Cara Membuat Artikel Yang Ramah Mesin Pencari

Business, Content Marketing / 0 | | 0

Cara Membuat Artikel Yang Ramah Mesin Pencari – Sampai disini, kita sudah melanglang buana pada hampir seluruh topik bahasan di artikel artikel sebelumnya yang behubungan dengan onpage SEO. Ketika nama domain yang bagus sudah dipilih, wordpress sudah diinstall, themes dan plugins sudah disetup page-page sudah dibuat, tiba saatnya untuk menyiapkan konten yang disenangi Google.

Secara prinsip, caranya terbilang mudah.

Untuk bikin Google senang, kita hanya perlu membuat konten yang juga disenangi oleh pengunjung. Contoh terbaik berada di SERP Google untuk posisi puncak dari kata kunci yang ingin kita bidik. Maka lakukan riset, amati satu per satu dan temukan model kesenangan Google. Layaknya guru, konten-konten yang berada di pejwan cocok untuk digugu dan ditiru, tapi jangan dicopas.

Sembari Anda mengakrabkan diri dan mendapatkan pola dari konten-konten tersebut, mari kita bahas poin-poin penting konten secara lebih mendalam.

Artikel

Entah bagaimana di tempat Anda, tetapi di tempat dan era saya bersekolah dahulu, kelas bahasa bukanlah favorit para siswa orangtua. Bahkan sewaktu SMA saya hanya bisa memilih kelas IPA dan IPS saja karena kelas bahasa tidak tersedia. Selain peminat, kelas bahasa memang kerap dikait-kaitkan dengan kelas buangan.

ltu baru menyoal stereotip kelas bahasa di permukaan saja. Jika kita masuk sedikit lebih dalam lagi, ke dunia tulis-menulis, misalnya, bisa-bisa ia akan menjadi dobel sueam. Maka tak heran apabila sistem pendidikan kita berasyik-masyuk dengan pensil 2B, mistar bolong-bolong, UK (lembar jawab komputer) dan budaya pilihan gandaa.

Sementara itu, menjawab esai dan metode openbook yang populer di sistem pendidikan negara maju menjadi momok yang menakutkan disini.

Saya tidak mengatakan negara barat selalu bagus. Saya hanya ingin memberitahu jika sistem tersebut barangkali adalah salah satu sebab dari kemampuan literasi masyarakat Indonesia yang tertinggaal 4 tahun dari negara maju.S aya juga tidak pro dan negara maju. Saya hanya ingin memberitahu jika jepang  yang punya penduduk sekitar 128 juta jiwa memiliki toko buku hampir 20.000 banyaknya sementara Indonesia yang punya jumlah penduduk sekitar 260 juta jiwa hanya memiliki  700 toko buku saja.

Mengharkan

Padahal, menulis merupakan salah satu aspek penting dart kehidupan manusia. Dan seperti kata opa Stephen King, jika kita tidak memiliki waktu untuk membaca maka kita tidak akan memiliki waktu (atau alat) untuk menulis, semudah itu. Bahkan jka ada yang iseng bertanya kepada saya skill apa yang harus dipelajari, satu saja, yang dapat menjamin hidup (dan penghasilan), maka jawabannya adalah menulis. Semakin terang dan jelaslah pendapat saya tersebut ketika dihubungkan dengan era internet dan Google saat ini.

Meski konten tidak selalu identik dengan artikel, SERP Google yang didominasi oleh teks membuktikan betapa fundamentalnya ia dalam SEO. Dan tentu saja, menulis artikel untuk Google tidak dan Google saat ini. sama seperti menulis Surat Cinta Untuk Starla.

Berikut beberapa tips membuat artikel yang ramah terhadap mesin pencari Google:

* Skillful

Walau dimaksudkan agar teroptimasi di mesin pencari Google, artikel yang dibuat sejatinya diperuntukan bagi para pembaca yang membutuhkan informasi jangan main-main dengan artikel yang apa adanya karena andaikata pun dapat nangkring di pejwan karena satu sebab dan lain hal, artikel yang jelek akan mero dengan sendirinya seiring ketidakpuasan pembaca.

Untuk itulah kita membutuhkan artikel yang ditulis dengan baik. Jika Anda tidak bisa menulisnya upahlah orang lain yang memang terlatih unt menuliskan artikel yang diinginkan.

*Judul & Intro

Perbedaan paling hakiki antara menulis biasa dan menulis untuk SEO terletak pada bagaimana kita membuat judul dan 50 kata pertama dalam artikel. Dua elemen tersebut sangat penting dalam SEO.

Jika dapat, masukkanlah keyword di judul artikel. jika tidak memungkinkan, setidaknya masukkan frasa yang berhubungan dengan keyword disana. Judul merupakan headline yang selain mencerminkan isi, juga harus harus menarik perhatian dari orang yang membacanya. Jika perlu, Anda juga diperbolehkan untuk memasukkan dlickbait pada judul selama bukan yang menyesatkan. Panjang ideal dari judul sebaiknya tidak melebihi 60 karakter.

Sementara itu, 50 kata pertama dari artikel juga memiliki peran penting untuk menggambarkan keseluruhan isi. Elemen ini juga sebaiknya mengandung keyword atau frasa keyword yang ingin dioptimasi.

*Unik

Google menyukai artikel yang unik. Jangan pernah berpikir untuk membuat artikel dari hasil copy paste atau dengan spinner yang serba otomatis. Jika memang harus melakukan hal tersebut, pastikan porsinya tidak melebihi 10 % dari keseluruhan artikel . Selalu periksa menggunakan tools plagiarism checker kesayangan Anda.

*Panjang

Secara prinsip, semakin panjang artikel semakin lama pula seseorang akan membacanya. Tetapi ini dapat menjadi bumerang tatkala artikel tersebut memiliki mutu yang rendah.

Google sendiri menyukai artikel yang lebih panjang selama isinya relevan. Maka pastikan artikel yang dibuat memiliki jumlah kata minimal 400. Angka yang lebih ideal adalah 1000-2000 kata tergantung dari kata kunci dan taring kompetitor yang ada dari kata kunci tersebut. Meski panjang, pastikan artikel ditulis dalam paragraph-paragraph yang tidak terlampau panjang, sekitar 100-200 kata per paragraph. Untuk artikel yang sangat panjang, kita dapat menggunakan teknik paginasi yang memisahkan konten menjadi beberapa banyak plugins yang dapat membantu kita untuk itu.

*Kombinasi

Selain membuat artikel yang jelas, informatif dan enak dibaca, penambahan konten visual seperti gambar dan video cukup penting dalam SEO karena dapat membuat pembaca menjadi lebih betah. Maka sisipkan konten- konten visual di dalam artikel pada posisi yang tepat.

Related Post :

popup image