Apa Itu Spyware? Definisi dan Cara Mencegahnya

Development & Security

Spyware bukan menjadi hal yang asing lagi banyak orang apalagi di zaman modern seperti sekarang ini. Apalagi, kasus ini pun sudah sangat marak terjadi pada banyak perangkat baik laptop maupun ponsel. Namun, beberapa orang mungkin belum memahami dengan pasti tentang istilah satu ini, baik itu mengenai pengertiannya hingga dampak atau akibat yang bisa disebabkan olehnya.

Spyware sendiri adalah hal yang sangat berbahaya dan mampu mendatangkan banyak dampak buruk untuk korbannya. Karena itu mengenali tentang istilah satu ini termasuk bagaimana cara untuk mencegah atau menghindarinya sangatlah penting. Bagi yang belum memahaminya berikut akan kita bahas lebih lanjut tentang istilah satu ini mulai dari pengertian, bahaya, cara kerja, hingga cara mencegahnya.

Mengenal Apa Itu Spyware?

Spyware adalah jenis perangkat lunak atau malware berbahaya yang menjadi ancaman serius dalam dunia digital. Perangkat lunak ini adalah malware yang dirancang untuk menyusup masuk ke perangkat komputer, laptop, maupun smartphone kemudian mengumpulkan data dari perangkat tersebut dan mengirimnya ke pihak ketiga yaitu pemilik malware tanpa sepengetahuan pemilik perangkat.

Malware tersembunyi dengan baik pada perangkat dan bisa beroperasi dengan lancar tanpa terdeteksi sedikit pun. Karena itu kebanyakan orang tidak akan menyadari bahwa pada perangkat yang mereka gunakan terdapat perangkat lunak berbahaya. Masuknya malware ini pada perangkat juga sering tidak disadari oleh pemilik perangkat karena terbilang sangat rapi dan tersembunyi.

Spyware sendiri juga memiliki beberapa jenis yang pastinya sama-sama berbahaya. Contohnya yaitu terdapat Adware yang muncul dalam bentuk iklan pop-up saat menjelajahi internet. Jika tidak sengaja mengklik iklan pop-up tersebut maka perangkat akan dialihkan ke website phising atau bahkan memungkinkan malware ini terinstal secara otomatis pada perangkat yang digunakan.

Jenis lainnya terdapat Keylogger yang bisa merekam aktivitas keyboard dan mengirimkannya pada hacker. Lalu ada Password Theft yang bisa mencuri kredensial login dan lagi-lagi mengirimkannya pada hacker. Jenis lainnya yaitu Trojan yang bisa menyamar sebagai software normal namun akhirnya akan menjalankan perintah hacker hingga mengambil alih kendali perangkat yang terinfeksi.

Berdasarkan video dari channel YouTube Certo Software, ada beberapa cara untuk mendeteksi adanya malware satu ini. Caranya mengecek adakah aplikasi asing yang tiba-tiba terpasang, cek adakah aplikasi yang memiliki izin padahal seharusnya tidak, dan cek adakah aplikasi asing yang memakan banyak daya baterai. Jika ada maka bisa jadi aplikasi tersebut adalah spyware dan harus segera dihapus.

Baca juga: Mengenal ERR_SSL_PROTOCOL_ERROR dan Cara Mengatasi

Bahaya yang Dapat Terjadi

spyware

Malware ini bisa menyebabkan banyak dampak negatif atau bahaya untuk pemilik perangkat yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa bahayanya:

Pencurian Data Identitas

Malware ini bisa melakukan pencurian data identitas pribadi pemilik perangkat. Pelaku pun bisa mendapatkan berbagai informasi tersebut sehingga dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan pribadi bahkan bisa melakukan penipuan identitas.

Kerugian Finansial

Bahaya lainnya yaitu bisa menyebabkan korban mengalami kerugian finansial akibat kehilangan uang yang ada di rekeningnya. Sebab, spyware dapat merekam terkait informasi keuangan dan perbankan termasuk kata sandi sehingga memudahkan pelaku untuk mencuri dana.

Kerusakan Pada Komputer

Malware ini juga bisa menyebabkan kerusakan pada komputer seperti menyebabkan penurunan performa sistem, menyebabkan komputer berjalan lebih lambat, memunculkan jeda saat membuka aplikasi, komputer mengalami crash, overheating, dan sebagainya. Berbagai masalah tersebut tentunya akan sangat merugikan bagi pemilik perangkat.

Gangguan Saat Menggunakan Mesin Penelusuran

Malware ini juga bisa menyebabkan gangguan ketika pengguna menggunakan perangkat untuk membuka mesin penelusuran. Spyware akan mengarahkan perangkat ke situs web lain yang tidak diinginkan termasuk ke situs yang berbahaya. Malware ini pun bisa merubah halaman beranda bahkan bisa memunculkan iklan pop-up yang sangat menyebalkan.

Baca juga: 7+ Tools Terbaik untuk Mengecek Keamanan Website

Cara Kerja Spyware

apa itu spyware

Setelah terinstal pada perangkat tanpa sepengetahuan pemilik, malware ini kemudian akan segera bekerja. Nah, berikut ini akan kita bahas langkah-langkah cara kerja malware ini dari awal:

Instalasi

Spyware akan terinstal pada perangkat tanpa izin bahkan tanpa sepengetahuan pemilik perangkat tersebut. Instalasi malware ini pun terjadi ketika pemilik membuka link mencurigakan dan secara sembarangan saja. Kemudian mengunduh sesuatu seperti aplikasi atau video dari sumber yang tidak terpercaya, membuka email phising, membuka situs web berbahaya, dan lain sebagainya.

Merekam Data

Setelah berhasil terinstal pada perangkat, malware ini kemudian akan mulai bekerja dengan mengumpulkan dan merekam berbagai macam data dari perangkat. Data yang dikumpulkan tersebut sangat beragam mulai dari password atau kata sandi, data perbankan, histori pencarian di internet, aktivitas browsing, informasi keuangan, penekanan tombol, tangkapan layar, dan lain sebagainya.

Pengiriman Data ke Pelaku Penyerangan

Data yang sudah didapatkan oleh malware ini kemudian akan dikirim ke server milik pelaku penyerangan atau pembuat malware. Karena itu, pelaku bisa mendapatkan berbagai data penting dari perangkat milik korban. Bahkan pelaku bisa memanfaatkan data tersebut untuk keuntungannya sendiri bahkan menggunakannya untuk melakukan tindak kejahatan lain yang akan sangat merugikan korbannya.

Pelaksanaan Perintah dari Pelaku

Spyware juga bisa menerima perintah dari server pelaku seperti untuk mengumpulkan data lebih lanjut dan mengirimkannya lagi, perintah untuk mengaktifkan fungsi-fungsi tertentu, dan berbagai macam perintah lainnya. Setelah menerima perintah tersebut maka malware ini akan segera menjalankannya sehingga nantinya pelaku bisa benar-benar berkuasa atas perangkat dan data yang ada di dalamnya.

Cara Mencegah Masuknya Spyware

Untuk menghindari berbagai dampak buruk yang mungkin terjadi karena malware satu ini maka penting untuk mencegahnya masuk dan terinstal pada perangkat. Cara mencegah masuknya malware ini pun sebenarnya cukup beragam dan juga mudah. Nah, berikut ini adalah beberapa contoh caranya yang bisa diterapkan pada perangkat pada komputer, laptop, maupun smartphone sekalipun:

  • Memasang aplikasi antivirus yang terpercaya dan rutin memperbaikinya agar bisa bekerja dengan maksimal.
  • Menggunakan super anti-spyware yang memang mampu mendeteksi serta menghapus malware ini sekaligus memberikan perlindungan ekstra bersama antivirus.
  • Mematikan penyimpanan cookie pada browser yang memang sering menjadi tempat munculnya malware ini.
  • Jangan sembarangan dalam membuka link dari pesan atau lampiran email dari orang asing karena hal tersebut sangat sering menjadi cara untuk memasukkan malware ini.
  • Jangan sembarangan dalam menyetujui cookie di internet. Pastikan hanya menyetujui cookie pada situs resmi yang sudah jelas terpercaya.
  • Hindari mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi dan pastikan hanya mengunduh aplikasi resmi yang jelas lebih aman.
  • Hati-hati dalam memberi izin pada aplikasi, pastikan hanya mengizinkan aplikasi yang benar-benar aman.
  • Jangan sembarangan membuka situs di internet terutama yang mencurigakan dan tidak jelas.

Penutup

Spyware memang menjadi perangkat lunak atau malware yang benar-benar benar berbahaya karena bisa menyebabkan berbagai dampak buruk bagi korbannya. Karena itu, penting untuk melakukan berbagai cara pencegahan masuknya malware ini agar perangkat dan data-data pribadi tetap aman. Dengan begitu kita bisa terhindar dari berbagai macam risiko kerugian.

Sebagai solusi perlindungan yang lebih kuat, IDCloudHost menyediakan layanan keamanan siber yang dapat membantu menjaga data tetap aman, dengan layanan Anti-DDoS memastikan performa dan keamanan optimal bagi bisnis Anda.