Cara Menggunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Pernahkah anda merasakan akses loading sebuah website terasa lama dan error? Nah, hal ini tentu membuat anda menjadi tidak nyaman. Digitalisasi saat ini membuat segala seusatunya menjadi serba cepat dengan online.

Mulai dari bisnis, kesehatan, social media, hingga olahraga tidak ada satupun kini yang tidak menggunakan aplikasi mobile maupun website. Namun, jika website yang anda buka tergolong lemot dan suka eror hal ini akan mengurangi minat pengunjung untuk menggunakan website anda.

Oleh karena itu Anda harus menyediakan website dengan kecepatan loading tinggi untuk pengunjung. Agar, pengunjung betah berlama – lama di dalam website anda. Oleh karena itu dengan panduan Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website akan membantu anda dalam mengatasi hal ini.

 

Apa Itu PageSpeed Insights?

PageSpeed Insights merupakan sebuah tools yang berisi laporan performa dari page (website) untuk perangkat mobile dan desktop. Selain memberikan laporan mengenai performa, PageSpeed Insights juga memberikan rekomendasi dan anjuran mengenai bagaimana performa website dapat ditingkatkan. Ke-2 hal tersebut (laporan dan rekomendasi) membuat PageSpeed Insights banyak mendapatkan perhatian dari para web owner dan developer.

Bagaimanakan performa sebuah website diukur? PageSpeed Insights mengukur performa website dengan Speed Score sebagai indikator performa. PageSpeed Insights akan memberikan Anda nilai (skor) dari 0-100 yang ditentukan berdasarkan performa website Anda. Semakin tinggi nilai Anda, maka semakin baik performa website Anda. Rekomendasi pengoptimalan dari PageSpeed Insights bergantung pada skor yang Anda dapatkan.

 

Seberapa Pentingkah Speed (Kecepatan) Website?

Optimasi Page Speed website sangat penting untuk website anda? Jawabannya adalah iya, karena Optimasi Page Speed dapat menentukan performa yang otomatis akan sangat berpengaruh pada jumlah pengunjung dan pendapatan Anda. Berikut adalah beberapa fakta mengenai korelasi atau keterkaitan antara kecepatan website dan para pengguna (users) internet.

Selain konten dan desain yang berkualitas, kecepatan dapat membuat users bertahan lama di sebuah website. Semakin cepat kecepatan semakin baik users merespons website Anda. Buruknya kecepatan akan membuat mereka malas dan bahkan tidak jadi untuk berkunjung.

Jika Anda memiliki bisnis online, maka kecepatan website sangat berpengaruh pada tingkat konversi, jadi atau tidaknya pengunjung membeli produk Anda. Semakin cepat, maka tingkat konversinya semakin tinggi. Kecepatan web yang rendah meningkatkan peluang hilangnya minat pengunjung. Coba anda bayangkan jika website anda lemot, maka pengunjung yang tadinya ingin membeli produk anda akan kabur dari website anda.

Kecepatan web memang bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi performa website. Selain itu, kecepatan juga bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi search engine ranking. Meskipun demikian, kecepatan website dapat dikatakan sangat mempengaruhi minat, ekspektasi, dan kesan pengunjung. Jika kecepatan sangat penting, maka berapa lama waktu yang dibutuhkan dan berapa skor PageSpeed yang harus dicapai?

3 detik adalah waktu yang diharapkan oleh rata-rata users untuk mengakses sebuah website. Lebih dari 5 detik adalah waktu yang dianggap tidak ideal. Skor di atas 80 (Grade B) menunjukkan bahwa performa website Anda baik. Namun, banyak orang menganggap bahwa skor di atas 95 merupakan skor yang sempurna. Namun, mendapatkan skor di atas 95 merupakan hal yang sangat sulit. Skor 90 (Grade A) saja sudah cukup.

Baca Juga : Bert Teknologi Baru Google Untuk Mesin Pencari

 

Cara Gunakan Google PageSpeed Insight

Berikut adalah penjelasan mengenai cara menggunakan Google PageSpeed Insight langkah demi langkah:

1. Buka Website PageSpeed pada Browser anda misalnya Google

2. Ketik Alamat Website Anda, misalnya https://www.youtube.com/

3. Dapatkan Analisis

Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website
 

Dalam PageSpeed Google Google akan memberikai penilaian kecepatan website anda misalnya: https://www.youtube.com/ mendapatkan nilai 55%. Skala dari penilaian ini dimualai dari 0 hingga 100 persen. Jika website anda mendapatkan Nilai 0 hingga 49 persen berarti website Anda lambat. Untuk nilai 50 sampai 89 persen berarti kecepatan website Anda sudah sesuai standart. Apabila nilai website anda 90 sampai 100 persen hal ini menunjukkan website anda cepat.

4. Cara Membaca Analisis PageSpeed Google

Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website
 

Selain analisis kecepatan website secara umum, PageSpeed Google juga menjabarkan analisisnya menjadi enam bagian. Enam analisis tersebut adalah Field Data, Origin Summary, Lab Data, Opportunities, Diagnostics, dan Passed Audits. Berikut adalah penjelasannya :

  • Field Data dan Origin Summary
    Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

     
    Field Data dan Origin Summary adalah nilai kecepatan berdasarkan First Contentful Paint dan First Input Delay. First Contentful Paint adalah waktu di mana gambar atau teks pertama muncul. Sedangkan First Input Delay adalah jarak waktu antara interaksi pertama pengunjung (klik tautan/link) dan respon pertama browser menanggapi interaksi tersebut.
     
    Website kamu termasuk cepat jika kedua nilai FCP dan FID sama-sama tinggi. Jika salah satu, FCP atau FID, mendapatkan nilai rendah, website kamu termasuk lambat.
     
  • Lab Data
    Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

     
    First Contentful Paint adalah waktu di mana gambar atau teks pertama muncul
     
    Speed Index menunjukkan seberapa cepat isi halaman terlihat jelas. Semakin rendah nilainya semakin bagus.
     
    Time to Interactive adalah waktu pertama yang menunjukkan sebuah halaman dianggap interaktif secara penuh. First Meaningful Paint mengukur kapan konten utama dari sebuah halaman muncul
     
    First CPU Idle menemukan waktu pertama di mana sebuah halaman pengunjung bisa melakukan input. Estimated Input Latency menunjukkan lama waktu yang dibutuhkan sebuah website untuk merespon input yang dimasukkan pengguna
     
  • Opportunities (Peluang)
     
    Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

     
    Opportunities menunjukkan apa saja langkah optimasi yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kecepatan website.
     
  • Diagnostics
     
    Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

     
    Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum disebutkan di analisis-analisis sebelumnya.
  • Passed Audits
     
    Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website

    Passed Audits berisi laporan langkah-langkah optimasi apa saja yang sudah berhasil Anda lakukan.

 

Baca Juga : Maksimalkan Operasional Bisnis Anda Dengan Google Gsuite

 

Kesimpulan dan Penutup

Perlu anda ketahui bahwa ketika anda menggunakan website untuk bisnis anda, anda perlu memperhatikan efektifitas website anda. Biasanya, pengunjung senang dengan website yang mudah diakses, tidak lemot, dan responsif.

Apabila website anda masih tergolong lemot, hal ini berarti anda perlu meningkatkan efektivitas website anda. Pengunjung tidak akan betah berlama – lama mengunjungi website anda. Maka dari itu anda perlu sebuah tools yang dapat mengukur kecepatan website anda dengan Google PageSpeed Insight.

Google PageSpeed Insight akan memberikan beberapa rincian data website anda hingga seberapa efektif respon website anda. Tools ini pengukurannya menggunakan angka, Jika website anda bernilai  0 hingga 49 persen berarti website Anda lambat. Untuk nilai 50 sampai 89 persen berarti kecepatan website Anda sudah sesuai standart. Apabila nilai website anda 90 sampai 100 persen hal ini menunjukkan website anda cepat.

Related Post :

popup image