Cara Menjadi Dropshipper Sukses dan Tanpa Modal di Tahun 2020 [Terlengkap]

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Tiap tahun  perkembangan e-commerce di Indonesia terus mengalami peningkatan. Dibuktikan berdasarkan hasil survei Bank Indonesia setelah melakukan estimasi terhadap 14 situs online marketplace,  berhasil mengumpulkan data nilai transaksi yang dihasilkan mencapai jumlah Rp 267,0 Triliun. Melihat data tersebut semakin membuat yakin bahwa bisnis online merupakan peluang yang terus menjanjikan kedepannya.

Jika tren ini terus berlanjut masyarakat bisa memanfaatkannya dari berbagai latar belakang lokasi penjualan itu sendiri. Situs ecommerce bukan hanya tempat untuk menghabiskan uang tetapi juga bisa sebagai tempat menghasilkan uang. Salah satu cara menghasilkan uang dengan mengambil peluang dari tren bisnis online yang terjadi ini adalah melalui bisnis dropshipping. Apa itu dropshipping? Bagi para pembaca yang aktif mengikuti perkembangan bisnis online sudah tidak awam lagi mendengar istilah ini.

Dropshipping adalah salah satu skema bisnis online yang sangat mudah sekali dalam mempraktikkan maupun menjalankannya. Siapapun bisa menjadi dropshipper, sebutan orang yang melakukan bisnis dropshipping. Manfaat yang diberikan oleh skema bisnis ini sangat banyak jika pelaku bisnis bisa memahami betul mengenai tata cara bisnis dropshipping yang benar. Jika Anda sedang mencari informasi bisnis ini marik simak semua penjelasannya berikut ini.

 

Mengenal Apa Itu Dropshipping

Pengertian sederhana dari sebuah bisnis dropshipping adalah menjual berbagai macam produk tanpa harus menyetok barang-barang tersebut. Kenapa bisa seperti itu? Konsep dari bisnis ini nantinya akan terdiri dari 3 peran yaitu supplier, retailer, dan customer yang memiliki peran masing-masing dalam ekosistem bisnis ini. Melihat ketiga peranan tersebut, sesuai dengan judul artikel ini, pembaca akan diajak untuk menjadi seorang retailer atau sering disebut dropshipper. Lalu bagaimana skema bisnis dari dropshipping? Skema bisnis dari dropshipping ini nantinya akan melibatkan 3 peran di awal tadi.

Dalam bisnis ini terdapat seseorang, individu, perusahaan, atau entitas yang berperan sebagai supplier atau juga bisa disebut sebagai manufacture. Supplier ini adalah pihak yang memiliki sebuah barang yang nantinya urusan mengenai pengelolaan, penyetokan, pengiriman barang akan dilakukan oleh pihak Supplier. Untuk menjual barang ini, supplier membutuhkan jasa untuk memasarkan dan menawarkan barangnya dan disinilah peran dari seorang dropshipper atau retailer mulai berperan.

Dropshipper akan menjual barang dari supplier dengan syarat ada pembagian komisi jika penjualan berhasil dan pembeli barang dropship ini adalah kostumer. Biasanya seorang costumer tidak akan mengetahui jika proses pembelian barang yang dilakukannya melalui skema dropship. Sebab di bisnis ini memang terlihat bahwa seorang dropshipper berperan sebagai pemilik barang yang membuat poin ini menjadi salah satu keuntungan dalam berbisnis dropship.

Banyak lagi keuntungan yang dapat diperoleh melalui bisnis ini, keuntungan yang paling menggiurkan adalah memulai bisnis ini bisa dilakukan tanpa modal. Selain itu, banyak sekali situs-situs e-commerce yang menawarkan skema bisnis ini contoh saja Amazon bahkan menurut laporan, sekitar 34 % penghasilan yang diperoleh dari Amazon berasal dari skema dropship. Jadi apa lagi hal yang menghambat atau membuat Anda tidak yakin untuk mencoba bisnis Dropship ini?

 

Baca Juga :      Peluang Bisnis Rumahan Terbaik dan Menguntungkan di Tahun 2020

 

Manfaat dan Keunggulan dari Bisnis Dropshipping

Cara Menjadi Dropshipper Sukses dan Tanpa Modal di Tahun 2020 [Terlengkap]
 

Agar lebih menyakinkan lagi bagi Anda yang ingin mencoba mengambil keuntungan finansial dan mengembangkan kemampuan berbisnis. Berikut ini akan dijelaskan manfaat apa saja yang bisa didapat melalui bisnis dropship yang bisa dilakukand ari mana saja tanpa harus mempunyai modal atau menyewa kantor.

 

  • Dropship Tanpa Modal

    Memulai bisnis dropship katanya tidak memerlukan modal? Pertanyaan tersebut pasti sering ditanyakan bagi seseorang yang ingin atau mulai tertarik mencoba bisnis ini. Mengenai pertanyaan tersebut memang benar sekali bahwa bisnis dropship tidak memerlukan modal saat memulainya. Namun, bukan berarti itu berlaku secara umum karena  ada beberapa perusahaan yang menawarkan skema bisnis dropship yang disertai modal terlebih dahulu. Tetapi tenang saja modal yang harus dibayar tidak besar dan cukuplah nantinya sebanding dengan keuntungan yang diperoleh.

  • Mendapat Untung yang Besar

    Bisnis dropship memang menjadi primadona di mata masyarakat sekarang. Selain bisa dimulai tanpa mengeluarkan modal sepeserpun atau jika mengeluarkan modal pasti tidak terlalu banyak, bisnis ini juga memberikan keuntungan yang besar bagi para pelakunya. Akan tetapi ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu bagi seorang yang ingin menjalankan bisnis ini. Syaratnya yaitu niat dan memiliki minat yang besar serta kemampuan dalam berbisnis sangat diperlukan dalam bisnis ini. Bisnis ini sangat direkomendasikan bagi seseorang yang juga ingin melatih skill bisnisnya.

  • Melatih Kemampuan dalam Berbisnis

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bisnis ini juga sangat bagus bagi siapa saja yang ingin mengasah kemampuan di bidang bisnis online. Meskipun sebenarnya pelaksanaan bisnis ini sangat mudah dan simpel, bahkan bisa dilakukan dari rumah tetapi tetap saja membutuhkan komitmen dan konsisten dalam menjalankannya. Dalam bisnis ini seseorang dituntut untuk bisa berkomunikasi baik dengan pelanggan, istilahnya seperti seorang Customer Support. Ilmu lainnya yang bisa didapatkan oleh seorang dropshipper adalah bagaimana caranya memasarkan produk agar dapat dijangkau oleh pelanggan yang potensial.

  • Produk yang Dijual Variatif

    Bagi seorang dropshipper dalam memilih sebuah produk yang akan mereka menjual terdapat keuntungan yaitu bebas dalam menentukan produk yang akan dijual. Jadi, dalam bisnis ini mereka meskipun bebas memilih produk yang dijual namun tetap memperhatikan tren yang sedang disukai oleh calon pelanggan. Begitu juga dalam menentukan usahakan barang yang akan dijual itu juga disukai oleh dropshipper agar nantinya dalam menjual barang tersebut mereka bisa lebih komitmen dan konsisten.

 

Baca Juga :      Peluang Bisnis Saat Corona (COVID-19) Baik Offline / Online

 

Tips dan Cara Menjadi Dropshipping yang Sukses di Tahun 2020

Cara Menjadi Dropshipper Sukses dan Tanpa Modal di Tahun 2020 [Terlengkap]
 

Setelah menyimak skema bisnis dropship itu seperti apa dan keuntungan yang diperoleh itu apa saja. Pastinya bagi pembaca yang memiliki minat untuk memulai bisnis ini akan semakin tertarik dan penasaran bagaimana cara menjalankan bisnis ini. Untuk lebih jelasnya. berikut ini akan dijelaskan mengenai tips sekaligus cara-cara untuk menjadi seorang dropshipper yang sukses dan berhasil.

 

  1. Pikirkan Ide Bisnis Dropshipping yang akan dilakukan

    Sebelum memulai eksekusi bisnis Dropship yang akan dijalankan nantinya, seorang dropshipper yang baik akan memetakan dan membuat konsep bisnis nya secara detail. Apa yang akan dijual? Siapa yang akan menjadi partner bisnisnya? Dimana barangnya akan dijual? Bagaimana cara memasarkan produknya?. Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut wajib sudah terpikirkan oleh calon dropshipper karena hal ini penting agar bisnis yang dijalankan itu bisa berjalan secara terkonsep.
     

    Contoh saja seperti menentukan sebuah produk yang akan dijual dalam bisnis nanti, ada faktor-faktor keberhasilan yang disebabkan karena menentukan produk sropship. Dalam menentukan produk ini seorang dropshipper harus melakukan riset yang matang. Apa barang yang sekarang sedang digemari khalayak banyak?  Untuk mengathuinya ada software yang bisa membantu seorang dropshipper dalam menentukan barang yaitu Google Trends, Ubersuggest Keyword Tool, trend barang di situs online store, dan masih banyak lagi.

  2. Melakukan Analisis Kompetitor

    Setelah Anda memutuskan apa yang akan dijual, sekarang Anda perlu mengetahui sendiri tentang siapa kompetitor bisnis nantinya, apa yang mereka jual, dan bagaimana mereka menjual produk mereka. Ada banyak cara untuk melakukan ini dan salah satu caranya adalah masukkan nama salah satu produk yang ingin dijual ke Google dan lakukan pencarian cepat untuk melihat siapa yang muncul di atas. Sepuluh hasil teratas di Google atau mesin pencari lainnya akan memberi indikasi yang baik tentang pesaing di lokasi tertentu, apabila menjual produk di lokasi yang berbeda dari tempat dropship dijalankan.
     

    Selain itu, dropshipper juga dapat menggunakan alat pihak ketiga untuk mengumpulkan data, gunakan alat seperti SEM Rush atau Ahref untuk mendapatkan informasi tentang hasil pencarian di berbagai lokasi di seluruh dunia. Cari melalui Alexa atau SimilarWeb untuk menemukan pesaing potensial yang mungkin tidak muncul tinggi dalam hasil pencarian umum. Situs web ini akan memberikan ringkasan situs web yang dicari termasuk profil media sosial mereka, iklan apa pun yang mereka lakukan, informasi audiens dan lalu lintas untuk situs web mereka, dan daftar pesaing untuk bisnis yang sama.
     

    Baca Juga :    Daftar Peluang Ide Bisnis dengan Modal Kecil dan Contohnya

  3. Memilih Supplier Produk

    Setelah mempertimbangkan hal apa saja mengenai prospek kedepan dari bisnis dropship yang akan dijalankan, hal pertama yang harus dilakukan setelah itu adalah memilih supplier produk yang bagus dan sudah kompeten. Supplier merupakan mitra utama bagi seorang dropshipper, maka dari itu perlu ada hal-hal yang wajib diketahui bagi seorang dropshipper pemula dalam menentukan supplier produknya.
     

    Mitra supplier harus disiplin dalam mengelola produk agar pengiriman terjadwal tepat waktu. Dengan terlalu banyak pesaing di pasar, dropshipper tidak memiliki ruang untuk let-up, dan harus selalu mengedepankan yang terbaik. Pelanggan tidak akan berpikir dua kali sebelum beralih ke kompetitor jika pengiriman barang terjadi dalam waktu yang lama. Itulah sebabnya ketepatan waktu adalah salah satu faktor penentu penting ketika memilih supplier.
     

    Temukan supplier yang memiliki tim yang berpengalaman dan dinamis. Supplier berpengalaman yang memiliki tim perwakilan penjualan dan eksekutif yang dinamis dan efisien cenderung mengetahui semua kebutuhan bisnis dropshipping. Jika dropshipper berhasil bekerja sama dengan pemasok seperti itu bisa dibilang dropshipper sudah memiliki platform yang bagus untuk berhasil.

  4. Membuat Online Store Dropship

    Di era yang serba klik-klik ini tentunya sangat penting bagi seorang dropshipper untuk memilih menjual produknya melalui platform internet. Platform yang bisa digunakan sangat banyak  yakni website, sosial media, dan lain sebagainya. Melihat tren masyarakat yang tidak ingin susah dalam bertransaksi barang, membuat website merupakan pilihan yang tepat terlebih lagi sekarang membuat website sangatlah mudah. Seorang ropship hanya perlu bermodal nama domain dan web hosting saja sedangkan template website dapat dipilih dari penyedia template gratis dan berbayar.

  5. Melakukan Promosi yang Menarik

    Sebagai sebuah bisnis yang dipandang menjanjikan pastinya pelaku dropshipper sangatlah banyak yang menunjukkan bagi calon dropshipper untuk memiliki sesuatu yang berbeda dalam bisnisnya dibandingkan para kompetitor. Hal tersebut berlaku juga dalam hal memasarkan sebuah produk, seperti yang sudah dikatakan di awal jika menjalankan sebuah bisnis ini melatih kelihaian berbisnis. Mengenai promosi sekarang sangat mudah yakni melalui media, seperti penggunaan media sosial, menggunakan website, iklan berbayar di search engine atau website, email marketing dan masih banyak lagi, tapi meskipun mudah namun konten iklan yang akan dibuat juga harus tetap berkualitas.
     

    Promosi ini penting sekali bagi sebuah bisnis dropship untuk meningkatkan reputasi dari brand tersebut. Promosi yang baik akan lebih mudah menjangkau potensial pelanggan dan membuat mereka tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Berkenaan mengenai sebuah promosi dropship yang sering dilakukan dan mendapat engagement yang cukup banyak. Calon dropshipper bisa memaksimalkan tool-tool di sosial media dan biaya yang dikeluarkan untuk promosi juga tidak besar bahkan jika kreatif dalam mengelolanya tidak ada modal yang keluar.

 

Baca Juga :       Peluang Bisnis Frozen Food : Tips, Triks, dan Cara Berjualan

 

Kesimpulan dan Penutup

Jadi itu tadi beberapa penjelasan mengenai cara menjadi dropshipper yang sukses dan tanpa modal. Menarik memang untuk membahas perkembangan dunia bisnis online sekarang yang akan selalu terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, begitu juga bisnis dropship ini. Dengan kelebihan dan keuntungan yang menggiurkan yang ditawarkan oleh bisnis ini tentunya membuat banyak orang tertarik untuk mencoba, sehingga bagi seorang dropshipper pemula pasti akan sedikit kebingungan dengan begitu banyak pesaing.

Namun, semua itu bisa teratasi apabila sebelum mengeksekusi bisnis ini dropshipper mengikuti tata cara yang tepat. Mulai dari saat mereka menentukan ide dropship apa yang cocok dengan melihat faktor tren yang terjadi dan masalah apa yang perlu diselesaikan. Setelah tahap selanjutnya adalah melihat kompetitor yang berpotensi menjadi pesaing bisnis agar selanjutnya tahap eksekusi bisa di mulai. Demikianlah artikel mengenai cara menjadi Dropshipper sukses dan tanpa modal di tahun 2020, semoga bisa menginspirasi Anda.

Related Post :

popup image