Mengenal Fitur-fitur Kubernetes IDCloudHost - IDCloudHost

Mengenal Fitur-fitur Kubernetes IDCloudHost

Mengenal Fitur-fitur Kubernetes IDCloudHost

fitur kubernetes

Anda yang mengelola website maupun aplikasi, pasti ingin project tersebut berjalan dengan lancar dan mudah diakses. Namun, bagaimana jika website dan aplikasi tersebut sangat kompleks? Biasanya akan membutuhkan infrastruktur yang baik agar bisa berjalan lancar. Anda bisa menggunakan Kubernetes sebagai pilihan. Karena itu, Anda harus memahami fitur Kubernetes terlebih dahulu.

Dalam artikel ini, Anda akan mengenal fitur-fitur yang ada di layanan Kubernetes IDCloudHost. Simak penjelasan lengkapnya, ya!

Apa Itu Kubernetes?

Kubernetes adalah platform untuk mengelola container dalam cluster server. Awalnya, Kubernetes dikembangkan oleh Google dan dapat digunakan secara open source. Saat ini, Kubernetes dikelola oleh Cloud Native Computing Foundation dan memiliki semakin banyak pengguna di seluruh dunia. Fitur Kubernetes sangat lengkap dan cocok untuk memanajemen aplikasi yang kompleks serta memiliki banyak pengguna.

Lalu, apa itu kontainer dalam istilah cloud? Kontainer adalah environment cloud yang memiliki sumber daya, CPU, dan sistem file untuk sebuah aplikasi. Dengan demikian, Anda bisa memanajemen aplikasi Anda di dalamnya, dan membuat aplikasi tersebut memiliki sumber dayanya sendiri. Ini akan membuat aplikasi atau website menjadi lebih mudah diakses dan memiliki uptime yang tinggi.

Fitur-fitur Layanan Kubernetes IDCloudHost

Fitur Kubernetes digunakan untuk proses penyediaan cluster Kubernetes. Halaman yang tersedia pada fitur ini yaitu:

  1. List  
  2. Create
  3. Detail

1.1. List

Halaman berisi fitur-fitur Kubernetes menampilkan list cluster Kubernetes yang sudah dibuat. Terdapat informasi:

  • Nama Cluster
  • Metrics: Jumlah container, CPU, memory, node, pod dan pv
  • Alamat IP Privat
  • Cluster Endpoint Public Access (jika meng-enable public access)
  • Tags

Terhadap data cluster, user dapat melihat detail, mengunduh file konfigurasi, maupun menghapus cluster.

Jika pilihan Unduh Config diklik, akan muncul isi config file. Selanjutnya, user dapat menyalin isinya atau mengunduhnya dalam format yaml.

 

Jika belum memiliki Kubernetes, akan muncul informasi bahwa belum ada Kubernetes cluster.

1.2. Create

Fitur Kubernetes selanjutnya adalah Create. Untuk membuat cluster, klik button CREATE/BUAT. lalu akan muncul halaman Create/Buat Kubernetes. Selanjutnya, pada halaman ini, terdapat beberapa bagian untuk pembuatan cluster yang harus diisi oleh user.

  • Versi Kubernetes

Pilih versi Kubernetes dan distro dari pilihan yang tersedia.

  • Plan

Pilih paket harga dan spesifikasi yang diinginkan. Pilihan harga akan mengikuti distro kubernetes yang dipilih. Perhitungan invoice untuk Kubernetes akan dihitung sesuai total jam penggunaan.

  • Detail Cluster

Input nama untuk cluster Kubernetes, serta tags.

  • Akses Publik Endpoint Kluster

Pilihan jika user ingin menggunakan endpoint untuk mengakses Kubernetes. Jika ingin, user dapat klik untuk mencentang field Enable.

Jika sudah selesai mengisi, klik button CREATE/BUAT untuk menyimpan data. Setelah dibuat, data akan muncul pada list, statusnya adalah Starting (Memulai).  Setelah siap, status akan berubah menjadi Running (Sedang Berjalan) dan tampil data metrik antara lain container, data CPU, memory, jumlah node, jumlah pod dan jumlah pv.

1.3. Detail

Berikut adalah beberapa fitur yang terdapat pada halaman detail Kubernetes.

1.3.1. Overview

Halaman detail Kubenetes, tab Overview menampilkan detail cluster. 

Detail yang ditampilkan antara lain:

  • Nama Cluster, Distro dan Status 
  • Spesifikasi: Kapasitas processor, RAM, Persistent Volume dan Ephemeral Volume
  • Penggunaan Cluster: Jumlah cpu (dalam milliCPU), container, memory, node, pod dan pv
  • Penggunaan Control Plane: Jumlah cpu (dalam milliCPU), container, memory, node, pod dan pv
  • Versi Saat Ini
  • Endpoint Kluster 
    • Jika meng-enable pilihan Akses Publik Endpoint Kluster, maka akan tampil endpoint berupa URL
    • Jika tidak meng-enable pilihan Akses Publik Endpoint Kluster, maka akan tampil alamat IP privat
  • Tags

Terdapat button untuk mengunduh file konfigurasi cluster dan button untuk menghapus cluster.

Sama seperti aksi pada list, saat menghapus, user harus melakukan konfirmasi dengan menginputkan nama cluster. 

1.3.2. Settings

User dapat mengubah pengaturan cluster pada tab Settings. 

  • Mengubah versi namun hanya bisa memilih versi yang lebih tinggi dari versi yang dipakai saat pembuatan.
  • Mengubah nama, menambah atau menghapus tag.
  • Mengubah untuk enable atau tidak akses publik terhadap cluster kubernetes ini.
1.3.3. Resize

Pada tab Resize, user dapat menambah kapasitas cluster. Di sebelah kanan akan tampil perkiraan harga untuk penggunaan per jamnya dan perkiraan harga per bulan (dalam 30 hari).

Harga untuk penambahan kapasitas berbeda dengan paket yang ditawarkan di awal saat pembuatan cluster. Paket akan dihitung per milliCPU + MB RAM + GB PV + GB Eph volume.

Jika ingin mengubah kapasitas cluster, isi spesifikasi yang diinginkan atau atur slider sampai angka yang diinginkan, lalu klik SIMPAN. Kapasitas Cluster hanya bisa diupgrade (dinaikkan), tidak bisa diturunkan dari kapasitas saat ini.

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang Kubernetes dan fitur-fiturnya yang ada di halaman Kubernetes IDCloudHost. Sekarang, Anda dapat memiliki platform untuk mengelola berbagai project Anda dengan lebih mudah. Layanan ini cocok untuk Anda yang membutuhkan layanan cloud server dengan skalabilitas yang baik dan load balancing. Sehingga, aplikasi Anda bisa berjalan dengan lancar menggunakan resource dan infrastruktur terbaik.

Related Post

  • Solusi Sempurna untuk Bisnis Anda

    Dalam Waktu 3 Menit, Anda akan mendapatkan semua
    layanan dengan cepat. Tidak ada kewajiban untuk upgrade,
    downgrade atau cancel setiap waktu

    Buat Private Cloud
    Subscribe here to get update
    popup image