Cara Mengetahui Pemilik Domain Secara Onlie Dengan Mudah dan Aman

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Langkah pertama yang paling umum dilakukan ketika ingin membuat website adalah menentukan nama domain, Anda hanya tinggal memilih dan membeli layanan hosting yang sesuai di perusahaan hosting yang ada. Namun ada kala proses pemilihan domain tidak semulus yang Anda bayangkan, karena bisa saja domain tersebut sudah dimiliki oleh orang lain. Tentu saja Anda tidak bisa mendaftarkan nama domain tersebut untuk kemudian Anda gunakan, namun sebaiknya Anda tidak langsung terburu-buru untuk mengganti nama domain tersebut.

Domain yang sudah memiliki pemilik masih bisa Anda gunakan, proses ini tidak serta merta ada. Namun Anda bisa mencari tahu siapa pemiliknya, Anda bahkan bisa menggunakan nama domain tersebut. Karena bisa jadi website dengan nama yang Anda pilih tidak benar-benar dipakai secara optimal oleh pemiliknya, atau bisa saja domain tersebut sedang dijual kembali. Karena alasan ini, Anda bisa mencoba untuk mencari si pemilik domain tersebut dan membelinya.

Banyak alasan yang menjadi penyebab seseorang mencari pemilik domain dalam suatu website, seperti untuk endorse produk dan jasa di artikel atau sebagai antisipasi sebelum mulai bekerja sama dengan website terkait. Website memang menjadi komponen yang cukup penting dalam branding di dunia teknologi serba cepat ini, aktivitas promosi maupun penjualan ada banyak cara untuk melakukannya seperti halnya pada website. Sehingga sangat penting untuk membuat website yang bagus dan mudah menarik perhatian pelanggan, salah satunya dengan memiliki website dengan kredibilitas tinggi agar dipercaya oleh pembeli.

 

Tujuan Melakukan Pengecekan Nama Domain

Dikarenakan ada banyak alasan orang memilih untuk mencari tahu nama domain dan pemiliknya, maka ada banyak alasan juga yang menjadi tujuan mengapa seseorang mencari tahu hal tersebut. Berikut beberapa tujuan melakukan pengecekan nama domain secara umum.

  • Ingin menghubungi pemilik website dengan tujuan untuk menawarkan kerja sama, hal ini biasa dilakukan saat si pencari ingin melakukan promosi produk menggunakan jasa si pemilik domain.
  • Sebagai verifikasi untuk mengetahui apakah website dikelola oleh orang pribadi atau sebuah badan usaha.
  • Antisipasi dari penipuan, sudah tidak diragukan lagi kasus penipuan di jejaring internet. Banyaknya kasus dan kerugian yang didapatkan korban membuat Anda harus bisa mengantisipasi penipuan ini menghampiri Anda.
  • Untuk mengetahui usia domain serta tanggal registrasinya, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan kerugian.

 

Baca Juga  :     Apa itu Domain : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Rekomendasinya

 

Cara Cek Pemilik Domain

Cara Mengetahui Pemilik Domain Secara Onlie Dengan Mudah dan Aman
 

Melakukan pengecekan pemilik domain sangatlah gampang, hal ini bahkan bisa dilakukan orang yang bahkan sama sekali tidak memiliki latar belakang IT dengan syarat memiliki gadget dan koneksi internet yang bagus. Setiap kali melakukan pendaftaran nama domain, Anda harus memberikan informasi kontak yang relevan, hal ini bisa memudahkan orang untuk mencari informasi tersebut dengan menggunakan situs pencarian pemilik domain yang ada. Ada banyak situs yang menyediakan pengecekan ini, salah satunya menggunakan WHOIS.

Sebelum membahas lebih jauh ada baiknya Anda mengetahui istilah WHOIS terlebih dahulu, WHOIS adalah website yang berisi informasi meliputi alamat, IP Address, serta nama pemilik dari website yang tersedia dalam internet. Semua data tersebut akurat dan bisa untuk dijadikan referensi oleh pencari informasi, situs ini cukup mudah dilakukan dan juga tersedia 24 jam. Berikut cara cek pemilik menggunakan WHOIS.

 

  • Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah membuka situs pengecekan WHOIS.
  • Lalu dilanjutkan dengan memasukkan alamat web atau domain yang ingin Anda ketahui informasi terkait pemilik dan kepemilikannya.
  • Klik cek atau bisa dengan menekan enter untuk mendapatkan hasilnya.
  • Informasi yang Anda butuhkan akan muncul sesuai dengan alamat website yang diberikan.

 

Informasi terkait bisa Anda dapatkan selama pengguna website tidak menggunakan layanan WHOIS Privacy Protection, sebab layanan tersebut berfungsi untuk melindungi data dan informasi pribadi dari si pemilik domain. Jika pemilik domain menggunakannya, Anda tidak akan bisa melihat informasi detail terkait pribadi orang tersebut. Anda masih bisa melihat informasi dari pemilik, namun biasanya hanya berupa tempat di mana domain tersebut didaftarkan, informasi identitas seperti nama, alamat email serta nomor telepon si pemilik domain, tanggal daftar dan tanggal kadaluarsa, serta alamat IP dari pemilik domain.

 

Baca Juga  :    Domain Expired : Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh Kasusnya

 

Hal yang Dilakukan Setelah Menemukan Pemilik Domain

Setelah mengetahui informasi detail terkait pemilik domain, lalu untuk apa informasi tersebut Anda gunakan? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan setelah menemukan pemilik domain, sebagai berikut.

 

  • Negosiasi dengan Pemilik

    Domain yang sudah Anda pilih ternyata memiliki pemiliknya, Anda berniat untuk membelinya sebagai website milik Anda. Meski sudah dipakai oleh orang lain, Anda tetap bisa menggunakannya. Lakukan negosiasi dengan pemiliknya, menghubunginya melalui email maupun nomor telepon. Beritahukan dengan jelas maksud dan tujuan dari negosiasi tersebut, lakukan nego terhadap harga domain yang mereka tawarkan.
     
    Karena bisa saja biaya yang mereka minta cukup tinggi, sehingga Anda bisa memanfaatkan pengecekan tanggal kadaluarsa. Jika kadaluarsa hanya satu bulan lagi, Anda bisa memanfaatkan untuk negosiasi harga sesuai dengan sisa kadaluarsa tersebut. Negosiasi ini bertujuan agar Anda mendapatkan domain pilihan Anda tanpa harus merasa rugi karena biaya besar yang dikeluarkan.

  • Beli Domain yang Lain

    Jika setelah melakukan negosiasi atau data yang Anda dapatkan tidak mendetail, Anda bisa membuat domain dengan nama baru. Misal dengan mengganti ekstensi dari domain tersebut, semisal awalnya Anda menggunakan domain com. Namun ternyata sudah ada pemiliknya, maka Anda bisa menggantinya dengan ekstensi domain seperti (dot)co, (dot)tech, dan masih banyak lagi.

  • Memanfaatkan WHOIS Protection

    Setelah Anda mendapatkan domain yang diimpikan, Anda bisa mulai menggunakan layanan proteksi tersebut. Ada banyak perusahaan yang membuka layanan tersebut dengan paket tertentu, mulai dari paket yang sederhana hingga yang paling komplit dengan harga berdasarkan paket yang ada.

 

Baca Juga  :     Perbedaan Registry, Registrar dan Registrant pada Akreditasi Domain Indonesia

 

Informasi yang Disajikan Oleh WHOIS

Cara Mengetahui Pemilik Domain Secara Onlie Dengan Mudah dan Aman
 

Anda sudah mengetahui istilah WHOIS yang dijelaskan di atas tadi, sebaiknya Anda juga mengetahui apa saja informasi yang diberikan oleh WHOIS saat mencari pemilik domain. Berikut ulasan lebih jelasnya dibawah ini.

 

  • Domain Information

    Di bagian ini biasanya memuat informasi terkait nama website, informasi tentang tanggal registrasi dan tanggal kadaluarsa, ada juga informasi terkait status dari domain apakah sedang aktif, non aktif, atau bahkan pause. Serta tambahan informasi terkait nama server yang digunakan.

  • Registrant Contact

    Pada bagian ini informasi yang ada berupa orang yang melakukan pendaftaran website dengan nama domain yang ada, informasi yang terlampir umumnya berisi nama pendaftar, organisasi yang dibentuk, alamat serta kota tempat tinggal, dan info tambahan terkait negara, email, dan nomor telepon pihak terkait yang bisa untuk dihubungi.

  • Administrative Contact

    Informasi yang ada pada bagian ini hampir sama dengan informasi pada registrant contact, namun biasanya di sini Anda akan menemukan biodata seseorang dengan detail sesuai dengan pemilik dari web tersebut.

  • Technical Contact

    WHOIS umumnya juga menyediakan technical contact, ini berfungsi untuk lampiran informasi terkait contact yang bisa Anda hubungi. Informasi lengkap yang didapatkan berupa nama pemilik website, IP Address, dan lainnya.

  • Raw WHOIS Data

    Bagian ini menyediakan informasi yang mendetail dan sangat lengkap, apapun informasi yang Anda butuhkan tersedia di raw whois data ini. Semua informasi yang disajikan sangat mendetail, sehingga Anda bisa menggunakannya dengan berbagai keperluan. Yang terpenting Anda harus melakukan pengecekan terhadap status dari domain, apakah sudah aktif, masih pending, belum aktif, atau sudah tidak aktif.

 

Baca Juga  :     Macam-Macam Ekstensi Domain yang Perlu Kamu Ketahui Serta Fungsinya

 

Daftar Situs untuk Cek Pemilik Domain

Selain WHOIS yang sudah dipaparkan tadi, ada beberapa situs yang juga bisa dilakukan untuk melakukan cek pemilik domain. WHOIS bukan satu-satunya situs yang bisa mengecek nama domain, berikut ini daftarnya.

  • whois(dot)com
  • whois(dot)net
  • whois(dot)domaintools(dot)com
  • who(dot)is
  • whois-search(dot)com
  • networksolution(dot)com/whois
  • betterwhois(dot)com
  • easywhois(dot)com

 

Kesimpulan dan Penutup

Menemukan domain yang bagus dan belum dimiliki oleh orang lain bisa dibilang cukup sulit, sebab ada banyak situs yang tidak hanya berasal dari Indonesia saja. Situs web luar negeri pun memiliki jumlah yang banyak, sehingga akan sedikit sulit menemukan nama domain yang sesuai pilihan. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa domain yang Anda inginkan tidak dapat untuk Anda miliki, sebab ada beberapa cara yang bisa dilakukan salah satunya dengan membeli domain yang ada dan sesuai keinginan Anda.

Sebelum melakukan pembelian nama domain dari pemilik sebelumnya, Anda harus teliti dalam banyak hal. Melakukan riset dan mencari tahu terlebih dahulu terkait domain tersebut adalah langkah awal yang bisa dilakukan, Anda bisa melakukan pengecekan nama pemilik domain tersebut. Ada banyak situs yang menyediakan layanan pencarian ini, salah satunya adalah WHOIS. Namun perlu Anda ketahui bahwa tidak semua informasi yang didapat itu benar-benar asli, lakukan pengecekan mendetail untuk hal tersebut. Jika informasi yang didapatkan cukup sulit dan tidak terpercaya, Anda bisa melakukan pembelian domain baru dengan mengganti ekstensinya saja.

Related Post :