5 Tips Copywriting Ampuh untuk Tingkatkan Penjualan

Content Marketing / 0 | | 0

Dalam memasarkan sebuah produk secara online, salah satu hal yang harus dilakukan yaitu memasang iklan dengan teknik copywriting yang mumpuni. Bagi Anda yang baru hendak memulai bisnis dan ingin memasang iklan sendiri, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui dasar-dasar copywriting dalam digital marketing. Berikut kami bagikan 5 tips copywriting ampuh untuk tingkatkan penjualan produk Anda. Simak, ya

Baca Juga: Perbedaan Content Writer dan Copywriter : Pengertian, Jobdesk, dan Contohnya

Apa itu copywriting?

Copywriting merupakan jenis tulisan kreatif yang dibuat dalam rangka memasarkan suatu produk. Tujuan utama dari copywriting adalah untuk meningkatkan angka penjualan (conversion) dari produk yang dipasarkan. Maka dari itu, Anda harus mencurahkan segenap keahlian dan kreativitas ke dalam sebuah tulisan agar audience terpengaruh dan membeli produk yang Anda tawarkan. 

5 Tips Copywriting Ampuh

Lantas, apa saja yang harus dilakukan agar produk Anda dilirik oleh audience dalam skala besar? Menurut Dean Rieck, metode POWER (Prepare, Organize, Write, Edit, Review) berikut dapat menjadi 5 tips copywriting yang ampuh untuk meningkatkan penjualan, lho!

  • Prepare

tips copywriting

Sebelum mulai menulis, Anda harus mempersiapkan segala informasi mengenai produk yang akan dipasarkan. Anda bisa berdiskusi bersama tim untuk mengumpulkan data dan latar belakang produk yang akan digunakan dalam penyusunan copywriting.

Sekurang-kurangnya, Anda harus mempersiapkan informasi berikut ini sebelum mulai menulis.

  1. Apa sih, deskripsi dari produk atau layanan yang Anda pasarkan?
  2. Manfaat produk tersebut bagi konsumen?
  3. Apa saja fitur-fitur dan spesifikasi yang dimiliki produk Anda? 
  4. Keunggulan produk tersebut dibandingkan dengan produk kompetitor?
  5. Berapa harga yang Anda tawarkan? 
  6. Apakah ada garansi dan free trial yang bisa dicoba target konsumen?
  7. Apakah ada hal-hal yang spesial dari bisnis Anda? Anda bisa memasukkan informasi unik seperti sejarah turun-temurun dari bisnis Anda beserta penghargaan yang pernah didapatkan.
  8. Apakah ada testimoni dan endorsement terhadap produk?
  9. Siapa target konsumen dari produk tersebut? Anda bisa mengelompokkan target konsumen ideal berdasarkan prospek demografis (usia, gender, pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan, dan status ekonomi), geografis (kota atau desa), perilaku, gaya hidup, dan minat dari target konsumen.
  10. Apa objektif dari produk Anda? Apa yang Anda harapkan ketika seorang target konsumen melihat iklan Anda? Objektif bisa saja berupa permintaan demo, pembelian produk, permintaan informasi lebih lanjut, kunjungan website, dan lain-lain.
  11. Apa media yang akan digunakan dalam pemasaran produk?
  12. Bagaimana metode pemesanan dan pembayaran produk tersebut?
  13. Apa saja hal tabu yang tidak boleh dijanjikan kepada audience? Anda harus menghindari hal-hal ini agar copywriting yang dihasilkan tidak menghadapi backlash dari masyarakat

Baca Juga: Apa Itu Copywriting : Definisi dan Jenis Copywriting yang Umum

  • Organize

tips copywriting

Tips kedua dalam menulis copywriting yang ampuh untuk tingkatkan penjualan adalah dengan menyusun informasi dari tahap prepare dan mengelompokkannya agar menjadi informasi yang runtut dan menarik. Pada tahapan ini, ide dan jawaban yang Anda dapatkan dari pertanyaan-pertanyaan sebelumnya harus difilter dan ditajamkan. 

Ada beberapa poin-poin esensial yang harus dikembangkan agar copywriting Anda ampuh menarik konsumen, antara lain:

    1. Deskripsi
    2. Tujuan dan manfaat
    3. Harga
    4. Fitur
    5. Garansi
    6. Prospek
    7. Objektif
    8. Penawaran
  • Write

copywriting adalah

Dalam memproduksi copywriting yang ampuh untuk tingkatkan penjualan, Anda bisa menyusunnya dengan mengikuti format berikut:

Headline

Cantumkan informasi penting seperti deskripsi produk, manfaat, keunggulan, harga dan diskon, garansi, serta metode pemesanan dan pembayaran di bagian ini. Karena bagian headline merupakan bagian pertama yang akan dibaca oleh audience.

Ada beberapa tipe headline yang berpotensi menarik perhatian pembaca, yakni:

  • Direct: 
  • How-to: Tips 
  • Question: 
  • Command:
  • Information
  • Testimonial 
  • Sub-headline

Informasi yang harus Anda cantumkan dalam sub-headline yakni berupa penjelasan langsung dari headline. Sub-headline bisa Anda lewati jika informasi yang disajikan pada headline sudah jelas.

Body Copy

Bagian body copy bersifat deskriptif dan bertujuan untuk menjelaskan headline dan sub-headline dengan lebih lanjut.

Baca Juga: Apa Itu Kerja Remote? Contoh, Manfaat, dan Tantangannya

Call to Action (CTA)

Tujuan dari CTA adalah untuk memberikan sugesti agar target audience tergerak untuk membeli produk Anda. Kalimat yang bisa Anda gunakan dalam Call to Action seperti:

  1. Daftar sekarang!
  2. Pesan sekarang juga!
  • Edit

Setelah mentahan copywriting Anda berhasil disusun, jangan lupa lakukan pengeditan, ya! Proses edit merupakan salah satu tips terpenting dalam menciptakan copywriting yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.

Sebuah copywriting yang baik harus mengandung pesan yang sesuai dengan sudut pandang audience. Maka dari itu, Anda dapat meminta pandangan dari tim maupun rekan bisnis Anda menggunakan sudut pandang target konsumen.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dipastikan dalam proses edit:

  • Apakah headline sudah cukup kuat untuk memengaruhi audience sampai tahap CTA?
  • Apakah pesan dan promo dari produk sudah jelas?
  • Apakah sub-headline sinkron dengan headline?
  • Apakah copywriting yang dihasilkan sudah sesuai fakta atau malah basa-basi berlebihan?
  • Review

Setelah melewati tahap pengeditan, Anda masih perlu melakukan review untuk memastikan copywriting yang dihasilkan ampuh untuk meningkatkan penjualan produk Anda.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan dalam tahap review:

  • Uji copywriting Anda menggunakan 5 second test untuk mengetahui estimasi tingkat ketertarikan audience terhadap iklan Anda.
  • Pastikan copywriting tidak mengandung hal-hal negatif seputar produk Anda.
  • Tulis berbagai alternatif ketika menyusun copywriting agar lebih mudah menemukan hasil yang tepat untuk target audience Anda.
  • Gunakan banyak referensi agar copywriting Anda terarah dan lebih menarik daripada kompetitor.
  • Gunakan sudut pandang orang kedua dalam copywriting agar pesan dari iklan lebih sampai kepada target audience. Misalnya, “kamu harus coba!” dan “kamu bisa menikmati layanan hosting dengan performa terbaik!”

Baca Juga: Apa Itu UX Writer? Tugas dan Skill yang Wajib Dimilikinya

Penutup

Nah, begitulah 5 tips copywriting yang ampuh untuk tingkatkan penjualan. Dengan memperbanyak riset dan referensi, serta menggunakan formula yang tepat, Anda dapat menciptakan copywriting yang menarik dan menggugah audience untuk membeli produk Anda. Selamat mencoba!

Related Post :