Pada sistem jaringan komputer, hampir seluruh penggunaan alamat IP sangat penting karena terbatasnya ketersediaan alamat IPv4 yang menjadi bagian dari penerjemahan alamat jaringan. Untuk mengatasi persoalan ini, Ada dua teknologi yang sering digunakan, yaitu NAT Vs PAT. Meskipun sama-sama berfungsi sebagai alat penerjemahan, namun keduanya memiliki mekanisme kerja yang berbeda. Lantas, Mana yang lebih efektif untuk kebutuhan jaringan, NAT vs PAT? Ayo ikuti artikel ini!
Daftar Isi
Apa Itu NAT (Network Address Translation)
Network Address Translation atau disingkat NAT, adalah teknologi penerjemahan alamat IP privat atau jaringan lokal yang diubah menjadi alamat IP publik. Teknologi ini digunakan untuk memperlambat laju penurunan ketersediaan alamat IP publik dengan cara mengganti jaringan lokal menjadi alamat global yang digunakan untuk mengakses internet.
NAT itu sendiri memiliki berbagai jenis yang umum digunakan dalam jaringan komputer, namun ada dua tipe jenis hubungan NAT. pertama yaitu hubungan satu ke satu, dimana alamat IP pribadi diterjemahkan menjadi satu alamat IP publik, dan yang kedua, banyak ke satu, artinya beberapa alamat IP pribadi dapat diubah menjadi alamat IP publik yang sama.
Sebagai contoh, Anda dapat membayangkan jaringan pada suatu rumah yang memiliki tiga perangkat, yaitu Komputer, Smart TV, dan Smartphone. Tanpa adanya teknologi NAT, masing-masing perangkat tersebut membutuhkan alamat IP publik khusus untuk dapat terhubung ke internet. Namun, semua perangkat tersebut dapat berbagi satu alamat IP publik dan dapat mengakses internet dengan menggunakan alamat IP pribadi setiap perangkat tersebut.
Baca Juga: Mengenal Perbedaan LAN, WAN, dan MAN pada Jaringan
Apa Itu PAT (Port Address Translation)

Port Address Translation adalah teknik dalam sistem jaringan yang digunakan untuk mengubah beberapa alamat IP pribadi menjadi satu alamat Ip publik dengan membedakan setiap perangkat yang terhubung menggunakan nomor port yang unik. Cara kerja tersebut memungkinkan banyak perangkat di jaringan lokal untuk mendapatkan satu alamat IP publik secara lebih efisien. Teknologi PAT juga menggunakan alamat IPv4 seperti NAT, namun terdapat nomor port.
Untuk lebih mudah memahami cara kerjanya, Anda bisa melihat pada tiga perangkat di dalam jaringan lokal yang ingin mendapatkan akses internet. Setiap perangkat memiliki alamat IP pribadi yang berbeda, misalnya alamat IP 192.168.1,2, IP 192.168.1,3, dan dan IP 192.168.1,4. Dengan PAT, semua perangkat tersebut dapat menggunakan satu alamat IP publik, misalnya IP 203.0.113.5 untuk terhubung dan dapat mengakses internet. PAT bekerja dengan cara memberikan nomor port unik pada setiap koneksi, seperti 203.0.113.5.10001, 203.0.113.5.10002, dan seterusnya.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Nomor Port dalam Sistem Jaringan
Perbedaan NAT Vs PAT
Meskipun kedua teknologi penerjemahan alamat IP ini terlihat mirip, namun ada beberapa perbedaan yang harus Anda ketahui seperti penjelasan di bawah ini:
Cara Kerja NAT Vs Pat
NAT bekerja dengan cara menerjemahkan alamat IP tanpa mengubah informasi port, dimana terdapat dua bentuk mekanisme kerja. Pertama NAT statis, yaitu hubungan satu ke satu antara IP pribadi dan IP publik. Kemudian NAT dinamis, bekerja dengan banyak hubungan ke satu IP publik tanpa diferensiasi port.
Berbeda dengan NAT, PAT memperluas konsep sebelumnya dengan memanipulasi nomor port yang digunakan. Dengan teknik tersebut, beberapa perangkat dalam jaringan lokal dapat berbagi satu alamat IP publik, dimana setiap perangkat yang terkoneksi dibedakan menggunakan nomor port khusus. Hal ini membuat PAT menjadi lebih efisien dalam mengelola komunikasi jaringan dan mengoptimalkan penggunaan alamat Ip
Penggunaan NAT Vs PAT
NAT biasanya digunakan saat perangkat dalam jaringan internal membutuhkan akses ke jaringan luar, seperti server yang menghosting situs web atau layanan FTP. Dalam skenario diatas, NAT statis sangat berguna karena mempertahankan satu alamat IP publik yang konsisten untuk perangkat, sehingga layanan dapat dijangkau oleh pengguna eksternal.
Sedangkan PAT lebih efektif dalam lingkungan dimana terdapat banyak perangkat membutuhkan akses ke internet, namun hanya tersedia sedikit alamat IP publik.Biasanya kondisi ini sering terjadi pada jaringan rumah atau bisnis kecil, dimana satu alamat IP publik digunakan oleh banyak perangkat sekaligus dengan membedakan koneksi berdasarkan nomor port unik.
Keamanan NAT Vs PAT
Dari segi keamanan, NAT memberikan perlindungan dasar dengan menyembunyikan alamat IP privat dari jaringan luar. Akan tetapi, jika tidak dikonfigurasi secara tepat, NAT masih memiliki celah untuk peretas melakukan kejahatan siber. Dibandingkan NAT, PAT lebih aman karena setiap koneksi memiliki nomor port unik yang membuatnya lebih sulit untuk diserang secara langsung, terutama dalam serangan pemindaian port atau upaya akses ilegal.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis NAT dalam Jaringan Komputer
Kapan Menggunakan NAT Vs PAT
Penggunaan kedua teknologi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Seperti NAT digunakan ketika perangkat di dalam jaringan membutuhkan akses dari luar dengan alamat IP yang dapat diterjemahkan. Sehingga memungkinkan penghematan alamat IP publik dengan cara mengganti alamat IP pribadi di dalam jaringan dengan satu atau beberapa alamat IP publik. NAT sangat ideal untuk jaringan yang membutuhkan koneksi keluar namun lebih aman.
Sedangkan PAT digunakan saat jumlah perangkat yang membutuhkan akses ke sistem jaringan luar lebih banyak daripada jumlah alamat IP publik yang tersedia. Ini memungkinkan banyak perangkat terhubung dan berbagi dalam satu alamat IP publik dan menghemat alamat IP di jaringan yang lebih besar
Penutup
Secara keseluruhan, pilihan antara NAT Vs PAT tergantung dengan kebutuhan spesifik jaringan Anda. jika Anda membutuhkan akses terus-menerus ke perangkat di dalam jaringan dengan alamat IP publik yang tetap, NAT menjadi solusinya. Namun, berbeda dengan PAT dimana sangat efisien digunakan saat banyak perangkat yang perlu akses internet dengan jumlah IP publik yang terbatas. PAT tidak hanya menawarkan efisiensi, namun juga hemat biaya dan keamanan yang lebih terjamin.
Apapun pilihannya, sangat penting untuk Anda memastikan jaringan berjalan dengan optimal. Jika Anda membutuhkan layanan hosting yang memiliki skalabilitas tinggi , IDCloudHost menawarkan layanan Cloud VPS didukung dengan storage SSD NVME memungkinkan Anda untuk menginstal berbagai Virtual Machine, Operating System dan aplikasi dengan cepat!
