Cara Mengoptimalkan Bisnis Agar Tetap Bertahan Saat Wabah

Business, Content Marketing / 0 | | 0

Selama ini jika kita selalu berfokus pada bagaimana membangun sebuah bisnis dengan omzet yang besar dan dapat tersebar di seluruh tanah air mulai dapat dipatahkan. Pasalnya strategi inilah yang sangat merasakan dampaknya ketika wabah mulai menyebar.

Terutama di Indonesia, F&B, Ritel, dan Servis, yang paling terkena imbasnya adalah bisnis F&B. Dengan adanya himbauan dari presiden Joko Widodo untuk melakukan social distance dan menganjurkan agar Work From Home (WFH). Pusat perbelanjaan kini banyak yang tutup dan sepi.

Hingga beberapa karyawan di PHK, akibat perusahaan tidak mendapatkan pemasukan akibat dampak ini. Maka dari itu penting bagi anda untuk menjaga dan membuat inovasi didalam bisnis anda. Jadi, anda dapat mengantisipasi dampak dari berbagai masalah seperti ini. Yuk, simak artikel berikut ini.

 

1. Fokus Pada Online Delivery

 

Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap social distancing, dengan menggunakan delivery online dan pemesanan secara online akan membuat si pembeli tidak perlu repot – repot keluar rumah. Sehingga makanan akan datang dengan delivery dari tempat makan tersebut. Hal ini juga menjadi salah satu solusi dalam memanfaatkan teknologi terbaru.

Untuk pusat perbelanjaan maupun tempat makan sudah dapat dipastikan akan sepi. nah, maka dari itu untuk mengatisipasi omzet anda yang menurun nantinya. Anda harus mematangkan strategi food delivery temoat makan anda sendiri. Dengan menerapkan biaya pengantaran dimulai biasanya dengan jarak 5km dari tempat outlet anda.

Anda juga dapat memasukka outlet anda kedalam menu pada Gojek maupun Gofood. Karena saai ini memang pangsa pasar dalam mengantar makanan ini lebih anyak dikenal dari aplikasi layanan antar makanan ini. Nah, aplikasi semacam Gofood maupun Grabfood ini juga dapat memberikan iklan maupun membuat brand awerness bisnis makanan anda secara tidak langsung. Apalagi jika outlet anda memberikan diskon makanan maupun beberapa paket menarik lainnya.

 

2.Payment Gateway

 

Anjuran untuk tidak bersentuhan dan menjaga jarak satu sama lain akan membuat pelanggan kesulitan dalam membayar sejumlah barang atau kebutuhan yang ingin dibayar. Maka dari itu payment gateway merupakan sebuah solusi dari anjuran ini.

Selain lebih mudah dan praktis, anda juga tidak perlu keluar rumah untuk sekedar membayar sejumlah produk yang anda beli baik itu ke atm maupu ke outletnya langsung. Saat ini aplikasi payment gateway di Indonesia sudah ada berbagai macam.

Apalagi startup fintech yang kini sudah mulai bermunculan seperti DANA, OVO, DOKU yang merupakan sebuah aplikasi dompet digital masa kini untuk sistem pembayaran online. Belum lagi promo serta discount dan cashback dari aplikasi ini terhadap merchant mereka.

Namun, Perlu diperhatikan ialah keamanan dari aplikasi ini. Biasanya aplikasi dompet digital ini akan memberikan kode keamanan dan verifikasi sebagai bentuk kemananan dari aplikasi ini. Namun, tak jarang ada juga beberapa yang sempat kebobolan. Maupun keteledoran dari si pelanggan yang memberitahukan pin ini kepada orang lain.

Perlu kewaspadaan apabila ada yang menanyakan pin dari dompet digital anda ini. Bisa jadi ia ingin mengambil uang yang ada didalam aplikasi anda. Usahakan tetap menjaga rahasia pin anda dan tidak memberitahukannya kepada siapapun.

Baca Juga : Bisnis Web Hosting yang Menjanjikan Bagi Pebisnis Muda

 

3. Pilih Supplier Lokal

Akhir Bagi BlackBerry, Sebuah Ponsel Pintar Yang Tidak Lagi Mampu Bersaing Di Pasar Global
 

Seperti yang diketahui, pengiriman barang atau bahan baku dari luar negeri, terutama dari Tiongkok, masih mengalami keterlambatan. Guna mengatasinya, Anda bisa memilih supplier lokal dibandingkan supplier dari luar negeri.

Mengapa? Sebab belum ada informasi pasti mengenai kapan pembatasan pengiriman barang dari luar negeri akan berakhir. Untuk itu, tidak ada salahnya mencari supplier terpercaya agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona.

Di sisi lain, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi untuk memantau stok bahan baku di gudang. Dengan demikian, baik Anda maupun karyawan tidak perlu bolak-balik ke gudang hanya sekadar untuk mengecek ketersediaan bahan baku.

Kemudian, bagi Anda yang juga sedang menghindari tempat publik atau keramaian, Anda pun bisa memanfaatkan layanan dari Moka Fresh agar Anda atau karyawan tidak perlu berbelanja langsung ke pasar demi mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan. Dengan demikian, Anda dan karyawan bisa lebih terjaga dari paparan COVID-19.

 

4. Menggunakan Dana Darurat

Dana Darurat memang harus dipersiapkan dari jauh – jauh hari melainkan. Bayangkan, bila Anda tidak memiliki Dana Darurat, bagaimana Anda bisa mengantisipasi harga yang naik? Bagaimana Anda bisa mengatasi hal-hal mendadak yang tidka sesuai dengan business plan Anda?

Untuk itu, manfaatkanlah Dana Darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama saat wabah corona seperti sekarang ini. Manfaatkanlah juga pinjaman modal dari platform terpercaya supaya bisnis Anda tidak lesu.

 

4. Memberikan Shift karyawan

Akibat adanya wabah ini, maka kita harus memutus rantai penyebarannya adalah hal utama yang perlu diperhatikan setiap lapisan masyarakat. Untuk itu, demi mendukung kesehatan dan keselamatan bersama, Anda bisa mengatur shift karyawan selama masa pandemi ini, dengan menyesuaikan jam kerja mereka dengan pola transaksi per hari dan per jam. Dengan demikian, Anda bie memberi jarah work from home lebih banyak bagi karyawan Anda.

Nah, itulah dia 13 cara agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona. Pada intinya, Anda sebagai pemilik bisnis bisa memantau pekerjaan dari rumah, karyawan Anda lebih terlindungi, pelanggan juga akan merasa lebih aman dan diuntungkan karena transaksi yang cepat.

Baca Juga : Potensi Bisnis Hosting yang Menjanjikan Untuk Anda

 

Kesimpulan dan Penutup

Adanya wabah virus covid 19 ini, membuat para perusahaan kurang mempersiapkan diri untuk meghadapi kejadian wabah yang tiba – tiba terjadi. Namun, sebagai seorang pebisnis yang baik, anda harusnya jeli mengenali beberapa peluang dan mengganti strategi.

Strateginya antara lain yaitu dengan memberikan inovasi berupa fokus untuk delivery secara online makanan atau minuman yang di pesan. Selain itu, dalam menghadapi musibah ini. Harusnya anda bisa meminimalisir cashless yaitu penggunaan uang tunai.

Hal ini dikarenakan social distancing sebagai anjuran dari who dan pemerintah. Agar satu sama lain tidak saling bersentuhan. Membuat bisnis harus melakukan segala jenis bisnis secara online. dan untuk outlet fisik yang kian hari kian sepi. Membuat banyak pegawai yang di PHK. Semoga bermanfaat untuk bisnis anda!

 

Related Post :

popup image