Perbedaan Registry, Registrar dan Registrant pada Akreditasi Domain Indonesia

Serba Serbi, Technology / 0 | | 0

Registry, registrar, dan registrant, ketiga kata tersebut acapkali ada saat Anda akan melakukan transaksi pembelian domain. Nama unik yang disematkan untuk mengidentifikasi server komputer sehingga mudah untuk diingat ketimbang menggunakan alamat Internet Protokol atau IP, website atau aplikasi yang memiliki domain akan mudah untuk ditemukan oleh pengunjung.

Domain yang paling umum digunakan adalah (dot)com, biasanya sebelum domain diikuti nama dari server itu sendiri dan mudah untuk diingat. Seperti evimaya, facebook, google yang masing-masingnya diikuti dengan domain (dot)com, domain sendiri berfungsi sebagai alat untuk memudahkan user yang terhubung dalam jaringan internet untuk mengakses suatu website. Selain itu ia juga memudahkan pengguna untuk mengingat situs web tanpa harus memasukkan alamat IP terlebih dahulu untuk masuk ke web tertentu.

Alamat IP terdiri dari angka-angka random yang berbeda untuk tiap servernya, IP pada google tidak akan sama dengan IP dari facebook begitupun yang lainnya. Domain bisa Anda beli kepada kelompok atau perusahaan yang menyediakan layanan jual beli domain, saat transaksi inilah dikenal istilah registry, registrar, dan registrant. Namun tahukah Anda apa perbedaan dari ketiga kata tersebut?

 

Mengenal Apa Itu Domain

Sebuah domain adalah bukti nyata suatu website berada di Internet, seperti halaman web. Nama domain web adalah pengganti yang menggantikan alamat Internet Protocol (IP). Misalnya kita bisa mengganti IP address 123.456.789.100 dengan nama domain seperti www(dot)abcd(dot)com. Membuat terjemahan dari alamat IP ke nama domain dilakukan melalui Domain Name System (DNS). Menggunakan contoh kami sebelumnya, Anda dapat melihat bahwa jauh lebih mudah mengingat nama domain daripada alamat IP.

Penasaran tentang pertanyaan di awal? Yang manakah domain yang sebenarnya, Mari kita lihat nama domain kita lebih dekat. Nama domain seperti contoh di atas adalah www(dot)abcd(dot)com. Www adalah domain tingkat ketiga, memberitahu browser Anda untuk mencari nama domain di web. Bagian kedua, ‘abcd’, unik dan dianggap sebagai nama domain level kedua, dan bagian .com mewakili domain level teratas, atau TLD. Jadi, penjelasan diatas sudah jelas jika domain memiliki struktur dari Third Level Domain, Second Level Domain, hingga yang paling atas Top Level Domain. TLD ini juga sering dibilang ekstensi domain, pasti Anda sudah mengetahuinya juga, contohnya seperti .com, .net, .id, dan masih banyak lagi.

 

Baca Juga  :    Domain COM : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Keunggulan, dan Penggunaannya

 

Mengenal Registry, Registrar, dan Registrant

Perbedaan Registry, Registrar dan Registrant pada Akreditasi Domain Indonesia
 

  1. Registry

    Istilah ini masih belum banyak terdengar bagi Anda pengguna awam, istilah registry ini digunakan untuk menyebut perusahaan atau organisasi yang memiliki tugas untuk mengelola dan menerbitkan top level domain pada internet. Organisasi ini bersifat independen yang mengatur kebijakan penggunaan, ketentuan, dan persyaratan pada tiap nama domain yang mereka keluarkan. Registry dari segi kepemimpinannya tidak memiliki tugas untuk menjual dan memasarkan nama domain TLD dalam ranah publik secara langsung.

  2. Registrar

    Merupakan sebuah organisasi atau badan komersial yang menjadi tempat untuk pendaftaran nama domain yang diakreditasi oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers atau ICANN, pengelola domain ccTLD yang menggunakan kode negara tertentu. Tugas utama dari registrar sendiri adalah untuk menawarkan layanan jual-beli nama domain kepada publik, jika ingin membeli domain Anda tidak perlu mengajukan langsung ke registry.

  3. Registrant

    Istilah yang digunakan pada penyebutan seseorang, organisasi ataupun perusahaan yang membeli nama domain, Anda yang sudah memiliki nama domain TLD bisa disebut dengan registrant. Sebagai pengguna domain, registrant diberi akses untuk mengubah domain name server (DNS) melalui laman panel yang disediakan oleh tempat domain tersebut dibeli. Setiap perubahan tersebut akan direkam oleh registrar untuk bahan laporan kepada registry yang notabene adalah pemilik hak untuk mengubah database dari DNS, itulah mengapa proses perubahan tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam sebelum domain akhirnya beralih.

 

Baca Juga  :   Macam-Macam Ekstensi Domain yang Perlu Kamu Ketahui Serta Fungsinya

 

Rekomendasi Domain Terbaik di Indonesia

Sebagai rekomendasi untuk Anda yang ingin mencari domain untuk website. Anda bisa mendapatkan domain yang murah dan layanan yang oke di IDCloudHost. IDCloudHost merupakan registrar domain yang sudah populer di dunia per hostingan Indonesia. Meskipun baru berumur 5 tahun genap juni kemarin namun IDCloudHost berhasil mencatatkan jumlah klien yang sangat fantastis yaitu 90 ribu. Tentu dengan jumlah yang banyak tersebut sudah tidak bisa diragukan lagi pelayanan yang diberikan IDCloudHost. Berikut adalah rekomendasi domain sesuai dengan kebutuhan anda.

 

  • (dot)com merupakan domain paling populer di dunia.

    Domain ini merupakan kependekan dari commercial namun seiring perkembangan waktu menjadi lumrah dipakai semua pemilik website. untuk domain satu ini pasti Anda juga sudah tidak asing bahkan mungkin Anda merupakan penggunanya

  • (dot)net merupakan singkatan dari network atau networking.

    Ekstensi domain ini cocok bagi website yang berhubungan dengan dunia IT. Biasanya digunakan juga oleh para content writer maupun blogger. Juga bagi perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan jaringan Networking,perusahaan internet dan layanan internet lainnya.

  • (dot)id merupakan domain khusus bagi masyarakat Indonesia.

    Adapun syarat-syarat khusus jika ingin memiliki domain ini seperti:
    KTP Republik Indonesia / Paspor yang masih berlaku.
    NPWP Perusahaan/SIUP/TDP/Akta Pendirian Perusahaan/Surat izin yang setara.
    Sertifikat Merek (bila ada)
    Untuk nama domain yang didaftarkan harus sesuai dengan nama instansi yang mendaftarkan

  • (dot)info merupakan singkatan dari information.

    Domain ini banyak digunakan oleh website yang memberikan informasi atau blog personal. Ataupun bagi anda yang mempunyai personal blog yang kontennya berisi konten informatif sering menggunakan domain ini. Bagi Anda pembaca juga dapat dengan mudah memilah website jika yang ingin dibaca hanya seputar informasi edukatif saja bisa googling dengan melihat kode domain ini.

  • (dot)org merupakan singkatan dari organization.

    Dimana biasanya domain ini digunakan untuk organisasi-organisasi masyarakat. Domain ini kini berada pada tingkat atas yang digunakan dalam sistem penamaan dalam internet pengguna nya juga melonjak tajam. Bahkan sejak tahun 2012 sudah lebih dari sepuluh juta pengguna.

 

Keuntungan Memiliki TLD

Perbedaan Registry, Registrar dan Registrant pada Akreditasi Domain Indonesia
 

Sebelumnya sudah disinggung terkait TLD, lantas apakah keuntungan dari memiliki TLD itu sendiri? Berikut ulasannya.

 

  1. Bebas Menentukan Nama Situs

    Situs bawaan dari blogspot ataupun WordPress saat diganti ke nama yang diinginkan, biasanya tidak langsung tersedia. Masalah ini bisa diselesaikan dengan membeli TLD sendiri. Anda bisa memilih TLD yang sesuai dengan domain yang Anda butuhkan, namun Anda harus tetap melakukan pengecekan terkait ketersediaan nama yang diingin digunakan tentu saja jika memiliki TLD domain yang ditentukan bisa lebih bebas.

  2. Lebih Mudah Diingat

    Menjadi salah satu keunggulan TLD lainnya yang mudah untuk diingat, karena Anda tidak perlu menghapal nama tambahan lain baik WordPress atau blogspot.

  3. Lebih Profesional

    Menjadikan tampilan situsnya Anda terlihat memiliki citra yang profesional, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan untuk kepemilikan toko online itu sendiri.

  4. Dijual Mahal

    Memiliki TLD ternyata bisa menjadi ladang bisnis yang lumayan menggiurkan, sebab domain yang memiliki nama yang bagus bisa untuk dijual kembali dengan harga yang tinggi.

 

Baca Juga  :   Apa itu Domain : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Rekomendasinya

 

Kesimpulan dan Penutup

Sekarang Anda mungkin sudah lebih memahami seperti apa perbedaan Registry, Registrar, dan Registrant, sebab ketiganya memang terdengar mirip namun memiliki makna yang tidak serupa. Meski tidak serupa, ketiga istilah ini tetap digunakan dalam transaksi pembelian domain. Anda bisa memahami terlebih dahulu istilah domain dan apa saja domain yang ada, sehingga tinggal mencocokkan dengan situs web milik Anda. Perlu bagi Anda untuk memahami ekstensi yang ada pada domain, karena jumlahnya yang beragam Anda harus memilih satu diantaranya sesuai kebutuhan.

Setelah menemukan ekstensi yang tepat, ikutilah dengan nama domain yang baik. Sehingga keuntungan kedepannya bisa Anda raih dengan sedikit lebih mudah, hindari penggunaan nama yang sulit diingat meski sudah diikuti dengan domain yang singkat. Karena fungsi penggunaan domain adalah agar situs Anda mudah untuk dicari dan diingat oleh pengunjung. Anda bisa konsultasikan kepada perusahaan atau kelompok yang menyediakan layanan jual beli domain, mereka akan menuntun dan memberikan rekomendasi yang baik untuk kemajuan website milik Anda.

Related Post :