Cara Memilih Hosting Tercepat, Terbaik dan Termurah untuk Perusahaan

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Di era sekarang banyak perusahaan yang mulai tertarik untuk memasuki metode digital marketing. Bukan tanpa alasan untuk melakukan hal itu karena jaman sekarang sudah era-nya semua serba online. Bagi perusahaan penting untuk mengikuti arah trend agar perusahaan tidak mengalami kemunduran dan tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain yang juga telah mengikuti arus perubahan zaman.

Salah satu perubahannya adalah perusahaan tersebut memiliki website resmi untuk profil ataupun identitas perusahaan agar dapat dikenal banyak orang. Selain itu manfaat dari website untuk perusahaan adalah sebagai media informasi untuk masyarakat dan memberikan image branding yang lebih kredibel lagi. Para pekerja di perusahaan pun dapat terbantu dengan adanya website tersebut karena mereka akan dapat melihat sisi profesioanalitas dari perusahaan tersebut.

Maka dari itu banyak perusahaan yang menyewa hosting untuk keperluan website mereka. Untuk perusahaan yang berskala besar tentunya harus memilih hosting dengan spesifikasi dan jenis yang tinggi. Apabila masih berskala kecil cukup menggunakan hosting dengan jenis menengah agar tidak mengeluarkan banyak biaya untuk menyewa hosting tersebut. Berikut cara memilih hosting bagi perusahaan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari perusahaan tersebut.

 

Jenis Hosting yang Baik Untuk Perusahaan

Cara Memilih Hosting Tercepat, Terbaik dan Termurah untuk Perusahaan
 

Untuk memilih hosting yang tepat ada baiknya mengenal jenis hosting sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Karena jika hosting tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan maka akan menghambat performa dan kecepatan dari website tersebut. Sebaliknya jika jenis hosting yang dipilih sudah tepat maka website perusahaan tersebut dapat berjalan lancar dan banyak pengunjung akan menilai baik. Apa sajakah jenis web hosting? Dibawah ini merupakan penjelasannya.

 

Virtual Private Server ( VPS )

Sebutan VPS merupakan teknologi baru yang memungkinkan untuk membagi resource dari dedicated server menjadi beberapa bagian lebih kecil yang disebut virtual server. Perbedaannya adalah di dalam VPS masih berbagi resource hardware server namun tidak berbagi service. Karena pada masing-masing mesin VPS telah diinstall service sendiri-sendiri. Tetapi pada VPS (Virtual Private Server) hosting, Anda masih berbagi server dengan pengguna lainnya. Namun terdapat keuntungan lain yaitu penyedia web hosting telah mengalokasikan beberapa bagian untuk Anda sendiri di server. User yang menggunakan VPS ini memiliki akses root/Administrator untuk memanage VPS milik mereka sesuka hati, ini merupakan kelebihan dibanding dengan shared hosting yang telah diberikan batasan-batasan pada setiap account.

Dengan begitu jenis web host ini merupakan pilihan yang tepat bagi pengguna website bisnis yang trafficnya tinggi. Kelebihan dari VPS ini adalah :

  • Space server yang dedicated (tanpa harus membeli server dedicated)
  • Peningkatan traffic di website lain tidak berdampak bagi performa situs Anda
  • Akses root ke server
  • Scalability yang mudah
  • Dapat dikelola sendiri

 

Kekurangan dari VPS adalah :

  • Sangat mahal jika dibandingkan dengan shared hosting
  • Harus menguasai informasi dan pengetahuan teknis terkait manajemen server

 

Baca Juga :       Mengenal Layanan Manage Private Cloud Indonesia dari IDCloudHost

 

Dedicated Hosting

Layanan hosting yang memungkinkan suatu user menggunakan server tanpa berbagi resource dengan user lain. Mereka menggunakan resource sepenuhnya, sehingga aplikasi yang mereka miliki bisa berjalan maksimal dengan resource yang tersedia. Anda dapat mengkonfigurasikan sistem operasi dan software yang ingin digunakan, serta setup keseluruhan aspek hosting sesuai dengan kebutuhan Anda.

Menyewa dedicated server sama bagusnya dengan memiliki server sendiri, tetapi di dedicated server, Anda dibantu oleh customer support yang handal. Dedicated Hosting ini terbagi menjadi dua bagian, ada yang namanya co-location dan ada layanan dedicated server. Perbedaannya, kalau co-location, user menyediakan server sendiri dan hanya menyewa tempat beserta keperluan yang sesuai, misalkan saja bandwidth, rack, power, dan lain- lain.

Jika Dedicated Server, provider menyediakan server beserta perangkat lainnya, mulai dari tempat, rack, power, bandwidth dan lain-lain. Dedicated Server adalah sebuah server fisik (komputer dengan spesifikasi dan konfigurasi tertentu) yang mampu menjalankan proses komputasi dari aplikasi berat dan beban yang sangat tinggi. Dedicated Server merupakan solusi dari shared hosting ataupun VPS yang tidak mampu menjalankan aplikasi berat dengan proses komputasi yang kompleks ini.

Dengan Dedicated Server, perusahaan-perusahaan memiliki akses penuh terhadap server. Mereka bebas mengkonfigurasi Dedicated Server yang mereka miliki sesuai kebutuhan. Mereka juga tidak perlu berbagi resource server misalnya berbagi processor, RAM, storage dan lain sebagainya dengan perusahaan lain. Karena tidak berbagi, keamanan pun lebih menjanjikan daripada layanan shared hosting. Pada Dedicated Server, tidak ada batasan-batasan layaknya layanan shared hosting dan VPS. Sehingga mereka yang menggunakan layanan Dedicated Server ini lebih leluasa dalam memaksimalkan kinerja aplikasi yang mereka miliki di dalam server.

Kelebihan dedicated server :

  • Kontrol penuh terhadap konfigurasi server
  • Tidak perlu berbagi resource server dengan pengguna lain)
  • Akses root ke server
  • Keamanan terjamin

 

Kekurangan Dedicated Server

  • Mmempunyai harga yang relatif mahal
  • Harus menguasai pengetahuan tentang teknis terkait manajemen server
  • Perawatan dilakukan secara mandiri

 

Baca Juga :    Cara Mendapatkan Hosting Gratis untuk Yayasan dan Organisasi

 

Cloud Hosting

Dikelola oleh sekelompok server yang membentuk “cloud.” Ideal untuk bisnis dengan mengalami pertumbuhan pesat. Anda dapat mengetahui skala sumber daya untuk mengakomodasi traffic pertumbuhan seperti penjualan atau promosi khusus. Cloud hosting memiliki kecepatan server lebih cepat daripada shared hosting karena terdapat bandwidth lebih yang tersedia untuk Anda. Salah satu kelebihan dari cloud hosting ini adalah ketika salah satu server cloud sibuk atau bermasalah, maka traffic situs Anda akan secara otomatis di-route ke server lainnya dalam cluster. Kekurangan dari cloud hosting ini adalah biaya sulit diperkirakan, akses root tidak selalu tersedia.

 

Hal yang Diperhatikan Sebelum Memilih Hosting

Cara Memilih Hosting Tercepat, Terbaik dan Termurah untuk Perusahaan
 

Setelah mengetahui jenis-jenis web hosting tentunya Anda sudah menentukan pilihan akan menggunakan jenis hosting apa. Selanjutnya adalah memilih penyedia layanan hosting terbaik menurut Anda dan juga harga yang ditawarkan sesuai dengan budget awal. Selain itu terdapat hal lain yang harus diperhatikan sebelum memilih hosting.

 

  • Keamanan

    Pastikan terdapat fitur keamanan yang untuk data-data yang ada pada website perusahaan Anda. Fitur keamanan tersebut biasanya terdiri dari SSL-Certificate, LiteSpeed Enterprise dan Load Balancer, Free Backup Daily using JetBackup, Support HTTP/2 & IPv6, Imunify360 Server Security, BitDefender AntiVirus & Firewall. Jika terdapat semua fitur tersebut maka hosting tersebut sudah pasti aman untuk menyimpan data-data pengguna.

  • Kecepatan

    Menurut riset dari google bahwa website yang lama dalam melakukan pemuatan data atau biasa disebut loading maka pengunjung akan segera keluar dari website tersebut. Itu berakibat turunnya trafik pengunjung website Anda. Jika ingin website perusahaan Anda memiliki trafik pengunjung yang meningkat maka perlu memilih hosting yang memiliki fitur kecepatan ekstra.

  • Sistem Database

    Untuk perusahaan yang berskala besar tentunya akan memerlukan database yang memiliki fitur lengkap untuk menyimpan data-datanya. Maka dari itu pilihlah penyedia hosting yang memiliki fitur database seperti SSH, GIT, Composser, Addon Domain Bebas Set Fungsi PHP, Versi dan Limit PHP 5.x dan 7.x Rubby, Python, Curl, Perl, GD2, MySQL, MariaDB, PHPMyAdmin, dan lain-lain. Dengan begitu Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan database jenis apapun.

 

Baca Juga :     Tips Memilih Layanan Web Hosting Murah di Indonesia tahun 2020

 

Kesimpulan dan Penutup

Pemilihan hosting yang tepat yaitu sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jika kebutuhan perusahaan tinggi serta memerlukan banyak penyimpanan data maka pilihlah jenis web host yang sesuai atau bisa dengan membuat server sendiri. Untuk perusahaan yang tidak memerlukan banyak fitur untuk hostingnya maka pilihlah yang rata-rata dapat memenuhi standar.

Hal itu perlu dilakukan agar pengeluaran untuk kebutuhan hosting tidak membengkak apalagi jika salah dalam pemilihannya. Salah dalam memilih hosting dapat menyebabkan website tersebut memiliki performa yang rendah. Untuk mengatasi hal tersebut haruslah menyewa lagi hosting dengan spesifikasi lebih tinggi agar performanya stabil. Penjelasan diatas sangat membantu Anda yang sedang memilih hosting untuk perusahaan Anda.

Related Post :

popup image