Sikap yang Harus dimiliki Founder Startup

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Penelitian yang dilakukan oleh University of Phoenix, 63% dari startup memulai karirnya dengan kemauan. Dalam menjalankan usahanya, seorang founder startup memiliki personality seperti:

Vision

Seorang founder harus memiliki visi untuk jangka pendek, menengah dan juga jangka panjang. Visi tersebut harus “strong” dan bertujuan untuk masa depan. Pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah untuk 20 tahun ke depan, perusahaan yang akan di bangun akan menjadi seperti apa ?

Sebagai founder, tugas Anda adalah meyakinkan orang untuk menyadari keberadaan startp Anda, menyebarkan, dan juga berinvestasi pada visi Anda.

Komunikasi

Saat ini, entrepreneur memiliki ide yang luar biasa, dapat memecahkan berbagai masalah yang dapat dikategorikan besar, tetapi memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi. Belajar komunikasi secara konsisten merupakan salah satu solusinya. Karena, sebagai founder tentunya akan berhubungan dengan semua stakeholder perusahaan tersebut.

Kegigihan

Tidak semua orang suka ide Anda, setuju dengan ide Anda, dan peduli dengan ide Anda. Perlu disadai, bahwa tidak semua orang adalah target Anda. Jika seseorang yang bukan target Anda berpendapat tidak baik dengan ide Anda, jangan tersinggung ataupun menurunkan semangat Anda. Tanyakan kepada mereka alasan mereka tidak menyukai. Ini merupakan pelajaran yang dapat Anda ambil untuk menjadi lebih baik lagi. Jangan katakan tidak. Tetapi cobalah melihat kesempatan atas situasi yang terjadi.

Energi

Ketika Anda memiliki visi,kemudian mengkomunikasikan ke orang lain. Namun tidak semua orang setuju dengan ide tersebut dan bahkan ada yang mengatakan bahwa ide tersebut tidak layak untuk dijalankan. Dalam kondisi seperti ini, Anda membutuhkan energi. Energi yang dibutuhkan seperti untuk mendapatkan konsumen yang berpotensial, partners, investor, co-founder, karyawan, dan siapapun yang bisa bersama-sama mewujudkan visi Anda.

Fokus

Sebagai founder, sangat banyak pekerjaan yang harus Anda lakukan setiap harinya. Anda tidak mungkin melakukan semuanya, akan tetapi semuanya harus diselesaikan. Kunci kesuksesan sebuah startup adalah fokus dalam suatu hal yang paling prioritas dan akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap perusahaan Anda.

David Cummings, founder dari Pardot and Atlanta Tech Village mengatakan bahwa “Metrics don’t matter at the beginning”.  Cummings juga mengatakan bahwa founder harus fokus pada pendapatan, dekat dengan konsumen, dan pasar produk.

Sabar

Tidak semua orang tahu Anda dan apa yang Anda lakukan. Yang Anda butuhkan adalah kepedulian dari target Anda dan untuk membangun itu membutuhkan waktu untuk mengadopsi hal tersebut. Salah satu hambatan besar untuk mengadapsi hal tersebut adalah mencari solusi masalah tersebut, dengan kata lain “That’s the way we’ve always done it, change is hard and take time”.

Keberanian

Founder startup pada umumnya, pada bulan pertama bahkan tahun pertama melakukan berbagai pekerjaan hanya seorang diri. Jika Anda tidak melakukan pekerjaan tersebut, Anda harus menyadari bahwa tidak ada orang lain yang akan mengerjakan pekerjaan tersebut.

Oleh sebab itu walaupun pekerjaan tersebut memiliki risiko dan konsekuansi, maka Anda akan tetap harus melakukannya untuk jalannya keberlangsungan usaha Anda.

Kemampuan teknologi

Teknologi sudah tidak dapat dihindari. Sebagai founder startup kita harus memiliki keahlian teknologi. Saat ini, startup dapat bergerak cepat dan gesit. Hal itu diiringi dengan perkembangan teknologi. Jadi Anda harus mahir dalam menggunakan, belajar, dan mengembangkan teknologi.

Dengan memiliki 8 mental tersebut, kita dapat membangun hubungan lebih baik dengan stakeholder, prospek yang positif, mendapatkan umpak balik dari apa yang telah dilakukan, dan belajar dengan cepat. Sehingga dengan kata lain, kita telah berintegritas.

Related Post :