Pasar Modern: Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Serba Serbi, Startup & Bisnis, Tips & Tricks / 0 | | 0

Bicara soal aktivitas jual beli, pasar menjadi salah satu tempat dimana terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Saat ini, pasar terbagi menjadi dua bagian, yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Pengertian pasar modern sendiri adalah tempat dimana aktivitas jual beli terjadi tanpa adanya kegiatan tawar menawar. Dengan kata lain, harga yang ditawarkan pasar modern adalah harga pas.

Selain itu, barang-barang yang biasa dijual di pasar modern adalah barang yang berkualitas baik dan didukung dengan kondisi pasar bersih dan juga nyaman. Lokasinya pun banyak terdapat di tengah kota. Hal ini merupakan salah satu faktor mengapa pasar modern cenderung lebih banyak menjadi tempat masyarakat membeli barang kebutuhan mereka.

Menurut para ahli, yang membedakan antara pasar tradisional dan pasar modern adalah bahwa di pasar modern, penjual dan pembeli tak melakukan aktivitas transaksi secara langsung. Pembeli hanyalah melihat label harga dari suatu produk yang ingin dibeli. Ketika sudah memutuskan untuk membeli produk tersebut, pembeli nantinya akan dilayani dengan mandiri oleh kasir/pramuniaga. Lebih lengkapnya pengertian pasar modern mulai dari ciri-ciri, kelebihan sampai kekurangan dapat Anda simak berikut ini.

 

Ciri-ciri pasar modern

Suatu pasar dapat dikategorikan sebagai pasar modern apabila tempat tersebut mempunyai ciri-ciri seperti yang diulas di bawah ini :

  • Penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung atau bertatap muka. Pembeli bebas melihat-lihat dan memilih produk yang diinginkannya.
  • Harga merupakan harga pas sehingga tidak bisa melakukan tawar menawar.
  • Pasar modern biasanya memiliki tempat yang bersih, luas, nyaman dan menyediakan banyak pilihan.
  • Pelayanan yang diberikan sopan dan baik sehingga tidak mengecewakan pelanggan.
  • Memiliki tata ruangan yang rapi dan terstruktur sehingga dengan begitu pelanggan akan lebih mudah menemukan barang yang dicari sesuai dengan kategori.
  • Ada karyawan yang siap membantu apabila pelanggan membutuhkan bantuan terkait barang yang dibutuhkannya.
  • Tidak ada campur tangan pemerintah dalam aktivitas ekonomi di pasar modern.
  • Transaksi dilakukan di kasir.

 

Baca Juga:   Mengenal Apa itu Segmentasi Pasar : Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Syaratnya

 

Kelebihan dari pasar modern

Semakin berkembangnya zaman membuat aktivitas belanja menjadi lebih mudah dan nyaman. Inilah beberapa pengertian pasar modern dan kelebihan yang dimilikinya.

  1. Mutu barang terjamin dan berkualitas baik

    Barang-barang yang dijual di pasar modern ini memiliki suatu standar tertentu yang harus terpenuhi. Dengan adanya standar yang tinggi, maka sudah bisa dipastikan bahwa barang di pasar modern memiliki mutu dan kualitas yang baik sehingga aman untuk digunakan atau dikonsumsi pelanggan.
    Ketika barang kurang laku atau terjadi turunnya kualitas pada barang seperti sayur dan buah, penjual akan berusaha untuk menarik minat pelanggan untuk membelinya dengan memberikan potongan harga yang cukup besar.

  2. Tempat bersih, nyaman dan luas

    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa pasar modern umumnya memiliki tempat yang bersih dan juga luas. Sedangkan faktor yang sangat mempengaruhi kenyamanan pelanggan untuk berbelanja adalah kebersihan, sehingga pastinya tempat yang bersih akan menarik minat pelanggan untuk berbelanja.

  3. Menaikkan Produk Domestik Bruto

    Yang dimaksud dengan produk domestik bruto yaitu nilai total dari jumlah seluruh produk baik barang maupun jasa di dalam sebuah wilayah pada jangka waktu yang ditentukan.
    Dengan produk domestik bruto yang meningkat, hal itu juga bisa dijadikan indikasi peningkatan dari pendapatan negara. Inilah mengapa pasar modern akan memberikan dampak yang positif terhadap ekonomi negara.

  4. Bertambahnya lapangan kerja

    Pada pengertian pasar modern kita sudah tahu bahwa pasar ini dapat bergerak dengan adanya para pekerja atau karyawan. Dalam hal ini, dibutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan di bidang pelayanan kepada konsumen, pemasaran, petugas keamanan, petugas kebersihan dan masih banyak lagi.
    Dengan kebutuhan akan orang-orang yang mempunyai kemampuan tersebut, jumlah pengangguran di negara dapat sedikit demi sedikit teratasi karena adanya lowongan untuk bekerja di pasar modern. Semakin banyak pasar modern, semakin banyak juga para pengangguran yang akhirnya bisa bekerja.

 

Kekurangan dari pasar modern

Meskipun memiliki sederet kelebihan, pasar modern juga masih memiliki beberapa kekurangan seperti berikut.

  • Menarik konsumen dari pasar tradisional

    Karena banyaknya fasilitas penunjang dan kelebihan yang tidak dapat ditemui di pasar tradisional, semakin banyak konsumen yang berpindah dan lebih menyukai berbelanja di pasar modern.
    Lama kelamaan, hal ini akan memberi dampak negatif kepada pasar tradisional yang semakin hari pelanggannya terus berkurang.

  • Terjadinya kesenjangan ekonomi

    Masih berhubungan dengan poin di atas, semakin berkurangnya para pelanggan yang berbelanja di pasar tradisional tentu akan membuat penghasilan yang didapatkan oleh para penjual di pasar tradisional menurun.
    Yang lebih disayangkan, kebanyakan dari pedagang di pasar tradisional adalah kaum menengah ke bawah. Sebaliknya, pemilik pasar modern adalah para kaum yang menengah ke atas atau bahkan memang kaum berada. Hal ini bisa menyebabkan kesenjangan ekonomi, dimana yang miskin menjadi semakin miskin sedangkan yang kaya menjadi semakin kaya.

  • Berkurangnya devisa negara karena adanya investasi asing dalam pasar modern

    Pihak asing melakukan investasi kepada pasar modern untuk mendapat untung. Akan tetapi, dalam waktu jangka panjang investasi ini akan mengurangi penghasilan dan devisa negara.
    Hal itu terjadi sebab terdapat impor atau barang dari luar yang masuk dalam negeri besar-besaran. Selain itu, keuntungan, bunga, serta beberapa dana lain akan masuk keuntungan negara asal.

  • Terjadi eksploitasi kepada supplier

    Tidak semua daerah di Indonesia sudah mempunyai pasar modern, beberapa daerah hanya mempunyai beberapa pada tiap wilayah. Jumlah tersebut tidak seimbang dengan pemasok atau supplier yang bertugas untuk memasukkan barang ke pasar yang termasuk sangat banyak. Karena itu, seringkali supplier atau pemasok ini dieksploitasi oleh pasar modern. Dengan persaingan yang begitu ketatnya, mereka harus terlebih dulu mengutamakan keinginan dari penjual di pasar modern agar barangnya dapat dimasukkan di pasar tersebut.

 

Baca Juga:  Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

 

Contoh pasar modern

Setelah mengetahui pengertian pasar modern beserta ciri-ciri, kelebihan dan juga kekurangan, ini adalah beberapa contoh dari pasar modern yang sudah banyak tersebar di Indonesia dan sangat sering dikunjungi.

  • Alfamart
  • Indomaret
  • Matahari Department Store
  • Hypermart
  • Superindo
  • Carrefour
  • Ramayana

Hadirnya pasar modern dengan berbagai macam barang kebutuhan dan fasilitas yang ada di dalamnya memang menyediakan segala hal yang dibutuhkan oleh konsumen, sehingga tidak heran apabila hampir di seluruh kota terdapat banyak pasar modern dan selalu ramai pengunjung.

 

Kesimpulan

Pasar modern ini memang cocok untuk konsumen warga kota besar yang cenderung ingin segalanya serba praktis, cepat dan mudah. Apalagi, di pasar modern tidak perlu bertransaksi secara langsung dengan penjual sehingga konsumen menjadi lebih leluasa dalam memilih barang yang diinginkan. Barang yang tersedia pun lengkap mulai dari kebutuhan primer sampai sekunder.
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian pasar modern dan ciri-ciri, kelebihan, kekurangan serta contohnya. Semoga Anda bisa menambah wawasan tentang pasar modern.

 

Related Post :