Pemenuhan Cloud Sebagai Jawaban Bagi UKM

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Cloud computing telah lama ada. Faktanya, laporan Gartner baru-baru ini menyatakan bahwa laaS cloud sekarang digunakan untuk hampir semua kasus penggunaan yang dapat memenuhi host di virtualized x86-based servers. Kasus penggunaan yang paling umum untuk laaS cloud adalah pengembangan dan pengujian lingkungan; komputasi performance dan batch processing; Situs web dan aplikasi berbasis web terhadap internet; dan aplikasi bisnis internal non-mission-critical. Serta, peningkatan jumlah organisasi saat ini yang menjalankan aplikasi bisnis mission-critical di laaS cloud. Ada penawaran baru yang mempengaruhi berbagai jenis organisasi dari segala ukuran.

Baca juga : Bagaimana Cloud dapat Membantu Meningkatkan Skala Bisnis Anda

Untuk organisasi yang lebih kecil, cloud computing menawarkan cara untuk memperluas bisnis dan terjangkau oleh pasar. Dalam model cloud, ada banyak fitur yang dapat dibeli secara penuh atau sebagian. Layanan ini khusus yang dapat dimanfaatkan oleh usaha kecil untuk mencapai banyak tujuan yang berbeda.

Idenya adalah untuk menyederhanakan proses bisnis dengan memanfaatkan teknologi cloud baru. Karena harga yang lebih baik dan teknologi ditingkatkan, banyak organisasi mencari model cloud untuk sejumlah alasan. Jadi, jika Anda berada di pasar UKM, ada banyak kasus yang benar-benar hebat untuk penggunaan cloud computing dan bisnis Anda. Dengan keadaan itu, berikut adalah beberapa kasus penggunaan cloud :
1. Disaster Recovery, Business Continuity dan Backup

  • Situs aktif/ konfigurasi aktif.
  • Requirements: Absolutely minimal downtime.
  • Cloud Notes: Ini bisa menjadi mahal. Pada dasarnya Anda akan memerlukan situs aktif yang selalu operasional, ini mungkin suatu keharusan.

2. Warm or cold site active/passive

  • Requirements: Beberapa downtime diperbolehkan. Tapi tidak lama.
  • Cloud Notes: Ini lebih murah dan dapat diadopsi “Pay-as-you-use” model cloud.

3. Workload-based disaster

  • Bencana atau kelangsungan bisnis.
  • Requirements: Tidak seluruh infrastruktur perlu dipulihkan-hanya layanan atau aplikasi tertentu.
  • Cloud Notes: Sementara masih tersimpan di cloud – aplikasi, database, atau layanan lain dapat dicerminkan baik hidup atau diberikan dalam keadaan darurat.

4. Backup-based recovery

  • Requirements: Downtime bukan merupakan faktor utama – tetapi aplikasi, atau beban kerja (workload)masih sangat penting dan harus dibawa dengan cepat.
  • Cloud Notes: Mirip dengan pemulihan berbasis workload, layanan cloud ini mereplikasi data, aplikasi atau layanan lain untuk VM-based backup. Perlu di munculkan, baik data tertentu atau seluruh beban kerja. tergantung pada kontrak- proses agak lambat.

5. BYOD, Cloud Resources, dan Flexibility

  • Mengadopsi model “pay-as-you-go”. Alih-alih memiliki server yang hanya diam di co-location, administrator dapat mengadopsi model pay-as-you-go. Di sinilah server dan VMs ditetapkan hanya bila diperlukan. Ini bagus untuk lingkungan yang tidak melihat penggunaan workload yang diberikan selama jangka waktu yang panjang.
  • Menggunakan sumber daya cloud. Dengan “meminjam” sumber cloud lingkungan IT tidak perlu berinvestasi dalam infrastruktur internal mereka. Apakah itu penyimpanan, bandwidth, atau mesin virtual, administrator dapat menggunakan sumber daya ini sebagai kebutuhan bukan hanya membeli untuk data center saat ini.
  • Menerapkan inisiatif BYOD. Manfaat besar dari cloud computing adalah kemampuan untuk menggunakan perangkat apapun untuk mengakses data. Dengan lingkungan public cloud, sebuah organisasi dapat menentukan server yang secara khusus dapat menangani dan memberikan beban kerja untuk inisiatif BYOD. Aplikasi dan bahkan desktop dapat didorong ke titik akhir dari lingkungan public cloud.

Baca Juga : Prediksi : Teknologi Web Hosting Masa Depan

Kemudian, toko-toko kecil dapat memanfaatkan cloud untuk pengujian dan pengembangan. Cloud Environment telah berontribusi dalam mendukung administrator mencari pengujian komponen infrastruktur baru tanpa benar-benar membeli peralatan apapun. Di sinilah public cloud benar-benar bisa bersinar. Lingkungan IT dapat menguji aplikasi, workload, metodologi pengiriman dan mematikan teknologi lain tanpa biaya infrastruktur data center lokal. Mereka menggunakan apa yang mereka butuhkan. Ini adalah bentuk pengembangan komputasi yang sangat efisien.

Dalam menggunakan model cloud, organisasi kecil yang mampu menghemat uang dengan hanya menggunakan sumber daya yang mereka butuhkan – saat mereka membutuhkannya. Pada gilirannya, hal ini menciptakan praktek penganggaran yang lebih baik untuk IT dan memungkinkan organisasi untuk tumbuh pada kecepatan yang jauh lebih cepat. Ingat, cloud hanya akan terus berkembang. Bagi banyak organisasi bekerja dengan model cloud mungkin cara tercepat untuk mengadopsi teknologi baru dan tetap ada di persaingan.

Related Post :

popup image