Mengenal Apa itu GDPR (General Data Protection Regulation) dan Pengaruhnya

News & Release, Serba Serbi / 2 | | 0

Apakah Anda mendapatkan Update Email yang banyak terkait regulasi baru akibat adanya aturan baru terkait perlindungan data pada GDPR ? Nah pertanyaannya adalah siapakah GDPR (General Data Protection Regulation) sampai seluruh dunia menjadi ribut terkait hal ini?

GDPR (General Data Protection Regulation) adalah peraturan mengenai Data Privacy yang diterapkan bagi seluruh perusahaan di dunia yang menyimpan, mengolah, atau memproses personal data penduduk EU / Uni Eropa. Tujuan dari GDPR (General Data Protection Regulation) adalah memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kerahasiaan data (data privacy) dalam ekonomi digital saat ini dengan memberikan keleluasaan lebih untuk individual terhadap datanya dan memberikan peraturan yang lebih ketat kepada pihak yang mengelola atau menyimpannya.

Dimana inti dari peran GDPR (General Data Protection Regulation) adalah mengontrol kepada konsukmen dan perusahaan terkait perlindungan data pribadi konsumen yang dimili oleh perusahaan agar tidak disalah gunakan oleh orang orang yang tidak bertanggung Jawab. Dalam GDPR disebutkan data-data personal tidak boleh dimanfaatkan apabila sang pemilik data belum memberikan izin.

Beberapa kunci privasi dan persyaratan perlindungan data dari GDPR meliputi:

  • Membutuhkan persetujuan subyek untuk pemrosesan data
  • Menganonimkan data yang dikumpulkan untuk melindungi privasi
  • Memberikan pemberitahuan pelanggaran data
  • Aman menangani transfer data lintas batas
  • Mewajibkan perusahaan tertentu untuk menunjuk petugas perlindungan data untuk mengawasi kepatuhan GDPR

Perusahaan harus menyiapkan dana ekstra untuk menjaga kerahasiaan data konsumen. Namun anggaran itu lebih hemat daripada nantinya terjadi kebocoran data yang ujungnya akan mendapatkan denda hingga 20 juta euro.

Pada Layanan Web Hosting Provider yang menjual layanan Domain juga dituntut untuk mengikuti peraturan baru yang dibuat oleh GDPR salah satu nya adalah aturan terkait tampilan data pada layanan Whois. (Baca Juga : Perubahan Tampilan Whois pada Nama Domain di Dunia Guna Perlindungan Data)

Dampak dengan Adanya imbauan dari GDPR ini diantarannya adalah :

  • Sebuah organisasi yang melanggar undang-undang GDPR akan didenda hingga 4% dari omset total tahunan atau sebesar 20 juta euro (sekitar Rp. 344 Milyar), dipilih yang mana yang lebih besar.
  • Keharusan setiap organisasi memberitahukan kepada pihak yang berwajib dalam 72 jam ketika menemukan data breach dan harus menginformasikan data mana yang terdampak.
  • Peraturan ini berlaku tidak hanya di EU tetapi seluruh perusahaan di dunia yang menyimpan personal data penduduk EU, Sehingga hal ini juga akan berlaku di Indonesia juga. Salah satu upaya yang dilakukan oleh IDcloudHost Adalah dengan mengubah tampilan Whois pada layanan domain TLD Internasional dan Indonesia.
  • Jika diketahui sebuah perusahaan melanggar, maka regulator berhak melarang perusahaan tersebut untuk memproses personal data baik pelanggan maupun karyawan.

IDCloudHost menilai bahwa GDPR menjadi salah satu momen yang tepat untuk meningkatkan relasi antara IDCloudHost dengan konsumen. Kami berkomitmen untuk bisa melindungi Data dan informasi Anda dan dalam hal ini juga kami juga mengajak Anda untuk berkolaborasi dalam mendukung Aturan dan Undang-Undang Terkait Perlindungan Data dan Informasi di Indonesia.

Related Post :