Melakukan pertukaran informasi antar sistem perangkat menjadi bagian yang sangat penting yang mendukung kinerja aplikasi modern. Salah satu protokol atau metode yang memungkinkan sistem perangkat untuk saling berkomunikasi adalah RDC atau Remote Procedure Call. RDC memungkinkan sebuah perangkat komputer memanggil prosedur atau fungsi di komputer lain, seolah prosedur tersebut berjalan di dalam program. Hal ini dapat memunculkan peluang untuk pengembangan sistem yang lebih efisien, skalabel, dan mudah dikelola. Dalam artikel ini kita akan membahas lebih lanjut tentang komponen ini beserta dengan cara kerjanya.
Daftar Isi
Pengertian Remote Procedure Call
Remote Procedure Call atau disingkat RDC adalah sebuah metode komunikasi antar komputer dalam jaringan. Metode ini memungkinkan sebuah program untuk mengeksekusi fungsi atau prosedur di komputer lain dalam jaringan, seolah-olah fungsi tersebut berjalan pada jaringan lokal. Artinya, Remote Procedure Call mampu membuat panggilan prosedur yang melakukan pemanggilan. Sehingga programmer tidak perlu memikirkan detail teknis seperti bagaimana data diangkut atau diterjemahkan antara dua sistem berbeda. Hal ini dikarenakan Remote Procedure Call menyembunyikan kompleksitas tersebut di balik antarmuka yang mudah digunakan.
RPC pertama kali dikenalkan oleh Andrew D. Birrell dan Bruce Jay Nelson. Mereka memperkenalkan metode ini sebagai solusi untuk mengatasi kebutuhan komunikasi antar sistem dalam jaringan, Sejalan dengan perkembangan sistem terdistribusi dan kebutuhan untuk memperlancar komunikasi antar proses yang berjalan di mesin berbeda semakin berbeda, RDC hadir menjadi teknik yang banyak digunakan. Metode ini kemudian sangat membantu dalam fleksibilitas dan efisiensi.
Baca juga: Mengenal Fungsi File dalam Komputer dan Cara Kerjanya
Fungsi Remote Procedure Call dalam Pengembangan Aplikasi

Remote Procedure Call (RPC) memiliki banyak sekali kegunaan yang penting dalam pengembangan aplikasi, terutama di era sistem terdistribusi, microservices, dan cloud computing. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Memudahkan Komunikasi antar Komponen
Dalam pengembangan aplikasi modern yang menggunakan arsitektur microservices, sistem besar dipecah menjadi layanan-layanan kecil yang masing-masing memiliki tanggung jawab tertentu. Layanan-layanan ini sering kali berjalan di server yang berbeda dan ditulis dalam bahasa yang berbeda pula. Nah, disini RPC menjadi sangat berguna, karena memungkinkan setiap layanan untuk saling berkomunikasi dan memanggil fungsi satu sama lain. Ini sangat membantu developer untuk membangun sistem yang mudah dikembangkan serta diuji secara terpisah.
Menyederhanakan Komunikasi
Dalam aplikasi berbasis client-server, RPC berperan penting dalam menyederhanakan proses komunikasi antarmuka pengguna (seperti aplikasi web atau mobile) dengan backend. Dengan RPC, pemanggilan fungsi ke server tidak terlihat berbeda dari pemanggilan fungsi lokal. Developer tidak perlu lagi menulis kode manual untuk mengatur koneksi, membentuk permintaan, mengirimkannya ke server, dan menguraikan respon. Semua itu sudah diurus oleh metode ini.
Memisahkan Logika Bisnis dari Antarmuka Pengguna
RPC memungkinkan pemisahan yang jelas antara lapisan presentasi dan logika bisnis. Logika yang kompleks bida ditempatkan di server, sehingga lebih aman dan terpusat. Sementar itu, pada sisi klien hanya bertugas menampilkan data atau mengambil input dari pengguna. Ini akan sangat berguna untuk menjaga keamanan, mencegah kebocoran logika penting ke sisi klien. Selain itu, dengan RPC ini akan mempermudah pembaruan sistem tanpa harus menyentuh aplikasi klien.
Mendukung Interoperabilitas Lintas Bahasa dan Platform
Salah satu keunggulan besar dari RPC adalah kemampuannya untuk memungkinkan komunikasi antar aplikasi yang ditulis dengan bahasa pemrograman yang berbeda. Misalkan, backend service bisa ditulis dalam bahasa Golang, sedangkan frontend-nya dalam JavaScript. Dengan menggunakan definisi layanan yang terstandarisasi, semua layanan tersebut bisa saling memanggil fungsi dengan format dan kontrak yang jelas, tanpa tergantung bahasa programnya.
Meningkatkan Efisiensi dan Performa Sistem
Beberapa implementasi RPC modern, seperti gRPC telah menggunakan komunikasi biner (seperti Protocol Buffers) yang jauh lebih ringan dan cepat dibandingkan format teks seperti JSON dan XML. Ini memberikan keunggulan dalam performa yang signifikan, terutama dalam sistem yang membutuhkan latensi rendah dan throughput tinggi. Selain itu, RPC juga memungkinkan penggunaan koneksi yang lebih efisien, misalnya dengan HTTP/2 pada gRPC yang mendukung multiplexing.
Baca juga: Mengenal Komputer Generasi Kedua? Sejarah dan Ciri-Cirinya
Cara Kerja Remote Procedure Call

Remote Procedure Call memungkinkan pemanggilan fungsi jarak jauh terasa seperti memanggil fungsi biasa. Hal ini dikarenakan semua detail komunikasi jaringan disembunyikan oleh stub. Ini sangat membantu dalam membangun sistem terdistribusi yang efisien dan mudah dikembangkan. Berikut adalah penjelasan singkat tentang cara kerja RPC.
- Pemanggilan Fungsi oleh Client : RPC dimulai saat program client memanggil sebuah fungsi, misalnya getUser(123), seperti fungsi lokal biasa. Namun, fungsi ini sebenarnya dijalankan di server, bukan di perangkat client.
- Client Stub: Marshalling dan Pengiriman Data : Client stub akan mengambil parameter fungsi dan melakukan marshalling, yaitu mengubah data menjadi format yang bisa dikirim melalui jaringan (seperti JSON, XML, atau Protobuf), lalu mengirimkannya ke server.
- Server Stub: Penerimaan dan Eksekusi : Server stub menerima data dari client, melakukan unmarshalling untuk mengembalikan data ke format aslinya, dan kemudian memanggil fungsi sebenarnya di server dengan parameter tersebut.
- Pengolahan dan Pengembalian Hasil : Setelah fungsi dijalankan, hasilnya dimarshall oleh server stub dan dikirim kembali ke client. Di sisi client, stub menerima data tersebut, melakukan unmarshalling, dan mengembalikan hasil ke program utama seolah-olah hasil tersebut berasal dari fungsi lokal.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis NAT dalam Jaringan Komputer
Penutup
Demikianlah penjelasn singkat tentang apa itu Remote Procedure Call atau RPC. Dengan memahami konsep dan cara kerjanya, Anda bisa membangun sistem terdistribusi yang efisien dan mudah dikelola. Namun, penting untuk memahaminya lebih dalam sebelum benar-benar melakukannya. Selain itu, jika Anda ingin mencoba membangun website, cobalah untuk memulai dengan menggunakan layanan Cloud VPS dari IDCloudHost. Solusi untuk pengembangan website dan aplikasi yang efisien dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda