Short Tail Keyword : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 1

Jika Anda seorang blogger tentu sudah tidak asing dengan istilah keyword atau kata kunci, di dunia blogging kata kunci berguna dan sangat penting untuk meningkatkan SEO dari sebuah blog. Memiliki kemampuan untuk memilih kata kunci yang tepat dalam menuliskan artikel sangat berdampak pada trafik yang timbul di mesin pencari, sehingga memberi manfaat pada blog yang dimiliki.

Kata kunci atau keyword sendiri bisa diartikan sebagai susunan kata-kata yang sering muncul dari ketikan seseorang saat ia melakukan pencarian informasi atau data tertentu di internet, kata-kata tersebut kemudian akan disimpan dan digunakan oleh mesin pencarian untuk menganalisa seperti apa algoritma kebiasaan dari si pengguna. Sehingga kata-kata tersebut akan sering muncul di laman si pencari, sebab sudah terdata di algoritma internetnya.

Semakin banyak kata kunci yang terekam oleh internet, maka semakin banyak pula informasi yang muncul berhubungan dengan kata kunci tersebut. Untuk menemukan kata kunci yang ideal, ada pihak ketiga yang bisa membantu Anda. Selain berfungsi untuk pencarian kata kunci untuk iklan, ia juga mampu digunakan untuk kebutuhan kata kunci yang baik untuk website atau blog Anda. Tools ini bisa Anda manfaatkan untuk memulai kata kunci SEO yang baik pada website yang dimiliki.

 

Pengertian dan Fungsi Short Tail Keyword

Seperti namanya short tail keyword merupakan salah satu jenis kata kunci yang singkat atau pendek, umumnya hanya terdiri dari satu hingga dua kata. Tingkat persaingan pada jenis keyword ini sangat tinggi, disebabkan penggunaan kata kuncinya yang kurang spesifik. Penggunaan kata kunci ini akan membuat mesin pencari mengasosiasikan short tail keyword dengan sangat luas, volume pencariannya pun akan sangat tinggi. Pengguna internet yang menggunakan short tail keyword untuk keperluan pencarian topik dari hal paling umum hingga ke topik yang lebih spesifik, karena keumumannya membuat kompetisi pada short tail keyword sangatlah tinggi. Contoh penggunaan short tail ini seperti pada ‘renovasi rumah’, ‘lemon’, ‘rumah adat’, dan kata kunci singkat lainnya.

Keyword sendiri memiliki beberapa fungsi yang dilihat dari tiga sudut pandang yang berbeda, sebagai berikut.

 

  1. Fungsi Keyword Bagi Mesin

    Pada mesin pencari, penggunaan kata kunci memudahkan ia untuk menemukan dan kemudian menampilkan informasi yang relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh pencari informasi atau pengguna internet.

  2. Fungsi Keyword Bagi Blogger

    Kata kunci yang tepat tentu akan memberi pengaruh pada jiwa dan mental si pemilik blog, karena artikel yang memuat kata kunci yang tepat dan sesuai target tentu akan membuat artikel tersebut berada di halaman pertama mesin pencarian. Berada di halaman pertama mesin pencarian merupakan satu pencapaian yang luar biasa untuk memberi kepuasan batin dan semangat pada bloggernya.

  3. Fungsi Keyword Bagi Blog

    Pengelolaan blog oleh blogger yang mengerti dan cukup paham terkait kata kunci berkemungkinan membuat blog dengan isi berkualitas dan kata kunci yang tertarget jelas, semakin sering blog berada di halaman utama mesin pencarian akan semakin baik untuk perkembangan blog kedepannya. Bahkan besar kemungkinan blog tersebut akan dibayar dengan harga mahal, dan mampu menjadi ladang untuk menghasilkan uang bagi bloggernya.

 

Baca Juga  :   Long Tail Keyword : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

 

Jenis-Jenis Keyword

Short Tail Keyword : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya
 

Dilihat dari berbagai sisi, keyword terdiri dari beberapa jenis. Untuk membedakannya, Anda bisa memahami ulasan berikut.

 

  • Berdasarkan Panjangnya

    Dilihat dari sisi panjang karakternya, keyword dibedakan menjadi short tail keyword, mid tail keyword, dan long tail keyword. Pada short tail umumnya terdiri dari satu hingga dua kata untuk menyatakan sesuatu yang umum, konten dengan keyword ini biasanya lebih kompetitif. Untuk keyword dengan jenis mid tail terdiri dari dua hingga tiga kata, ia lebih panjang sedikit dari short tail. Umumnya jenis ini menambahkan sedikit deskripsi yang penting, dalam hal kompetisi mid tail tergolong ringan daripada short tail.
    Jenis yang ketiga adalah long tail, memiliki jumlah kata yang lebih panjang dari kedua jenis kata kunci sebelumnya. Topik dan target audiens dari kata kunci jenis ini biasanya lebih spesifik, volume pencarian yang dimilikinya juga tergolong sedikit namun mudah untuk dilakukan perangkingan serta conversion ratenya juga tinggi.

  • Berdasarkan Target Keywordnya

    Dari sisi ini bisa dilihat ada beberapa target yang digunakan dalam membuat kata kunci, berikut ulasannya.
    a) Market Segment Keywords merupakan kata kunci yang memiliki hubungan dengan suatu industri atau brand tertentu, kata kunci dengan jenis ini biasanya bersifat umum dan sangat luas. Secara spesifik fungsinya adalah membahas suatu industri sehingga bisa menghasilkan sasaran audiens tertentu, dan suatu brand itu akan lebih mudah mencapai tujuannya.
    b) Customer Defining Keyword merupakan kata kunci yang langsung menyebut konsumen yang menjadi targetnya secara spesifik, pencariannya pun akan lebih spesifik sebab pengguna hanya akan mencari berhubungan dengan yang ia butuhkan.
    c) Product Keyword adalah salah satu kata kunci yang mengandung produk atau jasa secara spesifik, pengguna yang menggunakan kata kunci ini umumnya memiliki keinginan untuk mengetahui lebih dalam sebelum melakukan pembelian. Sangat penting bagi perusahaan untuk menerapkan strategi yang baik agar kata kunci yang digunakan bisa lebih maksimal.
    d) Branded Keyword biasanya langsung menyebutkan nama brand atau jenis produk yang ia miliki, pengguna yang mencari informasi menggunakan kata kunci ini mempunyai keinginan untuk mengetahui lebih dalam terkait suatu brand namun masih mempertimbangkan untuk membeli produk yang ada atau tidak dari wishlist yang ada.
    e) Competitor Keywords merupakan salah satu kata kunci yang bersifat unik, kata kunci jenis ini umumnya menyebutkan nama brand kompetitor dari sebuah perusahaan. Menggunakan keyword jenis ini mampu mengambil kesempatan sebuah brand mengalihkan perhatian penggunanya saat sedang mencari sebuah produk, karena bisa saja pengguna tertarik dengan produk dari brand kompetitor tersebut.
    f) Geo Targeted Keyword merupakan salah satu kata kunci yang menyebutkan secara spesifik sebuah lokasi, umumnya jenis kata kunci ini digunakan untuk mencari sesuatu yang dekat dengan posisinya saat ini.

 

 

 

Baca Juga  :   Perbedaan Long Tail Keyword dan Short Tail Keyword dalam SEO

 

Cara Menentukan Keyword yang Tepat

Short Tail Keyword : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya
 

Menentukan kata kunci yang tepat dalam membantu brand atau bisnis Anda memang tidak mudah, namun selalu ada banyak alat kata kunci gratis yang sangat berguna di luar sana untuk membantu Anda. maka jika Anda ingin mencobanya sendiri, ikuti beberapa aturan dasar yang dapat Anda ikuti untuk mendapatkan hasil terbaik dari penelitian Anda :

 

  1. Sesuaikan dengan produk/layanan brand

    Ini adalah cara dasar yang cukup mudah untuk diterapkan karena kata kunci yang harus Anda buat harus sesuai dengan produk maupun layanan dari brand Anda. Jika Anda menjual bolu kemojo, maka mulailah dari 2 kata ini sebagai kata kunci short tail pertama Anda.

  2. Manfaatkan sub judul

    Selanjutnya adalah memanfaatkan sub judul dari web atau artikel Anda. Apabila Anda mempunyai sub judul, maka highlight sub tersebut menjadi keyword agar membantu membuat website Anda cepat di indeks.

  3. Riset sesama pesaing

    Dari melihat pesaing Anda, Anda dapat meriset apa saja tag judul, judul, dan sub pos mereka. Berhubung Anda juga berada di bidang penjualan yang sama, ini akan menguntungkan Anda terlebih lagi jika pesaing tersebut sudah lebih populer dari brand Anda.

  4. Kata kunci dengan lokasi

    Kata kunci lokasi adalah cara terbaik untuk menargetkan pengguna yang tinggal dekat dengan bisnis Anda. Misalnya, jika Anda menjual kue yang berbasis di kota A, maka pengguna Anda akan menelusuri kue kota A, jadi pastikan mereka menemukan Anda.

  5. Kata kunci informasional

    Tidak semua orang yang mencari produk atau layanan Anda sudah memiliki niat langsung untuk membeli. Banyak pengguna mencari informasi lebih lanjut sebelum mereka membuat keputusan untuk membeli. Pikirkan tentang apa yang ingin Anda ketahui jika Anda adalah seorang penelusur internet yang mencari informasi lebih lanjut tentang produk Anda. Pertanyaan adalah dasar yang sangat baik untuk kata kunci berekor panjang, jadi itu tentunya sesuatu yang perlu dipertimbangkan selama penelitian Anda.

 

Baca Juga  :   Memahami Jenis Keyword Untuk Meningkatkan Traffic Blog / Website

 

Kesimpulan dan Penutup

Orang-orang yang memiliki website tentu menginginkan websitenya berada di halaman pertama pencarian Google, salah satu caranya bisa dengan melakukan optimalisasi SEO. Dalam SEO ini ada salah satu faktor yang bernama kata kunci atau keyword, nantinya keyword ini akan digunakan oleh mesin pencari untuk menganalisis sebuah website atau blog. Website dengan keyword yang tepat tentu akan memudahkan mesin pencari untuk menemukannya.

Pilihlah keyword yang sesuai dengan target marketing dari blog yang Anda miliki, semakin tepat kata kunci yang digunakan akan semakin baik untuk hasil yang sesuai dengan yang ditargetkan. Anda juga bisa mempelajari berbagai macam perbedaan keyword untuk memahami lebih dalam target yang seperti apa yang dibutuhkan oleh pasar dan website yang dibuat, pelajari cara membuat kata kunci yang tepat agar tidak salah kaprah dalam membuat kata kunci.

Related Post :