Localhost : Pengertian, Fitur, Keunggulan dan Cara Kerjanya

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Istilah Localhost pasti sudah sering didengar oleh para programmer lebih tepatnya para web programmer . Dimana Localhost biasanya memiliki peran penting dalam uji coba sebuah website yang telah mereka buat bagi siapa saja yang berminat untuk mendalami ilmu tentang web programmer wajib sekali untuk mengetahui dasar-dasar dari localhost. Jadi umumnya Localhost merupakan salah satu hal dasar yang wajib diketahui web developer pemula.

Localhost memiliki manfaat penting juga bagi para teknisi komputer dan juga sering disebut juga dengan Loopback Address atau Alamat Loopback yang berfungsi untuk membuat IP yang nantinya akan menghubungkan komputer maupun laptop. Address Loopback ini sering dipakai untuk sering digunakan dalam konteks jaringan. Selain itu, Address Loopback juga dapat membantu komputer untuk melakukan validasi terhadap beberapa IP address yang ada.

Bagi para pembaca yang baru belajar mengenai dasar-dasar ilmu pengembangan web pasti akan menemukan istilah-istilah asing salah satunya adalah localhost ini. Localhost mungkin bagi web developer pemula sedikit membingungkan namun sebenarnya mempelajari soal localhost ini sangatlah menyenangkan. Maka dari itu, pada artikel ini akan dijelaskan mengenai localhost secara detail mulai dari pengertian dan cara kerjanya.

 

Mengenal Pengertian dari Localhost

Localhost sering disebut sebagai sebuah server lokal yang mana server tersebut berada di dalam sebuah komputer dan laptop yang biasanya sering dipakai oleh seseorang. Berkaitan tentang hal itu sebenarnya ada hubungan antara localhost dan web hosting dimana sebenarnya web hosting juga merupakan sebuah server yang berupa perangkat komputer. Maka dari itu, komputer dan laptop ini bisa dijalankan sebagai sebuah program yang dapat menjadi virtual server, inilah yang disebut localhost.

Juga Localhost biasanya digunakan oleh para web developer untuk merancang website yang mereka buat. Jadi, localhost ini digunakan sebagai tempat uji coba sebuah website bagaimana tampilannya jika dilihat dari sisi pengguna. Namun, website yang ditempatkan di dalam localhost ini tidak bisa diakses oleh semua orang karena hanya pemilik program localhost saja yang bisa mengakses website tersebut. Tetapi Localhost dapat diakses oleh siapa saja dengan mengetikkan alamat http:// localhost  dan oleh sebab itu, dapat juga ditarik sebuah kesimpulan bahwa localhost ini merupakan sebuah alamat.

Anda dapat mengetikkan alamat domain localhost ke dalam kolom web browser setelah itu Anda akan diarahkan ke dalam komputer sendiri dan  inilah kaitannya dengan istilah diatas tadi yaitu loopback address. Sebagai sebuah alamat domain tentunya localhost juga memiliki IP Address khusus. Anda bisa membuka alamat localhost dengan mengetikkan IP 127(dot)0(dot)0(dot)0 dan IP ini memang dibuat khusus untuk alamat loopback. Rentang dari alamat ini antara 127(dot)0(dot)0(dot)0 sampai 127.255.255.255, namun, alamat yang biasanya dipakai secara normal adalah alamat 127(dot)0(dot)0(dot)1, jika alamat ini diakses dengan Ipv4 akan muncul alamat loopback.

 

Baca Juga :     Mengenal Apa itu React Native : Developer dan Pengembangan Aplikasi & Website

 

Fitur-Fitur yang Dimiliki Localhost

Localhost : Pengertian, Fitur, Keunggulan dan Cara Kerjanya
 

Ada banyak fitur-fitur atau lebih tepatnya adalah fungsi dari localhost. Umumnya localhost dipakai untuk tahap uji coba dari para web programmer untuk menjalankan website yang telah mereka rancang. dan dalam tahap uji coba ini web programmer tidak memerlukan web hosting dan domain untuk bisa menampilkan website. Masih ada banyak sekali fungsi-fungsi yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja dari localhost ini berikut penjelasannya.

 

  • Menjadi Sebuah Server Offline

    Mungkin fungsi localhost yang satu ini sudah menjadi hal umum untuk diketahui bagi para pengembang sebuah website. Localhost sering digunakan untuk mencoba sebuah website hasil rancangan dari para developer website. Developer website dapat memaksimalkan fungsi ini agar nantinya website yang dihasilkan bisa maksimal dan siap untuk diunggah di web hosting secara online. Developer website juga bisa mengatur bandwidth server mereka sesuka hati yang terpenting lagi pengeditan website di localhost ini tidak mengeluarkan biaya.

  • Melakukan Block Akses ke sebuah Situs

    Fitur selanjutnya ini berfungsi sekali jika para developer ingin memblokir situs-situs tertentu. Apabila anda sudah mengenal apa itu developer, dimana nantinya DNS atau Domain Name Server akan memberikan alamat IP kepada user yang mengakses alamat website anda pada browser. Cara untuk memblokir website tersebut adalah dengan mengganti alamat website sebelumnya menjadi alamat standar localhost yaitu 127(dot)0(dot)0(dot)1 sehingga user yang akan mengakses tidak masuk ke dalam website anda.

  • Melakukan Pengecekan Koneksi Internet

    Berikutnya Fitur ini juga tidak kalah pentingnya dengan fitur-fitur lain yang dimiliki oleh Localhost. Pasti para developer website yang sudah berkecimpung lama pasti tahu tentang fitur localhost ini yaitu melakukan pengecekan terhadap koneksi internet. Caranya pun sangat mudah sekali untuk dilakukan, ketik ping 127(dot)0(dot)0(dot)1 di dalam terminal laptop anda masing masing lalu tekan enter, maka akan muncul hasilnya seketika.

 

Baca Juga :      Panduan Lengkap Penggunaan .htaccess Pemula

 

Mengenal Keunggulan dari Localhost

Banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh Localhost. Keunggulan ini memberikan keuntungan bagi para penggunanya terutama bagi mereka developer website yang sering menggunakan localhost ini. Pada dasarnya localhost ini adalah server lokal yang dapat digunakan untuk mengakses sebuah database melalui PHPMyAdmin. Selain itu, anda bisa menggunakannya untuk mengakses sebuah website yang menggunakan bahasa HTML, CSS, JavaScript, dan PHP.

Localhost ini tidak memerlukan internet untuk memanggilnya jadi bisa dibilang localhost ini bisa diakses secara offline. Kerennya lagi anda dapat mengakses atau menguji coba website wordpress tanpa terhubung dengan internet. Apalagi localhost ini dapat diakses dengan lajur data yang begitu cepat sebab diakses di dalam sebuah komputer yang sama. Sehingga pengguna bisa melakukan pengeditan script dan langsung bisa menyimpannya.

 

Baca Juga :      Mengenal Apa itu IP Address : Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Cara Kerjanya

 

Bagaimana Cara Kerja Localhost

Localhost : Pengertian, Fitur, Keunggulan dan Cara Kerjanya

 

Cara kerja dari sebuah localhost ini terbilang unik dimana bisa dilihat jika alamat dari localhost ini dikhususkan yaitu memiliki rentang antara 127(dot)0(dot)0(dot)0 sampai 127(dot)255(dot)255(dot)255. Tidak ada sumber yang pasti mengapa alamat dalam rentang ini yang dipakai khusus untuk localhost karena organisasi yang mengatur rentang ini adalah ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers ). Pada umum untuk bisa saling berkomunikasi antar jaringan diperlukan yang namanya IP Address dan pastinya protokol yang digunakan adalah TCP dan IP. Protokol ini yang bertanggung terhadap user yang mengakses sebuah website.

Login masuk kedalam cara kerja localhost yang ketika memanggil alamat ini  akan diarahkan ke dalam alamat Anda atau perangkat tertentu sehingga hal ini akan membuat sebuah virtual server sendiri. Apabila Anda ingin mengakses sebuah alamat 127(dot)233(dot)13(dot)1 di sebuah web browser maka internet akan langsung mengenalinya dan mengarahkan ke halaman yang dituju. Namun, berbeda jika anda mengakses 127(dot)0(dot)0(dot)1 atau alamat dari localhost maka Anda diarahkan menuju alamat komputer atau laptop sendiri.

 

Baca Juga :      Cara Membuat File .htaccess WordPress Default dengan Mudah dan Cepat

 

Kesimpulan dan Penutup

Localhost sangat berperan penting bagi para pekerja yang selelu berhubungan dengan server lokal dalam kesehariannya. Disamping  itu tentunya banyak juga pengguna localhost ini berasal dari para pengembang website. Para pengembang website ini banyak menggunakan localhost sebagai sebuah tempat untuk melakukan pengeditan maupun coba terhadap website yang sudah mereka rancang.

Selai itu localhost sendiri dapat digunakan oleh semua orang jika mereka memiliki sebuah aplikasi web server seperti XAMPP, AMPPS, Nginx, dan masih banyak lagi. Melalui aplikasi ini pengguna bisa menggunakan localhost sesuai dengan kebutuhan mereka. Alamat untuk mengakses localhost ini memiliki rentang antara 127(dot)0(dot)0(dot)0 sampai 127.255.255.255. Demikianlah artikel mengenai pengertian, fitur, dan cara kerja dari localhost, semoga dapat membantu Anda dalam memahami apa itu Localhost.

Related Post :

popup image