Tutorial Cara Mengatasi Error 503 Service Unavailable pada Website

Development & Security, Web Security / 0 | | 0

Bagi pengguna internet pasti tidak asing lagi dengan kejadian error ketika mereka sedang berselancar di dunia maya dan mengakses suatu situs web. Layar tiba- tiba berubah menjadi tab dengan latar belakang putih yang menampilkan peringatan error berbunyi Service Unavailable, HTPP Error 404, HTPP Error 504, HTPP Error 500 hingga HTPP Error 503 dan lain- lainnya.

Gangguan atau error ini juga akan sangat berpengaruh bagi mereka yang mempunyai situs web karena tentu akan sangat mengganggu kinerja dan performa situs web mereka. Belum lagi, error yang muncul akan merusak traffic kunjung pembaca dan pelanggan Anda sehingga akan menurunkan minat pengunjung jika ini terjadi terus- menerus.

Error ini muncul bukan karena sebab atau random, justru service unavailable ini muncul untuk memberitahukan pemilik situs web mengenai indikasi adanya masalah yang telah mencegah akses masuk pada halaman website mereka. Tetapi ada yang perlu kita ketahui disini adalah bahwa file website masih dalam keadaan baik dan tidak terjadi down. Simak cara mengatasi error 503 service unavailable pada website berikut ini.

 

Apa itu error 503 service unavailable?

Error 503 service unavailable adalah sebuah indikasi yang menunjukkan bahwa server sementara tidak dapat menangani permintaan atau akses. Ini bisa berupa server web yang Anda coba akses langsung atau server lain yang coba diakses oleh web server. Disebut error 503 service unavailable karena ini adalah nama kode status HTTP yang digunakan server web untuk mendefinisikan kesalahan semacam seperti itu.

Sedangkan kesalahan gangguan atau error dapat terjadi karena berbagai alasan tetapi dua alasan yang paling umum yang sering terjadi adalah bahwa server kewalahan dengan permintaan akses atau server sedang mengalami maintenance atau pemeliharaan sehingga notifikasi atau peringatan akan muncul secara otomatis jika Anda membuka situs web tersebut.

Error 503 sendiri berbeda dengan 500 Internal Service Error. Kesalahan gangguan pada 500 hanya akan terjadi jika ada sesuatu yang mencegah server menangani permintaan Anda, sedangkan kesalahan error 503 sebenarnya berarti bahwa server dalam keadaan baik dan dapat memproses permintaan Anda dan dapat mengembalikan kesalahan error 503.

Sama seperti kesalahan error lainnya yang sama semacam ini, pemilik situs web dapat menyesuaikan bagaimana tampilan notifikasi error 503 ditampilkan. Jadi Anda bisa saja melihat penampilan error 503 yang berbeda pada berbagai situs web. Situs website sendiri mungkin juga menggunakan nama yang berbeda untuk menamakan berbagai macam error ini.

 

 

Jenis- jenis error yang bisa terjadi

 

Tidak terlalu jauh berbeda dengan HTTP Error 500, error 503 pada website dapat terjadi karena hubungannya dengan server. Maka pesan notifikasi yang muncul pada halaman situs web biasanya akan mempunyai nama seperti dibawah ini.

  • HTTP 503
  • HTTP Error 503
  • 503 Error
  • HTTP Server Error 503
  • 503 Service Unavailable
  • http/1.1 service unavailable
  • 503 Service Temporarily Unavailable
  • Service Unavailable – DNS Failure
  • Error 503 Service Unavailable

Apabila salah satu pesan di atas muncul maka kemungkinan besar masalah yang terjadi ada pada server yang harus segera diatasi oleh pemilik website yang mengalami gangguan ini.

Baca Juga :   Cara Membuka Situs Yang Di Blokir Untuk Laptop/Smartphone

 

 

Penyebab Error 503 Service Unavailable

Inilah 4 alasan penyebab error 503 yang biasa terjadi :

  1. Error 503 muncul karena disebabkan oleh web server tidak dapat melakukan respon dari skrip PHP.
  2. Web server tidak dapat terhubung dengan skrip PHP karena penggunaan sumber daya yang terlalu tinggi. Penggunaan tinggi ini sering berhubungan dengan tema website yang berat, plugin- plugin yang tidak sesuai atau kode yang bermasalah.
  3. Sumber daya atau resource hosting yang melebihi batas wajar penggunaan yang lewat dari kapasitas yang telah ditentukan yang akan memunculkan pesan notifikasi error 503.
  4. Error 503 biasanya akan segera teratasi sendiri jika masalah penyebabnya adalah penggunaan resource yang terlalu tinggi atau serangan pada DDoS. Tapi jika error muncul oleh komponen lain, maka pemilik situs web harus menanganinya.

Baca Juga :  Cara Mempercepat Loading Blog / Website yang Efektif dan Mudah

 

 

Tutorial cara mengatasi error 503 service unavailable pada website

 

 

  1. Reboot server.

    Munculnya kode error 503 bisa jadi merupakan kebuntuan pada hosting aplikasi sehingga cara reboot adalah cara sederhana yang dapat melakukan refresh hardware, traffic keluar masuk dan semuanya akan kembali aktif berjalan normal.

  2. Menonaktifkan semua plugin yang bisa memberatkan

    Tidak mengherankan salah satu penyebab error 503 adalah banyaknya plugin yang di instal sehingga memberatkan dan corrupt. Anda dapat mengeceknya dengan melakukan pengecekan pada plugin. Nonaktifkan plugin terlebih dahulu dengan melakukan login pada panel pengelolaan hosting kemudian akses file manager dan Anda juga dapat menggunakan koneksi FTP untuk melakukan akses masuk.

  3. Pemeriksaan dan pemeliharaan berkala

    Penting bagi setiap pemilik situs web untuk tetap menjaga kualitas uploader mereka dalam keadaan baik dengan cara termudahnya adalah melakukan update dan pemeliharaan situs web Anda.

  4. Mengatur pengaturan kembali ke tema default

    Cara berikutnya adalah bagi pemilik situs web dengan platform WordPress adalah kembali menggunakan tema default. Trik ini bisa Anda tempuh jika cara menonaktifkan plugin di atas tidak bekerja, Anda dapat mencoba mengubah tema yang terlalu berat ke teman biasa melalui phpMyAdmin.

  5. Periksa log

    Nyaris setiap aplikasi situs web akan juga menyimpan beberapa log di sisi server. Log aplikasi sendiri adalah merupakan kumpulan riwayat dari setiap catatan aplikasi seperti halaman yang diakses, server yang terhubung, data- data dan lain- lainnya.

  6. Konfigurasi firewall yang bisa jadi tidak sesuai

    Firewall adalah sistem yang diciptakan sebagai pengamanan dasar untuk melakukan monitoring lalu lintas jaringan dan mengatur lintas yang aman atau tidak. Maka firewall tentu akan memilah akses yang diperbolehkan masuk atau pemblokiran sehingga muncul notifikasi 503.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Website Blank Setelah di Arahkan ke Blogspot

 

Kesimpulan dan penutup

Error 503 service unavailable terjadi ketika server web sementara tidak dapat melakukan akses dan menangani permintaan yang diminta darinya. Hampir selalunya kesalah situs web itu terjadi dari web itu sendiri dan cara biasanya yang bisa Anda lakukan adalah menunggu beberapa saat kemudian melakukan refresh untuk semua jaringan.

Meski memang ada beberapa cara yang bisa Anda coba pada cara diatas, Anda juga dapat menggunakan alat pemeriksa situs web untuk memastikan bahwa situs tersebut sesuai untuk Anda akses. Juga apabila Anda telah membuka situs yang sama pada browser lain namun masih mengalami masalah yang sama, ini pertanda masalah yang muncul ada pada jaringan komputer Anda bukan pada browser Anda. Ada kemungkinan juga beberapa masalah sementara pada komputer Anda atau jaringan WiFi, router, model dan lainnya milik Anda. Restart komputer Anda dan perangkat jaringan yang kemungkinan bisa membantu memperbaiki masalah ini.

Kemungkinan lain bisa saja disebabkan oleh masalah DNS pada server DNS itu sendiri daripada komputer Anda. Dalam hal ini Anda dapat mencoba untuk beralih server DNS dan melihat apakah error 503 bisa teratasi dengan cara ini. Pilihan lainnya adalah menghubungi pemilik situs web yang menampilkan error 503 dan memberitahu mereka mengenai masalah gangguan yang terjadi.

 

Related Post :

popup image