Tips Bagaimana Cara Membangun Startup

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Startup dapat dikatakan suatu perusahaan yang kreatif dan inovatif, yang mana usahanya dimulai dengan menemukan masalah kemudian mencari solusi dari masalah tersebut. Untuk memulai startup kita dapat memulai dengan sesuatu yang telah kita miliki. Semakin banyaknya investor, uang sudah tidak menjadi masalah lagi. Kita bisa bekerjasama dengan investor untuk membangun startup tersebut.

Agar startup berjalan dengan baik, kita membutuhkan strategi dan rutinitas yang menjadi fokus utama kita, agar aktivitas yang dilakukan berjalan dengan baik dan terkontrol yang sesuai dengan KPI (Key performance indicator)yang telah ditetapkan. Untuk membangun dasar dari proses hubungan dengan konsumen, Steve Blank membutuhkan tahap-tahap untuk membangun kesuksesan suatu startup. Bagaimana caranya untuk mengembangan startup secara cepat dan melakukan tes pasar dengan melihat umpan balik dari pelanggan dan pasar.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dibutuhkan suatu model bisnis. Yang mana model bisnis tersebut akan mencerminkan perencanaan pekerjaan startup tersebut kedepannya.

Dalam membangun startup kita harus sadar akan:

Apa yang diketahui saat ini

Hal yang dapat kita ketahui saat ini dapat berupa sejarah dari korporasi, konsumen vs. pengembangan produk, dan pengetahuan dalam berbisnis.

Model Bisnis dan Pengembangan Kondumen

Hal yang perlu di pertimbangankan dalam hal ini yaitu segmentasi konsumen, revenue stream, key resource, proses pengembangan konsumen, analisis peluang pasar dan minimal produksi produk.

Value Proposition

dalam membuat value proposition yang baik, kita membutuhkan analisa pasar yang cocok untuk produk, beberapa segmentasi dari pasar, dan kondisi pasar yang telah ada sebelum produk kita.

Channel

Hal ini dapat berupa gambaran tentang jaringan distribusi, distribusi web, serta distribusi keadaan fisik suatu produk.

Hubungan dengan pelanggan

Hubungan dengan pelanggan akan menciptakan permintaan pembelian dan akan loyalitas dari pelanggan.

Revenue Model

Dalam revenue model akan membuat kita mempertimbangkan cara untuk menghasilkan uang, tipe pasar dan harga yang ditetapkan, serta market size dan share.

Partners

Partner yang terbentuk dapat berupa partner dalam sumber daya manusia, partner untuk pengembangan bisnis, dan juga kita dapat membentuk aliansi.

Dengan menganalisis perencanaa tersebut, dibutuhkan persiapan yang matang dan diikuti dengan usaha yang kuat seperti komunikasi dengan teman yang pernah berada pada posisi bisnis yang kita jalani saat ini, melakukan riset disaat real time, dan mengetahui role modelnya. Merekrut mentor merupakan suatu hal yang dapat dilakukan untuk bertukar pikiran, gagasan, sharing tentang perspektif yang berbeda sehingga mampu menhasilkan nilai.

Dalam merintis bisnis, kita membutuhkan pengetahuan akan kesempatan atau peluang yang ada. Peluang yang ada dapat diketahui dengan mengerti realita yang terjadi. fokus pada kesempatan dan mencocokan dengan apa yang dibutuhkan pasar saat ini dan juga menganalisis apa yang akan dibutuhkan pasar berdasarkan data yang ada.

Dari semua perencanaan dan semua persiapan yang telah dilakukan, maka eksekusi menjadi pondasi utama. Kita dapat memulai bisnis mulai dari perusahaan kecil sekalipun. Pepatah mengatakan “There is no substitute for doing what you love, and loving what you do. Once you learn to love learning, you too can be a successful entrepreneur”.

Related Post :