Mengenal Apa itu Virtual Account : Cara Kerja, Keamanan, dan Manfaatnya

Serba Serbi, Technology / 0 | | 0

Perkembangan teknologi juga membawa banyak pengaruh dalam segala aspek kehidupan seperti salah satunya kemudahan dalam bidang ekonomi. Kita tidak lagi mengalami keterbatasan pembelian dan transaksi karena semuanya kini bisa dilakukan secara online dengan adanya digitalisasi. Contoh nyata dari semua itu adalah menjamurnya e-commerce yang membantu kita belanja dimana dan kapan saja.

Begitu juga jenis pembayaran atau transaksi yang ikut berkembang dengan majunya e-commerce yang ada. Pembeli tidak hanya bisa melakukan transfer manual dengan uang cash atau melakukan transfer melalui bank pilihan mereka, tetapi melainkan melakukan banyak pilihan pembayaran lain. Anda dapat menggunakan fitur transfer dari ATM, Internet Banking atau Mobile Banking, hingga menggunakan aplikasi OVO, Dana, GO-Pay dan Virtual Account.

Aplikasi ini mempermudah dan mempersingkat banyak waktu kita karena kita tidak perlu lagi mengantri di bank seperti dulu. Masyarakat pun lebih memilih dan menggunakan aplikasi atau virtual account karena selain cepat, praktis dan efisien, cara ini lebih aman dengan adanya fitur verifikasi otomatis sehingga penggunanya tidak perlu lagi mengirim bukti transfer atau transaksi mereka.

 

Mengenal Apa itu Virtual Account

Akun virtual atau virtual account (VA) adalah akun sementara yang dapat digunakan untuk bertransaksi atas nama akun fisik nyata yang memungkinkan berbagai jenis dan ukuran bisnis untuk menerima pembayaran melalui transfer bank tanpa harus membuka rekening bank khusus di setiap bank. Dengan virtual account, satu rekening bank dapat dibagi menjadi beberapa akun virtual. Sebagai sub- divisi akun utama, akun virtual juga memiliki fitur nomor, laporan transaksi dan saldo akun virtual tersendiri.

 

Cara kerja Virtual Account

 

Virtual Account memungkinan penggunanya untuk melakukan dan mengidentifikasi pembayaran dengan mudah. Jika seorang pedagang melakukan tiga pembayaran sebesar Rp100.000, maka akun virtual memungkinkan untuk menetapkan ini secara instan kepada setiap pembayar dengan memberikan nomor rekening unik untuk dibayarkan. Berikut ini bagaimana cara kerja dari akun virtual :

  1. Pedagang memberi tahu setiap pelanggan untuk membayar ke faktur atau VA tertentu untuk semua transaksi mereka.
  2. Setiap nomor Virtual Account langsung terkait dengan pelanggan atau faktur (invoice).
  3. Setiap pembayaran yang diterima, informasi transaksi yang terjadi akan dikirim ke pedagang dan pedagang dapat segera mengidentifikasi pembeli atau dari mana faktur itu berasal.

Baca Juga :  Mengenal Virtual Reality : Definisi, Cara Kerja, Contohnya

 

Jenis- jenis Virtual Account

  • Fixed Virtual Account

    Nomor akun virtual secara unik ditentukan oleh pelanggan, contohnya adalah aplikasi e-Dompet (OVO, Dana, LinkAja, dll.) Menggunakan nomor ponsel pengguna sebagai nomor akun virtual tetap yang membuat banyak isi ulang lebih mudah. Dengan cara ini, pengguna dapat mentransfer jumlah berapa pun (biasanya di atas minimum) ke akun virtual untuk menambah saldo e-Wallet mereka.

  • Non- fixed Virtual Account

    Nomor akun virtual akan ditetapkan secara acak dan ini biasanya digunakan untuk satu kali pembayaran di situs e-commerce. Ketika seorang pelanggan ingin melakukan pembayaran melalui akun virtual, mereka akan memilih opsi akun virtual bank khusus mereka dan diberi nomor akun virtual untuk ditransfer. Cara ini digunakan karena akun virtual yang tidak diperbaiki sehingga lebih mudah untuk merekonsiliasi data transaksi.

 

Jumlah pembayaran Virtual Account

  • Pembayaran terbuka

    Akun virtual dapat menerima jumlah berapa pun, seperti halnya dengan e-Dompet, Anda dapat membayar ke akun virtual dengan jumlah berapa pun yang Anda inginkan. Akun virtual yang ditetapkan oleh nomor akun pengguna dapat menerima jumlah berapa pun (biasanya di atas jumlah tertentu).

  • Pembayaran tertutup

    Pembayaran hanya dalam jumlah tertentu (turun ke digit terakhir) yang dapat diterima oleh akun virtual, yang biasa digunakan dalam pembayaran e-commerce. E-commerce dapat dengan mudah mengidentifikasi transaksi selengkap ketika jumlah yang tepat ditransfer ke akun virtual untuk transaksi.

Baca Juga :   Perbedaan Antara Virtual Reality dan Augmanted Reality

 

Jenis- jenis penggunaan Virtual Account

  • Penggunaan Virtual Account tunggal

    Akun virtual akan kadaluwarsa setelah satu transaksi (sekali pakai), jenis berguna untuk transaksi e-niaga yang bersifat satu kali transaksi yang lazim dipakai di e-commerce. Situs e-commerce akan menetapkan jumlah untuk menerima akun virtual dan akun virtual akan berakhir setelah dana ditransfer ke dalamnya.

  • Penggunaan Virtual Account banyak

    Cara ini berguna untuk tipe transaksi angsuran, akun virtual dapat dibayar beberapa kali selama belum kadaluwarsa. Kasus penggunaan lain adalah bagaimana akun virtual e-Wallet dapat digunakan kembali sehingga pengguna dapat mentransfer jumlah ke akun virtual yang sama yang ditetapkan untuk nomor telepon pengguna.

 

Pembayaran melalui Virtual Account

 

Metode pembayaran dan transaksi melalui virtual account adalah pilihan yang tepat bagi kita saat ini mengingat betapa berkembangnya teknologi dan digitalisasi yang mulai merata. Selain praktis dan mudah, menggunakan Virtual Account lebih personal serta juga terjamin keamanannya. Berikut beberapa pembayaran melalui Virtual Account yang yang telah disediakan oleh bank besar di Indonesia.

  1. Virtual Account Bank Mandiri

    Para pemilik akun rekening di Bank Mandiri dapat melakukan pembayaran dengan Virtual Account Bank Mandiri melalui transfer ATM, transfer iBanking dan transfer melalui mBanking. Anda dapat mengikuti langkah pembayaran dengan mengikuti panduan Virtual Account Bank Mandiri.

  2. Virtual Account Bank BCA

    Sebagai salah satu bank populer, pemilik rekening BCA dapat melakukan pembayaran melalui VA Bank BCA dengan transfer ATM, transfer KlikBCA, dan transfer m-BCA. Namun untuk BCA Virtual Account hanya dapat dibayarkan dengan menggunakan rekening sah BCA saja. Untuk panduan lebih lanjut, Anda dapat mengikuti panduan dari BCA.

  3. Virtual Account Bank BNI

    BNI juga turut mengikuti tren pembayaran Virtual Account dengan menyediakan layanan yang mempermudah pelanggannya. Melalui Virtual Account BNI, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui transfer ATM, transfer iBanking, transfer mBanking dan transfer melalui SMS Banking. Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi BNI terdekat.

  4. Virtual Account Bank BRI

    Pengguna rekening akun Bank BRI dapat melakukan pembayaran da transaksi mereka melalui transfer ATM, transfer iBanking serta transfer mBanking. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas dan penjelasan cara menggunakan Virtual Account ini, Anda dapat menghubungi cabang BRI terdekat di kota Anda.

  5. Virtual Account Maybank

    Bank internasional yang berasal dari Malaysian ini juga turut menyediakan fitur Virtual Account untuk para nasabahnya. Maybank juga menyediakan virtual account yang dapat di manfaatkan untuk melakukan transaksi. Pelanggan dapat membayar transaksi melalui transfer ATM BII Maybank, transfer Internet Banking dan transfer Mobile Banking.

  6. Virtual Account Permata Bank

    Juga mengikuti perkambang zaman dalam kemudaha pembayaran dan transaksi, Permata Bank menyediakan Virtual Account untuk para nasabah setianya. Nasabah dapat membayar transaksi melalui transfer ATM Permata, transfer Internet Banking serta transfer Mobile Banking. Penjelasan lebih lanjut dapat Anda dapatkan dari cabang Permata Bank di kota Anda.

Baca Juga :   Perbedaan Barcode dan QR Code serta Cara Membuatnya Dengan Cepat dan Mudah

 

Kesimpulan dan penutup

Sebuah riset mengatakan bahwa 60 – 80 % transaksi yang terjadi di Indonesia terjadi melalui transfer bank. Namun bank- bank di Indonesia tidak dapat membagikan identitas siapa saja yang telah melakukan setiap transaksi sehingga bisnis perlu merekonsiliasi setiap transaksi satu per satu. Bisnis perlu memeriksa silang identitas pengirim dengan nomor akun, serta memastikan bahwa jumlah yang tepat telah ditransfer.

Selain itu, proses ini biasanya dilakukan secara manual oleh tim keuangan dan akuntansi perusahaan, yang memberikan ruang bagi kesalahan manusia, dan memakan biaya dan waktu. Proses ini perlu diotomatisasi untuk melayani transaksi volume besar atau membantu bisnis untuk meningkatkan skala. Alasan inilah yang menyebabkan adanya penggunaan Virtual Account dalam skala lebih luas.

Karena setiap akun virtual adalah unik, bisnis dapat mengatur jumlah pembayaran dan jenis penggunaan setiap akun virtual untuk mengotomatiskan proses identifikasi. Transaksi juga akan tercatat lebih aman, praktis dan tidak mengenal batas waktu. Anda bisa melakukan pembeli dari mana saja dan kemudian melakukan pembayaran dalam waktu tertentu dimana pun Anda berada.

Related Post :