Mengenal Startup Lebih Dekat

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Startup? Mungkin kata ini sering di dengar. Startup merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada pada fase penelitian dan pengembangan untuk menemukan pasar yang tepat. Sedangkan menurut business dictionary startup adalah tahap awal suatu perusahaan dimana pengusaha bergerak mulai dari tahap ide usaha, pembiayaan, meletakkan dasar struktur usaha kemudian memulai usaha.

Apa itu Startup

Istilah startup sering dikaitkan dengan hal yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut. Kenapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebabnya adalah mulai mendunianya buble dot-com. Fenomena buble dot-com terjadi pada periode 1998-2000, yang mana banyak peusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Pada masa itu banyak orang mengenal internet dan mulai membuka website untuk memulai bisnisnya.

Namun pada kenyataannya, startup tidak hanya perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, aplikasi, dunia maya akan tetapi juga termasuk dalam hal yang berhubungan dengan produk, jasa dan hal yang berhubungan dengan gerakan ekonomi dengan bantuan dari pihak lain (korporasi- korporasi) maupun tidak.

Di Indonesia, setiap tahunnya bahkan setiap bulan banyak founder-founder (pemilik) Startup baru bermunculan. Menurut Rama Mamuaya, CEO dailysocial.net, Startup di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi. Untuk mendirikan startup tersebut, dibutuhkan tim yang solid, karena dengan menciptakan tim yang solid dapat memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif. Tim yang solid juga akan menghasilkan kemajuaan yang sesuai dengan target.

Dalam menjalankan usahanya, startup tentunya ada yang pernah mengalami kegagalan. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh wartawan Warta Ekonomi kepada Molly Nagler (Startup Mentor di Silicon Valley, Molly mengatakan bahwa hampir semua Startup gagal, namun kegagalan itu tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang negatif karena masih banyak sisi positif didalamnya. Maksudnya adalah jika founder Startup gagal saat melakukan eksekusi maka ia berkesempatan untuk belajar sesuatu yang baru dan ilmu baru, seperti konsep trial and error pada umumnya. Oleh sebab itu, dalam membangun startup dibutuhkan integrasi antara konsumen, produk dan juga tim.

Related Post :