Cara Setting Child Nameserver untuk Reseller Hosting

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Membuat Child Name Server atau juga bisa disebut dengan name server dengan memakai domain sendiri mungkin tidak asing dan sering dilakukan. Ada banyak alasan pengguna atau pemilik domain melakukan hal ini seperti ingin mendapatkan image atau branding yang lebih profesional. Selain itu cara ini diharapkan untuk menaikkan harga penjualan.

Dengan adanya Child Nameserver maka pengguna dapat membagi nama domain mereka menjadi dns1(dot)namadomainanda(dot)com hingga, contoh dns4(dot)namadomainanda(dot)com. Begitu juga hosting yang akan menjadi ns1(dot)namadomainanda(dot)com hingga ns3(dot)namadomainanda(dot)com. Anda dapat membaginya sebanyak atau seperlunya yang Anda inginkan dan biasanya child nameserver akan juga sama dengan private nameserver.

Cara berikutnya adalah membuat child nameserver dengan akun reseller hosting. Dengan akun reseller Anda, Anda dapat mengatur server nama khusus. Ini berarti pelanggan Anda dapat mengarahkan domain mereka ke akun hosting Anda dengan branding unik Anda. Alih-alih menggunakan server nama default sebuah hosting, pelanggan Anda dapat menggunakan server nama khusus Anda.

 

Mengenal Dasar Child Nameserver

Child nameserver adalah name server yang terdaftar dengan registry atau akun di bawah nama domain Anda. Anda harus mendaftarkan server Nama dengan registry, sebelum Anda dapat menggunakannya sebagai name server untuk mendaftarkan nama domain lainnya. Child nameserver hanya dapat didaftarkan oleh pemilik nama domain yang menjadi dasar pendaftarannya.

Anda dapat menggunakannya untuk sejumlah alasan, misalnya :

  • Jika server nama induk dijalankan oleh penyedia DNS, child nameserver dapat memungkinkan Anda untuk meng-host sendiri nama-nama di subdomain dan memperbaruinya tanpa mengandalkan API penyedia DNS.
  • Di dalam organisasi besar yang dapat memungkinkan pengelolaan subdomain yang berbeda dilakukan oleh kelompok yang berbeda- beda pula.
  • Anda mungkin melakukannya jika Anda ingin subdomain mengandung nama dinamis.

 

Persyaratan membuat Child Nameserver

Cara Setting Child Nameserver untuk Reseller Hosting
 

Sebelum melanjutkan ke langkah yang lebih kompleks, hal yang pertama harus Adan tempuh adalah membuat child nameserver itu sendiri. Ada pun persyaratanya adalah sebagai berikut :

  • Telah memiliki domain terdaftar yang telah digunakan dalam jangka waktu tertentu baik berupa domain TLD atau domain lainnya.
  • Memiliki IP Address VPS atau juga dedicated server tujuan yang dapat digunakan untuk mengarahkan name server nantinya.

Baca Juga :   Tips Menggunakan WordPress Hosting Gratis untuk Blog & Website

 

Cara setting atau membuat Child Nameserver untuk Reseller Hosting

Dari child nameserver yang nantinya akan digunakan sebagai default name server bagi domain pelanggan hosting. Ini membuat para pelanggan Anda tidak lagi memerlukan penggunaan default nameserver pada domain awal pada domain mereka. Hal ini akan membantu meningkatkan kepercayaan Anda pada kredibilitas dan kualitas yang Anda tawarkan pada mereka.

Maka dari itu Anda dapat mengikuti langkah- langkah berikut untuk melakukan setting satu- persatu :

  1. Login masuk ke dalam domain manager pada domain Anda.
  2. Klik pada menu Domain dan pili domain yang ke dalamnya hendak Anda setting child nameserver.
  3. Pada umumnya, register domain biasanya menggunakan istilah seperti Create Child Nameserver, Register Nameserver dan lain- lain. Jadi berikut ini adalah daftar IP nameserver yang bisa Anda gunakan dan terapkan pada name server Anda :
    101.50.0.155
    103.27.207.190
    198.199.75.40
  4. Kemudian buatlah pengaturan child nameserver seperti contoh ini:
    NS1(dot)domainanda(dot)com : 101.50.0.155
    NS2(dot)domainanda(dot)com : 103.27.207.190
    NS3(dot)domainanda(dot)com : 198.199.75.40
  5. Langkah ini adalah melakukan pengaturan IP child nameserver tersebut menyesuaikan dengan setiap IP nameserver masing- masing.
  6. Dari NS1 hingga NS3(dot)domainanda(dot)com nantinya akan digunakan oleh dan pada para domain pelanggan hosting Anda. Sehingga nama hosting awal tidak akan lagi muncul pada DNS domain pelanggan tersebut.

Hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa pembuatan child nameserver ini tidak perlu atau wajib karena jika Anda tidak membuat child nameserver maka domain pelanggan Anda akan tetap menggunakan default nameserver dari hosting awal supaya domain pelanggan tadi dapat di akses masuk.

Registrasi child nameserver di domain manager juga tidak dapat digunakan instant. Ini dikarenakan oleh masa propagasi atau masa resolve domain dan child namesever akan bisa diakses setelah 2×24 jam. Apabila dalam kurun waktu tersebut child nameserver belum dapat digunakan pada domain pelanggan, Anda dapat menghubungi penyedia domain awal Anda untuk melakukan pengecekan atau memperbaiki jika ada masalah.

Baca Juga :   Tips Cara Mendapatkan Domain Gratis dan Cara Menggunakannya

 

Melakukan Test Defalut Nameserver

Cara Setting Child Nameserver untuk Reseller Hosting
 

Jika child nameserver Anda telah berhasul dan berfungsi, berikutnya adalah melakukan pengencekan demi memastikan bahwa child nameserver yang Anda buat pada domain manager telah berfungsi dan aktif sepenuhnya. Berikut 2 langkah yang bisa Anda pilih untuk melakukan pengecekan :

  • Melakukan Ping dari Komputer

    Anda dapat melakukan pengetesan ping child nameserver dari komputer Anda. Contoh perintah ping child nameserver adalah ping ns1(dot)domainanda(dot)com.

  • Melakukan ping dari public atau online tools

    Apabila ping dari komputer Anda tidak dapat membaca child nameserver, maka Anda dapat menggunakan tools atau alat online pada URL webmaster(dot)my(dot)id:8080/ping.

 

Name server yang sudah dapat dibaca oleh public adalah bila IP yang muncul saat melakukan test ping, contoh ns1 hingga ns3(dot)domaiananda(dot)com menjadi 101.50.0.155, 103.56.148.24 atau 198.199.75.40 yang menandakan bahwa child nameserver Anda sudah dapat digunakan.

Tetapi apabila IP yang muncul tidak ada pada salah satu IP diatas atau malah tidak memunculkan IP sama sekali saat pengecekan, Anda bisa menunggu masa resolve atau masa propagasi yang tidak lebih dari 2×24 jam. Sedangkan langkah pengecekan child nameserver ini bisa Anda lewati jika Anda tidak membuat atau mendaftarkan nameserver sama sekali.

Baca Juga :   Tutorial Cara Mengarahkan Domain ke Google G Suite

 

Cara Mengubah Parent Nameserver Domain Reseller

Langkah ini bisa Anda lakukan jika Anda ingin menggunakan fitur Private Namerver. Cara ini biasanya dilakukan untuk membersihkan record DNS dari nama hosting awal untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan Anda sebagai pengelola hosting mereka.

  1. Login masuk ke WHM kemudian masuk ke menu Home »DNS Functions »Edit DNS Zone.
  2. Klik nama domain reseller Anda dan klik tombol Edit pada bagian bawah yang akan mengarahkan Anda pada bagian untuk mengganti :
    Ns(dot)hostingawal(dot)com menjadi ns1(dot)domainanda(dot)com.
    Ns(dot)hostingawal(dot)com menjadi ns2(dot)domainanda(dot)com.
    Ns(dot)hostingawal(dot)com menjadi ns3(dot)domainanda(dot)com.
    Admin(dot)domai(dot)com menjadi admin(dot)domainanda(dot)com.

Setelah mengganti perubahan di atas, silahkan scroll layar ke bawah kemudian klik tombol Save dan tunggulah hingga proses keseluruhan selesai. Untuk mengganti record ns ini, Anda diharuskan untuk menambahkan tanda titik atau dot (.) pada tiap bagian akhir record.

Baca Juga :  Tutorial Mengedit DNS Zone Domain (Account Reseller)

 

Test Parent Nameserver Domain Reseller

Cara Setting Child Nameserver untuk Reseller Hosting
 

Selanjutnya adalah melakukan pengecekan atau test Parent Nameserver Domain Reseller dengan cara berikut :

  • Silahkan klik webmaster(dot)my(dot)id:8080/dns/
  • Ketik nama domain Anda pada kolom Domain dan klik pada samping kanan kolom domain dengan drop down menu dengan type recod DNS. pilih record NS lalu klik tombol LookUp DNS.
  • Anda akan dihadapkan pada laman yang menunjukkan semua child nameserver yang Anda punya.

 

Kesimpulan dan penutup

Itulah tadi semua langkah yang bisa Anda tempuh untuk mengaktifkan dan melakukan setting child nameserver untuk reseller hosting. Setiap nameserver yang telah berhasil diaktifkan dan di setting akan muncul dengan rupa ns1 hingga ns3(dot)domainanda(dot)com yang menandakan semua usaha pengaturan Anda telah berhasil dan berfungsi.

Child nameserver atau nameserver dengan domain milik pribadi akan memang cukup mudah untuk dibuat. Anda juga dapat menjualnya dengan harga dan kualitas yang kompetitif. Hanya saja tetap perhatikan kemudah dan jaga selalu pelayanan Anda agar semua pelanggan Anda nyaman menggunakan jasa Anda.

Related Post :

popup image