Perbedaan Antara Reach dan Impression pada Iklan Berbayar dan Gratis

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Matrik yang ada dalam media sosial, blog ataupun website biasanya memiliki Reach dan Impression. Dalam bahasa Indonesia kedua kata ini berarti Jangkauan dan Tayangan, banyak yang membicarakan kedua kata ini namun sedikit sekali dari mereka yang bisa mengartikan bahkan membedakan antara keduanya. Secara umum Reach dan Impression hampir sama makna yang dimilikinya, sifatnya yang saling berkaitan membuat keduanya sering dibilang satu artian yang sama. Jika dibahas lebih lanjut, Reach dan Impression jelas dua kata yang berbeda namun saling berkaitan.

Reach dan Impression digunakan untuk mengukur karakteristik yang serupa, yang berbeda adalah pengukurannya. Reach sederhananya diartikan sebagai jumlah total orang yang melihat konten Anda, jika dicontohkan seperti sepuluh orang yang melihat konten Anda maka jangkauan Anda memiliki nilai yang sama. Sedangkan Impression atau tayangan adalah jumlah total dari konten Anda ditampilkan kepada pengguna baik di klik ataupun tidak, contohnya pada satu konten Anda yang tampil sebanyak sepuluh kali maka sejumlah itu pula lah angka dari tayangan yang dimiliki terlepas dari keterlibatan mereka terhadap konten tersebut atau tidak.

Meski sama-sama berfungsi untuk kepentingan bisnis, Anda juga bisa menentukan matrik mana yang ingin dinaikkan dan yang dibiarkan. Jika tujuan Anda melakukan promosi iklan untuk mendapatkan jumlah dilihat oleh orang tinggi, maka peningkatan Impression yang harus Anda perhatikan. Namun jika Anda ingin menaikkan brand awareness dan engagement maka Reach yang harus Anda prioritaskan terlebih dahulu. Semua kembali kepada tujuan awal Anda dalam memulai iklan produk yang dimiliki.

 

Mengenal Reach dan Jenisnya

Perbedaan Antara Reach dan Impression pada Iklan Berbayar dan Gratis
 

Reach dihitung berdasarkan jumlah orang secara keseluruhan yang melihat konten yang dibuat, semakin banyak yang melihat makan Reach yang didapat semakin bagus. Reach dihitung berdasarkan satu user saja, jika satu orang itu melihat satu konten Anda secara berulang maka perhitungannya akan tetap satu Reach namun hal itu berdampak pada Impression yang meningkat jumlahnya. Reach ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya seperti berikut.

 

  • Organic Reach

    Ini mengacu pada jumlah orang yang melihat konten Anda secara organik, yang dimaksud secara organik di sini sama artinya dengan secara gratis. Organik Reach ini membantu Anda untuk dapat melihat jumlah user yang sudah melihat konten Anda.

  • Paid Reach

    Untuk konten yang telah dibayar, Anda bisa menggunakan Reach jenis paid. Dimisalkan seperti iklan yang dihadirkan dengan cara berbayar, Reach jenis ini sering dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tawaran iklan atau juga bisa berpengaruh pada anggaran dan penargetan audiensnya.

  • Viral Reach

    Jumlah pengguna internet yang melihat konten Anda karena mereka memiliki teman yang juga berinteraksi dengan konten Anda merupakan faktor dari Reach jenis ini, Anda bisa melakukan pemantauan terkait pengunjung baru dalam konten Anda yang bisa saja ia ketahui konten tersebut dari temannya. Disarankan untuk membuat konten yang bagus dan menarik, sehingga pengunjung internet di luar sana bisa meluangkan waktunya untuk mengunjungi konten Anda.

 

Baca Juga  :   Pentingnya Website untuk Bisnis Anda

 

Mengenal Impression dan Jenisnya

Berbeda dengan Reach, Impression lebih kepada penghitungan konten yang Anda miliki tampil ke pengguna terlepas dari iklan tersebut dibuka atau tidak oleh pengguna jumlah Impression akan tetap terhitung. Jumlah Impression yang semakin besar tentu akan meningkatkan jumlah tampilan pada target audiensnya, misal jumlah Impression yang didapat ada seratus maka artinya konten tersebut sudah ditayangkan seratus kali. Sama halnya dengan Reach, Impression juga memiliki jenis sebagai berikut.

 

  1. Served Impression

    Jenis ini jadi salah satu jenis yang mengandalkan data organik yang ada, namun Impression jenis ini juga mampu digunakan dalam peninjauan terhadap performa konten milik Anda.

  2. Viewable Impressions

    Jenis ini memiliki Impression menggunakan beberapa data untuk membantu melihat performa konten, data tersebut terkumpul menggunakan perangkat user sehingga bisa melakukan upaya untuk menyempurnakan kembali hitungannya.

 

Fungsi Reach dan Impression

Perbedaan Antara Reach dan Impression pada Iklan Berbayar dan Gratis
 

Reach dan Impression yang saling disebut bersamaan memiliki fungsinya masing-masing, berikut fungsi yang dimiliki oleh Reach.

 

  • Untuk Mengetahui Kesalahan dalam Konten

    Reach bisa digunakan untuk mengetahui berapa jumlah audiens yang telah melihat konten yang Anda posting, baik itu di website, blog tertentu, atau media sosial. Jumlah pengguna memang menjadi fokus dalam kalkulasi Reach, hal ini bisa untuk mendeteksi lebih lanjut apakah konten yang dibuat bisa menjangkau banyak orang ataupun tidak. Ketika ada kekurangan dalam konten yang dibuat, Anda bisa melakukan revisi pada konten yang dimiliki.

  • Untuk Menjangkau Pengguna Baru

    Pemantauan terhadap jumlah audiens bisa Anda lihat dengan menggunakan Reach pada konten tersebut, sehingga jumlah pengguna yang melihat konten Anda bisa dilihat juga. Hal ini tampak jika jumlah pengunjung konten Anda meningkat daripada biasanya, maka bukanlah hal yang tidak mungkin kalau konten yang Anda buat telah dijangkau oleh pengguna lainnya yang masih baru. Dengan reach, Anda bisa melihat jumlah user yang baru mengunjungi konten tersebut.

 

Baca Juga  :   Cara Melihat Siapa yang Mengunjungi Instagram Kita dengan Mudah dan Aman

 

Selain Reach, Impression juga memiliki fungsinya sendiri. Fungsi-fungsi tersebut sedikit berbeda sebab Reach dan Impression dasarnya bukanlah hal yang sama, dan akan dijabarkan ke dalam ulasan berikut.

  1. Untuk Melacak Konten

    Reach yang lebih menekankan fungsinya untuk mengetahui jumlah pengguna tentu berbeda dengan fungsi dari Impression, dasarnya Impression lebih menekankan fungsinya pada pelacakan konten yang Anda miliki. Dilihat dari jumlah Impression yang naik atau turun akan menjadi acuan Anda untuk mengoreksi kesalahan yang ada pada konten, sehingga Anda bisa mulai untuk memperbaiki isi konten agar mendapatkan Impression yang bagus. Impression yang meningkat tentu menjadi keuntungan sendiri bagi Anda si pemilik konten tersebut.

  2. Memperbaiki Konten

    Langkah atau upaya yang tepat untuk Anda lakukan salah satunya adalah melakukan perbaikan dalam konten, terutama jika membuat konten tersebut dengan tujuan menarik lebih banyak pengguna internet. Impression bisa digunakan dalam melakukan perbaikan konten, Anda bisa melihat pada iklan yang tayang baik dalam jumlah banyak atau tidak. Untuk menghindari kekhawatiran Anda terhadap pengguna internet yang kewalahan karena iklan di konten yang terlalu banyak, Anda bisa menggunakan impression untuk mengukur hal tersebut dan menguranginya.

 

Baca Juga  :   Tips Membuat Caption Instagram yang Banyak Like dan Share untuk Bisnis

 

Kesimpulan dan Penutup

Jika diminta untuk memilih yang lebih penting dari keduanya, apa yang akan Anda pilih? Sejatinya baik Reach maupun Impression memiliki tingkat kepentingan yang sama, karena keduanya memiliki hubungan yang kuat dan kegunaan yang berbeda dalam strategi iklan. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan Impression dan Reach, seperti penggunaan gambar yang menarik, menambahkan caption yang menarik, menggunakan hastag yang tepat, posting di jam yang tepat, dan melakukan promosi. Cara-cara ini bisa Anda coba untuk melihat seberapa besar pengaruhnya pada Reach dan Impression Anda, Reach dan Impression yang bagus tentu menjadi keuntungan sendiri bagi konten Anda.

Meski Reach dan Impression tidak seratus persen menjadi acuan untuk mengetahui seberapa penting konten atau iklan Anda pada pengguna, Anda bisa tetap mencoba dan menyesuaikan kapan saatnya Reach dan Impression dibutuhkan oleh iklan tersebut. Reach dan Impression bisa jadi ukuran sebagai gambaran sebaik dan seburuk apa iklan Anda, sebab iklan yang dilakukan dengan setengah hati tentu menghasilkan iklan yang buruk. Hal ini tentu berdampak pada menurunnya jangkauan dan tayangan yang Anda dapatkan, sehingga menimbulkan kerugian.

Related Post :