Cara Membuat Surat Pengalaman Kerja yang Baik dan Benar untuk Lamaran Kerja

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Pada umumnya, pekerjaan adalah kebutuhan manusia untuk menghasilkan uang demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Setiap tahunnya, kebutuhan maupun biaya hidup semakin meningkat sehingga seseorang harus bisa menjadi kreatif dalam melakukan pekerjaannya. Pengalaman merupakan hal yang sangat diperlukan untuk melamar suatu pekerjaan. Apabila Anda seseorang yang sedang mencari kerja maka dibutuhkan pengalaman sesuai bidang yang akan Anda lamar. Berkas yang penting adalah surat pengalaman kerja ini berguna sebagai bukti bahwa seseorang itu sudah memiliki pengalaman kerja di bidang tertentu, sesuai dengan yang tertera pada surat pengalaman kerja.

Sekarang banyak tersedia lowongan pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikan, tetapi tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan jauh lebih banyak lagi. Hal inilah yang membuat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat ketat. Selain itu, setiap orang harus membuat strategi yang baik agar dapat diterima bekerja di perusahaan yang diinginkannya, karena padatnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun telah membuat lapangan kerja menjadi semakin sempit. Salah satu faktor pendukung seseorang diterima di suatu perusahaan adalah kemampuannya dalam membuat surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja harus ditulis dengan baik dan benar serta melampirkan syarat-syarat yang diminta, selain dari nilai ijazah yang telah diraih setelah menempuh jenjang pendidikan.

Surat pengalaman kerja tidaklah bisa dibuat sendiri, melainkan harus dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, tempat dimana anda bekerja sebelumnya. Jika diartikan secara sederhana, maka Cara Membuat Surat Pengalaman Kerja yang Baik dan Benar untuk Lamaran Kerja. Untuk mendapatkan surat pengalaman kerja tentu bukanlah hal yang mudah. Di sini, Anda dapat mempelajari berbagai contoh surat pengalaman kerja yang bisa Anda gunakan untuk keperluan melamar kerja atau untuk keperluan lainnya.

 

Pengertian Surat Lamaran Kerja

Cara Membuat Surat Pengalaman Kerja yang Baik dan Benar untuk Lamaran Kerja
 

Ketika melamar suatu pekerjaan baru, salah satu hal yang menjadi pertimbangan untuk anda bisa diterima adalah pengalaman kerja anda. Anda harus menunjukkan surat pengalaman kerja anda agar informasi tentang pengalaman kerja anda dapat dipercaya. Surat pengalaman kerja atau surat keterangan kerja merupakan surat pernyataan yang berkaitan dengan berakhirnya hubungan kerja seorang karyawan yang memuat keterangan berupa :

  • Sifat pekerjaan yang dilakukan misalnya jobdesc dan seputar pekerjaan dari karyawannya tersebut.
  • Lamanya hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan tersebut berlangsung.
  • Bagaimana karyawan melakukan segala pekerjaannya, mencakup perilaku hingga sikap dan integritas terhadap pekerjaannya.
  • Penyebab terjadinya pengakhiran hubungan kerja antara pemberi kerja dan karyawan.

 

Umumnya, surat pengalaman kerja dikeluarkan oleh instansi atau perusahaan yang menerangkan bahwa seseorang pernah bekerja di tempat tersebut. Biasanya, surat ini diberikan kepada karyawan yang memiliki catatan riwayat kerja yang baik dan setidaknya telah bekerja selama satu tahun. Inilah salah satu alasan mengapa surat pengalaman kerja merupakan sebuah lampiran yang cukup penting.

Surat pengalaman kerja sifatnya berbeda dengan surat pemutusan hubungan kerja. Surat PHK sifatnya wajib diberikan oleh setiap pengusaha yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya. Anda yang PHK dengan empat alasan di bawah ini, berhak menerima surat PHK:

  • Hubungan kerja yang diputus demi hukum.
  • Hubungan kerja yang diputus oleh pihak pekerja.
  • Hubungan kerja yang diputus oleh pihak pemberi kerja.
  • Hubungan kerja yang diputus pengadilan.

 

Selama permohonan diri dibuat maksimal 30 hari sebelum tanggal pengunduran diri, tidak terikat di dalam ikatan dinas, serta selama karyawan yang bersangkutan tetap melaksanakan kewajibannya hingga tanggal pengunduran diri.

Baca Juga : Cara Membuat Surat Perjanjian Hutang, Manfaat, dan Contohnya 

 

Pentingnya Membuat Surat Lamaran Kerja

Cara Membuat Surat Pengalaman Kerja yang Baik dan Benar untuk Lamaran Kerja
 

Surat pengalaman kerja ini berguna untuk menunjukkan kinerja pegawai. Manfaat paling penting yang bisa Anda dapatkan ketika membuat surat keterangan kerja adalah agar Anda bisa menunjukkan kinerja Anda selama di perusahaan yang lama. Tentu saja harapannya adalah kinerja baik dan perilaku kerja Anda yang positif bisa tergambarkan di dalam surat keterangan ini. Selain itu biasanya bila Anda memang pekerja yang penting, dan perusahaan bersedia memberikan surat ini maka artinya Anda memang dianggap sebagai aset terbaik perusahaan dan harus mengalami PHK karena beberapa hal. Perlu diperhatikan bahwa dimana surat keterangan kerja wajib diberikan oleh setiap perusahaan apabila PHK yang terjadi merupakan kesepakatan antara pemberi kerja dan Anda sebagai karyawan mereka.

Manfaat selanjutnya adalah Sebagai bentuk apresiasi perusahaan – karena surat keterangan kerja ini merupakan hal yang bernilai positif, tentu saja seharusnya di dalam surat keterangan kerja ini tercantum banyak hal positif mengenai diri Anda. Dengan adanya surat ini artinya perusahaan telah mengapresiasi segala kinerja Anda selama Anda bekerja di perusahaan tersebut. Karena perusahaan tidak memiliki alasan apapun untuk tidak mengeluarkan surat keterangan kerja ini apabila kinerja Anda memang baik. Intinya jarang sekali, atau malah nyaris tidak ada, perusahaan yang mengeluarkan surat pengalaman kerja apabila pegawai yang bersangkutan tidak memiliki kinerja yang baik, attitude yang buruk, dan segudang perilaku negatif lainnya.

Baca Juga: Playstation 5 (PS5) : Jadwal Rilis, Harga, dan Tempat Belinya di Indonesia (Pre-Order) 

 

Format Surat Pengalaman Kerja

Sama seperti surat-surat resmi lainnya, surat pengalaman kerja ini memiliki format khusus dalam pembuatannya. Pembuatan surat pengalaman kerja ini tidak boleh sembarangan dan tidak dapat dibuat sendiri melainkan harus dibuat oleh orang yang berhak membuatnya seperti HRD atau bahkan atasan. Maka dari itu penulisannya harus sesuai format berikut yaitu :

 

  • Kop Surat

    Posisinya ada di bagian atas surat. Kop Surat merupakan salah satu bagian penting yang terdiri dari nama instansi atau perusahaan, logo, alamat, serta kontak (telepon, email, dsbg.) yang menunjukkan identitas dari tempat Anda bekerja.

  • Judul

    Untuk maksud judul yang dimaksud di sini merupakan tulisan “Surat Pengalaman Kerja” atau “Surat Keterangan Pengalaman Kerja” yang terdapat setelah kop surat. Fungsi judul di sini tidak lain adalah untuk menunjukkan bahwa surat tersebut merupakan surat pengalaman kerja, sehingga tidak tertukar dengan surat atau lampiran lain jika diserahkan bersamaan.

  • Nomor Surat

    Nomor Surat di sini kurang lebih mirip seperti penulisan surat resmi pada umumnya. Untuk format penomoran surat, biasanya instansi atau perusahaan punya formatnya tersendiri. Contoh dari nomor surat adalah sebagai berikut: No. 01/HRD/VII/2020

  • Identitas Pembuat (Nama dan Jabatan)

    Pada bagian ini, identitas yang dimaksud adalah nama lengkap dan jabatan dari direktur/HRD/orang yang menandatangani surat. Agar tidak terjadi pemalsuan surat atau pembuatan surat pengalaman kerja yang tidak sah. Contohnya adalah sebagai berikut:
     
    Yang bertanda tangan di bawah ini:
    Nama: Kurniawan
    Jabatan: Manager HRD

  • Identitas Karyawan

    Tepat di bawah identitas pembuat, yang harus dituliskan adalah identitas dari si karyawan. Identitas yang dimaksud meliputi nama lengkap dan alamat sesuai KTP. Untuk memperjelas identitas agar tidak salah orang. Keterangan Masa Jabatan (Lama Bekerja) Setelah menuliskan identitas karyawan, di bagian selanjutnya kamu bisa menuliskan keterangan masa jabatan atau berapa lama kamu bekerja.
     
    Contoh keterangannya adalah seperti berikut:
    telah bekerja pada perusahaan yang kami pimpin terhitung sejak tanggal 4 April 2018 sampai dengan 9 September 2020, dengan jabatan terakhir Staff Keuangan.

  • Kontribusi atau Keterampilan

    Pada bagian ini, Anda dapat menuliskan tentang kontribusi atau keterampilan apa yang menunjukkan dedikasi kamu terhadap perusahaan. Di bagian ini juga bisa diisi dengan pandangan dari pimpinan terhadap Anda selama bekerja di perusahaan.

  • Penutup

    Pada bagian ini kita perlu menyampaikan pesan penutup berupa harapan dan informasi pendukung lainnya yang perlu disampaikan dengan singkat dan jelas.

  • Tempat dan Tanggal Pembuatan Surat

    Buatlah lokasi dan tanggal yang benar pada saat surat pelamaran kerja Anda dibuat dengan jujur dan sebenar-benarnya tanpa manipulasi dan lainnya.

  • Tanda Tangan dan Nama Terang

    Pada bagian akhir selalu diselipi dengan penandatanganan dan juga nama lengkap dari pembuat surat pelamaran kerja. Buatlah serapi dan sebagus mungkin agar surat Anda terkesan formal dan serius.

 

Baca Juga : Rekomendasi Universitas Negeri dan Swasta Jurusan Informatika Terbaik di Indonesia 

 

 

Contoh Surat Pengalaman Kerja

Terdapat beberapa perusahaan yang menerapkan batas waktu minimum pengalaman kerja, baru bisa menerbitkan surat pengalaman kerja untuk karyawannya. Jadi, jika anda tidak mencapai batas waktu tersebut, maka anda tidak akan diberikan surat pengalaman kerja dari perusahan tempat anda bekerja.
Dengan adanya surat pengalaman kerja, maka bisa dipastikan kalau anda akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan di bidang yang sama. Berikut adalah contoh surat pengalaman kerja yang bisa berguna sebagai bahan referensi untuk anda.

 

PT. MAKMUR SENTOSA
Jl. Kapiten No. 300 Bekasi
No. Telp. 021-000000
SURAT PENGALAMAN KERJA

No. 10/XI/2020
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama:Ari Wibawa
Jabatan:Manager HRD
Menyatakan bahwa :

Nama:Riki Gulam
Jabatan:Staff IT

Adalah benar salah satu staf di perusahaan kami yang sudah bekerja dari tanggal 09 Januari 2013 hingga 13 Februari 2020 sebagai Staff IT. Dalam masa bakti kerjanya yang bersangkutan telah menunjukan kerajinan serta loyalitasnya sehingga sangat membantu perkembangan perusahaan.

Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya semoga dapat dipergunakan dengan semestinya.

Bekasi, 10 Maret 2020,
Manager HRD,

Ari Wibawa

 

Kesimpulan dan Penutup

Persaingan di dunia kerja semakin ketat, semakin banyak orang terlatih dan memiliki kemampuan yang tinggi. Ini merupakan tantangan yang berat untuk Anda berjuang dalam mencari pekerjaan baru. Siapkan mental dan kemampuan yang baik agar diterima oleh instansi yang Anda lamar. Jangan lupa siapkan berkas-berkas yang lengkap agar Anda dapat memenuhi persyaratan melamar kerja. Contohnya yaitu resume, surat pengalaman kerja, surat lamaran, dan lain-lain.

Setiap perusahaan berbeda persyaratannya. Jika anda melamar di sebuah perusahaan, apakah perusahaan tersebut milik swasta, BUMN, atau perusahaan pemerintahan. Untuk surat lamaran ke perusahaan, dapat anda tulis dengan diketik atau dengan tulisan tangan, sedangkan untuk CPNS sesuai dengan peraturannya yaitu harus ditulis dengan tulisan tangan. Lain halnya jika Anda melamar kerja untuk perusahaan yang berfokus pada IT, lebih baik anda menulis resume anda dengan cara diketik, dan itu bukan berarti resume anda tidak boleh ditulis tangan. Jika memang harus ditulis tangan, ada baiknya di dalam CV dicantumkan juga bahwa anda dapat mengoperasikan komputer dan bisa mengetik.

Related Post :

popup image