logo Ini Dia Jenis Virtualisasi VPS : KVM, Open VZ, dan XEN. Pilih Mana?

5+ Manfaat dan Keunggulan KVM, OpenVZ, Xen dalam Virtualisasi VPS

5+ Manfaat dan Keunggulan KVM, OpenVZ, Xen dalam Virtualisasi VPS

 

Anda yang baru mulai terjun ke dunia virtualisasi VPS mungkin akan menemui istilah KVM, OpenVZ atau XEN. Ketiganya adalah platform virtualisasi yang biasanya digunakan dalam VPS. Platform-platform inilah yang memungkinkan VPS memiliki performa luar biasa. Seperti yang kita ketahui, VPS bahkan mampu memberikan berbagai fitur yang setara dengan dedicated server.

Sebelum memahami KVM, Open VZ, dan XEN terlebih dahulu kita harus memahami konsep VPS. Secara teknis, VPS adalah sebuah mesin virtual yang memungkinkan satu server fisik untuk dibagi-bagi sumber dayanya. Pembagian sumber daya ini membuat server tersebut bisa dibagi-bagi jadi beberapa server yang berjalan secara virtual.

Pembagian ini juga yang menyebabkan harga VPS jauh lebih murah daripada dedicated server, walaupun fasilitasnya sama. Dengan menggunakan VPS, Anda jadi tak perlu membeli server fisik lagi. Proses pembagian ini tentu membutuhkan hypervisor atau platform tertentu seperti yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Baca Juga :Perbedaan VPS OpenVZ dengan KVM

Apa Itu KVM?

KVM adalah singkatan dari Kernel-Based Virtual Machine. KVM adalah teknologi virtualisasi yang dapat Anda kembangkan dan jalankan dengan menggunakan Linux sebagai sistem operasinya.

Ia cocok untuk tipe CPU x86 (64 bit). KVM memiliki komponen-komponen hypervisor, karenanya jenis virtualisasi VPS yang satu ini dapat langsung berjalandi atas server fisik. Karena itu, KVM bisa menjadi host yang stabil, karena tidak berjalan di atas OS lain.

Selain itu, KVM memiliki sistem keamanan yang lebih unggul dari platform lain yang berbasis container seperti OpenVZ. Hal ini karena masing-masing Guest OS akan menggunakan kernelnya sendiri dalam KVM.

Keunggulan KVM

Saat ini, banyak yang menggunakan KVM untuk virtualisasi. Alasannya, platform ini bisa Anda jalankan dengan berbagai sistem operasi. Namun, KVM masih punya beberapa kelebihan lain yang bisa menjadi pertimbangan Anda. Simak penjelasannya berikut ini, ya.

1. Efisien

Dengan menggunakan KVM, aktivitas dari satu server virtual tidak akan mempengaruhi server lain meskipun berbagai sumber daya dari satu server fisik yang sama. Karena itu, beban server jadi lebih ringan pula sebab tiap VPS bisa menggunakan sumber daya masing-masing tanpa saling bersinggungan.

2. Mendukung RAM dan CPU sendiri untuk semua VPS

Keunggulan KVM lainnya adalah tiap VPS dalam satu sistem yang menggunakan KVM memiliki RAM dan CPU sendiri. Karena masing-masing sudah memiliki resource sendiri seperti ini, kinerja sistem akan lebih lancar.

Selain itu, KVM memiliki medori yang mendukung VMM (Virtual Memory Management). KVM juga memiliki manajemen memori yang lebih besar dari platform virtualisasi VPS lainnya, sehingga kinerja server jadi lebih cepat.

3. Fleksibel

KVM memungkinkan pengguna untuk menjalankan VPS mereka dengan berbagai sistem operasi. Secara operasional, hal ini tentu sangat membantu Anda. Dengan KVM, Anda jadi bisa memilih sistem operasi sesuai kebutuhan Anda.

Beberapa sistem operasi yang dapat Anda gunakan di KVM adalah Ubuntu, Debian, CentOS, Fedora, dan Suse. Tak hanya itu, KVM juga memungkinkan Anda untuk memakai sistem operasi Windows.

4. Migrasi Tanpa Downtime

KVM memungkinkan Anda untuk melakukan migrasi antar fisik dari VM yang sedang berjalan. Jadi, VM tetap bisa berjalan secara live tanpa adanya gangguan dari layanan server. Hal ini merupakan bagian dari salah satu fitur KVM, yaitu Live Migration.

Pemindahan server ini berguna bagi Anda yang ingin melakukan pengalihan hardware, atau membagi beban antar host. Selain itu, akan sangat membantu jika Anda sewaktu-waktu harus memindahkan VM Anda ke lokasi lain secara geografis.

5. Keamanan Tingkat Tinggi

Standar keamanan KVM adalah kombinasi dari SELinux (Security-enhanced Linux) dan Secure Virtualization (sVirt). SELinux membedakan pengguna sebagai user root dan Guest VM. User root bisa mendapatkan akses penuh pada server. Sementara itu, Guest VM memiliki akses terbatas untuk menjalankan, membaca, dan membuat file tertentu.
sVirt digunakan untuk membantu kinerja SELinux. Jika SELinux lebih berfokus pada keamanan dari dalam, maka sVirt berfungsi untuk melindungi adanya penyusup yang masuk ke dalam jaringan atau sistem operasi. sVirt mencegah penyusup untuk mengakses sumber daya atau mengendalikan VM milik pengguna.

Baca Juga : Cara Menginstal WordPress pada Nginx atau Lemp Ubuntu Server

Apa Itu OpenVZ?

OpenVZ merupakan platform virtualisasi VPS yang memiliki basis Container dan menggunakan sistem operasi Linux. Sistem OpenVZ memodifikasi kernel Linux, cara kerjanya adalah untuk membuat komputer server dapat menjalankan beberapa virtual machine dengan containers ini.

Secara teknis, OpenVZ tidak mengandalkan VT pada CPU. Karena itu, Anda dapat menjalankan sistem ini di berbagai tipe CPU mulai dari SPARC, PowerPC, x86, x84, hingga IA-64. Sebagai pertimbangan Anda, belum memungkinkan bagi Anda untuk menginstall OS Windows di dalam VPS dengan OpenVZ. Karena platform ini masih bergantung pada kernel Linux, Anda hanya dapat menggunakan OS berbasis Linux seperti Ubuntu, Debian, dan lain-lain di dalamnya.

Namun, OpenVZ memiliki performa, skalabilitas, dan densitas yang baik. Penggunaannya cocok bagi Anda yang memiliki website dengan traffic tinggi, data yang besar, dan masih akan terus berkembang.

Keunggulan OpenVZ

1. Hemat Biaya

OpenVZ memiliki harga yang lebih ekonomis dibandingkan KVM atau XEN. Hal ini karena OpenVZ merupakan platform yang dapat Anda kembangkan dan sebarkan secara open-source. Sehingga, tidak perlu membeli lisensi dahulu dan dapat langsung menggunakannya secara gratis untuk virtualisasi VPS.

2. Mudah untuk Anda Gunakan

OpenVZ sangat mudah untuk Anda gunakan. Anda bisa mengecek penggunaan memori, jumlah proses, penggunaan CPU, kapasitas penggunaan disk, dan lain-lain dengan menggunakan cara yang sederhana dan cepat.

Tidak hanya itu, Anda bisa mengubah-ubah pengaturan dalam OpenVZ saat VPS masih berjalan secara live. Anda tidak perlu melakukan restart container setelah melakukan kostumisasi, karena hal ini tidak akan mengganggu kinerja VPS sama sekali.

3. Management Resource Lebih Efektif

OpenVZ mampu menampung Guest VM lebih banyak karena sistem container yang dimilikinya. Platform ini juga memiliki fitur Management Resource yang dapat membagi-bagi sumber daya seperti CPU, RAM, dik, dan lain-lain dengan mudah.

Namun, Anda perlu memperhatikan pembagian resource ini dengan hati-hati. Kita tidak bisa asal membagi-bagi resource saja, karena menampung Guest VM lebih dari kapasitas RAM yang server miliki justru mengganggu kinerja VPS.

4. Efisien

OpenVZ menggunakan kernel tunggal, sehingga tak perlu melakukan banyak pengaturan untuk bisa menjalankannya. Strukturnya juga sangat sederhana, sehingga OpenVZ bisa memiliki performa yang stabil. OpenVZ dapat mengelola beberapa container sekaligus dengan mudah. Namun, efisiensi dan stabilitas ini sangat bergantung pada konfigurasi dari layanan VPS yang Anda gunakan.

5. Powerful

Sistem container dalam OpenVZ merupakan sistem independen. Tiap container bisa berjalan secara mandiri dalam lapisan virtualisasi kernel di OS host. Sistem container tidak terikat pada satu CPU, tapi bisa menggunakan semua CPU yang tersedia. Selain itu, Anda dapat memodifikasi file konfigurasi apapun tanpa takut mempengaruhi kinerja container lainnya.

Baca Juga : Keunggulan dan Kelebihan VPS untuk Bisnis Online

Apa Itu XEN?

XEN pertama kali rilis pada 2009, pengembangnya adalah Cambridge University. Virtual machine manager yang satu ini bersifat open-source. Sejak awal, Cambridge mengembangkan XEN agar platform ini dapat mengoperasikan ratusan sistem operasi walaupun hanya memiliki satu komputer server saja.

XEN memiliki banyak pengguna yang terus bertambah setiap tahunnya. VM manager yang satu ini diberi label sebagai yang memiliki performa terbaik karena dapat menghandle banyak VM sekaligus dalam waktu bersamaan. Cara kerja XEN adalah dengan mengalokasikan elemen-elemen yang ada pada server fisik pada tiap VM yang ada dalam server tersebut.

Virtualisasi VPS menggunakan XEN memungkinkan Anda mendapatkan berbagai fasilitas. Mulai dari multi-server management, live VM, performance alerting and reporting, hingga live storage migration. XEN dapat Anda gunakan pada sistem operasi Linux seperti Ubuntu, Fedora, dan OpenSuse.

Keunggulan Xen

1. Hemat Waktu

XEN hanya perlu waktu sepuluh menit untuk menjalankan VM. Hal ini sangat membantu orang-orang yang bekerja di dunia IT dan Server. Dengan menggunakan XEN, Anda tak perlu membuat jaringan penyimpanan khusus, dan dapat menginstal software serta menjalankannya dengan cepat. Selain itu,

Anda tak perlu melakukan konfigurasi yang rumit pada infrastruktur IT tersebut.
XEN memiliki beragam fitur yang membuat kinerjanya lebih cepat dibandingkan platform lain. Beberapa di antaranya adalah XENConvert, dan XENMotion Live Migration.

2. Manajemen Server Kuat

XEN memiliki fitur XENCenter Management Console. Fitur ini memungkinkan optimasi dan integrasi infrastruktur visual dengan proses manajemen yang lebih terstruktur. Dengan fitur ini, Anda bisa menjalankan dan mengelola beberapa VM sekaligus.

Selain itu, XEN juga memiliki fitur VM Protection and Recovery. Tujuannya adalah untuk melakukan perlindungan, pencadangan, dan pemulihan jika terjadi sesuatu pada VM.

3. Dapat Menggunakan Windows

Virtualisasi VPS menggunakan XEN juga dapat dijalankan dengan OS Windows. Selain itu, XEN juga sangat handal untuk sistem operasi Linux seperti Ubuntu, Debian, Fedora dan lain-lain.

Baca Juga : Cara Melakukan Upgrade Storage Server Cloud VPS

Penutup

Begitulah penjelasan mengenai Virtualisasi VPS KVM, OpenVZ, XEN dan keunggulannya. Apakah sudah menambah wawasan Anda seputar platform virtualisasi VPS dan masing-masing keunggulannya?

Ketiga platform tersebut sama-sama sering digunakan untuk VPS. Namun, ada yang open-source seperti XEN, atau yang menggunakan Linux seperti KVM atau OpenVZ. Namun, jika Anda menginginkan layanan VPS yang efisien, memiliki standar keamanan yang tinggi, dan bisa Anda gunakan dengan berbagai sistem operasi, maka KVM bisa menjadi salah satu pilihan. Jenis Virtualisasi VPS KVM OpenVZ Xen bisa Anda pilih.

Layanan VPS yang mendukung KVM bisa Anda dapatkan di IDCloudHost. Dengan menggunakan layanan Cloud VPS IDCloudHost, Anda bisa menikmati VPS dengan fitur-fitur lengkap, dan harga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Saatnya upgrade website dan hosting Anda dengan memilih layanan Cloud VPS IDCloudHost dari sekarang!

Related Post

  • Solusi Sempurna untuk Bisnis Anda

    Dalam Waktu 3 Menit, Anda akan mendapatkan semua
    layanan dengan cepat. Tidak ada kewajiban untuk upgrade,
    downgrade atau cancel setiap waktu

    Buat Private Cloud
    Subscribe here to get update
    popup image