Apa Itu Point of Sale : Pengertian, Contoh, Cara Kerja, dan Mendaftarnya

Serba Serbi, Technology / 0 | | 0

Di zaman yang serba maju, selain berbelanja kebutuhan harian secara online, masyarakat juga masih pergi berbelanja ke supermarket besar baik di mall maupun retail lainnya. Selain membayar dengan tunai, supermarket hingga ritel yang termasuk dalam franchise juga mempunyai promosi rutin. Mereka menerima pembayaran dalam beberapa metode seperti kartu kredit, dompet elektronik, uang tunai, pembayaran melalui aplikasi seluler, dan lain- lain.

Ini adalah sebagian dari manfaat perangkat lunak POS yang kuat dengan fitur yang tepat untuk bisnis ritel yang umum digunakan saat ini. Point of Sales atau POS menawarkan kemampuan yang memungkinkan pembayaran lebih cepat dan lebih mudah dan memastikan kenyamanan bagi pelanggan dengan memungkinkan mereka membayar menggunakan metode yang berbeda.

Disamping itu juga, dengan adanya POS yang menawarkan wawasan mendalam tentang penjualan dan pendapatan serta memungkinkan pengelolaan dan pemeliharaan inventaris secara efisien. Untuk membantu Anda memahami apa yang dapat dilakukan perangkat lunak POS ritel untuk Anda, berikan informasi dan pengertian mengenai Point of Sale serta cara kerja dan mendaftarnya.

 

Pengertian Sistem Point of Sale (POS)

Point of Sale (POS) adalah fokus penting bagi pemasar karena konsumen cenderung membuat keputusan pembelian atas produk atau layanan dengan margin tinggi di lokasi strategis ini. Secara tradisional, bisnis biasanya menyiapkan POS di dekat pintu keluar toko untuk meningkatkan tingkat pembelian impulsif saat pelanggan hendak pergi. Namun, berbagai lokasi POS dapat memberi ritel lebih banyak peluang untuk kategori produk khusus pasar mikro dan mempengaruhi konsumen di titik-titik awal saluran penjualan.

Tidak jarang pulan department store sering kali memiliki POS untuk masing-masing grup produk, seperti peralatan, elektronik, dan pakaian. Staf yang ditunjuk dapat secara aktif mempromosikan produk dan membimbing konsumen melalui keputusan pembelian daripada hanya memproses transaksi semata. Demikian pula, format POS dapat mempengaruhi keuntungan atau perilaku pembelian, karena hal ini memberi konsumen pilihan yang fleksibel untuk melakukan pembelian.

 

Baca Juga  :     Apa itu QRIS: Pengertian, Keunggulan, Manfaat dan Cara Daftarnya

 

Contoh Penerapan Sistem Point of Sales (POS)

Apa Itu Point of Sale : Pengertian, Contoh, Cara Kerja, dan Mendaftarnya
 

Sistem point of sale (POS) adalah tempat pelanggan melakukan pembayaran untuk barang atau jasa di toko Anda. Setiap kali pelanggan membeli sesuatu di bisnis Anda, maka itu akan menjadi transaksi POS. Sistem POS berfungsi sebagai penghubung untuk transaksi bisnis Anda mulai dari penjualan hingga inventaris hingga manajemen pelanggan yang bergabung ke dalam POS Anda. Biasanya, sistem tempat penjualan adalah kombinasi dari perangkat lunak dan perangkat keras. Sistem POS Anda mungkin memiliki beberapa contoh komponen fisik, seperti :

 

  • Register kegunaan register sangat penting dalam membantu Anda menghitung dan memproses transaksi pelanggan.
  • Perangkat yang terhubung, seperti iPad atau tablet lain maupun perangkat portabel bisa menjadi alternatif yang baik untuk monitor.
  • Alat pembaca kartu kredit memungkinkan pelanggan Anda membayar dengan aman menggunakan kartu kredit saat berada di toko, baik melalui pembayaran nirsentuh seperti Apple Pay, kartu chip, atau kartu magstripe (strip magnetis).
  • Meskipun Anda menerima pembayaran nirsentuh, Anda mungkin masih memerlukan tempat yang aman untuk menyimpan uang tunai Anda yakni mesin atau laci kasir. Perangkat lunak POS yang terhubung ke laci uang dapat meminimalkan penipuan dengan melacak dengan tepat saat laci dibuka.
  • Printer tanda terima juga bagian penting karena tanda terima kertas menunjukkan kepada pelanggan kapan dan apa yang mereka beli dan berapa banyak mereka membayar.
  • Pemindai kode batang atau barcode dapat membaca detail produk suatu item sehingga ini juga bisa menjadi cara cepat untuk memeriksa ulang harga, tingkat stok, dan detail lainnya.

 

Baca Juga  :    Daftar Teknologi Smart Home System untuk Kebutuhan Rumah Pintar

 

Cara Kerja Point of Sale

Sistem POS memungkinkan bisnis Anda menerima pembayaran dari pelanggan serta juga melacak penjualan. Meski terdengar cukup sederhana, tetapi pengaturannya dapat bekerja dengan cara yang berbeda, bergantung pada apakah Anda menjual secara online, memiliki etalase fisik, atau keduanya. Adapun Point of Sale yang digunakan untuk merujuk pada mesin kasir yang umumnya dijumpai di toko- toko offline. Saat ini, sistem POS modern sepenuhnya digital, yang berarti Anda dapat memeriksa pelanggan di mana pun Anda berada dan yang Anda butuhkan hanyalah aplikasi POS dan perangkat berkemampuan internet, seperti tablet atau ponsel.

Jadi, apa saja yang bisa dilakukan sistem POS? Dibawah ini cara kerja Point of Sale dalam ritel :

 

  • Membantu mengotomatiskan proses transaksi
  • Melacak data penjualan penting
  • Menunjukkan pola penjualan
  • Menangkap perbedaan harga atau arus kas
  • Memantau tingkat inventaris
  • Mengumpulkan informasi penjualan harian

 

Selain cara kerja umum diatas, POS juga dapat membantu Anda mengelola komponen utama bisnis Anda lainnya, termasuk inventaris, karyawan, dan hubungan pelanggan.

 

Baca Juga  :    Rekomendasi Aplikasi Burning CD Terbaik dan Gratis untuk Laptop

 

Cara Mendaftar dan Melakukan Pengaturan Point of Sale

Apa Itu Point of Sale : Pengertian, Contoh, Cara Kerja, dan Mendaftarnya
 

Jika Anda membutuhkan sistem POS untuk mempermudah transaksi bisnis ritel Anda, Anda dapat menyewa seorang ahli teknologi ritel untuk datang ke toko Anda dan menginstal perangkat keras dan perangkat lunak Anda. Opsi ini ideal untuk pengecer besar atau mereka yang memiliki alur kerja yang rumit, kebutuhan teknologi khusus, atau tim besar maupun bisnis kecil yang masih bingung mengenai cara mendaftarkan POS mereka.

Terlepas dari opsi mana yang Anda pilih, memiliki pengetahuan umum tentang proses penyiapan POS tentu akan membantu Anda. adapun cara mendaftarkan dan melakukan pengaturan sistem POS yang harus Anda pahami adalah :

 

  • Mengunduh, menginstall dan log in masuk ke software/aplikasi

    Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mulai menjalankan software yang telah Anda pilih sebelumnya. Dengan perangkat lunak POS berbasis web maka tidak diperlukan pemasangan jika Anda menggunakan komputer dengan akses internet. Cukup luncurkan browser Anda dan buka URL toko Anda dan jika Anda menggunakan perangkat tablet, Anda dapat mengunduh dan memasang aplikasi ke perangkat Anda.
    Dari sana, Anda harus masuk dan mengkonfigurasi akun Anda yang biasanya termasuk memasukkan detail bisnis Anda seperti nama toko Anda, di mana Anda berada, berapa banyak outlet yang Anda miliki, dll. Kebanyakan perangkat lunak POS memiliki petunjuk atau panduan untuk memandu Anda melalui proses penyiapan. Siapkan info yang Anda butuhkan, lalu ikuti instruksinya dengan seksama.

  • Setting perangkat keras/hardware Anda

    Peralatan yang Anda butuhkan bervariasi, tergantung pada pengaturan toko Anda. Beberapa ritel ada yang memerlukan beberapa perangkat termasuk terminal pembayaran, laci kas, pemindai barcode, dan printer tanda terima. Sedangkan bagi bisnis kecil mungkin dengan menggunakan tablet saja sudah mencukupi keperluan mereka akan hardware. Sedangkan langkah yang tepat untuk menyiapkan peralatan ritel Anda bergantung pada perangkat tertentu, jadi konsultasikan dengan penyedia POS Anda untuk mengetahui cara yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

  • Buat akun pengguna Anda

    Solusi POS biasanya memungkinkan Anda menyiapkan akun atau profil untuk anggota tim Anda yang akan mengoperasikan sistem yang termasuk :
    a) Admin
    b) Manajer
    c) Kasir

  • Input produk jualan Anda

    Setelah Anda meluncurkan aplikasi dan membuat akun, kemudian adalah menyiapkan inventaris Anda. Jika Anda hanya memiliki sedikit barang untuk dijual, Anda dapat memasukkannya secara manual ke dalam sistem. Tapi bila Anda memiliki katalog yang besar, pilih untuk mengupload info inventaris Anda secara massal. Sebagian besar solusi POS modern memungkinkan Anda menginput secara massal menggunakan daftar produk CSV, yang berisi data seperti :
    a) Nama Produk
    b) SKU
    c) Harga penawaran
    d) Harga eceran
    e) Detail varian jika produk tersedia dalam ukuran atau warna berbeda
    f) Deskripsi Produk
    g) Kategori Produk
    h) Nama merk
    i) Nama pemasok
    j) Kuantitas
    k) Pengaturan pembelian ulang

  • Atur cara pembayaran

    Setelah peralatan pembayaran Anda terhubung ke sistem POS, Anda perlu mengkonfigurasi setelan perangkat lunak Anda sehingga mengenali pemrosesan pembayaran Anda. Spesifikasinya akan bervariasi tergantung pada penyedia pembayaran, jadi konsultasikan dengan POS Anda atau vendor layanan pedagang untuk mengetahui cara pengaturan transaksi yang tepat.

  • Hubungkan POS Anda dengan aplikasi bisnis lainnya

    Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal dari sistem POS Anda adalah dengan mengintegrasikannya dengan aplikasi yang sudah Anda gunakan. Bisnis retail Anda akan berfungsi lebih baik jika aplikasi yang Anda gunakan semuanya terhubung langsung satu sama lain.

 

Baca Juga  :      Mengenal Clubhouse : Fitur, Keunggulan, dan Cara Dapat Invitationnya

 

Kesimpulan dan Penutup

Sistem perangkat lunak POS elektronik dapat merampingkan operasi ritel dengan mengotomatiskan proses transaksi dan melacak data penjualan penting. Sistem dasar termasuk mesin kasir elektronik dan perangkat lunak untuk mengkoordinasikan data yang dikumpulkan dari pembelian sehari-hari. Ini membuat ritel dapat meningkatkan fungsionalitas keseluruhan bisnis mereka.

Karena kemudahan dan dukungan sistem POS ini, banyak ritel memberdayakan kemampuan sistem POS lebih luas lagi. Meski memang tergantung pada software yang digunakan, kebutuhan dasar seperti melacak keakuratan harga, perubahan inventaris, pendapatan kotor, dan pola penjualan membuat sistem POS menarik dimata pemilik ritel. Mereka yang bergerak di bisnis ritel, baik besar maupun kecil, sejatinya dapat menggunakan semua sistem POS sesuai dengan keperluan ritel mereka.

Related Post :

popup image