Apa itu Resume: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Cara Membuatnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Apa itu resume? Resume adalah suatu rangkuman atau bisa disebut ringkasan dari sebuah tulisan yang memiliki karakter panjang, kemudian hanya diambil makna-makna yang terpenting dari sebuah karangan tersebut dengan menyertakan juga rinciannya. Dimana resume ini menjadi salah satu cara yang efektif ketika Kita hendak memberikan suatu penjelasan ataupun inti dari pokok pembahasan yang akan Kita sampaikan kepada orang lain. Mengenai resume ini tentunya sudah banyak Kita mengetahuinya ketika Kita telah belajar di bangku sekolah, namun tentunya di jenjang yang lebih tinggi layaknya sekolah menengah ke atas (SMP).

Namun, ada pula yang menjelaskan pendapatnya mengenai pengertian resume ini yaitu dokumen yang isinya mengenai sebuah rangkuman dari pengalaman hidupnya, baik dari segi bakat yang dimilikinya hingga menjadi orang yang sukses ataupun dari bidang pendidikan yang ditempuhnya dan hal itu dikonsep dengan sebegitu menariknya. Resume tidak hanya menjelaskan tentang ringkasan dari suatu materi yang panjang. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwasannya resume juga bisa digunakan sebagai melamar pekerjaan.

Resume dari lamaran pekerjaan itu bisa menjadi bekal sebagai penguat, menjelaskan informasi sedetail mungkin tentang siapa dirinya dan seberapa layaknya diterima. Jadi pada intinya dapat disimpulkan bahwasannya pengertian resume adalah sebuah ringkasan yang dibuat dengan mengambil bagian dari pokok-pokok tulisan yang bisa mewakili maksud tulisan atau karangan yang panjang sehingga mampu memudahkan Kita dalam menerima pokok atau inti dari sebuah karangan ataupun tulisan tersebut.

 

Mengapa harus dengan Resume, Apa Tujuan Resume

 

Apa itu Resume: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Cara Membuatnya
 

Tujuan resume adalah mengetahui materi yang disajikan dengan pemahaman yang lebih detail, tidak hanya paham namun bisa menguasai materi yang telah disampaikan. Selain itu tentunya memudahkan pembaca memahami maksud atau intisari dari sebuah karangan atau tulisan yang begitu panjang, tanpa adanya kesulitan memahami setiap kalimat yang begitu panjang yang mungkin lebih susah ditangkap.

Tujuan resume juga memberikan pengajaran kepada setiap orang untuk lebih bisa menjelaskan sesuatu yang panjang menjadi singkat dan padat namun kaya akan makna. Walaupun singkat namun lebih mudah dimengerti, dipahami dan diterima bagi siapa pun yang menerimanya. Tujuan lainnya adalah lebih mudah mengingat materi yang telah disampaikan tanpa membuka lagi tulisan yang mulanya belum diresume.

 

 

Baca Juga : Contoh Brosur Perumahan yang Bagus dan Unik untuk Penjualan Perumahan 2020 

 

Apa Fungsi Resume

 

Apa itu Resume: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Cara Membuatnya
 

Mengenai fungsi resume hampir sama dengan tujuan dari meresume. Ada beberapa fungsi resume dintaranya:

 

  • Menjadikan tulisan yang semulanya panjang lebar menjadi ringkas dan kaya makna.
  • Tulisan yang ringkas, padat dan penting akan mudah diingat.
  • Memudahkan penyampaian materi karena telah terkonsep.
  • Memudahkan pembaca menerima materi yang disampaikan.
  • Lebih mudah mengingatkan materi yang telah lalu karena tinggal membaca ulang dari resume yang telah dibuat.

 

 

Baca Juga : Cara Membuat Infografis : Tips & Trick, Tujuan, dan Contohnya 

 

Bagaimana Cara Membuatnya

 

Bagi Mereka yang belum terbiasa membuat resume tentunya ini adalah suatu pekerjaan yang sulit. Sebaliknya, meresume adalah pekerjaan yang mudah dan tidak begitu rumit bagi Mereka yang kesehariannya sudah sering melakukan pekerjaan ini. Namun, jangan khawatir akan hal tersebut, setiap jiwa memiliki kesempatan untuk terus belajar dan mencari tahu.

Cara membuat resume dibutuhkan ketelitian, kemauan untuk membaca dan menguasai materi, menentukan ide- ide pokok setiap paragraf dan kemudian meringkasnnya dengan sebaik mungkin sesuai dengan tulisan aslinya. Jadi, meresume itu tidak menjabarkan materi sesuia dengan apa yang ada dipikiran Kita, namun harus sesuai dengan urutan pokok pikiran yang ada pada tulisan, semakin ringkas namun sudah mampu menjelaskan semua maksud dari tulisan ini adalah resume yang baik, sesuai dengan kaidah- kaidah bahasa Indonesia juga.

Beberapa cara membuat resume yang perlu diperhatikan dan dipelajari diantaranya:

 

  1. Membaca Tulisan atau Karangan

    Cara membuat resume yang utama adalah membaca tentang tulisan yang akan digunakan sebagai bahan meresume. Tidak cukup hanya sekali saja, namun akan lebih baik jika terus mengulangnya hingga Kita mampu memahami apa yang menjadi pokok dari tulisan tersebut, sehingga Kita bisa mengerti dan mampu menyampaikan resume itu dengan baik dan benar tanpa ada unsur penyelewengan makna. Melalui membaca tulisan ini Kita juga akan menemukan beberapa istilah kata yang sulit atau mungkin sama sekali belum Kita pahami maknanya. Ketika menemukan hal demikian, Kita bisa menggunakan media lain yang bisa membantu untuk menerjemahkannya, sehingga Kita benar-benar menguasai isi tulisan tersebut.

  2. Mencari Gagasan Pokok

    Setiap paragraf dari karangan panjang tadi memiliki gagasan pokok, bisa saja di depan atau pun di akhir paragraf. Nah, Kita perlu mencatat pokok-pokok pikiran dari setiap paragraf tersebut untuk mempermudah membuat resume. Gagasan pokok dari setiap kalimat sudah mampu mewakili kalimat-kalimat pendukung yang dipotong tadi. Lantas, bagaimana menentukan gagasan pokok dari setiap paragraf tersebut? Perlu diketahui bahwasannya gagasan pokok adalah gagasan inti dari paragraph tersebut, sedangkan kalimat-kalimat lainnya hanya kalimat-kalimat pendukung atau penjelas.

  3. Mulai Menulis Resume

    Setelah membaca dan mencatat semua hal penting dari gagasan utama, Kita bisa mulai menuangkan hal-hal yang terbayang dalam pikiran untuk dijadikan resume. Cara membuat resume ini berbeda dengan ikhtisar, dimana yang membedakannya adalah, ketika menulis resume runtutan dari setiap paragraph yang ditulis haruslah relevan dengan naskah aslinya. Jangan pula menulis ulang kata-kata yang sulit untuk dipahami tadi sama persis dengan naskah aslinya, namun bisa Kita sesuaikan dengan bahasa Kita sendiri agar mudah dipahami.

  4. Mengulang dan Meneliti Resume

    Setelah proses pembuatan resume terselesaikan, jangan lupa untuk meneliti dan membacanya ulang untuk memastikan kesalahan pada penulisannya. Ketika menulis ini tentunya harus menggunakan tata cara penulisan yang sesuai dengan EYD ( Ejakan Yang Disempurnakan), agar mudah dipahami sehingga maksud yang disampaikan bisa diterima pembaca. Setelah menelitinya, baca ulang apakah resume Anda sudah sesuai dengan naskah aslinya.

 

 

Baca Juga : Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Lengkap dan Tips & Triknya 

 

Kesimpulan dan Penutup

 

Jadi Kita bisa mengerjakan sendiri resume dengan mudah ketika Kita mau belajar dan mengikuti panduannya dengan baik. Bisa disimpulkan bahwa resume memang berbeda dengan ikhtisar. Keduanya sama-sama ringkasan dari suatu karangan ataupun tulisan, namun ikhtisar bisa disampaikan sesuka hati penulis dan inti yang disampaikan sesuai dengan karangan yang dijadikan bahan sebagai meresume.
Ketelitian dalam mengambil materi dari setiap paragraf sangat berpengaruh terhadap jelas tidaknya resume yang telah dibuat.

Maka dari itu haruslah telaten dan lebih teliti lagi agar pokok dari setiap gagasan tidak terlupakan, sehingga pemotongan kalimat-kalimat bisa sesuai dan mudah ditangkap dan diterima makna yang akan disampaikan. Demikian materi yang dapat Kami sampaikan mengenai pengertian resume, tujuan, fungsi, dan cara membuatnya. Jika memang mengalami kesulitan Anda bisa lebih banyak membaca terkait materi, karena semakin banyak referensi dan pengetahuan yang Kita baca, semakin banyak pula informasi yang akan Kita peroleh.

Related Post :