Mengenal dan Memahami Apa Itu Programming Language/Bahasa Pemrograman

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Bahasa pemrograman digunakan untuk membuat perintah perangkat komputer untuk mengerti apa yang ingin Anda lakukan. Anda tidak bisa berkomunikasi dengan perangkat Anda seperti Anda berkomunikasi dengan teman Anda. Misalnya saja, Anda ingin membuat aplikasi atau website, Anda memerlukan bahasa pemrograman untuk menjalankan web atau aplikasi tersebut.

Ada berbagai bahasa pemrograman di dunia ini yang bisa Anda gunakan, seperti Ruby, Python, JavaScript, dan masih banyak variasi bahasa lainnya. Anda bisa menggunakan bahasa pemrograman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Mempelajari semua itu membutuhkan waktu yang cukup panjang, Anda harus meluangkan banyak waktu.

Bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari bahasa pemrograman, Anda harus mengenal dan memahami apa itu bahasa pemrograman, artikel ini akan membahas seputar programming language atau bahasa pemrograman. Simak artikel ini sampai habis untuk mengetahui lebih dalam tentang bahasa pemrograman.

 

Mengenal Bahasa Pemrograman dan Jenis-jenisnya

Mengenal dan Memahami Apa Itu Programming Language/Bahasa Pemrograman

 

Dalam memerintahkan komputer untuk melakukan sebuah tugas tertentu, Anda perlu memerintahkan komputer dengan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman adalah bahasa komputer agar menjalankan sebuah perintah tertentu. Bahasa pemrograman dirancang untuk membuat komputer Anda dalam menjalankan tugas yang Anda perintahkan. Misalnya saja, Anda ingin menghapus sebuah file di komputer Anda, maka berjalannya tombol ‘hapus’ tersebut karena komputer Anda sudah diatur menggunakan bahasa pemrograman yang tertanam dalam perangkat komputer Anda.

Bahasa pemrograman bukan hanya untuk memerintahkan perangkat komputer, tapi juga untuk membuat website aplikasi, dan software secara online. Ada berbagai jenis bahasa pemrograman untuk menjalankan perintah tertentu. Anda bisa menggunakannya sesuai kebutuhan Anda. Berikut ini adalah jenis-jenis bahasa pemrograman.

  • Low-level Programming Language

    Low-level atau bahasa tingkat rendah adalah sebuah bahasa pemrograman tanpa perlu melakukan compiler, hal ini bisa membuat bahasa dengan low-level dapat dijalankan dengan sangat cepat. Bahasa pemrograman sangat bergantung pada mesin prosesor. Bahasa pemrograman dibagi menjadi dua, yaitu Machine Language dan Assembly Language. Machine Language dikenal sebagai kode mesin atau kode objek. Sementara bahasa assembly (ASM) dirancang untuk prosesor tertentu.

  • High-level Programming Language

    Berbeda dengan bahasa tingkat rendah, bahasa pemrograman high-level language atau bahasa tingkat tinggi memerlukan kompiler atau interpreter dalam menerjemahkan program ke dalam bahasa mesin atau mengeksekusi program. High-level programming language contohnya adalah Python, Java, JavaScript, PHP, C#, C++, Objective C, Cobol, Perl, Pascal, LISP, FORTRAN, dan bahasa pemrograman Swift.

  • Middle-level Programming Language

    Middle-level Programming Language berada di posisi antara bahasa pemrograman tingkat tinggi dan rendah. Bahasa pemrograman ini sering dikenal sebagai bahasa perantara atau bahasa semu. Keunggulan dari bahasa ini adalah fitur-fiturnya yang mendukung bahasa tingkat tinggi, mudah digunakan, dan sangat erat dengan bahasa mesin dan bahasa manusia sehingga masih dapat dipahami dengan mudah.

 

Baca Juga  :    Mengenal Fungsi Bahasa Pemrograman Populer Phyton

 

6 Bahasa Pemrograman yang Populer di Tahun 2022

Mengenal dan Memahami Apa Itu Programming Language/Bahasa Pemrograman

 

Setelah Anda mengenal beberapa jenis dari bahasa pemrograman, perlu Anda ketahui, terdapat beragam bahasa tingkat tinggi yang sering digunakan untuk memprogram aplikasi atau website, sekarang saatnya Anda mengetahui bahasa pemrograman yang populer di tahun 2022. Anda bisa mempelajarinya ketika Anda sudah mengetahui bahasa pemrograman mana yang sedang populer di tahun ini. Berikut ini adalah 6 bahasa pemrograman yang populer di tahun 2022.

  • JavaScript

    Ada beragam bahasa pemrograman di dunia ini selama beberapa tahun kebelakang, bahasa pemrograman JavaScript masih sering digunakan dan diminati penggunaanya oleh berbagai developer. Faktanya, JavaScript secara konsisten tetap menjadi bahasa pemrograman yang populer. Pasalnya, banyak perusahaan besar teknologi yang menggunakan bahasa JavaScript di antaranya adalah Facebook, Google, Microsoft, dan sebagainya.

  • Python

    Beberapa tahun kebelakang, bahasa Python menjadi bahasa yang masih popular di tahun 2022. Penggunaan bahasa Python meningkat sekitar 18 – 19% dalam 5 tahun terakhir. Bahasa pemrograman Python digunakan untuk AI (Artificial Intelligence) dan ML (Machines Learning). Kerangka kerja atau framework Python adalah Django, Flask, Pyramid, dan masih banyak framework lainnya yang bekerja dengan bahasa pemrograman Python.
     
    Baca Juga   :   PHP : Defisini, Kelebihan dan Kekurangannya

  • C atau C++

    Menurut beberapa survei, bahasa pemrograman C atau C++ mengalami peningkatan penggunaan sebesar 0,1%. Bahasa C atau C++ terbukti masih cukup diminati walau bahasa pemrograman ini masih sulit dipahami. Bahasa pemrograman C atau C++ digunakan oleh beberapa perusahaan besar seperti Adobe, Oracle, Microsoft, Nvidia, dan lain sebagainnya. Dengan begitu, secara langsung jika Anda mampu menggunakan bahasa C atau C++ akan meningkatkan karir Anda karena Anda bisa melamar pekerjaan di beberapa perusahaan besar tersebut.

  • Java

    Ada sekitar 8 juta developer Java di seluruh dunia, ini menempatkan Java berada di posisi yang masih cukup tinggi untuk menjadi bahasa populer di tahun 2022. Penggunaan Java masih diminati karena bahasa ini menggunakan orientasi objek sehingga memungkinkan kode Java dieksekusi pada platform lain, yang mendukung JAVA, tanpa melakukan kompilasi ulang. Selain itu, bahasa pemrograman Java bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis aplikasi, seperti aplikasi web, aplikasi desktop, aplikasi ilmiah, dan sejenisnya. Anda juga bisa meningkatkan peluang karir ketika mendalami bahasa pemrograman Java, pasalnya banyak perusahaan terkemuka seperti Adobe, Amazon, Flipkart, dan masih banyak lainnya yang masih menggunakan bahasa pemrograman Java.

  • Bahasa R

    Banyak dari developer yang masih tidak familiar dengan bahasa pemrograman R. Bahasa pemrograman R masih jarang di dengar oleh orang awam, bahkan developer juga masih jarang yang menggunakannya. Namun, bahasa R mampu meningkatkan karir Anda, karena bahasa pemrograman R sangat berguna untuk data science, analisis statistik, dan machine learning, serta memberi Anda sekumpulan besar library dan framework yang bisa Anda gunakan. Bahasa pemrograman ini digunakan oleh beberapa perusahaan besar juga, seperti Google, Facebook, Uber, dan lain-lain. Mempelajari bahasa pemrograman R bisa dari sistem operasi (OS) manapun, seperti Linux, Microsoft, atau Windows. Kelebihan lainnya yang bisa Anda dapatkan adalah fitur pemrosesan data seperti Hadoop and Spark, kompilasi lintas platform, kemampuan grafis yang kuat, komputasi terdistribusi, dan lain sebagainnya. Hal ini membuat bahasa pemrograman R masih cukup diminati oleh developer dari seluruh dunia. Anda juga bisa mulai mempelajarinya dari sekarang untuk meningkatkan karir di masa depan.

 

Baca Juga  :    Mengenal Bahasa Pemrograman Dart : Pengertian Serta Kelebihan dan Kekurangannya

 

 

Kesimpulan dan Penutup

Bahasa pemrograman adalah sebuah bahasa yang dirancang untuk memerintahkan perangkat mesin atau komputer sesuai yang Anda ingin perintahkan. Anda tidak bisa menggunakan bahasa manusia untuk memerintahkan komputer untuk menjalankan yang Anda inginkan. Contohnya, Anda ingin mengunduh sebuah file dari website, tombol ‘unduh’ dan pembuatan website itu sendiri menggunakan bahasa pemrograman.

Umumnya bahasa pemrograman dibagi menjadi tiga jenis, yaitu high-level, middle-level, dan low-level language. Perbedaan di antara keduanya adalah cara ketiganya bekerja, high-level membutuhkan kompilasi saat menjalankan kode program aplikasi, sementara untuk low-level tidak membutuhkan kompilasi, dan middle-level menggunakan fitur-fitur bahasa high-level sekaligus posisinya di antara high-level dan low-level language.

 

 

 

 

Related Post :