5 Rekomendasi Software E-Commerce Terbaik versi IDCloudHost

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 1

Sekarang ini teknologi e-commerce sedang marak-maraknya digunakan, karena pembangunan sebuah aplikasi ini relative tidak sulit untuk implementasi. Dalam implementasinya disediakan layanan CMS (Content Management System) (Baca Juga : Ingin Punya Website, Apakah Harus Ngoding?) dan kita dapat membangun aplikasi ini sendiri sesuai dengan keinginan dan tetap menerapkan standard konsep sebuah e-commerce serta sebagai gambaran kecil penerapan sebuah teknologi informasi.

Nah, IDCHoster pada artikel kali ini IDCloudHost merekomendasikan kepada teman-teman pelaku UKM yang baru membuat toko onlinenya dan menggunakan software e-commerce. Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana memilih software e-commerce yang sesuai untuk bisnis UKM.  Setelah teman-teman tau bagaimana memilih software e-commerce yang sesuai dengan kebutuhannya, mungkin bisa sesuai dengan 5 rekomendasi software e-commerce dari IDCloudHost di bawah ini:

  • Pertama. Shopify merupakan software e-commerce fully managed yang dapat membatu perusahaan atau individu dalam membangun dan mengembangkan bisnis online. Shopify ini mungkin paling banyak terdengar atau tepopuler di kalangan pelaku bisnis online. Shopify juga menyediakan sistem ritel point-of-sale­ untuk perusahaan online maupun offline. Fitur utama shopify antara lain adalah kemampuan dalam mengatur produk, inventory, customer, order, dan diskon. Merchant pada Shopify menerima pembayaran online maupun in personal menggunakan built-in payment system yang disebut Shopify Payments ataupun external gateway seperti Paypal atau Bitcoin.
  • Kedua. Nopcommerce merupakan solusi e-commerce open source yang berbasis ASP.NET dengan MS SQL 2012 untuk database, sangat mudah digunakan dan dapat dikembangkan dengan host web. Nopcommerce memiliki semua yang teman-teman butuhkan untuk memulai dalam menjual barang fisik da digital melalui internet. Fitur-fitur Nopcommerce cukup lengkap yaitu seperti Katalog Nopcommerce yang di dalamnya menampilkan produk, kategori, dan supplier yang dijual di toko online dan disajikan secara lengkap meliputi tampilan daftar produk berdasarkan kategori, daftar produk berdasarkan pemasok. Kemudian fitur Shopping cart, fitur checkout, fitur afiliasi, Checkout anonim,blog, forum, dan SEF (Search Engine Friendly).
  • Ketiga. Opencart merupakan salah satu CMS Opensource untuk toko online yang berbasis PHP. Open source ini paling mudah digunakan, fiturnya juga banyak dan mendukung SEO. Tampilannya sedikit simpel dengan penggunaan warna yang pas pada tampilan front office. Fitur-fitur yang terdapat pada Opencart pun beragam mulai dari menu Catalog, Coupons, Ticket, Shipping, order dan juga report. Selain itu teman-teman tidak perlu khawatir dengan ketersediaan template dan ekstensi-ekstensi tertentu.
  • Keempat. Magento merupakan platform e-commerce yang paling cepat perkembangannya. Magento hadir dengan 2 pilihan yaitu: Enterprise Edition dan Community Edition. Enterprise Edition memiliki paket yang sangat lengkap dan canggih dalam meningkatkan penjualan, termasuk didalamnya store credit, gift cards (virtual dan fisik), member only sales, multy-store (retail & wholesale) dan dukungan waktu penuh. Community Edition, gratis didownload, umumnya dimanfaatkan oleh para web developer yang sudah ahli dan paket ini tidak didukung support, garansi dan kompensasi.
  • Kelima. Prestashop merupakan platform e-commerce CMS biasa disebut CMS Multi languege dengan lebih dari 10 bahasa yang disupport oleh CMS ini. Sama seperti Opencart, prestashop dibangun dengan basic PHP dan AJAX untuk bagian halaman adminnya. Tampilan default pada prestashop terasa sedikit lebih menarik dengan kumpulan menu dan widget yang lebih banyak. Untuk bagian back office, prestashop memiliki kurang lebih 310 fitur yang dapat mendukung proses bisnis teman-teman. Jadi jangan heran jika tampilanya sedikit lebih kompleks jika dibandingkan dengan opencart.

Sebenarnya, masih banyak lagi software e-commerce untuk toko online teman-teman, namun beberapa software diatas paling sering digunakan karena memiliki jumlah pengguna yang cukup banyak.

Lalu bagaimana dengan teman-teman pelaku UKM yang ingin membuat toko online? Sebelum teman-teman memutuskan untuk memilih salah satu software e-commerce dan membayarnya, maka tidak ada salahnya untuk mencobanya terlebih dahulu. Karena sebagian besar software e-commerce menawarkan versi percobaan (trial) selama 14-30 hari. Dengan begitu teman-teman dapat mencoba template, fitu, dan menuangkan kreativitas untuk membangun toko online.

Related Post :

popup image