MariaDB vs MySQL : Pengertian, Perbedaan, dan Keunggulan & Kelemahannya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

MySQL pertama kali diciptakan oleh Michael Monty Widenius di tahun 1979, seorang programmer komputer yang berasal dari Swedia. MariaDB lahir sebagai fork atau proyek yang dianggap sebagai versi lain dari MySQL, diciptakan pertama kalinya pada bulan September 2010. Penciptaan ini diawali dengan saat MySQL diakui oleh Oracle, sehingga MySQL menjadi produk yang berlisensi property dan mengembangkan MySQL sudah tidak bisa leluasa lagi.

MariaDB dan MySQL sama-sama diciptakan oleh Michael Widenius, karena hal inilah Widenius menciptakan MariaDB. Seperti MySQL nama MariaDB juga diambil dari salah seorang anaknya yang bernama Maria, sedangkan MySQL berasal dari nama anak yang satunya yang bernama My. MariaDB ini menjadi salah satu server database yang populer di dunia dan bersifat open source.

Keduanya memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan, seperti berbedanya dari segi struktur data, lisensi, dan sebagainya. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait keduanya, Anda bisa membaca artikel ini hingga akhir. Berikut akan diulas satu-persatu terkait MySQL dan MariaDB, mari simak bersama step by step nya.

 

Pengertian MySQL  dan MariaDB 

Jika dilihat dari kepanjangannya SQL (Structured Query Language) dapat diartikan sebagai suatu bahasa pemrograman khusus pada sistem manajemen di database yang menggunakan instruksi-instruksi khusus dalam memanipulasikan data guna menjalankan perintah-perintahnya. Dalam hal ini, Query memegang peranan penting sebagai instruksi-instruksi yang berguna dalam pengelolaan database. Diketahui SQL (Structured Query Language) sudah diakui oleh ANSI secara de facto sebagai salah satu bahasa pemrograman database yang memiliki standar khusus. SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman yang penting untuk dipahami karena bisa menjadi relasi bagi beberapa tabel dengan database maupun antar database itu sendiri.

Sedangkan MariaDB adalah bentuk pengembangan mandiri dari MySQL itu sendiri, MariaDB bisa dikatakan sebagai sebuah implementasi sistem manajemen basis data rasional yang bisa digunakan secara gratis. Meski bisa digunakan secara cuma-cuma, Anda harus pahami bahwa sistem atau program dari MariaDB ini masih berada dalam lisensi General Public Licence. Jadi semua orang memiliki hak yang sama untuk menggunakan aplikasi ini tanpa dikenakan biaya apapun, namun setiap orang dilarang keras untuk menggunakan aplikasi tersebut sebagai kebutuhan komersial yang digunakan secara pribadi maupun kelompok.

 

Baca Juga   :    Tutorial Cara Export dan Import Database MySQL di Website

 

Perbedaan MariaDB vs MySQL

MariaDB vs MySQL : Pengertian, Perbedaan, dan Keunggulan & Kelemahannya
 

Ada beberapa perbedaan yang bisa dilihat dari MariaDB dan MySQL, berikut ulasannya.

 

  1. License

    Pada mulanya MySQL bersifat open source, namun sejak diakuisisi oleh Oracle software ini tidak lagi full open source. Bisa diartikan dengan Anda dapat menggunakan MySQL secara gratis namun tidak bisa melakukan modifikasi dan pendistribusiannya, hal ini sudah jelas disebutkan pada halaman license agreement milik mereka. Sedangkan MariaDB bersifat open source murni, jadi Anda bisa menggunakan software tersebut secara gratis dan bisa melakukan modifikasi dan distribusi secara bebas. MariaDB juga bersifat community-driven project, dimana para penggunanya bisa mengetahui perkembangan yang dilakukan dalam tiap versinya dan bisa berkontribusi jika memiliki keahlian dibidang tersebut.

  2. Struktur Data

    Pada struktur data tidak ada perbedaan besar yang melatarbelakangi MariaDB dan MySQL, keduanya menggunakan sistem regional yang mampu untuk berjalan dengan baik. Bahkan keduanya menggunakan query SQL yang sama, yang membedakannya adalah MySQL sudah menggunakan JSON untuk penyimpanan data sedangkan MariaDB belum menggunakannya. Kinerja server yang menggunakan JSON akan lebih ringan, namun MariaDB mampu untuk mengimbangi performa MySQl dengan menggunakan fitur-fitur lainnya.

  3. Tipe Data

    MySQL yang mendukung tipe data JavaScript Object Notation atau JSON, namun MariaDB yang belum mendukung tipe data ini bisa menggunakan tipe data LONGTEXT dengan kemampuan yang sama. Alasan MariaDB belum menggunakan JSON karena menganggap bahwa JSON memiliki kontradiksi dengan standar yang digunakan oleh SQL.

  4. Keamanan

    Meski dari sistem keamanan MariaDB belum memiliki kemampuan untuk memvalidasi password seperti halnya MySQL, namun MariaDB sudah mendukung data masking. Bahkan MariaDB sendiri mendukung enkripsi data dengan arti bahwa informasi yang berisi data sensitif akan jauh lebih aman.

  5. Command Line Client

    MySQL yang lebih unggul dari MariaDB dalam segi penggunaan software command line memungkinkan penggunanya untuk menggunakan MySQL Shell, sebuah code editor yang digunakan untuk MySQL server dan sudah didukung oleh berbagai bahasa pemrograman lainnya seperti Python dan JavaScript. Sementara pada MariaDB masih digunakan shell SQL yang sangat sederhana, sehingga hanya mendukung bahasa pemrograman PJP saja.

  6. Storage Engine

    Software yang digunakan untuk memanipulasi data pada sebuah database disebut dengan storage engine, dari sisi ini terdapat perbedaan penggunaan pada MySQL dan MariaDB. Pada MySQL storage engines yang digunakannya adalah InnoDB, Memory, Blackhole, CSV, dan lain sebagainya. Sedangkan pada MariaDB yang juga memiliki storage engine yang sama seperti MySQL namun ditambah beberapa storage engine lainnya seperti ColumnStore, Aria, MyRocks, dan juga Cassandra.

 

Baca Juga   :     Mengenal Apa itu MySQL, Fungsi, dan Cara Kerjanya [Lengkap]

 

Kelebihan dari MariaDB

Adapun beberapa kelebihan yang dimiliki oleh MariaDB, berikut beberapa diantaranya.

 

  1. Portabilitas

    Aplikasi satu ini masuk dalam kategori aplikasi yang portabel, karena ia mampu dipasang dan berjalan di semua sistem operasi yang ada. MariaDB cocok untuk diinstal dalam sistem operasi seperti Linux, Windows, Mac OS X, hingga FreeBSD, jadi Anda tidak perlu khawatir jika ingin menggunakan aplikasi ini di perangkat Anda.

  2. Open Source

    Anda bisa menggunakan MariaDB secara gratis dengan menggunakan semua fitur yang ada, hanya saja Anda tidak dibenarkan untuk menggandakan atau bahkan menjual aplikasi MariaDB dengan tujuan komersial pribadi maupun kelompok.

  3. Multi User

    Aplikasi MariaDB bisa digunakan oleh banyak user dalam satu waktu yang bersamaan, kemampuan ini tidak akan membuat Anda merasa jengkel dengan anggapan akan menemukan lemot saat digunakan bersama. Justru sebaliknya, aplikasi ini akan membuat Anda nyaman dengan kestabilan yang ia miliki.

  4. Aplikasi Database yang Cepat

    Menangani query yang sederhana mampu dilakukan dengan lumayan cepat oleh MariaDB, data yang ada akan lebih banyak diproses SQL dalam satu waktu.

  5. Banyak Pilihan Data

    Ada banyak data yang disediakan oleh Mariadb, sehingga ini menjadi kemudahan untuk pengguna untuk memilih alternatif data yang ingin digunakan. Data yang disediakan oleh MariaDB antara lain seperti float, double, signed or unsigned, integer, date, text, char, timestamp dan lain sebagainya.

 

Kekurangan MariaDB

Selain memiliki banyak kelebihan, MariaDB tak luput juga memiliki kekurangan tersendiri. Berikut ulasannya.

  • Aplikasi ini hanya disarankan untuk digunakan oleh perusahaan besar, sementara perusahaan kecil disarankan untuk menggunakan aplikasi lain yang serupa.
  • Memiliki keterbatasan dalam penyimpanan.
  • Meski dikatakan bahwa MariaDB mengenali 20 bahasa error, namun bahasa Indonesia tidak termasuk dalam salah satu di antara 20 bahasa yang digunakan untuk menemukan pesan error.

 

Kelebihan dari MySQL

MariaDB vs MySQL : Pengertian, Perbedaan, dan Keunggulan & Kelemahannya
 

Adapun kelebihan yang dimiliki oleh MySQl adalah sebagai berikut.

  • Dapat diintegrasikan dengan beberapa bahasa Pemrograman seperti .Net, Java, Python, Perl yang merupakan bahasa pemrograman yang paling dominan di kalangan programmer.
  • Mendukung ODBC untuk sistem operasi Windows sehingga bisa digunakan aplikasi yang berjalan di windows.
  • Bisa dijalankan pada spesifikasi hardware yang rendah karena lebih hemat resource memory (dibandingkan database lain) sehingga mudah digunakan untuk bahan pembelajaran.
  • MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa meskipun bahasa indonesia belum termasuk didalamnya. MySQL dapat diintegrasikan dengan Hosting.

 

Kekurangan dari MySQL

Selain beberapa kelebihan yang dimilikinya, MySQL juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah sebagai berikut.

 

  • Kurang Cocok

    Ada beberapa aplikasi yang kurang cocok untuk menggunakan MySQL, diantaranya seperti aplikasi game atau perangkat mobile. Kebanyakan pengembang tidak menggunakan MySQL karena alasan database manajemen pada sistemnya masih kurang bagus jika dipakai untuk sistem aplikasi yang seperti itu.

  • Sulit Mengelola Database

    Aplikasi atau sistem yang ada di perusahaan dengan database yang cukup besar yang ingin dikembangkan, ada baiknya menggunakan database manajemen sistem yang bukan MySQl. Sebab MySQl sendiri dikembangkan agar ramah pengguna dengan perangkat yang spesifikasi yang dimilikinya masih rendah, itulah kenapa MySQL tidak cukup lengkap fitur-fiturnya.

  • Technical Support yang Kurang Bagus

    Technical Support yang dimiliki oleh MySQL diakui kurang bagus, sehingga pengguna kerap merasa kesulitan. Hal ini akan menjadi lebih buruk lagi saat perangkat lunak yang sedang dijalankan membutuhkan bantuan technical support.

 

Baca Juga  :    Mengenal Perbedaan MariaDB dengan MySQL

 

Kesimpulan dan Penutup

Ada beberapa poin-poin yang membedakan antara MariaDB dan MySQL meski keduanya diciptakan oleh orang yang sama, baik MySQL maupun MariaDB memberikan banyak kelebihan yang juga diikuti dengan beberapa kelemahannya. Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh MariaDB seperti mampunya untuk mendeteksi error atau kesalahan yang ada meski pengguna menganggap bukanlah suatu kesalahan yang besar, hal ini bisa membantu Anda untuk mengetahui kesalahan yang ada dengan mudah.

Selain itu meski tidak semua fitur yang ada di MySQL bisa digunakan secara gratis, namun MySQL tetap menjadi favorit para developer. Banyak dari mereka yang menggunakan MySQL dibandingkan menggunakan MariaDB, sehingga ketika mereka ingin melakukan perubahan dan lain sebagainya. Mereka harus membayar lisensinya terlebih dahulu, agar bisa kemudian menggunakannya.

Related Post :