Cara Melakukan Riset Kata Kunci untuk SEO

Business, Search Engine Optimization / 2 | | 0

Dalam SEO, kata kunci merupakan faktor penting yang dapat menentukan keberhasilan SEO. Ketika melakukan SEO, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah penelitian-kata kunci untuk mencari tahu apa yang pelanggan potensial Anda cari dan menemukan apa kata-kata atau frase yang orang cari ketika mereka mencari produk dan layanan yang terkait dengan bisnis Anda.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki usaha florist atau bisnis penjualan beraneka jenis bucket bunga di Jakarta. Jika Anda ingin mudah ditemukan oleh pelanggan yang membutuhkan jasa Anda, kata kunci apa yang akan mereka cari? Apakah mereka akan langsung mencari nama brand bisnis Anda? Mereka akan mencari dengan kata kunci apa yang mereka butuhkan saat itu, yaitu florist, toko bunga, dan bunga.

Baca Juga : Perbedaan Google Adwords dan SEO

Bagaimana dengan bisnis Anda? Kira-kira kata kunci apa yang akan orang cari? Anda dapat mulai menuliskannya sebagai perkiraan awal sebelum melakukan riset kata kunci. Dalam melakukan riset kata kunci, Anda juga perlu mempertimbangkan tiga hal sebelum menentukan kata kunci yang akan Anda gunakan:

Pertama, frekuensi, atau berapa kali sebuah kata dicari. Jelas, Anda ingin menyertakan istilah yang dicari orang paling sering dalam kaitannya dengan produk Anda. Hanya perlu diingat bahwa mungkin sulit untuk membedakan bisnis Anda di istilah yang paling banyak dicari.

Kedua, kompetisi. Jika Anda memiliki situs yang sudah besar dan sudah lama dibangun, besar kemungkinan dapat muncul di hasil pencarian mesin untuk volume tinggi, kata kunci yang sangat kompetitif /umum. Carilah kata kunci yang memiliki sedikit kompetisi.

Kata kunci dengan kalimat pendek memiliki volume pencarian yang sangat tinggi, sehingga kompetisi lebih tinggi. Tapi ada yang memiliki volume pencarian yang rendah yang disebut SEO “ekor panjang”. Kata Kunci Ekor Panjang adalah istilah kata kunci yang mirip seperti kalimat, di mana kata kunci tersebut terdapat beberapa kata yang di gabungkan. Kata kunci ekor panjang ini biasanya di pakai untuk website yang memiliki banyak produk, sehingga dapat menargetkan seluruh produk yang di milikinya. Dengan kata kunci yang panjang tersebut memungkinkan untuk lebih akurat dalam hasil pencarian, serta meminimalisir dari kompertitor lain dan memaksimalkan di halaman pencarian.

Ketiga adalah relevansi. Kata kunci yang Anda pilih harus cocok dengan apa yang sebenarnya Anda tawarkan. Sebagai contoh, jika seseorang datang ke situs Anda mencari bunga kering tapi Anda hanya menjual bunga segar, mereka akan meninggalkan situs anda.

Anda dapat memanfaatkan beberapa perangkat untuk melakukan riset kata kunci, diantaranya:

  • Google Keyword Planner bermanfaat untuk menelusuri ide kata kunci yang akan dioptimasi berdasarkan istilah yang relevan, selain itu juga untuk mendapatkan statistik historis dan perkiraan traffic untuk perencanaan budget iklan.
  • Google Trends, yang berfungsi untuk mendapatkan informasi yang paling trend atau paling terkenal dan kata kunci yang paling banyak menjadi perhatian orang di internet.
  • Google Alerts, yang berfungsi memonitor kata kunci tertentu yang telah Anda targetkan sebelumnya dengan mengirimkan hasil pantauan melalui email.

 

Baca Juga : Apa itu Google Keyword Planner?

Salah satu tools yang dapat digunakan untuk melihat kesesuaian kata kunci dengan yang sedang dicari oleh pencari yaitu dengan menggunakan Google Search console, dalam fitur tersebut kita dapat mengetahui kata kuci yang menyebabkan pengguna menuju situs Anda halaman dan jumlah klik yang didapatkan dari kata kunci yang kita pilih.

Related Post :

popup image