Menentukan Market & Channel yang Efektif untuk Bisnis & Startup

Business, Marketing / 1 | | 0

Marketing merupakan salah satu aktifitas yang tidak bisa ditinggalkan dalam melakukan bisnis, terutama bagi Anda yang ingin memaksimalkan pendapatan bisnis Anda tentunya memerlukan teknik marketing yang jeli. Namun, faktanya masih banyak UMKM dan Startup yang masih bingung dalam melaksanakan kegiatan marketing, terutama juga masih banyak startup yang bahkan fokus ke pengembangan produk tanpa memikirkan bagaimana produk itu bisa dijual, bagaimana bisa terjual, dan mengetahu target market yang spesifik dalam memperkenalkan atau memarketingkan produk mereka.

Pernahkah kamu merasakan pengalaman seperti ini, dimana kita sudah iklan namun kita tidak mendapatkan hasil yang maksimal dari iklan tersebut bahkan nihil (zonk). Hal itu dikarenakan penerapan marketing yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang disetup dan apa yang diinginkan. Sehingga pada postingan ini kita akan menceritakan bagaimana Menentukan Market & Channel yang Efektif untuk Bisnis.

 

Potensi Market Indonesia

Sebelum kita masuk lebih jauh bagaimana bisa memaksimalkan kegiatan marketing, perlu Anda ketahui terlebih dahulu bagaimana kondisi peluang untuk digital marketing di Indonesia terlebih dahulu. Indonesia pada tahun 2018 merupakan salah satu negara dengan potensi dan perkembangan internet yang cukup pesat, apalagi saat ini ada lebih + 143 jt Pengguna Internet di Indonesia yang kurang lebih masih 1/4 dari total jumlah populasi di Indonesia.

 

Hal tersebut menjadi peluang bagi kita untuk bisa menyasar target ke Indonesia dikarenakan Indonesia juga pengguna Internetnya akan tumbuh terus menerus seiringan perkembangan zaman dan peningkatan infrastruktur daerah saat ini. Selain itu juga pengguna Sosial media dan smartphone di Indonesia juga meningkat dari tahun ketahun, bahkan saat ini hampir 70% berasal dari Smartphone sehingga Anda jika ingin mempunyai website disarankan mempunyai website yang mobile friendly.

 

Jika kita lihat sekilas, prilaku pengguna internet di Indonesia dimana 63,1 Juta pengguna (47,6%) menggunakan smartphone dan yang menggunakan komputer atau laptop itu mencapai 2,2 juta pengguna (1,7%). Sangat jauh sehingga memanfaatkan smartphone menjadi peluang yang sangat bagus untuk bisa menjadi salah satu sasaran dalam memaksimalkan kegiatan marketing Anda.

 

Cara Menentukan dan Memaksimalkan Channel Marketing

Selanjutnya kita akan membahas secara bertahap kira kira bagaimana cara menentukan dan memaksimalkan channel yang baik dan benar untuk bisnis kita. Ada 3 langkah yang perlu Anda ketahui diantaranya :

1) Riset / Research

Riset / Research : Suatu Metode menentukan Target User yang tepat untuk Bisnis Anda. Dalam melakukan Riset, Anda perlu melakukan Riset mengenai produk Ana terlebih dahulu, dimana langkahnya adalah dengan menentukan Segmentasi, Target, Positioning, dan Differensiasi produk Anda.

 

Berikut penjelasannya Segmentasi, Target, Positioning, dan Differensiasi :

Segmentasi

Menurut Solomon dan Elnora (2003, p221), segmentasi adalah proses membagi pasar yang lebih besar menjadi potongan-potongan yang lebih kecil berdasarkan satu atau lebih karakteristik yang bermakna. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.

Ada beberapa variabel segmentasi:

  • Demografis. Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan variabel demografis sepert: Usia, jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, ras, pendidikan, pekerjaan, geografis.
  • Psikografis. Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, dan lain-lain.
  • Perilaku. Segmentasi ini dilakukan dengan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen berdasarkan bagaimana tingkah laku, perasaan, dan cara konsumen menggunakan barang/situasi pemakaian, dan loyalitas merek. Cara untuk membuat segmen ini yaitu dengan membagi pasar ke dalam pengguna dan non- pengguna produk.

Targeting

Menurut Solomon dan Elnora (2003, p232), target adalah kelompok yang dipilih oleh perusahaan untuk dijadikan sebagai pelanggan sebagai hasil dari segmentasi dan penargetan. Perusahaan dapat memilih dari empat strategi peliputan pasar:

  • Undifferentiated targeting strategy, strategi ini menganggap suatu pasar sebagai satu pasar besar dengan kebutuhan yang serupa, sehingga hanya ada satu bauran pemasaran yang digunakan untuk melayani semua pasar. Perusahaan mengandalkan produksi, distribusi, dan periklanan massa guna menciptakan citra superior di mata sebagian besar konsumen.
  • Differentiated targeting strategy, perusahaan menghasilkan beberapa produk yang memiliki karakteritik yang berbeda. Konsumen membutuhkan variasi dan perubahan sehingga perusahaan berusaha untuk menawarkan berbagai macam produk yang bisa memenuhi variasi kebutuhan tersebut.
  • Concentrated targeting strategy, perusahaan lebih memfokuskan menawarkan beberapa produk pada satu segmen yang dianggap paling potensial. dan yang terakhir,
  • Custom targeting strategy, lebih mengarah kepada pendekatan terhadap konsumen secara individual.

Positioning

Untuk pengertian positioning menurut menurut Solomon, dan Elnora (2003, p235), adalah mengembangkan strategi pemasaran yang bertujuan untuk mempengaruhi bagaimana sebuah segmen pasar tertentu memandang sebuah barang atau jasa dibandingkan dengan kompetisi. Penentuan posisi pasar menunjukkan bagaimana suatu produk dapat dibedakan dari para pesaingnya.

Ada beberapa positioning yang dapat dilakukan:

  • Positioning berdasarkan perbedaan produk. Pendekatan ini dapat dilakukan jika produk suatu perusahaan mempunyai kekuatan yang lebih dibandingkan dengan pesaing dan konsumen harus merasakan benar adanya perbedaan dan manfaatnya.
  • Positioning berdasarkan atribut produk atau keuntungan dari produk tersebut. Pendekatan ini berusaha mengidentifikasikan atribut apa yang dimiliki suatu produk dan manfaat yang dirasakan oleh kosumen atas produk tersebut.
  • Positioning berdasarkan pengguna produk. Pendekatan ini hampir sama dengan targeting dimana lebih menekankan pada siapa pengguna produk.
  • Positioning berdasarkan pemakaian produk. Pendekatan ini digunakan dengan membedakan pada saat apa produk tersebut dikonsumsi.
  • Positioning berdasarkan pesaing. Pendekatan ini digunakan dengan membandingkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh pesaing sehingga konsumen dapat memilih produk mana yang lebih baik.
  • Positioning berdasarkan kategori produk. Pendekatan ini digunakan untuk bersaing secara langsung dalam kategori produk, terutama ditujukan untuk pemecahan masalah yang sering dihadapi oleh pelanggan.
  • Positioning berdasarkan asosiasi. Pendekatan ini mengasosiasikan produk yang dihasilkan dengan asosiasi yang dimiliki oleh produk lain. Harapannya adalah sebagian asosiasi tersebut dapat memberikan kesan positif terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
  • Positioning berdasarkan masalah. Pendekatan ini digunakan untuk menunjukkan kepada konsumen bahwa produk yang ditawarkan memiliki positioning untuk dapat memecahkan masalah.

Hal ini, suatu strategi yang dilakukan perusahaan dalam membuat sesuatu kekhasan atau keunikan dalam produk sehingga dapat bersaing dengan pesaing yang sudah lebih dulu memiliki kekhasan. Contohnya bisa dibuat dengan packaging yang unik.

Differensiasi

Differensiasi bisa dilakukan dengan hal-hal berikut :

  • Differensiasi Produk : Membedakan produk berdasarkan keistimewaan, kinerja, kesesuaian, daya tahan, kemudahan untuk dipakai, dan dalam desain produknya. Produk bisa didesain dengan packaging yang unik. Ini bisa membedakan produk tersebut dengan yang lainnya. Tanpa merubah kualitas dari produk tersebut. Misalnya, dengan tipografi atau ilustrasi yang unik.
  • Differensiasi Pelayanan : Membedakan pelayanan berdasakan kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, konsultasi konsumen, pemeliharaan dan perbaikan suatu produk. Dalam hal ini, perusahaan harus lebih meningkatkan tingkat pelayanan. Cepat sampai sesuai waktu tetapi tidak menghilangkan kualitas produk.
  • Differensiasi Personil (karyawan) : Membedakan personil (karyawan) berdasarkan kemampuan, kesopanan, kredibilitas dan kejujuran. Setiap perusahaan pasti memiliki karyawan, baik usaha kecil ataupun besar. Dari karyawan tersebut diharapkan dapat memberikan citra baik perusahaan kepada konsumen dengan menjaga hubungan jual beli yang baik. Dengan begitu konsumen akan merasa nyaman dengan kinerja dari karyawan tersebut dan akan kembali lagi untuk membeli produk dari perusahaan tersebut.

Selanjutnya jika Anda sudah mengetahui terkait bagaimana perbandingan bisnis Anda bisa dilakukan, hal yang dilakukan selanjutnya adalah menentukan tujuan bisnis Anda. Dalam menentukan tujuan bisnis Anda harus membuat tujuan bisnis yang S.M.A.R.T dengan kepanjangan Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-Frame.

Baca Juga : Menentukan Tujuan Bisnis Online Anda

Nah jika Anda sudah memahami bagaimana tujuan itu dibentuk, berikut ini adalah 3 tujuan bisnis yang paling umum digunakan :

 

  • Konversi
    Merupakan tujuan bisnis dimana kita ditargetkan untuk mendapatkan customer baru (new Customer) yang mau membeli produk kita. Target konversi ini merupakan target yang tujuannya adalah bagaimana mendapatkan uang sebanyak mungkin dari penjualan yang kita lakukan.
  • Engagement
    Berikutnya adalah suatu tujuan bagaimana orang orang membicarakan produk Anda. Baik itu untuk tujuan positif dan negatif, namun tentunya orang ingin bisnisnya dikenal baik dan bagus oleh orang lain sehingga diusahakan dalam hal ini Anda harus bisa meyakinkan pengguna untuk membicarakan hal positif mengenai produk Anda.
  • Akuisisi
    Akusisi adalah salah satu tujuan dimana bisnis kita mengejar atau mengajak customer dari kompetitor mau menggunakan layanan dari bisnis kita. Tujuan ini bisa digunakan jika rasanya Anda ingin customer baru berasal dari pengguna kompetitor Anda sehingga mereka akan berpindah loyalitas menggunakan layanan dari bisnis Anda.

 

2) Aksi / Action / Eksekusi

Aksi / Action : Memilih Channel yang Cocok berdasarkan Kriteria Target Bisnis Kita. Intinya pada tahap ini kita memilih kira kira channel apa yang bisa kita gunakan dari hasil riset yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Nah dalam hal ini pasti Anda bertanya, apakah saya baiknya menggunakan channel online atau offile ? nah hal ini tergantung dengan produk Anda juga dikarenakan keduanya juga merupakan channel yang baik untuk memasarkan produk apapun. tentunya ada keunggulan dan kelemahan yang bisa didapatkan untuk platform online an offline.

Beberapa saran penting yang perlu Anda pertimbangkan diantaranya:

  • Buatlah Website pertama kali untuk bisnis Anda, karena kita tidak tahu kapan social media bisa jatuh maupun bertahan. Minimal Anda melakukan pembelian domain untuk mengamankan domain untuk website Anda. Jangan sampai domain dari brand Anda sudah diambil terlebih dahulu oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan Anda.Beli layanan Domain Murah IDcloudhost

  • Memaksimalkan pemasaran menggunakan social media. Hal ini dikarenakan social media merupakan media yang tidak mengeluarkan uang terlalu banyak terlebih jika anda mempunyai banyak pengikut. Namun yang perlu di perhatikan adalah Anda tidak dianjurkan menggunakan social media jika tidak ada tujuan, Anda bisa menggunakan satu persatu social media untuk bisnis Anda. Selain itu juga setiap social media mempunyai keunggulan masing-masing yang bisa Anda maksimalkan.
  • Jika Anda menggunakan marketplace / Ecommerce, diharapkan untuk bijak memilih E-Commerce yang berkualitas maupun yang cocok untuk bisnis Anda. Marketplace juga mempunyai keunggulan masing-masing yang bisa Anda maksimalkan untuk bisnis Anda.

 

Sebenarnya masih banyak sekali channel yang bisa Anda maksimalkan untuk bisnis Anda seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing, Email marketing, Content Marketing, Video Marketing, Viral Marketing, Analitycs, dan lainnya.

Baca Juga : Panduan Digital Marketing untuk Pemula

 

3) Analisa

Analisa : Menganalisa dan mengevaluasi hasil dari channel yang sudah Anda lakukan. Nah hal ini yang sering terjadi miss atau terlewatkan oleh UMKM dan Startup. Kegiatan ini sebenarnya bisa menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting namun tidak dan jarang dilakukan oleh UMKM / Startup.

Pada tahap ini Anda bisa menggunakan Channel Scalling Strategy untuk bisa memaksimalkan kegiatan analisa Anda :

 

Evaluasi Kembali channel bisnis anda sehingga Anda bisa melakukan kegiatan sebagai berikut :

  • Feedback Pelanggan : Anda bisa mengumpulkan Feedback yang diberikan oleh pelanggan Anda sebagai salah satu bahan untuk evaluasi bisnis Anda.
  • Pilih Channel yang Paling berpengaruh. Nah jika dalam kondisi ini Anda melakukan eksekusi dengan berbagai channel, ada baiknya anda coba mengevaluasi mengenai channel yang paling efektif dalam bisnis Anda, sehingga Anda bisa fokus mengembangkan marketing dengan menggunakan channel terbaik.
  • Evaluasi Dana Marketing. Ini juga menjadi salah satu yang terpenting, hal ini dikarenakan jika Anda mengeluarkan banyak dana untuk kegiatan marketing yang tidak memberikan hasil untuk Apa, sehingga anda perlu melakukan evaluasi terkait hal ini.
  • Gunakan Google Analytics. Anda bisa memanfaatkan Google Analytics untuk mengevaluasi trafik yang datang ke bisnis Anda. Melihat bagaimana trafik datang ke bsinis Anda.

Mengumpulkan daftar calon pelanggan dari mereka yang sudah berlangganan dengan Anda, adapun informasi tersebut bisa Anda kelola sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • Informasi Pelanggan seperti : Nama, Email dan No. HP / WA
  • Follower Social Media. anda mempunyai banyak follower di Social media ? Silakan dimanfaatkan untuk bisa memaksimalkan bisnis Anda. perlu diketahui untuk tidak sering melakukan promosi yang berlebihan yang menyebabkan follower Anda menjadi bosan dan mengunfollow social media Anda.
  • Group WA / Telegram. Saat ini messanger seperti WA dan Telegram banyak digunakan oleh pengguna di Indonesia, Anda bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan bsinis Anda.
  • Pixel dan Retargeting. Pernah g terkena iklan promo setelah kamu mengunjungi bisnis orang lain? nah ini yang disebut dengna retargeting yang dalam hal ini  kita memberikan penawaran dalam bentuk iklan Facebook dan Google Ads setelah customer pernah berkunjung ke bisnis kita.

After Sale Service meruapakan kegiatan dimana kita harus terus memanjakan customer lama kita. Apa yang biasanya dilakukan :

  • Edukasi Layanan. Jika Anda mempunyai fitur Blog pada website Anda, anda bisa memberikan edukasi kepada customer Anda melalui postingan dalam bentu pandan maupun tutorial. selain itu juga bisa memberikan edukasi layanan juga di social media jika customer mengikuti social media anda.
  • Followup dan Keep in touch. yang terpenting, jangan sampai gara-gara cuma karena sudah membeli produk kita, kita lupa untuk terus memberikan pelayanan kepada customer kita, karena bisa saja mereka membeli kembali maupun memperpanjang layanan bisnis Anda.
  • Testimonial. Jangan lupa untuk meminta testimonial customer terkait produk anda, ini bisa juga menjadi bahan untuk promosi produk Anda ke Customer lainnya.
  • Promo Loyal Customer. Nah seperti yang dibahas sebelumnya, customer lama juga perlu  dimanja, sehingga jangan lupa memberikan promo untuk loyal customer.

 

Penutup dan Kesimpulan

Pada artikel ini kita sudah membahasa sangat lengkap bagaimana Menentukan Market & Channel yang Efektif untuk Bisnis. Dengan potensi yang dimiliki Oleh Indonesia saat ini menjadi peluang yang sagnat besar untuk bisa Anda maksimalkan. Jangan lupa untuk menentukan tujuan dan target dari bisnis Anda juga sehingga Anda mempunyai sasaran dan arah yang jelas untuk bisnis Anda. Lakukan Riset, action dan analisa dalam melaksanakan kegiatan marketing dan jangan sampai semua tidak dilaksanakan.

Anda bisa memilih berbagai teknik marketing yang cocok untuk bisa mencapai tujuan Anda. dan jangan pernah melupakan untuk melakukan analisa pasca eksekusi sehingga data yang didapatkan bisa menjadi modal untuk aktifitas marketing Anda berikutnya.

 

Dan sebagai penutup, semua ini tidak akan bisa berjalan mulus jika Anda tidak melakukan Kolaborasi, bersahabat dengan media (untuk liputan bisnis Anda), disarankan bergabung dengan komunitas untuk bisa bertukar informasi dan pengetahuan, terakhir teruslah berbagi.

Jika Anda mempunyai pertanyaan terkait hal ini jangan ragu hubungi tim idcloudhost di komentar.

Related Post :

popup image