Panduan Singkat Mengenal SQLite Bagi Pemula

Development & Security, Web Security / 0 | | 0

Bagi Anda para backend developer, Anda pasti sudah tidak asing dengan bahasa query, terlebih lagi dengan SQL (Structured Query Language). SQL ini sendiri diimplementasikan oleh SQLite. SQLite merupakan sebuah library yang mengimplementasikan mesin database SQL mandiri, tanpa server, tanpa konfigurasi, dan transaksional.

Singkatnya, SQLite merupakan versi ringan dari SQL yang mendukung banyak fitur SQL. SQLite juga tidak memerlukan server basis data khusus atau apa pun. SQLite hanya mesin sistem file langsung yang menggunakan sintaks SQL. Pada dasarnya, SQLite dikembangkan untuk perangkat-perangkat kecil seperti ponsel, tablet dan lain sebagainya. Serta lain itu, SQLite bersifat domain publik, bebas akses oleh siapa pun.

Dengan demikian, SQLite sangat cocok untuk dipelajari oleh siapa pun. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang apa itu SQLite, bagaimana cara kerjanya, fitur-fitur utamanya, hingga mengetahui kelebihan dan kekurangannya, simak artikel ini sampai selesai. Artikel ini akan membantu Anda dalam memahami SQLite, terutama bagi Anda yang baru saja ingin mempelajarinya sehingga Anda akan memahami SQLite dengan baik.

 

Definisi Apa Itu SQLite

Panduan Singkat Mengenal SQLite Bagi Pemula
 

 

SQLite adalah library yang mengimplementasikan SQL mandiri, tanpa server, tanpa konfigurasi, dan transaksional. Kode untuk SQLite berada dalam domain publik dan karenanya gratis untuk digunakan untuk tujuan apa pun, komersial atau pribadi. SQLite merupakan database yang paling banyak digunakan di dunia, Anda tidak akan bisa menghitungnya karena banyaknya yang menggunakan SQLite, termasuk beberapa project profil tinggi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa SQLite merupakan versi ringan dari SQL, tapi tidak seperti kebanyakan database SQL lainnya, SQLite tidak memiliki proses server yang terpisah. SQLite membaca dan menulis langsung ke file disk biasa. Database SQL lengkap dengan beberapa tabel, indeks, pemicu, dan tampilan, terdapat dalam satu file disk. Singkatnya, SQLite adalah perpustakaan perangkat lunak yang menyediakan sistem manajemen basis data relasional. Lite dalam SQLite berarti ringan dalam hal pengaturan, administrasi database, dan sumber daya yang diperlukan.

 

Baca Juga  :    Panduan Singkat Mengenal SSL (Secure Sockets Layer) Bagi Pemula

 

Fitur Utama SQLite

SQLite memiliki beberapa fitur utama yang sangat baik bagi Anda para developer, berikut fitur-fitur utama SQLite.

  • SQLite sangat ringan (ukurannya kurang dari 500 Kb) dibandingkan dengan sistem manajemen database lain seperti SQL Server, atau Oracle.
  • SQLite bukanlah sistem manajemen database client-server. Tapi, SQLite adalah perpustakaan dalam memori yang dapat Anda gunakan secara langsung. Tidak ada instalasi dan tidak ada konfigurasi yang diperlukan.
  • Sebuah database SQLite sangat khas, SQLite terkandung pada satu file pada penyimpanan disk komputer dengan semua objek database (tabel, tampilan, dll) termasuk dalam file itu. Tidak diperlukan server khusus.

 

Baca Juga  :    3 Rekomendasi Situs Web Proxy Site Agar Lebih Aman Dalam Berselancar di Internet

 

Kelebihan SQLite

SQLite adalah database yang sangat populer yang telah berhasil digunakan dengan format file disk untuk aplikasi desktop seperti sistem kontrol versi, alat analisis keuangan, katalog media dan suite pengeditan, paket CAD, program penyimpanan catatan, dll. Ada banyak kelebihan menggunakan SQLite sebagai format file aplikasi, berikut adalah kelebihan SQLite.

  • Ringan

    SQLite adalah database yang sangat ringan sehingga mudah digunakan sebagai perangkat lunak (software) yang tertanam dengan perangkat seperti televisi, ponsel, kamera, perangkat elektronik rumah, dll.

  • Performa Lebih Baik

    Operasi membaca dan menulis sangat cepat untuk database SQLite. Ini hampir 35% lebih cepat dari sistem File. SQLite hanya memuat data yang diperlukan, daripada membaca seluruh file dan menyimpannya di memori. Jika Anda mengedit bagian-bagian kecil, itu hanya akan menimpa bagian-bagian dari file yang diubah dan tidak sama sekali mengubah seluruh code.

  • Tidak Perlu Instalasi

    SQLite sangat mudah dipelajari. Anda tidak perlu menginstal dan mengkonfigurasinya. Cukup unduh pustaka SQLite di komputer Anda dan siap untuk membuat database.

  • Dapat Diandalkan

    Jika Anda memperbarui konten Anda terus menerus, tidak ada yang perlu Anda khawatirkan karena SQLite mampu meminimalkan kegagalan daya atau crash. SQLite lebih rentan terhadap bug daripada kode I/O file yang tertulis khusus. Query SQLite lebih kecil dari kode prosedural, sehingga kemungkinan bug minimal.

  • Portabel

    SQLite bersifat portable atau dapat digunakan di semua sistem operasi 32-bit dan 64-bit dan arsitektur big-dan little-endian. Beberapa proses dapat dilampirkan dengan file aplikasi yang sama dan dapat membaca dan menulis tanpa mengganggu satu sama lain. Serta dapat digunakan dengan semua bahasa pemrograman tanpa masalah kompatibilitas.

  • Dapat Diakses melalui Pihak Ketiga

    Database SQLite dapat diakses melalui berbagai macam alat pihak ketiga. Konten database SQLite lebih mungkin untuk dipulihkan jika telah hilang. Data yang hidup lebih lama dari kode.

  • Mengurangi Biaya dan Kompleksitas

    SQLite mengurangi biaya aplikasi karena konten dapat diakses dan diperbarui menggunakan kueri SQL singkat daripada harus melalui kueri prosedural yang panjang dan rawan kesalahan. SQLite juga dapat dengan mudah diperluas di versi yang terbaru hanya dengan menambahkan tabel dan/atau kolom baru. Sehingga menjaga kompatibilitas untuk program yang berjalan sebelumnya.

 

Baca Juga  :     Mengenal Cloudflare : Kelebihan dan Kekurangannya

 

Kekurangan SQLite

Panduan Singkat Mengenal SQLite Bagi Pemula
 

 

Di balik kelebihan SQLite, ada juga kekurangannya. Segala macam jenis database pasti memiliki kekurangannya masing-masing. Berikut ini merupakan kekurangan dari SQLite.

  • Konkurensi Terbatas

    Meskipun beberapa proses dapat mengakses dan menjalankan query database SQLite secara bersamaan, hanya satu proses yang dapat membuat perubahan pada database pada waktu tertentu. Ini berarti SQLite mendukung konkurensi, yaitu kemampuan dari unit-unit program yang berbeda untuk dieksekusi tanpa mempedulikan urutan, namun tidak mempengaruhi hasil akhir dari program tersebut. Sehingga konkurensi yang lebih besar daripada kebanyakan sistem manajemen basis data tertanam lainnya, tetapi tidak sebanyak RDBMS client/server seperti MySQL atau PostgreSQL.

  • Tidak Ada Manajemen Pengguna

    Sistem basis data seringkali disertai dengan dukungan untuk pengguna, atau koneksi terkelola dengan hak akses yang telah ditentukan sebelumnya ke basis data dan tabel. Karena SQLite membaca dan menulis langsung ke file disk biasa, satu-satunya izin akses yang berlaku adalah izin akses umum dari sistem operasi yang mendasarinya. Hal ini membuat SQLite menjadi pilihan yang buruk untuk aplikasi yang membutuhkan banyak pengguna dengan izin akses khusus.

  • Keamanan

    Database yang menggunakan server, dalam beberapa kasus tertentu akan memberikan perlindungan yang lebih baik dari bug di aplikasi klien daripada database tanpa server seperti SQLite. Anda perlu mengetahui bahwa server adalah proses persisten tunggal, sehingga database klien-server dapat mengontrol akses data dengan lebih presisi daripada database tanpa server, memungkinkan penguncian yang lebih halus dan konkurensi yang lebih baik.

 

Baca Juga  :    Mengenal Apa Itu SSH (Secure Shell), Cara Kerja dan Kegunaannya

 

Kesimpulan dan Penutup

SQLite merupakan versi ringan dari SQL, yang terdapat fitur-fitur SQL di dalamnya. SQLite digunakan untuk pengembangan banyak aplikasi dan website di seluruh dunia, SQLite menjadi salah satu database yang populer di seluruh dunia. SQLite sangat mudah digunakan karena tanpa harus melakukan proses instalasi dan konfigurasi yang rumit.

SQLite memiliki banyak kelebihan, diantaranya adalah SQLite sangat ringan, operasi membaca dan menulis sangat cepat untuk database, kueri yang terdapat di SQLite lebih kecil dari kode prosedural sehingga kemungkinan bug yang minimal, ran lain sebagainya. Di balik kelebihan tersebut juga terdapat kekurangannya, Anda harus bijak untuk berpikir apakah Anda akan menggunakan SQLite sebagai database Anda atau tidak.

 

 

 

 

 

Related Post :