Tips Memilih Nama Domain untuk Sekolah yang Baik dan Benar

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Pendidikan di Indonesia saat ini banyak mengalami perkembangan. Banyak faktor yang membuat pendidikan Indonesia berkembang salah satunya adalah kemajuan teknologi. Selain itu adanya pandemi virus corona yang melanda dunia menjadikan kegiatan belajar mengajar di sekolah sementara dihentikan. Kini pembelajaran yang ada harus menggunakan sistem daring atau online sehingga semua tugas serta materi pembelajaran disampaikan secara online.

Pihak sekolah mau tidak mau harus menyiapkan perlengkapan kebutuhan belajar mengajar untuk tempat berinteraksinya guru dan murid. Wadah yang bisa digunakan untuk sistem pembelajaran online ini salah satunya adalah website. Dimana website ini bisa diakses oleh guru dan murid dengan guru dapat memberikan materi dan tugas pada website lalu murid-murid yang mengaksesnya.

Kegunaan website untuk sekolah juga bermacam-macam seperti kegiatan promosi, publikasi acara sekolah, pendaftaran peserta didik baru, menunjukkan profil sekolah dan lain-lain. Namun sebelum membuat website untuk sekolah ada beberapa cara yang perlu dilakukan antara lain adalah memilih nama domain yang tepat. Pemilihan nama domain untuk website sekolah ini tidak boleh sembarangan. Ada tips yang bisa digunakan untuk memilih nama domain sekolah seperti yang akan dijelaskan lebih lanjut dibawah.

 

Manfaat Memiliki Website Sekolah

Tips Memilih Nama Domain untuk Sekolah yang Baik dan Benar
 

Banyak sekolah di Indonesia yang sudah memiliki website sendiri, namun ada juga sekolah yang belum memiliki website sendiri. Ada banyak manfaat dari memiliki website untuk sekolah karena website dapat dikunjungi oleh banyak orang. Berikut manfaat dari memiliki website sekolah :

 

  1. Sebagai Profil Sekolah

    Dengan menunjukkan profil sekolah pada website tentunya dapat diakses banyak orang. Sasarannya adalah calon siswa baru dan orang tua murid yang akan mendaftarkan anaknya pada sekolah tersebut. Dengan melihat profil sekolah yang tertera di website tentunya calon siswa baru dan orang tua murid akan lebih mengetahui keunggulan dari sekolah barunya. Profil sekolah biasanya berisi nama sekolah, logo, alamat, motto, visi dan misi sekolah, dan masih banyak lagi.

  2. Media Promosi dan Publikasi

    Maksud dari media publikasi ini adalah apabila ada berita terbaru mengenai sekolah dapat dimunculkan pada website sekolah. Seluruh warga sekolah akan tahu berita terbaru apa yang ada di sekolah melalui website. Sedangkan media promosi ini adalah digunakan untuk menarik perhatian calon peserta didik baru untuk tertarik mendaftar di sekolah tersebut. Selain itu masyarakat juga akan tahu tentang sekolah ini.

  3. Sarana Pengumuman

    Website juga berguna untuk pengumuman terkait acara yang diadakan oleh sekolah. Pengumuman yang disampaikan bisa ditujukan kepada murid ataupun warga sekolah lain. Dengan menaruh pengumuman pada website maka tidak perlu lagi membagikan surat edaran. Hal itu dilakukan karena lebih praktis dan efisien serta dapat menghemat anggaran yang dikeluarkan untuk mencetak surat edaran.

  4. Pendaftaran Peserta Didik Baru

    Pada era sekarang mendaftar di sekolah tidak perlu datang langsung ke sekolah tujuan. Namun hanya perlu mendaftar lewat online yaitu website sekolah. Cara ini digunakan untuk mengefisienkan waktu dalam mendaftar sekolah dan juga data-data siswa dapat tersimpan dengan aman. Jika mendaftar secara offline kemungkinan data siswa hilang atau tertukar sangat besar dan juga memerlukan waktu yang lama apabila jarak rumah dari sekolah sangat jauh.

 

Baca Juga  :    Cara Membuat Website dengan Mudah dan Cepat untuk Sekolah dan Madrasah

 

Ekstensi Untuk Nama Domain

Tips Memilih Nama Domain untuk Sekolah yang Baik dan Benar
 

Ekstensi domain adalah akhiran dari nama domain. Ada 1200 ekstensi domain yang tersedia. Bermacam-macam fungsi dan penggunaanya untuk sebuah nama domain. Tetapi, untuk website sekolah memerlukan ekstensi .sch.id yang menjadi konvensi dalam dunia internet.

Dari ekstensi ini mengisyaratkan bahwa sebuah domain dimiliki oleh sebuah institusi pendidikan. Untuk mendapatkan sebuah domain, Anda harus mendaftarkannya terlebih dahulu melalui domain name registrar.  www.idcloudhost.com adalah  salah satu contoh pengguna ekstensi dengan .com di belakangnya. Berikut adalah beberapa contoh lain dari ekstensi domain :

 

  1. .com : digunakan untuk keperluan komersial
  2. .org : digunakan untuk keperluan organisasi
  3. .net : digunakan untuk keperluan internet/ network
  4. .edu : digunakan untuk keperluan pendidikan
  5. .info : digunakan untuk keperluan informasi
  6. .net : digunakan untuk keperluan internet
  7. .asia : digunakan untuk domain di asia
  8. .edu : digunakan untuk pendidikan
  9. .gov : digunakan untuk pemerintahan
  10. .id : digunakan untuk nama domain di Indonesia
  11. .sg : digunakan untuk nama domain di Singapura
  12. .us : digunakan untuk nama domain di Amerika Serikat
  13. .au : digunakan untuk nama domain di Australia
  14. .ac.id : digunakan untuk lingkungan akademik/perguruan tinggi
  15. .co.id : digunakan untuk kepentingan komersial
  16. .desa.id : digunakan untuk situs pemerintahan desa
  17. .or.id : digunakan untuk organisasi
  18. .net.id : digunakan untuk penyelenggara jasa telekomunikasi
  19. .web.id : digunakan untuk perseorangan maupun organisasi
  20. .sch.id : digunakan untuk sekolah
  21. .go.id : digunakan untuk instansi pemerintah
  22. .online : digunakan untuk website perusahaan, website startup, profil personal dan blog
  23. .tech : digunakan untuk membangun website developer, website company profile, website tentang produk yang berhubungan dengan teknologi, website lembaga kursus, website tentang event tertentu ataupun website untuk keperluan seminar inovasi dan teknologi
  24. .site : digunakan untuk membuat personal website ataupun bisnis online
  25. .press : digunakan untuk website berita, website surat kabar, website para wartawan, website asosiasi pers, website media massa, website organisasi/ lembaga, website jurnalistik, blogger bahkan website fotografi.
  26. .store : digunakan untuk website toko online, website bisnis lokal, startup yang berhubungan dengan ecommerce, website retail dan website-website yang berhubungan dengan toko online.
  27. .shop : digunakan untuk membuat toko online, ecommerce
  28. .online : digunakan untuk website perusahaan, website startup, website profil, website personal dan blog
  29. .website : digunakan untuk website pribadi atau blog

 

Baca Juga :    Rekomendasi Aplikasi Absensi Online untuk Kebutuhan Usaha, Kantor, dan Sekolah

 

Tips Memilih Domain Untuk Sekolah

Untuk memiliki website pribadi, sekolah tentunya harus memiliki domain sebagai alamat website. Memilih nama domain untuk sekolah tidak boleh sembarangan. Berikut tips untuk memilih nama domain yang baik untuk sekolah :

 

  • Menggunakan Ekstensi (.sch.id)

    Website sekolah haruslah memiliki nama domain dengan ekstensi .sch.id karena itu merupakan salah satu identitas bahwa website tersebut adalah website milik institusi pendidikan. Walaupun ada website sekolah yang tidak menggunakan ekstensi domain tersebut tetapi alangkah baiknya untuk mengikuti anjuran yang ada. Mengapa hal tersebut sangat penting? Karena itu merupakan identitas resmi website sekolah.

  • Tidak Menggunakan Domain Gratis

    Maksud dari domain gratisan ini adalah domain yang disediakan secara gratis tetapi dengan kualitas yang rendah. Contoh dari ekstensi domain gratis ini adalah .TK, .GA, .ML dan lain-lain. Jika digunakan untuk keperluan resmi janganlah menggunakan domain gratis ini. Beberapa alasan untuk tidak menggunakan domain gratis adalah :
     

    a) Domain gratis tidak sepenuhnya gratis, biasanya cuma gratis tahun pertama atau ada persyaratan tersembunyi. Tidak mengenakannya adalah  Anda bisa kehilangan akses domain Anda tanpa pemberitahuan.
    b)Domain gratis sering digunakan oleh blog-blog spam. Suatu saat bisa kena banned oleh Google dan banyak yang mengalami hal tersebut.

  • Menunjukkan Nama Sekolah

    Hal yang paling penting dalam pembuatan domain untuk website sekolah adalah mengandung unsur nama sekolah. Hal ini dilakukan agar orang yang akan mengunjungi website sekolah tidak kesusahan mengetik dan mencarinya. Hindari kata-kata yang terlalu panjang agar domain mudah diingat. Usahakan hanya terdiri dari 1 atau 2 kata yang menjadi satu kalimat. Contoh domain sekolah yang baik adalah smktelkom-mlg(dot)sch.id , sman78-jkt(dot)sch.id , sman8yogya(dot)sch.id .

 

Baca Juga :     Cara Mendaftarkan Domain Sekolah (SCH.ID) Untuk Sekolah di Indonesia

 

Kesimpulan dan Penutup

Memang di zaman sekarang yang semuanya serba online mengharuskan sebagian sektor yang ada mengalami perubahan dan kemajuan. Tidak terkecuali lembaga pendidikan yang harus menyesuaikan perkembangan zaman untuk proses belajar mengajar. Pembelajaran online yang dianjurkan pemerintah menjadi salah satu penyebab mengapa sekolah harus memiliki website mengingat banyaknya kegunaan website juga sangat banyak seperti yang dijelaskan diatas.

Pemilihan nama domain untuk website sekolah pun harus mengikuti aturan yang ada dan  terdapat beberapa tips untuk menentukannya. Dengan semakin banyaknya sekolah yang memiliki nama domain sendiri bisa menjadi contoh sekolah lain yang belum memiliki nama domain untuk websitenya. Semoga penjelasan diatas membantu Anda yang sedang mencari nama domain yang cocok untuk website sekolah.

Server Sekolah - Server E-Learning | Server Ujian Online | Server CBT

Related Post :

popup image