Mengenal C Compiler? Pengertian Jenis dan Cara Kerja

Web & Development

Ada banyak sekali istilah dalam dunia pemrograman. Salah satu yang cukup populer yaitu C Compiler. Namun, tak sedikit yang belum benar-benar memahami tentang sistem kompilasi C, bagaimana kerjanya, dan mengapa ia menjadi bagian penting saat proses coding. Khususnya yang berkaitan dengan bahasa pemrograman C.

Secara umum, bahasa pemrograman C sendiri sudah digunakan sejak era 70-an. Menariknya, mereka masih tetap bertahan hingga sekarang. Ini tentu karena kestabilan, efisiensi, serta kedekatannya dengan perangkat keras. Di balik setiap program C yang berhasil dijalankan, ternyata terdapat sejumlah prosedur penting bernama kompilasi. Sehingga dari sinilah peran compiler menjadi sangat krusial. Mari kita bahas lebih mendetail pada artikel berikut ini.

Apa Itu C Compiler ?

Sebelum membahas apa itu sistem kompilasi C, penting untuk memahami dua hal mendasar terlebih dahulu. Ini termasuk apa itu bahasa C dan pengertian compiler. Pasalnya, keduanya memiliki makna yang berbeda namun berkaitan erat. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yang berhasil Dennis Ritchie kembangkan sekitar tahun 1972 di Bell Labs. Bahasa ini hadir guna memungkinkan pemrogram mengakses sekaligus mengontrol perangkat keras secara langsung. Namun tetap memiliki sintaks yang lebih mudah pengguna pahami daripada bahasa mesin.

Berkat fleksibilitas serta kecepatannya, penggunaan bahasa C kian berkembang dalam berbagai proyek sistem. Seperti halnya pengembangan sistem operasi (contohnya UNIX), driver hardware, bahkan perangkat embedded.

Sementara itu, compiler adalah sebuah program yang berfungsi untuk menerjemahkan kode sumber (source code). Biasanya yang tertulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (seperti C) ke dalam bentuk bahasa mesin (biner). Tujuannya tentu saja memudahkan dalam proses pemahaman di sistem komputer.

Proses tersebut populer dengan istilah kompilasi dan hasil akhirnya biasa pemrogram sebut dengan file executable. Tanpa compiler, komputer tidak akan bisa mengeksekusi kode program yang kita tulis dalam bahasa C. Hal tersebut mengingat perangkat komputer hanya mampu memahami bahasa mesin. Jadi, jika kita pahami secara lengkap, C Compiler adalah software pengubah kode sumber di bahasa C menjadi kode biner yang bisa komputer jalankan. Contoh umumnya antara lain, GCC hingga Microsoft Visual C++.

Baca juga: Mengenal Julia Programming Bahasa Pemrograman Ilmuwan Data

Jenis dari Compiler C

Setelah memahami pengertian sistem kompilasi C, kini kita akan bahas mengenai jenis-jenisnya. Pada dasarnya, ada berbagai jenis compiler yang dapat kita gunakan untuk bahasa C. Masing-masing memiliki keunggulan, lingkungan kerja, dan karakteristiknya tersendiri.

Di samping itu, sebelum masuk ke daftar jenis compiler, penting untuk memahami bahwa pemilihan compiler bisa mempengaruhi berbagai hal. Mulai dari kecepatan kompilasi, portabilitas program, serta kompatibilitas dengan sistem operasi tertentu. Berikut penjelasan selengkapnya.

GCC (GNU Compiler Collection)

Jenis pertama yaitu GCC sebuah compiler open-source yang sangat populer di kalangan pengembang Linux dan Unix. Selain mendukung bahasa C, GCC juga memungkinkan kinerja bahasa lain layaknya C++, Fortran, Ada, dan masih banyak lagi. Karena fleksibilitas dan pengembangannya yang besar, GCC banyak diaplikasikan dalam bidang akademik maupun industri.s

Clang

Berikutnya yaitu Clang adalah bagian dari proyek LLVM (Low-Level Virtual Machine) dan dirancang sebagai alternatif modern untuk GCC. Clang menawarkan kompilasi yang cepat, pesan kesalahan lebih jelas, serta arsitektur modular. Hal yang pada akhirnya memudahkan integrasi dengan tool lain.

Turbo C

Pada dasarnya, Turbo C adalah compiler legendaris yang populer di era DOS dan awal pengembangan Windows. Meskipun kini sudah terbilang usang, banyak institusi khususnya pendidikan yang masih menggunakannya. Selain karena sederhana, antarmukanya juga ramah pengguna.

Microsoft Visual C++ (MSVC)

C Compiler satu ini merupakan bagian dari Microsoft Visual Studio. Meskipun lebih populer untuk C++, MSVC juga mendukung bahasa C. Compilernya sangat ideal kita gunakan di lingkungan Windows. Sekaligus memiliki dukungan yang cukup kuat untuk pengembangan aplikasi berbasis Windows.

Intel C Compiler (ICC)

Terakhir ada Intel C Compiler. Seperti namanya, compiler ini merupakan rancangan Intel untuk mengoptimalkan program. Sehingga program di prosesor Intel dapat berjalan lebih efisien. ICC sering digunakan dalam aplikasi sains serta teknik yang memerlukan performa tinggi.

Memahami Cara Kerja dari Compiler C

mengenal c compiler

Penting untuk menjadi catatan bahwa proses kompilasi pada bahasa C tidak terjadi hanya dalam satu langkah saja. Lebih dari itu, compiler bekerja melalui beberapa tahap pokok sebelum akhirnya menghasilkan executable file. Berikut adalah tahapan-tahapan utama dalam proses kerja C Compiler.

Pre-processing

Pada tahap ini, compiler akan menangani direktif preprocessor yang dimulai dengan tanda #, seperti #include, #define, dan sebagainya. Tanda tersebut mencakup penggabungan file header, penggantian macro, serta penghapusan komentar.

Compilation

Setelah pre-processing selesai, sistem akan mengubah source code menjadi kode assembly (bahasa rakitan) oleh compiler. Prosesnya juga mencakup pengecekan sintaks hingga semantik program. Jika terjadi kesalahan dalam kode, compiler akan menampilkan pesan error pada tahap ini.

Assembly

Jika sudah, kode assembly dari tahapan sebelumnya harus diterjemahkan menjadi kode mesin. Bagian yang bertugas adalah assembler. Hasilnya yaitu file objek yang biasanya memiliki ekstensi .o atau .obj.

Linking

Terakhir, linker akan menggabungkan satu atau beberapa file objek, serta library eksternal (seperti stdio.h). Semua komponen tersebut akan menjadi satu file executable yang siap bekerja. Biasanya, jika ada referensi fungsi eksternal yang belum teridentifikasi, maka peringatan error akan muncul.

Pentingnya Mengenal Compiler C 

Banyak pemula mengabaikan pentingnya memahami bagaimana sebuah program terkompilasi. Padahal sebenarnya, pemahaman tersebut sangat membantu dalam berbagai hal. Termasuk ketika debugging, optimasi program, maupun mempercepat proses belajar bahasa pemrograman secara keseluruhan.

Sebagai contoh, jika seorang pemrogram tahu bahwa kesalahan “undefined reference” muncul di tahap linking. Maka ia akan langsung memeriksa apakah terdapat fungsi atau file library yang belum teridentifikasi. Sementara itu, biasanya beberapa yang kurang paham bisa jadi justru mencari masalah di bagian sintaks. Alhasil, error sulit terpecahkan.

Perbedaan IDE dan Compiler

Sebagai informasi tambahan, beberapa orang khususnya pemula seringkali bingung dan menganggap antara IDE serta compiler sama. Padahal sebenarnya, keduanya memiliki perbedaan signifikan.

IDE (Integrated Development Environment) adalah perangkat lunak yang menyediakan fasilitas lengkap untuk menulis, mengedit, mengompilasi, dan mendebug kode. Contoh IDE terpopuler adalah Code::Blocks, Dev C++, atau Visual Studio.

Biasanya, IDE sudah menyertakan compiler di dalamnya. Namun, perlu menjadi catatan bahwa compiler adalah bagian dari IDE, bukan sebaliknya. Misalnya saja, Code::Blocks menggunakan GCC sebagai compiler-nya. Di sisi lain, compiler adalah bagian mandiri atau berdiri sendiri.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Ruby? Bahasa Pemrograman yang Fleksibel

Penutup

Dari informasi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa C Compiler adalah salah satu elemen penting dalam dunia pemrograman. Khususnya bagi pemrogram yang menggunakan bahasa C.

Dengan mengenal C Compiler, jenis, dan cara kerjanya, programer akan lebih mudah memprogram maupun menemukan bug. Seiring perkembangannya, pilihan compiler semakin banyak. Apapun pilihan Anda, hal paling penting tetap memahami alur kerja serta bagaimana compiler berkontribusi dalam menciptakan program yang optimal.

Setelah mengenal cara kerja dan pentingnya C compiler, kini saatnya Anda mulai bereksperimen langsung. Anda bisa gunakan layanan Cloud VPS eXtreme dari IDCloudHost untuk menciptakan lingkungan coding yang fleksibel dan mendukung eksplorasi penuh terhadap bahasa C.