
Pengertian Addon Domain
Addon Domain adalah sebuah domain yang akan tambahkan ke hosting domain utama dan setelah itu diarahkan ke subdirektori sebuah website sehingga domain tersebut akan menampilkan isi website dari subdirektori tersebut. Addon domain digunakan jika Anda ingin menggunkaan satu hosting untuk beberapa domain.
Sebagai contoh, mengenai addon domain. Dalam sebuah cerita.
Tika memiliki website dengan domain tikablogger.com. File tikablogger.com berada pada direktori root ya pada hosting yang berada pada file public_html. Tika pada saat itu merasa bawah website pertamanya sukses dan ingin membuat website baru dengan alamat domain berbeda, yaitu tikasukamakan.com karena Tika ingin membuat website seputar kuliner. Salah satu solusi agar tidak mengeluarkan budget yang besar dan murah adalah dengan menambahkannya pada Addon Domain.
Addon Domain yang dibuat oleh Tika akan membuat folder baru yang ada pada dalam public_html dengan nama folder tikasukamakan.com (dapat Anda sesuaikan) jadi struktur direktori akan menjadi public_html/tikasukamakan.com sedangkan tikablogger.com tetap ada pada public_html.
Fungsi dan Kegunaan Addon Domain
Dalam penerapannya, Addon Domain merupakan sebuah domain yang kita tambahkan pada hosting yang pada hosting sebelumnya terdapat domain yang sudah terpasang. So, Addon Domain merupakan domain kedua, ketiga, seterusnya. Apa sih kegunaan dan fungsinya?
Beberapa keuntungan dan fungsi yang Anda dapatkan dari Addon Domain :
- Ketika membuat Addon Domain maka beberapa akun seperti File Transfer Protocol (FTP) akan terbentuk secara otomatis.
- Anda tidak perlu membeli hosting baru untuk membuat website pada domain baru.
- Lebih mudah mengontrolnya karena dalam hosting dan cpanel yang sama.
Ketika Anda menambahkan addon domain akan terbentuk folder baru pada public_html yang terbuat khusus untuk meletakkan file Addon Domain website, sehingga terpisah dengan domain utama.
Perlu kita pahami bersama, setelah kita menambahkan domain baru ke hosting yang sudah ada domain sebelumnya. Maka resource yang ada pada hosting yang kita miliki juga akan dibagi menjadi dua, ketiga, dan seterusnya (jika Anda menambahkan lebih dari 1 addon domain). Seperti resource, disk space, bandwidth, dan lainnya. Meskipun terbagi, akses web panel dalam hal ini cpanel hanya ada tetap satu. Kesimpulannya, Addon Domain tidak memiliki akses ke Cpanel. Akses cPanel hanya bisa Anda lakukan pada akun domain utama. Ini juga menguntungkan untuk Anda yang menggunakan lisensi cpanel terpisah. Tentu menghemat biaya.
Perbedaan Addon Domain dan SubDomain
Setelah itu timbul pertanyaan baru. Bagaimana dengan istilah Subdomain? Apa perbedaannya dengan Addon Domain? Dalam hal ini, kita akan membahas bersama. Beberapa pengguna merasa bingung mengenai istilah ini.
Addon Domain adalah sebuah domain baru yang kita tambahkan pada hosting dan mempunyai Uniform Resource Locator (URL) yang berbeda dengan domain utama. Sedangkan subdomain, adalah domain baru yang menjadi bagian dari domain utama. Jadi URL yang digunakan masih mengandung domain utama.
Sebagai contoh cerita sebelumnya. Namun dalam hal ini, tikablogger.com menambahakan subdomain baru dengan alamat portofolio.tikablogger.com dan forum.tikablogger.com. Saat membuat subdomain baru maka sistem akan otomatis membuat folder portofolio dan forum di public_html. Maka dari itu, struktur foldernya akan menjadi public_html/portofolio/ dan public_html/forum yang terpisah dengan fungsinya.
Secara praktis, terlihat sama dengan Addon domain, karena sama – sama membuat folder baru di public_html. Namun, ada perbedaan yang cukup membedakan antara dua tipe domain ini berikut tabel perbedaannya.
Addon Domain
- Pada Akun FTP yang kita buat pada saat menambah Addon Domain
- Addon adalah domain yang terpisah dengan domain utama, jika domain utama tidak bisa Anda akses, addon domain tetap diakses
- Tidak bisa ditambahkan URL yang sama dengan domain utama
Subdomain
- Jika domain utama mati, maka semua subdomain tidak bisa diakses
- Tidak ada akun FTP yang dibuat, akun FTP sama dengan akun domain utama
Dapat kita tambahkan pada URL yang sama dengan domain utama misanya seperti www.tikablogger.com/portofolio. Sedangkan ada dua jenis domain lain yaitu istilah parked domain. Parked domain bisa juga kita sebut parking domain adalah sebuah domain yang kita tempelkan pada domain utama. Akibatnya pada saat domain yang sudah parking jika diakses akan menampilkan sama seperti web domain utama.
Baca Juga : Cara Order Hosting dan Domain
Cara Membuat Addon Domain di Cpanel
So, sebelumnya kita sudah membahas dan mengenal Addon Domain, Subdomain dan juga fungsinya. Pada bagian ini penulis akan memberikan tutorial menambahkan addon domain di cpanel dan cara yang tepat untuk menambahkankannya pada domain utama Anda.
Panduan menambahkan domain utama pada cPanel sebelumnya sudah pernah Anda buat pada panduan berikut. Jika Anda ingin mengetahui bagaimana cara menambahkan domain website baru Anda.
Untuk cara menambahkan Addon Domain. Langkah – langkah nya sebagai berikut :
Langkah 1- Melakukan Akses ke cPanel Hosting Anda Melalui Domain Utama.


Langkah 2 : Cari Fitur Addon Domain di cPanel Hosting Anda

Langkah 3 : Melakukan Input / Memasukan Addon Domain

Catatan :
1. Pastikan domain yang akan Anda tambahkan sudah Anda beli dan aktif
2. Centang (v) checklist “Create an FTP account associated with this Addon Domain” untuk menambahkan akan akun FTP baru
3. Anda dapat “Generate Password” untuk menghasilkan password aman, namun juga bisa membuat sendiri dengan kombinasi kapital, huruf, angka, dan tanda baca untuk membuat password yang kuat.
Baca Juga : Cara Menambahkan Domain (Add on Domain) pada Plesk Hosting
Langkah 4 : Mengatur Addon Domain

Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:
- Addon Domains: Keseluruhan addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.
- Document Root: Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.
- Subdomain: Subdomain yang sudah terbuat otomatis ketika menambahkan domain.
- Redirects to: Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain sudah sesuai arahan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang terdapat di sebelah kanan.
- Actions – Pilihan untuk menghapus addon domain
Baca Juga : Panduan Membuat Akun Zimbra Mail Mulai 15rb/bulan IDCloudHost
Penutup dan Kesimpulan
Jadi, berikut tutorial menambahkan addon domain di cPanel Anda. Mudah tentunya kan ya? Addon domain adalah fitur yang bisa Anda manfaatkan untuk menambahkan website lain yang berbeda dengan domain utama. Fitur ini dapat Anda manfaatkan untuk menghemat biaya karena tidak perlu membeli hosting lagi untuk menambahkan website baru.
Namun dalam praktiknya, Anda harus memastikan bahwa domain Anda sudah aktif anda bisa cek pada halaman domain terlebih dahulu mmelalui client area yang Anda miliki. Selain itu pastikan Layanan Hosting dan paket hosting yang Anda miliki terdapat layanan addon domain, karena biasanya pada beberapa paket ada memiliki batasan tertentu.
Semoga setelah membaca tutorial menambahkan addon domain di cPanel sudah mengerti mengenai contoh addon domain, cara membuat addon domain, apa itu subdomain dan parked domain. Setelah Addon Domain Anda tambahkan, Anda sudah dapat mengatur dan mengkonfirmasi website baru yang sudah dibuat.