemukan penyimpangan, NDR dapat memberikan peringatan kepada tim keamanan.

Penyimpangan tersebut dapat berupa akses yang tidak biasa, transfer data dalam jumlah besar, komunikasi dengan alamat yang mencurigakan, atau aktivitas internal yang berbeda dari kebiasaan.

4. Membantu Respons terhadap Ancaman

Setelah menemukan aktivitas mencurigakan, NDR dapat memberikan informasi kepada tim keamanan untuk melakukan pemeriksaan. Beberapa solusi juga mendukung tindakan otomatis, seperti memutus koneksi jaringan yang mencurigakan atau mengisolasi perangkat tertentu.

NDR juga dapat terhubung dengan solusi keamanan lain seperti SIEM, SOAR, dan EDR. Integrasi ini membantu tim menggabungkan informasi dari berbagai sumber dan mempercepat proses penanganan insiden.

Baca Juga : Cara Mengelola Banyak Aplikasi Web Sekaligus Satu Dashboard

Apa Itu Network Detection and Response (NDR)?

Apa Saja Manfaat NDR?

Penggunaan NDR dapat memberikan beberapa manfaat bagi organisasi, terutama ketika perusahaan memiliki lingkungan jaringan yang semakin kompleks.

Meningkatkan Visibilitas Jaringan

NDR membantu tim keamanan melihat aktivitas jaringan secara lebih menyeluruh. Pemantauan tidak hanya mencakup lalu lintas yang masuk dan keluar, tetapi juga aktivitas yang terjadi antar perangkat di dalam jaringan. Visibilitas seperti ini dapat membantu tim menemukan aktivitas mencurigakan yang mungkin tidak terlihat dari pemantauan perimeter saja.

Membantu Mendeteksi Ancaman yang Tidak Dikenal

NDR tidak hanya mengandalkan signature ancaman. Analisis perilaku dan machine learning memungkinkan teknologi ini mencari pola yang menyimpang dari kondisi normal. Pendekatan tersebut dapat membantu tim menemukan aktivitas mencurigakan meskipun ancaman belum memiliki signature yang diketahui.

Mempercepat Respons Insiden

Peringatan secara real-time atau mendekati real-time membantu tim mengetahui potensi ancaman lebih cepat. NDR juga dapat memberikan konteks mengenai aktivitas jaringan sehingga tim memiliki informasi yang lebih lengkap ketika melakukan investigasi.

Mendukung Threat Hunting

Data jaringan yang dikumpulkan NDR dapat membantu tim keamanan melakukan threat hunting. Tim dapat menggunakan informasi tersebut untuk mencari pola aktivitas mencurigakan yang sebelumnya belum terdeteksi.

Mendukung Lingkungan Cloud dan Hybrid

NDR juga dapat digunakan pada lingkungan yang menggabungkan infrastruktur lokal dan cloud. Kemampuan ini membantu perusahaan menjaga visibilitas ketika data dan beban kerja tersebar di berbagai lingkungan.

NDR dan Solusi Keamanan Lainnya

NDR bukan pengganti seluruh solusi keamanan jaringan. Teknologi ini justru dapat bekerja bersama berbagai alat keamanan lain untuk memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh.

NDR vs EDR

NDR berfokus pada aktivitas dan lalu lintas jaringan, sedangkan Endpoint Detection and Response (EDR) berfokus pada perangkat endpoint seperti komputer, laptop, dan perangkat pengguna. Keduanya dapat saling melengkapi. NDR memberikan gambaran mengenai komunikasi jaringan, sementara EDR membantu tim melihat aktivitas pada perangkat yang terhubung ke jaringan.

NDR vs SIEM

Security Information and Event Management (SIEM) berfokus pada pengumpulan, pengelolaan, dan analisis log serta peristiwa keamanan dari berbagai sumber. NDR lebih fokus pada aktivitas jaringan. Perusahaan dapat menghubungkan NDR dengan SIEM agar tim keamanan mendapatkan konteks tambahan mengenai aktivitas jaringan ketika melakukan investigasi.

NDR vs XDR

Extended Detection and Response (XDR) menggabungkan informasi dari berbagai lapisan keamanan, termasuk endpoint, jaringan, cloud, dan aplikasi. NDR menjadi salah satu sumber data yang dapat mendukung pendekatan XDR. Dengan integrasi tersebut, tim keamanan dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai kondisi lingkungan TI.

Apa Tantangan dalam Menggunakan NDR?

Meskipun memberikan banyak manfaat, NDR juga memiliki beberapa tantangan. Perusahaan perlu mempertimbangkan volume data jaringan yang besar karena proses pemantauan dan analisis membutuhkan sumber daya yang memadai.

NDR juga dapat menghasilkan false positive, yaitu peringatan terhadap aktivitas yang sebenarnya tidak berbahaya. Jika jumlah peringatan terlalu banyak, tim keamanan dapat mengalami alert fatigue dan kesulitan menentukan ancaman yang paling penting. Selain itu, perusahaan perlu memperhatikan biaya implementasi, kebutuhan tenaga ahli, skalabilitas, serta aspek privasi ketika melakukan pemantauan lalu lintas jaringan.

Kapan Perusahaan Membutuhkan NDR?

NDR dapat menjadi pilihan ketika perusahaan membutuhkan visibilitas jaringan yang lebih luas dan ingin meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Teknologi ini semakin relevan bagi perusahaan yang memiliki banyak perangkat, lingkungan hybrid cloud, jaringan internal yang kompleks, atau kebutuhan keamanan yang tinggi. NDR juga dapat membantu tim keamanan yang ingin memperkuat kemampuan monitoring dan threat hunting. Namun, perusahaan tetap perlu menyesuaikan penerapannya dengan ukuran jaringan, kebutuhan keamanan, sumber daya, serta solusi yang sudah digunakan.

Contoh Penerapan NDR dalam Bisnis

Bayangkan sebuah perusahaan memiliki server, komputer karyawan, aplikasi internal, dan layanan cloud yang saling terhubung. Dalam kondisi normal, setiap perangkat memiliki pola komunikasi tertentu.

Suatu hari, salah satu perangkat mulai berkomunikasi dengan alamat yang tidak biasa dan mengirimkan data dalam jumlah jauh lebih besar dari aktivitas sebelumnya. Perubahan tersebut dapat menarik perhatian NDR karena berbeda dari pola normal perangkat.

NDR kemudian memberikan peringatan kepada tim keamanan. Tim dapat memeriksa perangkat, melihat aktivitas jaringan yang berkaitan, dan menentukan tindakan yang diperlukan. Jika perusahaan menghubungkan NDR dengan solusi keamanan lain, tim juga dapat menggunakan informasi tambahan untuk mempercepat proses investigasi.

Baca Juga : Cara Mengoptimalkan Website dengan Programmatic SEO

Penutup

Network Detection and Response (NDR) membantu perusahaan memantau lalu lintas jaringan, mengenali perilaku yang tidak biasa, dan merespons potensi ancaman dengan lebih cepat. Dengan memanfaatkan analisis perilaku, machine learning, dan AI, NDR dapat melengkapi solusi keamanan tradisional serta memberikan visibilitas yang lebih luas terhadap aktivitas jaringan.

Untuk memperkuat keamanan lingkungan digital bisnis, Cyber Security dari IDCloudHost dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendukung kebutuhan perlindungan infrastruktur dan jaringan. Pendekatan keamanan yang tepat membantu perusahaan menjaga layanan tetap aman sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ancaman siber.